
"Sayang, mas ada disini.. Mas akan selalu menemani kamu, jangan takut ya.." ucap Alvan sembari terus mencium kening Alea dengan sayang. Membuat Alea menitihkan air matanya terharu. Tadinya Alvan di minta oleh Arin untuk menunggu di luar, tapi Alvan menolaknya ia kekeh ingin menemani istrinya didalam, sekaligus ia ingin melihat langsung proses kelahirannya.
"Terimakasih mas.." ucap Alea tanpa suara.
"Iya sayang.. Mas sayang kamu." balas Alvan yang mengetahui apa yang di katakan istrinya walaupun tidak mengeluarkan suara.
Setelah menunggu hampir satu jam, akhirnya terdengar suara tangisan bayi yang sangat kencang. Membuat Alvan menangis terharu.
"Sayang, anak kita lahir.." ucap Alvan menitihkan air mata bahagia sembari mencium kening istrinya. Alvan bisa melihat bayi mungil yang masih berlumuran darah itu.
"selamat Al.. anak pertama lelaki dan sangat tampan." ucap dokter Arin.
"Alhamdulillah.." ujar Alvan sangat bahagia.
"Tapi tunggu sebentar, masih ada satu lagi yang belum keluar.." ucap Dokter Arin lagi. Sontak membuat Alvan terkejut mendengar apa yang di katakan Dokter Arin barusan. Alvan berusaha mencerna ulang ucapan Arin, sampai beberapa menit kemudian terdengar kembali tangisan bayi dan Alvan langsung tersadar.
__ADS_1
"Selamat Al, yang ini bayi perempuan dan sangat cantik seperti mamanya.." ucap Dokter Arin sembari memberikan bayi tersebut kepada perawat agar segera di bersihkan. "Sekali lagi selamat ya.. untuk kelahiran anak kembarnya, sepasang lagi." ucap Dokter Arin mengucapkan selamat pada Alvan dan Alea.
"Terimakasih Rin.." balas Alvan.
Alvan kembali menangis karena tidak menyangka ia di berikan anak kembar. Alvan pun menciumi kening istrinya berkali-kali sembari mengucapkan rasa syukurnya karena mendapatkan sepasang anak kembar kepada yang maha kuasa.
"Sayang anak kita kembar. Masyaallah.. Apa kamu tahu sebelumnya sayang, kalau anak kita itu kembar?!" tanya Alvan begitu senang. Alea menggelengkan kepalanya, yang juga tidak mengetahuinya. Alea ikut menangis bahagia dan terharu, ia tidak menyangka ternyata dia hamil anak kembar. Pantas saja selama hamil nafsu makannya kuat sekali, di tambah juga ia begitu banyak makan.
"Sayang beneran kamu gak tahu soal ini?!"tanya Alvan lagi.
"Iya juga sih.. tapi apa pun itu, mas sangat bahagia sayang kita di beri makhluk lucu dua sekaligus." Ucap Alvan tersenyum lebar sangking bahagianya. Alea melihat suaminya sebahagia itu mendapat anak kembar, ia jadi ikut bahagia. "Sayang, terimakasih.. Atas semua yang udah kamu berikan pada mas. Mas sangat mencintai kamu, sangat." ungkap Alvan. Kemudian Alvan mencium bibir Alea singkat.
"Sama-sama mas.. Aku juga terimakasih, kamu udah selalu menjaga aku dengan sangat baik dan mencintai aku begitu besar. Aku juga sangat mencintai kamu." balas Alea sembari menghapus air mata suaminya. Alvan pun menatap istrinya penuh cinta.
Setelah Alea sudah dipindahkan ke ruang perawatan atau tepatnya di ruangan pribadi, Alvan masih setia menemani Alea. Ia tidak pernah melepaskan tangan istrinya. Pintu ruangan Alea terbuka, muncullah papa Sandy, mama Nita dan juga Ghea masuk kedalam sambil tersenyum sumringah. Mereka sangat bahagia Alea sudah memberikan Papa Sandy dan mama Nita cucu dua sekaligus. Alvan pun kemudian beranjak karena mamanya dan Ghea mendekat keranjang istrinya.
__ADS_1
"Sayang selamat ya.. Atas kelahiran anak kembarnya. Terimakasih sudah memberikan mama dan papa cucu." ucap Nita sembari memeluk Alea.
"Iya mah.." sahut Alea sembari membalas pelukan mama Nita.
"Ale, selamat ya.. Gue gak nyangka Lo melahirkan anak kembar. Gue sebenernya udah filing waktu lihat perut Lo gede banget dan ternyata benar anak lo kembar." kali ini giliran Ghea yang bicara sambil memeluk sahabatnya. "Padahal di keluarga atau pun saudara kami tidak ada yang kembar Lo Ale, dan itu baru Lo yang dapet anak kembar." tambah Ghea lagi.
"Aku juga gak nyangka Ghe.. aku dan mas Alvan aja gak tau Lo kalau ternyata kembar, karena hasil USG gambarnya cuman ada satu.." beber Alea sambil tersenyum senang.
"Itu berarti yang satunya sembunyi di tubuh kakaknya.. Dia mau kasih surprise pada papa dan mamanya.." sambung papa Sandy yang juga sangat bahagia mendapat cucu kembar dari Alea. Mereka pun langsung tertawa bersama.
"Permisi.." sapa Dokter Arin bersama satu perawat sambil membawa bayi kembar Alvan dan Alea. Mereka pun semua menoleh ke arah pintu. "Ini bayi kembarnya sudah tampan dan cantik.." ucap Dokter Arin. Langsung mama Nita mengambil salah satu bayinya dari perawat, dan papa Sandy mengambil satunya lagi dari tangan Dokter Arin.
"Masyaallah pah.. Cucu kita cantik sekali." ucap mama begitu senang.
"Yang sama papa juga sangat tampan, lihat deh ma kayak Alvan waktu masih bayi dulu." Ucap Sandy juga yang sangat bahagia.
__ADS_1
Kemudian Alvan pun mengazani anak kembar mereka sembari menitihkan airmatanya, karena merasa sangat bahagia dan terharu telah mendapatkan anak kembar.