
Keesokan hari nya, Saat Syafira bangun dari tidurnya. Ia menemukan sebuah surat di samping tempat tidurnya. Syafira mulai membuka dan membacanya.
From: Keenan Aldebaran Bright
To: Janda kesayanganku
Janda, kalau kamu sudah bangun turun lah ke bawah. Hari ini aku akan memberimu hadiah dengan menuruti semua permintaanmu. Om mertua sama tante mertua menitipkanmu padaku. Karena mereka tiba tiba ada urusan. Jadi hari ini kamu tidak usah pergi ke cafe dulu"
TTD
(Keenan)
Syafira tersenyum membaca surat dari Keenan. Walaupun tulisannya seperti cakar kucing tapi Syafira menyukai nya. Ia menyimpan surat dari Keenan di laci.
Syafira segera mandi, setelah selesai. Ia memilih pakaian terbaik nya dan memakainya. Setelah semuanya selesai, Syafira turun ke bawah.
Syafira melihat Keenan sedang berkutat di dapur. Sepertinya ia sedang memasak. Syafira memeluknya dari belakang.
"Good morning om"
Keenan terkesiap saat tiba tiba saja Syafira memeluk nya.
"Morning too janda"
"Om lagi masak apa?" ucap Syafira seraya melepaskan pelukannya.
"Aku masakin kamu omelet sama nasi goreng" kamu suka?"
"Apapun yang dimasak om aku pasti suka kok" ucap Syafira.
Keenan mengacak acak rambut Syafira. Kemudian Keenan fokus memasak. Setelah selesai masak Keenan membawa nya ke meja makan dan menghidangkannya di piring.
"Janda, ayo duduk" ucap Keenan.
Syafira mengangguk, ia pun duduk di meja makan. Keenan mengambil kan nasi goreng dan omelet buatannya. Kemudian ia memberikannya pada Syafira.
"Oh iya, apa kamu minum susu kehamilan?"
"Enggak om"
"Mulai sekarang kamu harus minum susu kehamilan, aku sudah membelikannya untukmu" Keenan mengeluarkan kantong plastik yang berisi susu kehamilan.
"Baiklah" ucap Syafira.
Syafira pun memakan nasi goreng dan omelet buatan Keenan. "Enak om, lain kali masakin lagi ya om"
"Iya sayang"
Dalam waktu 10 menit, Syafira menghabiskan semuanya. Tiba tiba handphone Syafira berbunyi. Keenan memeriksanya.
"Adit" ucap Keenan.
"Angkat saja om"
Keenan mengangkat dan menghidupkan louds speaker nya.
"Halo Syafira"
"Iya Adit" Keenan menjawab dengan menirukan suara Syafira. Syafira menahan tawa melihat Keenan mencoba menirukan suaranya.
Sedangkan Adit, ia merasa ada yang aneh. "Syafira, suara mu kenapa? Sepertinya suara kamu seperti suara laki laki"
"Enggak kok dit, mungkin karena tenggorokanku lagi sakit makanya suaraku seperti ini"
"Baiklah. Syafira, soal lamaranku waktu itu. Aku serius sama kamu. Aku akan menikahimu dan bertanggung jawab sama anak kita"
Keenan mengepalkan tangannya. "ENAK AJA MAU NIKAHIN PACAR AKU" ucap Keenan dengan suara keras.
"Sabar om sabar" ucap Syafira. Ia mengelus bahu Keenan dengan lembut.
"Baru pacar ya bukan suami. Jadi masih bisa ku tikung" jawab Adit.
"Berani nikung berani mati" ucap Keenan.
Syafira terbelalak mendengar hal itu. Ia mencubit Keenan dengan keras. "Awh sakit janda" desis Keenan.
"Lagian om sih ngomong nya macem macem" ucap Syafira.
"Gak takut mati, takut nya kehilangan nyawa" ucap Adit dengan bodohnya.
"Dasar bodoh" ucap Keenan dan Syafira bersamaan.
"Kebodohanmu makin menjadi jadi ya dit" kali ini Syafira yang menjawab.
"Iya, aku bodoh. Aku bodoh karena melakukan hal itu pada kamu." Jawab Adit.
__ADS_1
"Syafira gak butuh laki laki bodoh, dia butuh nya laki laki seperti aku. Udah kaya, ganteng, mapan, dan yang pasti selalu bikin nyaman"
"Om Keenan ngiklanin diri sendiri" gumam Syafira.
"Kamu itu GGS" ucap Adit.
"GGS apa?" tanya Keenan
"Ganteng ganteng sering gila"
"Masih mending aku, dari pada kamu SGM." Ucap Keenan.
"SGM?"
"Sinting gila miring" Keenan tertawa dengan keras. Adit langsung memutuskan telfonnya begitu saja. Ia sudah sangat kesal karena Keenan.
"Dasar laki laki kere" ucap Keenan.
"Udah om, oh iya katanya om bakal menuruti semua permintaanku kan"
Keenan mengangguk. "Permintaan pertama, aku ingin om Keenan menari seperti pinguin".
"Permintaan macam apa itu?"
"Gak boleh protes. Sekarang ayo lakukan"
Keenan menghela nafas, kemudian ia berdiri dan mulai menari seperti pinguin. Syafira tertawa geli melihatnya.
Ia asyik menonton Keenan yang sedang menari pinguin. Setelah selesai Keenan duduk kembali di hadapan Syafira. "Sekarang mau apa lagi?"
Syafira berpikir sebentar, kemudian ia menemukan ide. "Tolong belikan pizza, burger, hot dog, sate ayam, sate sapi, sate kambing, sama apa ? Oh iya sama rujak"
"Kamu baru saja makan, apa kamu masih lapar? Dan juga makanan seperti itu tidak sehat untuk ibu hamil sepertimu" pesan Keenan.
"Cepat belikan dulu om, nanti aku kasih tahu sesuatu" ucap Syafira.
"Ah iya jangan lupa belikan es krim juga om"
"Enggak" ucap Keenan dengan tegas.
"Ya udah deh gak usah, cukup makanan itu aja. Cepetan ya om jangan lama lama"
"Hmm"
Keenan bergegas pergi untuk membeli semua makanan yang diminta oleh Syafira. Keenan membeli semua makanan yang dipesan Syafira. Kemudian ia langsung bergegas pulang.
Setelah siap, ia menyuruh Keenan untuk duduk. "Nah, sekarang om yang makan semua ini, karena aku udah kenyang"
"Apa? Aku? Kenapa harus aku?"
"Karena Syafira sudah kenyang om. Jadi dari pada makanannya mubazir lebih baik om yang makan"
"Kenapa kamu menyuruhku membelinya kalau kamu saja sudah merasa kenyang?" ucap Keenan.
"Aku ingin lihat om makan banyak" jawab Syafira. Keenan melihat ke arah perut Syafira. "Dedek bayi, kamu masih kecil sudah bisa mengerjai calon ayahmu"
Keenan pun terpaksa memakan semua makanan itu. Seperti nya mulai besok ia harus nge gym supaya kebugarannya tetap terjaga.
Sementara Keenan makan apa yang dilakukan Syafira?
Dia mengambil foto Keenan secara diam diam kemudian mengupload nya di sosial medianya. Ia menuliskan caption yang sangat bagus menurutnya tapi buruk bagi Keenan.
[Foto]
Syfra: sepertinya kesayanganku sedang kelaparan
Instagram.
[Foto]
Syfira: Kasian dia sudah tiga hari tidak makan. Apa ada yang berniat mengiriminya makanan?
[Foto]
Syfira: Ditemukan seorang pemuda yang hidup sebatang kara di kolong jembatan. Ada yang berniat mengadopsinya?
Klingg
Akhirnya Syafira sudah selesai mengupload nya. Ia juga mengetag Keenan. Keenan yang merasa handphone nya bergetar langsung membuka dan mengeceknya.
Mata Keenan terbelalak melihat itu. Matanya seakan ingin copot dari tempat nya. Kemudian ia menoleh pada Syafira yang hanya tersenyum jahil.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan?"
"Hanya sedikit bermain main om. Oh iya permintaan ketiga om harus memberikan komentar di postinganku ini ayo om".
Mau tak mau Keenan melakukannya.
[Foto]
Syfra: sepertinya kesayanganku sedang kelaparan
Keenan_Al: Iya, aku memang kelaparan.
Instagram.
[Foto]
Syfira: Kasian dia sudah tiga hari tidak makan. Apa ada yang berniat mengiriminya makanan?
Keenan_Al: tidak perlu, aku sudah kenyang
Facebook.
[Foto]
Syfira: Ditemukan seorang pemuda yang hidup sebatang kara di kolong jembatan. Ada yang berniat mengadopsinya?
Keenan_ Al: bagaimana kalau kau saja yang mengadopsinya?
Keenan asal memberikan komentar saja. "Makasih om sayang" ucap Keenan.
"Terima kasih saja tidak cukup. Kamu harus membalasnya dengan perbuatan"
"Apa?"
Keenan menyentuh pipi kanan dan pipi kirinya secara bergantian. Keenan ingin dicium, tapi Syafira salah mengartikannya.
Plakkkk
Syafira menanpar Keenan, membuat Keenan kaget. "Kenapa kamu menamparku?"
"Tadi om yang minta kan"
"Kapan aku minta ditampar?"
"Barusan tadi, om nyentuh pipi kanan dan kiri. Syafira pikir om minta ditampar"
"Bukan gitu maksudku Janda sayang" Keenan menjelaskannya pada Syafira.
"Oh begitu"
"Nah sekarang ayo obati bekas tamparanmu dengan ciuman" ucap Keenan.
"Dasar modus"
Syafira bersiap untuk mencium Keenan. Saat bibirnya akan mencium pipi Keenan. Tiba tiba pintu terbuka begitu saja.
"Ayah? Ibu?"
"Kalian ngapain?"
Keenan mati kutu di tempatnya. Bagaimana ia harus menjelaskannya nanti.
"Ah tadi Syafira lihat ada semutnya di pipi Om Keenan jadi syafira mengeceknya."
Keenan berdiri dari duduk nya, hari ini ia akan mengatakan pada Tio dan Wina bahwa dia akan melamar Syafira.
"Om, tante boleh Keenan bicara sebentar, ada hal yang ingin saya katakan"
"Baik lah, ayo kita bicara di ruang keluarga saja"
Ucao Tio.
Akhirnya mereka semua pergi ke ruang kekuarga tanpa terkecuali. "Jadi mau ngomong apa?" tanya Tio.
"Saya akan segera melamar anak tante dan om."
Tio dan Wina terperanjat kaget mendengar hal itu. "Kamu beneran serius sama anak saya?"
Ucap Wina. Walau pun ia sangat menyukai Keenan tapi tetap saja ia harus waspada.
"Bawa lah kedua orang tua mu kemari. Kita akan bahas ini bersama sama" ucap Tio pada akhirnya.
Sementara Syafira ia tidak tau mengenai pembicaraan mereka karena telinganya di tutup oleh headshet.
__ADS_1
Jangan pernah berpikir untuk menjauh dari ku walau hanya sedetik saja -Keenan Aldebaran Bright
"Di antara segala bintang. Kamu lah yang paling terang. Karena kamu adalah bintang hidupku - Syafira anindita putri