
“Miss Yusinta, kenalkan ini adalah Mamaku.” Icha memperkenalkan Shila dengan bangganya kepada wali kelasnya tersebut.
Betapa terkejutnya Shila jika yang menjadi wali kelas Icha adalah Yusi, mantan kekasih Jovan beberapa waktu yang lalu. “Yusi / Shila” Pekik kedua gadis itu bersamaan karena terkejut.
“Aku lupa jika kau mengajar di sekolah ini.” Jujur Shila lalu tersenyum dan mencium pipi kiri dan kanan Yusi. Keduanya memang sudah kenal karena Yusi menjalin hubungan dengan Jovan hampir satu tahun lamanya.
“Kau benar-benar Mamanya Keisha? Keisha Aurora Dhananjaya, putri dari Profesor Kaisar?” Yusi menatap Shila tidak percaya. Setahunya Kaisar adalah seorang duda. “Bukankah setahuku dia seorang duda, kau benar istrinya atau saudaranya?” Tanya Yusi lagi.
Siapa yang tidak tertarik dengan Kaisar? Profesor muda yang tampan dan mapan. Yusi sendiri juga sudah tertarik dengan Kaisar semenjak Icha memasuki sekolah tersebut. Namun justru dia lebih memilih Jovan karena meskipun Kaisar ramah tapi pria itu cukup sulit didekati.
__ADS_1
“Kami sudah menikah beberapa hari yang lalu, dia bukan seorang duda lagi.” Shila menjawab dengan tegas. Rasanya dia menjadi dongkol karena Yusi tidak mempercayai bahwa dia adalah istri Kaisar, Mama baru Icha. Apa dirinya tidak pantas bersanding dengan Kaisar? Pikir Shila dalam hatinya.
‘Tidak masalah bukan jika Yusi mengetahui status kami? Sudah sewajarnya juga dia tahu jika aku adalah Mama Icha, jadi jika terjadi sesuatu terhadap anakku maka aku juga akan mengetahuinya.’ Batin Shila lagi didalam hatinya.
“Ohh begitu rupanya.” Jawab Yusi sedikit lesu. Ternyata Profesor Kaisar idaman kaum hawa sudah sold out. “Kalau begitu silahkan duduk dulu Shil, tidak ada catatan khusus untuk Icha. Dia anak yang pandai dan cerdas. Nilainya selalu bagus, pertahankan cara belajarnya ya.” Yusi menyodorkan rapot milik Icha.
Shila tidak salah mengira, Icha memang anak yang pintar. Dari kelas satu Icha selalu mendapat peringkat pertama dikelasnya. “Pintarnya anak Mama, good job girl.” Puji Shila setelah membuka dan melihat rapot Icha.
Begitu juga dengan Icha yang ikut menyalami wali kelasnya tersebut. Setelah itu dua gadis beda usia tersebut berjalan bergandengan tangan menuju tempat dimana mobil Shila. Istri baru Kaisar tersebut tidak menyadari jika sepasang mata yang menatapnya sedari tadi bahkan menguping pembicaraan antara dirinya dan Yusi.
__ADS_1
“Selamat siang ISTRI prof Kai.” Orang tersebut sengaja menekan kata ISTRI.
Shila yang hendak membuka pintu mobilnya tentu saja terkejut dan segera berbalik karna suara yang menyapanya terasa sangat familiar. Mata Shila terbelalak sempurna, mulutnya pun tanpa sadar ikut terbuka. “Dara..” ucap Shila setelah mengetahui bahwa gadis yang menyapanya adalah Dara.
“Kau mengagetkanku Dar!” Tegur Shila yang menatap Dara dengan sebal.
Dara balas menatap Shila dengan sengit kemudian ia melipat tangannya didepan dadanya. “Lebih kaget mana dengan aku yang baru saja mendengar dari mulutmu sendiri bahwa kau adalah istri Prof Kai dan sudah menikah beberapa hari yang lalu.” Dara menatap tajam Shila.
Gadis itu diam tak berkutik. Bagaimana Dara bisa tahu? Padahal Shila baru saja mengatakan hal tersebut hanya kepada Yusi. Apa Dara menguping pembicaraanya? Shila hanya bisa menerka-nerka. Dia diam mematung, entah mana dulu yang akan ia ceritakan kepada Dara.
__ADS_1
“Bisa kau jelaskan padaku Nyonya Kaisar Dhananjaya?” Dara kembali bertanya karna Shila diam mematung.