Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Bab. 101


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu, dan satu Minggu juga Ghea tidak bertemu dengan Yuda, suaminya. Karena Yuda syuting di luar kota. Membuat Ghea tidak begitu semangat untuk berangkat ke tokonya dan ia merasa seperti ada yang kurang tanpa adanya Yuda di sampingnya. Banyak sekali pertanyaan yang ada otaknya, apakah Yuda masih marah padanya perihal dirinya yang belum bisa memberikan apa yang dia mau. Atau ada hal yang lain? Seharusnya kalau memang Yuda marah katakan saja.


Ghea menatap ponselnya, ia mendesah tidak ada notifikasi atau telpon dari Yuda. Terakhir Yuda menghubunginya kemarin siang. Dan ini sudah jam 10 pagi Yuda belum juga ada kabar sama sekali. Apakah sesibuk itu suaminya itu sampai tidak sempat memberi kabar padanya. Mendadak ia jadi sangat merindukan Yuda.


"Nyebelin!" Lirih Ghea kesal pada dirinya yang ternyata ia sangat merindukan suaminya itu.


"Ghe, kamu belum berangkat ke toko?!" tanya Nita yang baru saja turun dari tangga.


"Lagi malas mah." jawab Ghea cemberut. Nita mengkerut kan keningnya bingung melihat putrinya dengan wajah cemberut seperti itu. Nita pun berjalan menghampiri Ghea yang lagi duduk di sofa ruang tengah.


"Hei, anak mama kenapa kok cemberut gitu?!" tanya Nita lagi.

__ADS_1


"Gak ada mah.. Sebel aja sama Yuda udah jam segini belum kasih kabar." ucap Ghea. Nita tersenyum menatap putrinya yang sangat ia sayangi.


"Ya udah kamu dong yang hubungi dia kalau kangen.." ucap Nita memberi usul.


"Kangen?! siapa juga yang kangen!" Nita semakin tersenyum geli, mendengar perkataan putrinya itu. Dia tahu putri nya sangat merindukan suaminya, hanya saja dia malu.


"Samperin aja sana kalau kangen.." ucap Nita lagi sembari beranjak dari sofa.


"Kamu lah! Jangan sok jual mahal Ghe.. Disana banyak wanita cantik Lo di lokasi syutingnya.! Entar kalau dia di buru wanita-wanita cantik di sana gimana.. Udah samperin aja?!" goda Nita sambil berjalan menuju arah dapur.


"Ih mama nyebelin!" kesal Ghea dan Mama Nita malah tertawa terbahak- bahak. "Mama mau kemana?!" teriak Ghea.

__ADS_1


"Mama mau melihat tanaman di belakang..!" sahut Nita.


*


Sementara di tempat lain, tepatnya di Bali dimana letak syuting Yuda kali ini. Yuda mendesah lelah, ia baru saja break syuting dan akan di lanjutkan setelah makan siang nanti. Yuda langsung duduk di kursi santainya, rasanya sangat melelahkan mengambil job syuting sinetron stripping yang harus tayang setiap harinya. Dan baru kali ini ia mengambil job Syuting sinetron. Biasanya ia akan mengambil kontrak Iklan atau film saja. Karena Manejer memaksa dan mengatakan apa salahnya sesekali mengambil sinetron, lagian perannya yang di mainkan olehnya karakter pemeran utamanya cocok dengan dirinya. Ya mau gak mau ia menerima kontraknya.


Yuda kembali mendesah ketika melihat ponselnya tidak ada notifikasi sama sekali. Dia ingat belum memberikan kabar sama sekali pada Ghea. Yuda melihat jam di tangannya sudah menunjukkan pukul 12 siang. Sudah satu Minggu dirinya ada di Bali dan ia sudah sangat merindukan istrinya itu.


Kemudian Yuda mengetik pesan untuk Ghea, "Sayang lagi apa?! Maaf baru bisa kasih kabar. Soalnya aku barusan aja break syuting. Dan nanti lanjut lagi syuting nya. Oh iya, aku mau kasih tahu kamu kemungkinan aku tiga hari lagi balik ke Jakarta. Karena sutradara nya nambah hari lagi. Kamu jangan sampai telat makan ya sayang.. Aku sayang kamu." itu isi pesan dari Yuda ke Ghea. Lalu Yuda meletakkan ponselnya ke atas meja. Ia sengaja tidak menghubungi atau video call istrinya itu, nanti yang ada ia semakin merindukan Ghea nya.


Yuda pun langsung memejamkan matanya, selagi masih break ia sempatkan untuk tidur walaupun setengah jam. Ia begitu sangat lelah, karena belum ada tidur dari kemarin. Rasanya ia ingin cepat menyelesaikan syuting sinetron nya. Besok-besok ia akan mengambil kontrak iklan atau film saja. Jadi ia bisa punya banyak waktu bersama istrinya.

__ADS_1


__ADS_2