Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Bab. 64


__ADS_3

"Mas, makasih." ucap Alea


"Untuk?" tanya Alvan.


"Mas udah mau ngajak aku jalan dan nonton di bioskop." jawab Alea.


"Emangnya kamu gak pernah nonton Bioskop?!" tanya Alvan penasaran sebab istrinya terlihat senang.


"Nonton ke Bioskop, pernah mas.. bersama Ghea dan Reyhan. Tapi.. kalau pergi dengan pasangan kan belum pernah sama sekali." ucap Alea senang.


Ya, mereka baru saja selesai menonton Bioskop di mall. Karena ini hari minggu, Alvan sengaja mengajak Alea jalan ke mall. Selama mereka udah kembali bersama, Alvan belum pernah mengajak Alea berkencan. Ia juga ingin merasakan seperti orang lain mengajak pasangan nya pergi ke mall dan makan di luar.


"Kamu senang, sayang?"


"Banget." Alvan mencium pipi Alea. "Mas ih! malu disini banyak orang." protesnya.


"ngapain malu, kita kan udah suami istri." sahut Alvan.


"Iya mas, tapi kan gak semua tahu kita suami istri, mas.." ujar Alea.


"Udah biarin aja, jangan perdulikan mereka." balas Alvan. "Kita makan dulu ya sayang? mas udah lapar nih!" ajak Alvan.


"Boleh."


"Kamu maunya makan dimana?!" tanya Alvan.

__ADS_1


"Kalau aku ngikut aja, selagi itu makanannya halal dan selama itu makan bersama mas." Alvan tersenyum manis mendengar ucapan Alea.


"Udah pandai gombal kamu ya..!" ucap Alvan sembari menarik ujung hidung Alea dengan lembut.


"Mas..!" Alvan pun terkekeh geli menatap Alea.


Sedari tadi mereka mengelilingi mall, Alvan tidak pernah melepaskan genggaman tangannya dari Alea, sesekali ia mengecup tangannya. Membuat orang yang melihat mereka, iri.




Saat ini mereka sudah duduk di sebuah Restoran yang berada di mall tersebut.


"Kamu mau pesan makanan apa sayang?!" tanya Alvan.


"Oke." Alvan pun memesan makanan pada pelayan restoran.


"Sayang kamu kok cantik banget sih..! mas rasanya gak rela memperlihatkan wajah cantik kamu di nikmati oleh lelaki lain. Hanya mas saja yang boleh menatap kamu." ucap Alvan kesal dengan para lelaki yang terus-menerus menatap ke sang istri. "Masker kamu mana sayang, kok gak di pakai?" tanya Alvan.


"Ada di tas mas.. kan mau makan, masa' pakai masker sih mas.." jawab Alea.


"oke kali ini mas biarin karena kamu mau makan,entar kalau udah selesai langsung pakai lagi maskernya." pinta Alvan.


"Iya mas.."

__ADS_1



Sementara di tempat yang sama tapi di meja yang berbeda, ada dua pasang mata yang sedang menatap kearah mereka dengan tatapan tak suka. Apalagi salah wanita yang duduk di meja tersebut sangat kesal karena foto yang ia kirimkan ke nomor ponsel Alvan tidak mempengaruhi hubungan Alvan dan Alea bahkan mereka terlihat mesra. Padahal dengan mengirimkan foto itu ia berharap hubungan rumah tangga mereka terjadi kesalahpahaman.


"Bagaimana dengan rencana yang gue tawarkan ke Lo?!" tanya wanita itu kepada lelaki yang duduk di hadapannya dan tampak lelaki itu sedang berpikir.


"Oh ayo lah..! apa lo bisa melihat wanita yang Lo cintai berduaan dengan lelaki lain?! Enggak kan?! gue yakin hati Lo pasti hancur melihatnya!" ucap wanita itu memanasi agar lelaki tersebut mau menerima tawarannya.


"Tapi apa Lo yakin rencana ini bakalan berhasil?!" tanya lelaki itu.


"Aku yakin ini bakalan berhasil. Pasti Alvan bakalan sangat membenci Alea dengan apa yang sudah di lakukan oleh Alea yang dia pikir Alea menghianati nya. Sebab Alvan paling tidak suka dihianati.


Dan setelah rencana kita berhasil Lo bisa membawa pergi jauh Alea dari kota ini." terang wanita itu.


"Baiklah, gue terima tawaran Lo!" ucap lelaki itu menjabat tangan wanita yang berprofesi sebagai Model itu. "Gue jadi tidak sabar ingin memiliki Alea seutuhnya, menjadi milik ku sendiri." ucapnya senang.


Sementara wanita itu menyeringai licik, akhirnya lelaki yang sangat mencintai Alea itu setuju dengan tawarannya.


"Tapi tunggu dulu, apa Lo yakin mereka akan datang ke acara ulangtahun Perusahaan WILLIAMS GRUP?" tanyanya tak yakin.


"Oh ya ampun?! WILLIAMS GRUP adalah perusahaan besar, jadi semua rekan bisnis atau perusahaan di undang dengan mereka. Lo tenang aja, lagian gue sering pergi bersama dengan Alvan dulu kalau ada acara seperti itu." jelasnya lagi.


"Oke. Semoga rencana kita berhasil Bu Tasya..!"


"Ck! jangan panggil gue Bu. Gue belum setua itu sampai Lo harus panggil gue Ibu, panggil nama aja." protes Tasya.

__ADS_1


Ya, seorang wanita dan lelaki yang di restoran tempat di mana Alvan, Alea makan adalah Tasya dan juga Bian. Alea sengaja bertemu dengan Bian untuk mengajak lelaki itu kerjasama menghancurkan hubungan Alea dan Alvan.


__ADS_2