Bidadari Surgaku

Bidadari Surgaku
Cerita Jihan Part 1


__ADS_3

Assalamualikum


Happy reading


Ya Allah kenapa jadi canggung begini sih " batin Ilyas"


em mas Ilyas, saya duluan kekamar mandi ya? " ucap Jihan"


oh iya silahkan " kata Ilyas"


Jihan pun masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, taknlupa ia membawa baju gantinya.


setelah 15 menit Jihan selesai melakukan ritual mandinya, Jihan keluar dengan menggunakan piyama panjang dan juga hijabnya.

__ADS_1


Melihat Jihan yang telah selesai mandi, Ilyas pun beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Jihan duduk ditepi ranjang, ada perasaan bahagia, takut dan canggung yang ia rasakan, namun ia tetap bersyukur karena mungkin inilah jalan dan jodohnya, Jihan telah berjanji dan bertekad dalam hati untuk menjadi istri yang baik buat Ilyas.


Ilyas yang telah selesai melakukan ritual mandinya pun segera keluar dari kamar mandi setelah mengganti pakaiannya terlebih dahulu. Ilyas yang melihat Jihan duduk ditepi ranjang sambil melamun pun akhirnya mendekati Jihan dan duduk disebelahnya. Jihan yang kaget akan kedatangan Ilyas pun langsung menundukkan wajahnya.


Hey, kamu kenapa? apa kamu takut sama saya? "kata Ilyas"


Enggak mas " jawab Jihan"


Maaf mas, saya masih canggung untuk melihat mas " ucap Jihan"


Ilyas tersenyum melihat tingkah istrinya itu, lalu Ilyas memegang kedua bahu Jihan dan memutar badan Jihan agar berhadapan dengannya, lalu Ilyas pun mengangkat dagu Jihan agar ia bisa melihat wajah istrinya itu. pandangan mereka pun bertemu, ada rasa berbeda diantara mereka saat saling memandang, detak jantung mereka pun seakan berdetak lebih cepat.

__ADS_1


Ilyas menangkup wajah Jihan dengan kedua tangannya dan ia pun mengecup kening Jihan, mendapat perlakuan seperti itu membuat Jihan kaget dan mukanya pun memerah seperti tomat karena menahan malu. Ilyas terkekeh melihat reaksi istrinya tersebut.


kamu gak usah canggung sama saya, kita kan udah nikah " Ilyas tersenyum menggoda istrinya"


Iya mas, " jawab Jihan sambil tersenyum"


kamu tenang aja, mas gak akan meminta hak mas sekarang, mas hanya ingin kamu menceritakan tentang dirimu, karena kita baru kenal kurang lebih seminggu jadi mas belum banyak tahu tentang kamu, kamu mau bercerita tentangmu? tanya Ilyas


Iya mas, aku mau karena sekarang aku sudah menjadi istri mas, maka aku tak ingin menyembunyikan apapun dari mas " jawab Jihan"


Jihan pun mulai bercerita 🎇🎇🎇


Jihan adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara, Kakaknya bernama Syakela, dan adiknya Zafira. Orang tua Jihan bernama Abu Bakar (ayahnya) dan Siti Maimun (Ibunya). Orang tua Jihan mempunyai Toko Roti yang terkenal dikotanya, bahkan toko roti orang tua Jihan sudah mempunyai 2 cabang di kotanya. Jihan sendiri berasal dari Kota Bengkulu, Kota kecil yang berada disalah satu wilayah Sumatera.

__ADS_1


Kakak Jihan pergi merantau ke Ibu Kota saat sudah lulus SMA, cita citanya yang ingin menjadi desainer terkenal, Orang tua Jihan tidak pernah melarang keinginan anaknya asalkan itu sesuatu yang positif dan baik.


Setelah lulus kuliah di jurusan desainer, kakak Jihan mendapatkan tawaran bekerja disalah satu butik terkenal di Amerika, Syakela begitu senang dengan adanya tawaran tersebut maka cita citanya akan terwujud. Syakela pun menerima tawaran itu. awalnya orang tua Jihan melarangnya, namun mereka juga tidak ingin melihat anaknya kecewa, akhirnya pun setuju, pada tahun pertama Syakela selalu rajin mengabari orang tuanya, dan mengirimkan uang untuk membantu orang tuanya. tetapi setelah tahun kedua dan seterusnya hingga kini sudah memasuki tahun ke 5, Syakela tidak pernah memberikan kabar lagi, orang tua Jihan pun khawatir berbagai cara mereka lakukan agar dapat mengetahui keberadaan putrinya itu, sampai suatu hari terdengar kabar bahwa Syakela sudah menikah dengan seorang pengusaha di Amerika yang bernama Carlos Bonardo. Orang tua Syakela pun pergi menyusul ke Amerika untuk memastikan kabar itu, ternyata kabar itu benar, tapi yang membuat terkejut adalah karena Syakela tidak mau mengakui. mereka orang tuanya, bahkan Syakela terang terangan mengusir mereka. Orang tua Jihan pun sakit hati dan akhirnya mereka kembali ke Indonesia, tapi naas saat perjalanan dari bandara menuju kerumah orang tua Jihan mengalami kecelakaan, merekapun dinyatakan meninggal dunia, Jihan begitu sedih dengan keadaan ini, apalagi Jihan harus merawat adiknya yang saat itu berusia 3 tahun, belum lagi toko roti milik orang tuanya yang harus ia kelola.


__ADS_2