Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Bab. 102


__ADS_3

Ghea menatap ponselnya dengan lekat. Dirinya lagi membaca chat dari Yuda yang baru saja masuk ke ponselnya. "Dasar menyebalkan! Katanya cuman seminggu syuting nya, kok tiba-tiba di tambah harinya sih!" gerutu Ghea yang benar-benar kesal. Kemudian ia melempar ponselnya ke kasur.


"Ghe, kenapa Hp nya di buang gitu?! Untungnya gak jatuh ke lantai! Kan sayang kalau sampai jatuh..!' ucap Alea yang baru masuk kedalam kamar Ghea. Siang ini Alea main kerumah mertuanya dengan si kembar. Sebenarnya tadi dia mau ke tokonya Ghea karena ada yang mau dia bicarakan pada sahabatnya itu. Tapi ketika di telpon ternyata Ghea tidak datang ke toko, dia ada dirumah. Jadi ia memutuskan ke rumah mertuanya sekalian ada yang mau ia bicarakan dengan mertuanya juga.


"Lo udah datang Ale? Mana keponakan kembar gue?!" tanya Ghea.


"Ada tuh lagi di bawah sama mama." jawab Alea sembari duduk di samping Ghea. "Lo sebenarnya kenapa sih?! kok Hp di lempar, terus wajah kamu kenapa cemberut gitu?!" tanya Alea.


"Gak Ale.. Gue hanya sebel aja sama Yuda." sahut Ghea.


"Loh sebel kenapa?" tanyanya lagi.


"Itu Yuda syuting di Bali katanya cuman satu Minggu, eh gak tahunya mereka nambah hari lagi disana, kan sebel gue!" jawab Ghea cemberut. Alea tersenyum geli menatap sahabatnya itu.

__ADS_1


"Samperin aja kali kalau kangen sama dia, Ghe..!" ucap Alea. Ia tahu sebenarnya sahabatnya itu udah mulai memiliki perasaan pada Yuda hanya saja Ghea belum menyadarinya.


"Siapa juga yang kangen sama dia!" ucap Ghea yang tidak mau mengakui nya kalau ia sangat merindukan suaminya itu.


"Yakin?!" goda Alea dan Ghea menganggukan kepalanya. "Kalau gak rindu, ngapain sebel sama Yuda..! Seharusnya gak masalah dong, kalau Yuda syutingnya di Bali seminggu atau sampai sebulan?!" ucap Alea sembari melihat wajah Ghea yang makin kesal. "Kalau udah ada perasaan ke Yuda, ngaku aja Ghea.. kasian Yuda nunggu terlalu lama, entar nyesal baru tahu loh!" Ghea mendesah setelah mendengar perkataan Alea barusan. Sepertinya ia mulai menyadari kalau dirinya sudah memiliki perasaan pada Yuda.


"Ale, apa menurut Lo gue udah ada perasaan sama Yuda?" tanya Ghea yang masih bingung. Alea langsung menganggukan kepalanya.


"Gini deh, sekarang gue tanya. Apa yang kamu rasakan setelah seminggu ini gak bertemu dengan Yuda!" tanya Alea membuat Ghea berdecak kesal.


"Selain itu, apa yang kamu rasain lagi?!" tanya Alea lagi.


"Jantung gue berdetak kencang kalau berdekatan dengannya. Dan kemarin sempat kesal sih, lihat mantan-mantannya datang ke acara pernikahan kami. Udah gitu mesti pakai cipika-cipiki segala lagi! Nyebelin gak tuh, udah tahu di sampingnya gue, istrinya. Pengen gue Jambak tuh wanita-wanita sok kecantikan dan kecentilan itu! Ish nyebelin jadi ingat lagi kan..!" ucapnya kesal membaut Alea tersenyum geli sekaligus gemas melihat kekesalan sahabatnya itu.

__ADS_1


"Itu berarti kamu cemburu Ghe..! biasanya kalau orang cemburu pada pasangannya itu tandanya apa Ghe? Bukannya kamu udah pernah merasakannya ketika suka sama Reyhan?!" Ghea menganggukkan kepalanya polos. Membuat Alea ingin tertawa rasanya. "Ya udah susul aja gih ke Bali, ungkapin deh apa yang kamu rasain sekarang ke dia. Sekalian aja kalian haneymoon. Aku yakin Lo pasti belum ada melakukan malam pertamakan?!" Tanya Alea geli.


"Lo kok tahu kami belum melakukannya?!" tanya Ghea bingung kenapa sahabatnya bisa tahu kalau dirinya belum melakukan malam pertama bersama Yuda.


"Aku nebak aja!" ucap Alea sembari tertawa kecil. "Dan ternyata benar kan kalian belum melakukan sama sekali!" tambah Alea lagi.


"Lo ya dasar nyebelin!" kesal Ghea.


"Ghe, aku tahu pasti kamu masih ragukan mau menyerahkan semuanya ke Yuda?" tanya Alea tepat sasaran dan Ghea langsung menganggukkan kepalanya. "Ghe, kalau kamu mau dia berubah dan gak cari wanita lain untuk melampiaskan nafsunya.. Jalankanlah kewajiban kamu sebagai seorang istri dengan memberikan kebutuhan biologisnya. Aku yakin dia pasti tidak akan pergi lagi mencari wanita lain, lagian dia pasti sudah bosan melakukannya dengan wanita di luaran sana. Tapi dengan kamu yang masih suci, dia pasti merasakan hal yang berbeda yang belum pernah ia rasakan atau dapatkan dari wanita yang pernah tidur bersama dia. Aku yakin dia malah semakin cinta sama kamu dan tidak akan mau berpaling dan mencari wanita-wanita yang pernah ia tiduri. Dan satu lagi berusaha untuk mempercayainya." ucap Alea memberi saran maupun nasehat.


"Lo yakin Ghe..?!" Alea tersenyum manis sembari menganggukkan kepalanya. "Oke. Gue ikutin saran dari lo." ucapnya lagi.


"Nah gitu dong.. Udah ah jangan cemberut gitu. Aku yakin pasti Yuda sangat bahagia kamu menyusulnya kesana." sambung Alea lagi.

__ADS_1


"Baiklah. Oh iya Lo tadi mau bicara apa ke gue kayak serius kali." tanya Ghea.


"Iya nih, kita gabung sama mama yuk? Sekalian aku juga mau bicarakan ini sama mama dan papa. Tapi ini kita-kita aja yang tahu, jangan di kasih tahu mas Alvan dulu." ucap Alea sembari beranjak dari kasur Ghea dan merekapun turun ke bawa bergabung bersama mama dan papanya yang lagi asik main bersama si kembar.


__ADS_2