Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Bab. 79


__ADS_3

"Mas aku kalau pakai baju ini bagus gak?!" tanya Alea pada Alvan yang sedang memakai jasnya. Hari ini mereka akan pergi ke acara pernikahan saudara Alvan, yaitu Arya dan Reina. Alvian tersenyum menatap istrinya itu. Menurutnya istrinya itu semakin hari semakin menggemaskan dengan pipi Cubbi dan perut buncitnya. Kemudian Alvan menghampiri Alea.


Cup


Alvan mencium bibir Alea, "kamu kalau pakai baju apa aja bagus kok, apalagi kalau gak pakai apapun makin lebih bagus lagi." ucap Alvan dengan senyum menyeringai menatap Alea. "Aduh!" ucap Alvan karena Alea mencubit perutnya. "Sakit sayang.." adunya sembari mengelus perutnya yang di cubit oleh Alea.


"Abisnya mesum banget sih kamu mas..!" ucap Alea kesal dan Alvan malah tertawa.


"Loh kan mas jawab pertanyaan kamu, sayang. Dimana nya yang mesum sih!" goda Alvan.


"Yang tadi, yang pas mas bilang kalau tidak memakai apapun itu makin lebih bagus." ucap Alea mengulang perkataan Alvan. "Itu, namanya apa kalau gak mesum..!" kesal Alea.


Cup


Alvan kembali mencium bibir istrinya gemas. "Mas..!" Alvan tersenyum manis menatap Alea.


"Kenapa sih sayang?!" tanyanya Alvan.


Cup


"Mas..! tuh kan kamu memang mesum!" Alvan malah tertawa lebar karena melihat wajah kesal Alea.

__ADS_1


"Sejak perut kamu udah mulai besar, kok kamu makin cerewet gini sih sayang?! kan mas mesumnya sama istrinya sendiri Lo sayang..!" ucap Alvan yang langsung memeluk Alea dan di balas oleh Alea.


"I Love You..!" ucap Alvan


"Love you to mas.." balas Alea.


"Ya udah kita berangkat ya? entar keburu malam." ajak Alvan. Alea mengangguk dan kemudian ia mengambil tasnya yang di letak di atas ranjang.


*


Setengah jam mereka sampai di sebuah Hotel mewah, dimana letak pernikahan Arya, sepupunya. Alvan bersyukur akhirnya Arya menemukan jodohnya.


"Wah gue kira Lo gak jadi datang?!" tanya Arya sembari bersalaman dengan Alvan, sepupunya.


"Apa nih?!" tanya Arya penasaran. "apa Lo ngasih gue cek 1M?!" tanyanya lagi.


"Lo buka lah, lihat apa isinya." jawab Alvan sambil tersenyum menatap Arya.


Karena penasaran, Arya pun langsung membuka amplop putih itu. Setelah amplop terbuka, Arya mengeluarkan isinya. Ada dua lembar kertas, kemudian Arya menatap Alvan.


"Tiket Honeymoon?!" tanya Arya.

__ADS_1


"Iya.. itu hadiah dari gue. Tiket Honeymoon ke Dubai, itu udah lengkap dengan hotel dan sebagainya." jawab Alvan. "Bukannya Lo pengen honeymoon ke Dubai? itu kan angan-angan Lo?!" tanya Alvan.


"Ya ampun Al.. Lo serius ini?!"


"Ya Lo lihat sendiri itu!" Arya langsung memeluk Alvan senang.


"Terimakasih Al.. Lo itu memang sepupu gue yang pengertian." ucap Arya. Akhirnya, akhirnya keinginan dirinya terkabul yang ingin pergi Haneymoon ke Dubai bersama Reina, istri sekaligus wanita yang ia cintai.


"Gue kasih Lo dua Minggu untuk pergi haneymoon." ucap Alvan lagi.


"Dua Minggu Al? cepat banget Al, sebulan kek.. kaya' Lo waktu itu pergi haneymoon sebulan.." protes Arya yang juga menginginkan pergi haneymoon selama sebulan.


"Dua Minggu, atau tidak sama sekali!" tawar Alvan sembari tersenyum licik.


"Sial! pelit Lo sama sepupu Lo sendiri juga." kesal Arya yang akhirnya ia terima tawaran Alvan. Mau tidak mau ia menerima di kasih waktu dua Minggu untuk Haneymoon. Tapi ia bersyukur, setidaknya biaya pergi haneymoon gratis. ia gak perlu mengumpulkan uang untuk pergi Haneymoon ke Dubai. Negara yang paling ia sukai, dan ini kali kedua ia pergi ke Dubai. Saat itu ia pernah pergi ke Dubai bersama Alvan dalam perjalan bisnis dan kali ini, ia akan pergi haneymoon bersama istrinya.


Hari semakin larut, banyak tamu undangan yang sudah kembali pulang. Yang tersisa hanya teman-teman dari Arya saat kampus dulu. Sementara Alvan juga sudah kembali pulang. Ia tidak mau lama-lama di tempat acara, ia tidak mau Alea kelelahan. Tapi mereka tidak pulang kerumah, melainkan kekantornya. Alvan mengajak istrinya menginap di kantor, sebab besok ada meeting penting di kantor dan ia tidak mau terlambat Lagian banyak pekerjaan yang belum selesai. Malam ini Alvan bergadang menyelesaikan pekerjaannya.


"Sayang ini susunya diminum dulu." ucap Alvan sembari memberikan segelas susu hamil untuk Alea.


"Terimakasih mas.." Alea pun mengambil susu itu dari tangan Alvan, kemudian meminumnya hingga habis. Lalu Alea kembali memberikan gelas kosong itu kepada Alvan.

__ADS_1


"Ya udah sekarang waktunya tidur.. Sini mendekat biar mas peluk kamu." Ucap Alvan. Alea pun mendekat ke Alvan dan Alvan langsung memeluk istrinya. Alvan akan menidurkan istrinya dulu, setelah istrinya tidur batu ia akan menyelesaikan pekerjaan nya.


__ADS_2