Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Insiden Manis


__ADS_3

Asslamualaikum, selamat membaca semoga suka ya!


Author Pov


Setelah pikirannya tenang, Ilyas pun bergegas keluar ruangannya untuk pulang, ia sudah tidak sabar bertemu dengan mamanya dan mengatakan kalau ia setuju untuk dijodohkan.


Ketika sampai di lobby, tiba-tiba ada yang memanggilnya.


Ilyas,,


Ilyas pun menoleh kearah suara itu, ternyata itu Arga, sahabat sekaligus asisten pribadinya.


Eh, Yas lo mau kemana masih jam 11 juga? " tanya Arga"


Gue mau pulang dulu ga, ada hal yang sangat penting " Jawab Ilyas"


Emang ada apa Yas, kok kayaknya serius banget, sampai semua meeting lo batalin " Tanya Ilyas lagi"


Ini tentang mama ga, gue harus segera pulang, ntar kalau dah kelar masalahnya gue bakal cerita ke lo " jelas Ilyas"


Ok kalau begitu, hati-hati ya? "Jawab Arga"


Ilyas hanya mengangguk dan tersenyum lalu pergi untuk mengambil mobilnya.


Arga tau betul tentang Ilyas, jika sudah menyangkut mamanya pasti itu masalah serius, karena Ilyas dan mamanya sangat dekat.


Ilyas Pov


Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mama dan meminta maaf, dan aku akan menyetujui tentang perjodohan itu, aku tidak mau menyesal karena sudah menolak keinginan mama. Aku mengendarai mobil dengan kecepatan yang cukup tinggi, namun tiba-tiba,,,,


Tiiiinnnnn,,, ciiitttt


Aku membunyikan klakson dan juga mengerem mendadak karena tiba-tiba ada seorang perempuan yang menyebrang.

__ADS_1


Aku benar-benar terkejut, namun aku langsung tersadar dan turun dari mobil.


Aku melihat seorang perempuan yang jongkok sambil memeluk lututnya, kepalanya tertunduk dan badannya gemetar.


Aku mencoba mendekat dan bertanya kepadanya " Nona apa kau tidak apa-apa?


perempuan itu pun masih terdiam, mungkin dia shock atas kejadian ini.


Aku pun berjongkok dan bertanya lagi " nona apa ada yang terluka"


Perlahan dia mengangkat wajahnya dan tatapan mata kami pun bertemu.


Deg


tiba-tiba jantungku berdetak kencang dan tanpa sadar aku berucap " Subhanallah"


Aku begitu terpesona melihat perempuan didepanku ini, dia sungguh cantik seperti bidadari, tatapannya begitu teduh.


Sambil tertunduk perempuan tadi berkata " tuan maafkan saya, saya yang salah menyeberang tidak hati-hati, sekali lagi saya minta maaf tuan "


Suaranya begitu lembut, membuat aku menarik sedikit ujung bibirku.


Sudahlah nona tidak apa, apa kau tidak terluka, apa kita harus kerumah sakit? "tanyaku sedikit khawatir".


Tidak perlu tuan, saya tidak apa-apa, saya hanya terkejut saja tadi, lagi pula insiden tadi adalah salah saya " kata perempuan tadi"


Ya sudah, sekarang kau mau kemana nona biar saya antar, sebagai permintaan maaf saya " tanyaku"


"Astaghfirullah" perempuan itu berubah menjadi panik


Ada apa nona "tanyaku"


maaf tuan saya harus pergi, ada hal yang sangat penting, sekali lagi maaf tuan dan saya permisi.

__ADS_1


perempuan tadi pun berdiri dan berjalan, namun setelah kuperhatikan jalannya agak sedikit pincang, mungkin kakinya sakit.


Lalu aku memanggilnya kembali.


"Nona tunggu", dia pun menoleh dan bertanya " ada apa lagi tuan? "


Biar aku antar, sepertinya kakimu sakit.


tapi tuan?


tolong jangan ditolak nona, aku tidak tega melihatmu seperti ini.


Baiklah tuan, jika tidak merepotkan tuan.


aku pun tersenyum dan membukakan pintu mobil dan menyuruhnya masuk. setelah itu baru aku masuk ke mobil.


Baiklah nona sekarang kau mau kemana? " tanyaku lagi"


Ke Panti Asuhan "Kasih Sayang" tuan di jalan xxx " jawabnya"


baiklah nona tolong pasang sabuk pengamanmu dan tolong jangan panggil aku tuan " kataku"


Maaf tuan,, eh maksudnya? Ilyas namaku Ilyas nona, kau bisa memanggilku Mas Ilyas karena kalau aku lihat sepertinya kau masih muda dibawahku.


baiklah mas Ilyas, tolong jangan panggil aku nona juga, namaku Jihan. Mas panggil saja Jihan.


Baiklah Jihan kita berangkat sekarang,.


Jihan pun tersenyum dan mengangguk.


Ya Allah manis sekali senyumnya, ternyata hari ini aku mengalami insiden yang sangat manis.


Next

__ADS_1


__ADS_2