Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Permintaan Mama


__ADS_3

Mama :


Nak, cuma kamu anak mama satu-satunya


mama hanya ingin yang terbaik untuk kamu, nak. Sambil meneteskan air matanya seorang ibu yang begitu menyayangi anaknya, ditatapnya sang anak dengan tatapan yang sendu dan suara yang begitu lembut, dia berharap sang anak mau menuruti keinginannya.


Ilyas :


Ma, tolong jangan menangis, aku tidak bisa melihat mama meneteskan air matanya. Sakit rasanya jika melihat perempuan yang paling kusayang menangis karena diriku, perempuan yang begitu menyayangiku, selalu bertutur kata lembut, tak pernah ada amarah didalam dirinya.


Mama :


kalau begitu, tolong penuhi permintaan mama ini. mama hanya ingin yang terbaik untukmu nak. Mama mohon anggaplah ini permintaan terakhir mama nak.


Ilyas :


Ma, maafkan aku tapi aku mohon juga kepada mama, tolong ma, sekali ini saja biarkan aku dengan pilihanku, aku sudah dewasa ma, aku bisa memilih yang terbaik untukku ma.


Mama :


Baiklah, jika itu mau mu nak. Sepertinya memang kamu sudah dewasa, jadi kamu sudah tidak membutuhkan apa pun lagi dari mama. Terima kasih karena kamu sudah mau meluangkan waktumu untuk wanita tua ini. maaf mengganggu pekerjaanmu. aku permisi ke kamar dulu.


Ilyas :


Ma, aku tidak bermaksud seperti itu ma. tolong dengarkan aku dulu ma. aarrggghh, kenapa sih ma, mama maksa aku.

__ADS_1


Ma, aku tau setiap keputusanmu selalu benar, tapi aku mohon ma untuk kali ini biarkan aku menikah dengan wanita pilihanku.


🎆🎆🎆🎆🎆


Keesokan Harinya


Ilyas bangun seperti biasanya, tidak lupa ia melaksanakan kewajibannya sholat subuh.


Lalu ia pun mandi dan bersiap untuk ke kantor. Ilyas keluar dari kamarnya dan turun ke bawah untuk sarapan.


Kenapa sepi sekali, mama sama papa kemana? " gumam Ilyas"


Dilihatnya sekeliling namun begitu sepi biasanya orang tuanya sudah turun untuk sarapan sambil menunggu dirinya, tapi sekarang mengapa tidak ada.


Iya den, "jawab bibi"


bi, mama sama papa mana? kenapa mereka tidak sarapan? " Tanya Ilyas"


Maaf den, tadi nyonya berpesan dia ingin sarapan dikamar bersama tuan. sepertinya nyonya kurang sehat den.


Deg


Apa, mama sakit "batinku"


apa ini gara-gara masalah tadi malam.

__ADS_1


Ya Allah, aku benar-benar anak durhaka, selama ini mama begitu menyayangiku tapi aku membuatnya sakit. aku harus minta maaf sama mama.


Tok.. tok.. tok


Ma, boleh Ilyas masuk " aku bertanya dari luar"


Namun tak ada jawaban dari dalam.


Ma, Ilyas mohon ma buka pintunya. Ilyas minta maaf ma " Ilyas begitu frustasi ketika tidak ada jawaban dari kamar mamanya.


Ilyas pun akhirnya pergi kekantor dengan perasaan yang kacau, ia merasa bersalah kepada mamanya.


Sampai dikantor Ilyas sama sekali tak. menggubris sapaan karyawannya, ia hanya diam. pikirannya benar-benar tidak tenang.


Semua meeting pun ia batalkan, akhirnya ia pun memilih untuk menyendiri dikamar yang ada diruangannya sekaligus memikirkan keinginan mamanya untuk menjodohkannya dengan anak almarhum temannya.


Ya, seharusnya aku tidak boleh seperti ini.


Seharusnya aku bisa memenuhi permintaan mama, apalagi mama tidak pernah salah dalam hal apapun yang menyangkut diriku.


" gumam Ilyas"


Dengan tekad yang sudah bulat, akhirnya Ilyas memutuskan untuk memenuhi permintaan mamanya menikah dengan anak almarhum temannya. Ilyas kini hanya memikirkan mamanya, karena baginya kesedihan mamanya adalah pukulan terberat baginya.


Next

__ADS_1


__ADS_2