Belenggu Hasrat Tante Cantik

Belenggu Hasrat Tante Cantik
Bab 80: PEMUTUSAN KERJASAMA


__ADS_3

Tidak seorang pun tahu kebersamaan majikan dan sang pelayan di dalam kamar mandi itu, bahkan suara erangan nikmat hanya kedua insan itu yang mendengar. Tanpa mengingat dimana keduanya berada, surga dunia tersaji begitu saja. Sementara aura ketegangan menyelimuti menyebar di dalam ruangan dengan meja dan kursi berjejer rapi. Terlihat beberapa orang tengah saling pandang, tidak ada percakapan selain perang mata.


Tak!


"Apa keputusan kalian sudah fix?" Kenzo menatap satu persatu client yang baru saja memutuskan kerjasama dengan perusahaan Royal Diamond.


Para client saling pandang dengan tegukan saliva kasar. Tatapan Tuan Muda sangat tajam menembus keberanian mereka. Hingga suara pintu mengalihkan semua orang, langkah seorang wanita dengan pakaian pengawal masuk berjalan menghampiri Kenzo yang duduk di kursi utama.


Satu file putih disodorkan. "Done, ini berkas dari Nona Angel."


"Thanks." Kenzo menerima file putih itu, lalu membukanya. Sejenak fokus membaca isi berkas sebelum mengambil keputusan, senyuman devil terbit menghiasi wajahnya. "Baiklah, aku kabulkan semua pemutusan kerjasama kalian."


Glek!


"Tuan, terima kasih....,"

__ADS_1


"Aku belum selesai. Silahkan baca ulang kontrak kerjasama kalian!" Kenzo mengirim salinan kerjasama ke email para client dengan satu klik melalui ponsel pintar nya. "MD, siapkan satu akun Bank baru untuk menerima kompensasi dari para client, kita bisa liburan setelah ini, bukan begitu?"


Aurel hanya mengangguk tanpa menjawab, seperti biasa ia kembali ke mode dingin disaat bekerja. Sebenarnya itu mengusik rasa percaya diri seorang Kenzo, akan tetapi setelah menerima kenyataan atas hubungan baru mereka. Kedua pihak seakan sepakat untuk bekerja sama tanpa ada pertanyaan ataupun pembahasan dari hati ke hati.


"Apa-apaan ini? Tuan Muda, saya keberatan dengan kontrak kerjasama....,"


"Benar, ini tidak masuk akal. Aku juga tidak terima."


"Saya akan membatalkan niat memutuskan kerjasama. Maaf, karena saya lupa dengan kesepakatan yang sudah ditetapkan."


Persetujuan yang diiringi komplain para client tak membuat Kenzo terganggu. Justru pria itu asik memainkan gadget seraya menghitung detik yang telah berlalu. Sementara MD diam di tempatnya berdiri dengan sikap waspada. Situasi yang mulai memanas bisa saja menyebabkan hal tak terduga.


Seruan Kenzo langsung membungkam para client dengan hembusan nafas kesal, geram, ada juga yang mengusap dada karena terkejut. MD menyodorkan ponselnya ke Kenzo karena sebuah panggilan harus segera disampaikan.


"Halo?" sapa Kenzo lembut.

__ADS_1


[Loudspeaker!]~ titah dari seberang, membuat Ken melakukan tanpa menunggu perintah dua kali.


[Selamat siang, semuanya. Selamat datang di perusahaan Royal Diamond. Tanpa atau adanya kehadiran ku dalam rapat siang ini, bukan berarti kalian bisa bermain sesuka hatinya. Perusahaan kami bukan tempat kalian meraup untung tanpa aturan, dan jangan kalian pikir dengan tindakan pemutusan kerjasama. Maka, kami akan memohon agar kerjasama dilanjutkan.]


Helaan nafas terdengar pelan.


[Silahkan putuskan kerjasama, dan penuhi uang kompensasi yang kita sepakati. Jangan berpikir, aku akan memberikan keringanan. Every action is always accompanied by responsibility! Remember that.]


(Setiap tindakan selalu disertai tanggung jawab! Ingat itu.👉Arti di atas👈)


[Siapapun yang memutuskan, bersiaplah menyambut dunia baru. Good bye. Tuan Muda pastikan tak seorangpun mempermainkan perusahaan Royal Diamond!]


"Always, Nona Angel. Thanks so much for everything." jawab Kenzo bersamaan dengan panggilan berakhir.


Para client saling tatap dengan perasaan berkecamuk. Akibat berita yang menyebar di seluruh medsos, mereka berpikir tongkat kekuasaan Royal Diamond akan goyah. Nyatanya justru semakin kokoh, dan itu semua berkat gerak cepat yang dilakukan oleh Tanca. Pada akhirnya sang pengendali yang mampu membungkam semua orang. Situasi yang berawal memanas berubah menjadi dingin secara perlahan.

__ADS_1


"Maafkan, kami. Kami telah melakukan kesalahan, berikan satu kesempatan....,"


"Okay, apa kalian sanggup menerima syarat dariku?" Kenzo menatap para client dengan senyuman devil.


__ADS_2