
Keenan baru saja pulang dari kantor, ia membuka jas dan sepatunya kemudian meletakkannya di tempatnya. Semenjak Syafira melahirkan, Keenan berusaha untuk tidak merepotkannya. Apapun yang bisa ia lakukan pasti akan dilakukan sendiri tanpa harus menunggu Syafira.
Keenan mengendap endap masuk ke dapur untuk mencari makanan, ia melihat di meja makan ada makanan yang tertutup tudung saji. Keenan pun menarik kursi dan membuka tudung saji tersebut.
Makanan yang ia lihat adalah Nasi goreng dengan hiasan di pinggirnya. Dan juga jus jeruk kesukaan Keenan. Di sampingnya tertulis. "Selamat makan suamiku, maaf tidak bisa menemanimu Makan malam. Aku harus menidurkan si kembar, si kembar terus menangis karena mengantuk. I love you"
Keenan tersenyum, ia mengambil sendok kemudian mulai memakan nasi goreng buatan istrinya. Keenan sangat menyukai nasi goreng buatan Syafira, makanya setiap Keenan berangkat ke kantor Syafira membawakannya bekal nasi goreng.
"I love you too istriku"
Keenan segera menghabiskan makanannya dan membawanya ke tempat cuci piring untuk dicuci. Setelah itu ia pergi mandi dan melaksanakan kewajibannya sebagai umat islam.
.
.
Keenan masuk ke dalam kamarnya kemudian menguncinya, saat ia berbalik ia melihat Syafira tertidur dengan meringkuk. Keenan melepaskan alas kakinya kemudian naik ke atas kasur dan tidur di samping Syafira.
Keenan menyelipkan tangannya di pinggang Syafira dan membuat tubuh mereka menempel dengan eratnya. Syafira yang merasa ada gerakan membuka matanya dan matanya bertatapan dengan bola mata indah milik Keenan.
"Baru pulang?"
Keenan mengangguk seraya tersenyum, ia merapikan rambut Syafira yang menutupi wajah cantiknya. "Maaf, aku pulang telat hari ini" ucapnya.
Syafira membalikan tubuhnya dan saling menghadap Keenan. Tangannya ia lingkarkan di pinggang Keenan. "Aku sangat merindukan kita Mas, sudah lama kita tidak memiliki waktu berdua." ucap Syafira.
"Benarkah? Kalau begitu ayo kita melakukan aktivitas berdua"
"Aktivitas apa?"
Tangan Keenan bergerak membuka kancing bagian atas baju Syafira. Kemudian tangannya menelusup masuk ke dalam. "Ini sudah lewat 40 hari, kita main tiga ronde ya. Sudah lama aku berpuasa dan sekarang Mas mau berbuka. Boleh kan?"
Syafira tersenyum malu malu lalu mengangguk. "Tapi pakai pengaman ya? Jangan sampai Si kembar punya adik di umurnya yang masih 2 bulan itu" ucap Syafira.
"Oke, Mas ambil pengaman dulu" wajah Keenan berseri seri karena sebentar lagi ia akan mendapatkan jatah dari Syafira. Setelah mengambil pengaman di laci, Keenan kembali naik ke atas kasur. Kali ini ia sudah dalam keadaan tidak memakai apapun. Begitu pun dengan Syafira.
"Sudah siap?" tanya Keenan.
Syafira mengangguk. Saat Keenan akan memasukkan miliknya pada milik Syafira, tiba tiba si kembar menangis secara bersamaan. Syafira menatap Keenan dengan meringis, karena milik Keenan sudah sangat tegang tapi harus gagal memasuki sarang karena putra dan putrinya.
"Main solo aja Mas"
Si*L, Keenan harus mandi air dingin malam malam. Keenan langsung terbirit birit pergi ke kamar mandi, ia sudah tak dapat menahannya lebih lama lagi. Sementara Syafira ia memungut pakaian nya dan memakainya kembali. "Iya sayang, bentar. Bunda pakai baju dulu ya"
Syafira lalu mengambil Azkia terlebih dahulu, lalu menyusuinya. Ia pikir mungkin Azkia dan Azka haus di tengah malam. "Abang ngalah dulu ya, biar dedeknya yang minum duluan"
Tapi Azka masih tetap menangis seakan tidak mau mengerti, suara tangisannya malah semakin keras. Syafira jadi bingung sendiri. Ia harus meminta bantuan Keenan, tapi Keenan masih belum keluar dari kamar mandi.
"Abang diem dulu ya, Papa masih di kamar mandi. Nanti biar papa yang bantu Azka minum asi"
Beberapa menit kemudian Keenan keluar dari kamar mandi dengan tubuh menggigil. Ini adalah hal konyol yang pernah dilakukannya. Mandi karena menahan hasrat yang sudah di ujung tanduk.
"Sudah mendingan Mas?" tanya Syafira. Ia mengasihani Keenan karena harus menanggung hasratnya sendiri. Tapi setelah dipikir pikir mungkin Azka dan Azkia menangis karena tidak mau menjadi saksi pergumulan orang tua nya.
Keenan mengangguk. "Mereka kayaknya lagi haus" ucap Keenan sambil menatap Azkia yang tengah minum asi dari Syafira.
"Mas pakai baju dulu habis itu bantu aku buat menyusui Azka juga. Kasian dia dari tadi nunggu" ucapnya.
"Oke, sebentar"
Keenan mengambil kaos berwarna hitam dengan gambar tengkorak dan memakainya. Hanya butuh waktu beberapa detik baginya untuk memakai kaosnya. Keenan berjalan ke arah Syafira.
"Aku harus apa?"
Syafira mendongak dan menatap wajah Keenan yang terlihat lebih fresh setelah mandi tadi. "Kamu gendong Azka dan arahin mulutnya ke dadaku. Biarkan mereka berdua minum asi secara bersamaan" ucap Syafira.
Keenan mengangguk, ia mengangkat Azka dari dalam box bayi nya dan mendekapnya di lengannya yang kokoh. Keenan mendekatkan Azka pada dada Syafira agar bisa minum asi.
Grepp
Azka berhasil memposisikan dirinya dengan baik, mungkin karena efek haus dan menahan terlalu lama membuat Azka sangat kehausan.
"Jatahku terbagi dengan si kembar" ucap Keenan tiba tiba. Syafira terkikik geli melihat raut wajah Keenan. "Sudah lah Mas, lain kali kita bisa melakukannya" hiburnya.
"Hmm"
Azkia sudah minum asi yang banyak darinya, mata mungilnya kini sudah terpejam. Begitu pun dengan Azka. Keenan dan Syafira menidurkan mereka kembali di box.
"Ayo kita tidur" ucap Syafira.
Keenan menyusul, ia memeluk Syafira dari belakang. "Kamu telah lama membuatku berpuasa, saat kita melakukannya nanti jangan harap kamu bisa berjalan" Keenan tersenyum lalu menutup matanya. "Dasar suami mesum" pikir Syafira.
.
.
Gimana? Video yang kemaren udah di upload?" tanya Reno ketika pertama kali ia masuk ke dalam markas nya. Reno membuka kulkas dan mengambil beberapa minuman bersoda dan cemilan kemudian mengangkutnya ke arah teman temannya.
"Udah, Rangga gercep banget ngeditnya. Lo cek aja di youtube lo sendiri" jawab Farhan sambil meraih beberapa snack dari tangan Reno.
"Mereka semua kecuali Farhan membuka youtube di ponselnya masing masing. Mata mereka terbelalak melihat jumlah subcriber mereka. "Gila, baru aja kemarin udah di upload udah dapat 1k subscriber aja. Ah ternyata kita memang sangat famous ya. Gak di jalan, di youtube, internet, banyak yang menyukai kita" Bangga Dito.
"Iyalah, secara kita kan cogan. Belum lagi kalau mereka tahu Keenan, pasti nambah tuh Subscribernya" Sahut Kevan ikut membenarkan.
"Entar lah, di akhir konten nanti gue mau pasang foto Keenan" ucap Farhan.
"Mau buat konten lagi?' Tanya Reno.
"Hooh, kali ini kontennya adalah dance black pink versi Lavenzi' jawab Farhan dengan polosnya
__ADS_1
"Dance? Yang bener aja kita mah bisanya cuma goyang bang jali doang" protes Reno.
"Mending lo ubah deh, goyang mujaer kek atau goyang gebor gitu biar lebih mantap" tambah Kevan.
"Gak bisa, gue udah beli kostumnya buat kalian. Jadi biar gak percuma, mending kalian terima aja deh konten black pink. Toh gak ada salahnya juga kan" perkataan Farhan membuat sebagian anak anak Lavenzi merasa kesal.
"Kita gak tau nyanyinya bego? Kalau goyang mah gampang. Tinggal monyongkan bibir ke depan dan putarin pantat berkali kali" jawab Dito.
"Goyang apaan tuh namanya?
"Bukan goyang tapi ritual saat mau kentut" ucap Dito sarkas
Yang lain mendelik kesal pada Dito. Farhan keluar dari markas sebentar kemudian mengambil kostum untuk semua teman temannya. Farhan mengangkatnya sendirian, karena jumlah kostum yang akan mereka pakai tidak lah sedikit. Sekitar 28 kostum yang telah Farhan pesan di shopee sebelumnya
Brukk
Farhan menjatuhkan kardus yang berisi kostum itu di depan teman temannya. Membuat salah satu dari mereka menatapnya kesal karena kaget "Apaan nih"
"Cepat buka, itu yang akan kalian pakai pada konten kali ini"
Reno mengambil gunting, kemudian menggunting tali yang mengikat kardus itu. Setekah itu mereka membukanya secara bersama sama. Mata mereka membelalak melihat kostum yang dibelikan Farhan untuk mereka.
"Lo bercanda kan Han nyuruh kita pake kek ginian" Kevan menengadahkan kepalanya dan menatap Farhan. Sedangkan yang ditatap hanya menjawabnya dengan anggukan. "Gue lagi gak bercanda, serius. Cepat pake, jangan banyak omong. Itu ada dua jenis, kalian bisa memilih mana yang kalian suka"
"Gue maunya milih bunuh lo Han" Dito mengangkat kostumnya dan mencoba untuk memakainya. Saat Kostum itu terpasamg di tubuhnya, sontak yang lainmya tertawa. Karena kostum itu terlihat kebesaran di tubuh Dito yang tak begitu tinggi itu.
"Gak usah ketawa ye, lo semua juga harus make kali. Terutama lo Han"
"Pasti"
"Cepat gih, bikin konten tengah malam itu seru tahu, siapa tahu nanti mbak kunti juga ikut bergoyang bersama kita"
Semua anggota Lavenzi membuka kaos nya secara berjamaah, kemudian berganti dengan kostum yang menurut mereka sangat aneh itu.
Selesai memakainya kemudian Farhan bertepuk tangan tiga kali. Dan datanglah 15 orang wanita yang berprofesi sebagai tukang rias.
"Lo ngerencanain apa lagi Han?" tanya Kevan.
"Mbak mbak ini bakal make up in kalian"
"Lo yang bayar kan?" Tanya Reno. "Soalnya gue lagi bokek nih, duit gue pada di Atm semua. Males ngambil"
"Tenang, gue udah bayarin semuanya. Lo semua tiggal terima beres. Pokoknya konten kali ini harus bisa membuat netizen heboh" ucap Farhan. Semuanya pum mengangguk.
"Tolong make up in mereka mbak, kayak gambar yang saya kirim kemarin" ucapnya.
"Baik Mas"
Dengan cekatan semua wanita itu merias wajah anak anak Lavenzi sesuai dengan permintaan Farhan. Farhan pun juga ikut dirias, ia mengambil giliran pertama agar nanti saat teman temannya mengetahui hasil riasannya mereka tidak protes karena dirinya juga sama.
Butuh waktu 3 jam untuk merias mereka semua. Semua wanita perias pun kini telah pulang. "Wuanjirr, kenapa kita di make up pin mirip badut kek gini" ucap Kevan sambil meraba raba wajahnya yang kini dilumuri dengan make up.
"Noh, gue lebih jelek dari Lo"
"Gak usah lebai deh, kalian tuh harus percaya diri kayak gue. Lagian ya ada pepatah mengatakan kalau orang gamteng akan tetap ganteng walaupun dilumuri dengan lumpur sekalian. Udah, nikmati aja"
"Andai hidup gue segampang lo Han" keluh Reno.
Farhan mengambil sound dari dalam ruangan markasnya. Kemudian menyambungkannya dengan handphone miliknya. "Kita bikin konten di luar ruangan bukan di markas, jadi ayo bantu angkat sound ini" ucapnya.
"Gila lo, Nanti para tetangga bisa marah karena suara berisik kita" protes Dito.
"Lo gak liat, jarak markas kita dengan rumah warga itu sangat jauh. Jadi gak mungkin kedengaran"
"Serah lo deh"
Kevan mengambil soundnya dan membawanya keluar. Angin sepoi sepoi dan udara yang dingin menusuk kulit mereka. Kalau bukan karena konten dan Farhan yang memaksa mereka tidak akan pernah melakukan hal sekonyol ini.
"Oke, sebelum mulai kita berdoa dulu. Takutnya pas kita goyang nanti ada makhluk lain yang juga ikutan" ucap Farhan.
"Berdoa dimulai"
Semuanya menundukkan kepalanya sambil membaca doa. Doa mereka berbeda beda. Reno yang membaca ayat kursi, Farhan yang membaca surat al falaq, Dito yang membaca sirat An nas dan Kevan yang membaca mengamininya.
"Berdoa selesai"
Setelah itu mereka mengambil dan berdiri di posisinya masing masing. Kamera sudah di atu r dengan sedemikian rupa. Mik kecil juga sudah terpasang di kostum mereka agar saat menyanyi suara mereka bisa terdengar lebig jelas.
3..2...1...
Farhan mulai memutar lagunya. Alunan lagunya pun mulai terdengar.
" Yeah, yeah, yeah
Blackpink in your area!
Yeah, yeah, yeah
Cheonsa gateun Hi kkeuten akma gateun bye
Maebeon michildeushan high dwien baeteoya haneun price
Igeon dabi eopsneun test maebeon sokdeorado yes
Ttakhan gamjeongui noye
Eoreo jugeul saranghae
"Njir gimana mau nyanyi kalau bahasa nya bikin lidah sembelit" ucap Reno.
"Nyanyi reff nya aja kita, yang penting goyang dulu"
__ADS_1
Mereka sibuk dengan goyangannya masing masing masing. Reno memilih gerakan yang sangat mudah, dan ketiga temannya sedang heboh hebohnya bergoyang bahkan kadang mereka saling bertubrukan.
"Woyy ini mau Reff, nyanyi yang kompak"
"Wokehhh siap"
"Siji loro telu papat limo"
"Let's kill this love!
Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah
Rum, pum, pum, pum, pum, pum, pum
Let's kill this love!
Rum, pum, pum, pum, pum, pum, pum"
"Lets kill this love" teriak Farhan paling kencang. Dan diikuti oleh yang lainnya. Dan kini lagunya berganti dengan lagu yang sempat viral itu, salah apa aku milik ilir 7.
"Kita pake gerakan kayak di tiktok itu aja," ucap Reno.
"Gampang itu Mah"
"Gantian aja yang nyanyi"
"Asyiappp"
"Gak usah niru niru halilintar deh" sewot Dito.
"Atta woyy bukan halilintar"
"Iya tahu, gue cuma nyebut nama belakangnya aja"
"Udah, tuh musiknya udah mulai" lerai Revan.
Reno: Aku percaya kamu
Tapi lagi-lagi kau bohongiku
Kau telah tipu aku, Aku menyayangimu Tapi lagi-lagi kau sakitiku Kau telah khianatiku
"Habis ini lagu indosiar woy, siap siap kalian" semuanya menganguk.
Farhan: Tak pernah ku sangka kau telah berubah
Kau membagi cinta dengan dirinya
Aku yang terluka sungguh aku kecewa.
Suara Farhan begitu menggelegar di halaman depan markasnya. Untung markas mereka agal jauh dari rumah para warga.
"1..2.3 Entah apa yang merasukimu
Hingga kau tega mengkhianatiku
Yang tulus mencintaimu
Salah apa diriku padamu
Hingga kau tega menyakiti aku
Kau sia-siakan cintaku" semuanya membuat gerakan dengan tangannya. Hari ini adalah pengalaman terbaik bagi mereka. Tapi sayang tidak ada Keenan, seandainya masih ada dia pasti personelnya lengkap. Apalagi suara Keenan sangat bagus.
Mereka terus menyanyikannya sampai selesai.
Kemudian dilanjutkan dengan lagu Rossa-hati yang kau sakiti. Wajah mereka dibuat sesedih mungkin agar para subscriber mereka menyangka kalau mereka benar benar mendalami lagu itu.
"Ku menangissssssss
Membayangkannnnnn
Betapa kejamnya dirimu atas diriku
Kau duakan cinta ini
Kau pergi bersamanyaaaaaaaaa" Kevan mengeluarkam air mata buaya nya. Dalam hati ia merasa jijik dan geli sendiri dengan kelakuannya saat ini.
Ku menangis Melepaskan Kepergian dirimu dari sisi hidupku
Harus slalu kau tahu
Akulah hati yang telah kau sakiti"
Di akhir penampilan mereka tersenyum dan melambaikan diri pada kamera. Tapi sebelum itu tenru saja ada ritual yang mereka lakukan.
"Terima kasih buat para jomblo yang telah menonton video kami, jangan lupa tekan tombol subscribe untuk mendukung channel kami dan nyalakan loncengnya. Minggu depan kami akan membuat konten QnA jadi kalian bisa langsung tulis pertanyaannya di kolom komentar. Dan kami pasti akan menjawabnya. Sekian dan terima kasih. Sampai jumpa minggu depan"
Farhan mengambil kameranya dan menyimpan video itu. Semua anggota Lavenzi merasa kelelahan karena konten kali ini. Mereka tiduran di atas rumput dan menatap bintang di atas langit.
Farhan juga ikut menidurkan dirinya di sampig Kevan, ia menjadikan lengannya sebagai bantal.
"Gue gak pernah sebahagia ini, malam ini gue benar benar bahagia. Gue beruntung memiliki kalian di sisi gue" ucap Reno sambil menatap bintang bintang yang berkilauan di atas langit.
Dito menoleh sebentar. "Bukan cuma lo, kita semua sama sama beruntung."
"Kalau seandainya nanti kalian sudah punya pasangan masing masing tolong jangan lupakan persahabatan kita. Kalau bisa kita harus jadi keluarga dengan menjodohkan anak anak kita nanti" tambah Farhan.
Kevan terkekeh melihat tingkah teman temannya. "Kita pasti akan melakukannya. Kalian adalah sahabat terbaik yang pernah ada di dunia ini"
Entah siapa yang memulai kini mereka berempat saling memeluk satu sama lain dengan posisi tiduran.
__ADS_1