ANALOGI RASA

ANALOGI RASA
Janji Shila


__ADS_3

Sepulang dari berbelanja kebutuhan harian, karena Shila bukan hanya berbelanja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat strawberry bingsu dan juga california cake. Gadis itu berbelanja sayuran, buah, aneka ikan dan daging serta susu dan juga sirup melon.


Shila memang sangat menyukai susu rasa melon, dan gadis itu terbiasa membuatnya daripada membeli susu kemasan rasa melon. Meskipun terkadang dia masih juga membelinya jika berada diluar rumah karna lebih praktis tentunya. Dan tidak mungkin dia membuat susu melon saat sedang berada dijalanan atau diluar rumah.


“Sebenarnya rahasia apa yang Papai punya hingga dia langsung menuruti perkataanmu Kar?” Shila masih penasaran dengan ancaman Karla kepada Kaisar beberapa saat yang lalu.


Karla tertawa, matanya tidak menatap kakak iparnya karena dia sudah dibuk mengiris strawberry sementara Shila memotong roti yang akan dibuat sebagai base california cake.


“Kalau kuberitahu kepadamu itu namanya bukan rahasia lagi Mil.” Sahutnya sambil terkekeh. “Nanti abang jadi tidak takut jika kuancam lagi.” Lanjutnya kemudian melanjutkan pekerjaannya untuk menghaluskan es batu.

__ADS_1


“Ah, kau membuatku penasaran.” Desah Shila ingin tahu.


“Suatu saat kau akan tahu Mil.” Karla mengedipkan sebelah matanya kepada Shila.


“Hmm baiklah.” Shila hanya bisa pasrah dan tidak mungkin memaksa adik iparnya. “Kenapa kau harus berkuliah di Jakarta Kar? Disini adalah kota pelajar, banyak kampus bagus. Tetapi kau malah jauh-jauh berkuliah disana.” Tanya Shila tak habis pikir dengan adik iparnya yang memilih untuk berkuliah di Jakarta.


“Besok kau pulang jam berapa? Lain waktu kabari aku jika kau ingin pulang. Jika ada libur segeralah pulang, aku ingin mengajakmu dan anak-anak untuk jalan-jalan.” Celoteh Shila lalu menyodorkan strawberry bingsu untuk Karla yang sudah siap disantap.


“Astaga, cantik sekali.” Puji Karla melihat penampilan strawberry bingsu buatan kakak iparnya. Dengan cepat ia mengambil ponsel lalu memfotonya. Tidak lupa ia mengirimkan foto tadi kepada Kaisar, memamerkan hasil karya Shila agar Kaisar tergiur.

__ADS_1


“Aku pasti pulang jika ada libur, apalagi sekarang aku sudah memiliki kakak ipar yang cantik dan pintar memasak.” Lanjutnya lalu menyendokkan satu sendok strawberry bingsu kedalam mulutnya. Benar tebakannya, bukan hanya penampilannya yang cantik tapi rasanya sungguh nikmat. Manis asam menjadi satu. “Enak sekali Mil.” Puji Karla lagi dengan mata berbinar-binar.


“Habiskan kalau begitu.” Pinta Shila yang juga ikut memakan california cake. Roti tersebut memanglah salah satu roti favorite Shila.


“Mil, berjanjilan kepadaku jika aku wisuda kau harus datang. Aku akan mengenalkanmu kepada teman-temanku. Mereka pasti akan patah hati karena kakakku yang tampan itu kini sudah memiliki seorang istri.” Karla tertawa geli membayangkan ekspresi teman-temannya yang cengo jika tahu pujaan hati mereka yang tidak lain adalah Kaisar kini sudah melepas masa dudanya.


“Ya aku berjanji, aku pasti akan datang saat kau wisuda. Maka dari itu kau harus membuat kami semua bangga padamu Kar.” Ucap Shila menyemangati Karla.


Tidak susah untuk Shila dan Karla menjadi akrab. Usia mereka hanya berjarak tiga tahun. Selain itu mereka sama-sama anak bungsu yang memiliki seorang kakak laki-laki. Tentu mereka sama-sama bernasib mirip karna kakak mereka adalah orang yang cukup disiplin dan posesif.

__ADS_1


__ADS_2