
Kaisar terus saja memikirkan perkataan mantan ibu mertuanya yang terus terngiang-ngiang dikepalanya. Icha dan Kenny bahkan tidak di ijinkan untuk kembali kerumah dengan dalih bu Indri masih merindukannya. Alhasil kini Kaisar kembali kerumah dengan tangan kosong.
Mata pria dewasa tersebut terbelalak saat melihat kedalam garasi, dimana mobil mendiang istrinya sudah tidak ada ditempatnya. Dengan cepat Kaisar mencari Mamanya dan menanyakan apa yang sedang terjadi.
“Ma, dimana mobil Elvina?” Tanyanya setengah menyentak, sontak saja hal itu membuat Mama Risa terkejut.
“Shila membawanya, dia—“ Belum sempat Mama Risa melanjutkan jawabannya, Kaisar sudah lebih dulu memotongnya.
__ADS_1
“Berani sekali dia menyentuh barang-barang Elvina!!” Murkanya Kaisar dengan geram. Kini pikirannya kembali teringat perkataan Ibu Indri, apa ini yang dimaksud mantan mertuanya itu? Pelan-pelan Shila akan menggeser posisi Elvina dirumah ini?
“Ternyata benar omongan orang diluar sana, pelan-pelan kau akan membuka siapa dirimu.” Dengus Kaisar dengan amarah yang tertahan. Meninggalkan Mama Risa begitu saja.
Mama Risa belum bisa menetralisir rasa terkejutnya. Heran kenapa tiba-tiba Kaisar marah. Apalgi karna hal sepele seperti ini. ‘Ada apa dengannya? Apa dia sedang bertengkar dengan Shila?’ Batin Mama Risa bertanya-tanya.
Kini Kaisar sudah berdiri didepan pintu utama bersama Mama Risa yang berada dibelakangnya. Ia menunggu Shila yang tak kunjung pulang padahal jam sudah menunjukkan hampir pukul sepuluh malam. Tidak begitu lama akhirnya yang ditunggu tiba juga, Shila memarkirkan mobil milik Elvina yang dipinjamnya tadi ketempat semula.
__ADS_1
Shila sedikit terkejut mendapat bentakan tidak terduga dari sang suami. “Aku sudah meminta ijin pada Mama untuk meminjam mobil kak El karna mobilku tadi siang ditabrak oleh orang dan saat ini berada di bengkel.” Shila berusaha memberi penjelasan agar Kaisar tidak lagi marah kepadanya.
Bukannya khawatir saat mengetahui mobil milik istri barunya tertabrak, Kaisar justru semakin marah karna Shila membela diri. “Elvina adalah istriku bukan istri Mama, seharusnya kau meminta ijin kepadaku. Lancang sekali kau menggunakan barang-barang milik Elvina. Jangan hanya karna saat ini kau berstatus sebagai istriku dan diterima oleh anak-anakku lantas kau berani menggunakan barang milik Elvina. Ingat Shil, sampai kapanpun kau tidak akan bisa dan tidak akan pernah bisa menggantikan istriku.” Ucap Kaisar dengan ketus dan nada yang sangat menyakitkan hati Shila. Laki-laki itu lantas berbalik dan berjalan menuju kedalam rumah.
Mama Risa sampai menggelengkan kepalanya dan menutup bibirnya. Ia tidak menyangka Kaisar akan semarah ini hanya karena Shila menggunakan mobil milik Elvina. Shila mematung, tubuhnya membeku untuk beberapa waktu.
Air matanya menetes begitu saja. Seumur hidupnya ia tidak pernah diperlakukan seperti ini oleh siapapun, namun kini ia mendapatkan perlakuan itu dari suaminya sendiri.
__ADS_1
“Dan satu hal lagi, jika kau masih ingin tinggal disini maka tahu waktulah ketika pergi. Lihat jam berapa sekarang? Kau seorang pendidik tapi seperti tidak terdidik. Pergi tidak tahu waktu.” Ujar Kaisar lagi yang berkata tanpa menoleh kebelakang.
“Kau benar-benar keterlaluan!” tegur Mama Risa saat Kaisar berjalan melewatinya.