
Setibanya di markas, Keenan langsung turun dari motor bersamaan dengan Syafira. Keenan menggenggam tangan Syafira dan membawa nya masuk ke dalam.
Kedatangan mereka disambut dengan meriah oleh anggota Lavenzi. "Selamat datang pak bos dan bu bos" ucap Reno.
"Wih pak bos udah punya tunangan aja" tambah Rendi.
"Kedatangan gue kesini bukan tanpa alasan. Gue kesini mau ngumumin sesuatu sama kalian" ucap Keenan.
"Han, ambilin kursi buat calon bini gue" perintah Keenan pada Farhan.
Farhan langsung berdiri tegak. "Siap pak bos"
Tak lama kemudian Farhan kembali dengan membawa sebuah kursi untuk Syafira. Farhan memberikannya pada Syafira. "Silahkan duduk bu bos"
Syafira tersenyum tipis pada Farhan, ia masih canggung saat berada di dekat teman teman Keenan. "Terima kasih Ohan"
Farhan mengernyitkan dahi nya, ia tidak mengerti kenapa Syafira memanggilnya Ohan"
"Ohan itu apa bu bos?"
"Oh ohan itu artinya om farhan, kalau aku memanggilmu dengan om doang. Aku gak bisa ngebedain mana yang untuk om Keenan dan mana yang untuk Ohan"
"Anak pintar" ucap Keenan sambil mengelus rambut Syafira.
Kemudian tatapan Keenan berpindah ke arah Reno. "Ren, suruh anak Lavenzi untuk ngumpul di markas sekarang juga"
"Oke pak bos"
Selang beberapa menit kemudian, semua anggota Lavenzi sekarang sudah ngumpul. Ruangan yang tadi kosong sudah terisi penuh.
"Oke semua nya, karena kalian sudah ada disini semua. Aku akan mengumumkan sesuatu"
"Ngumumin apa Nan?" tanya Angga.
"Gue sebagai pemimpin Lavenzi akan membentuk sebuah unit baru"
Semua anggota Lavenzi terlihat kebingungan.
"Gue bakal buat unit King And Queen Lavenzi"
Jelas Keenan.
"Gue sih setuju aja Nan" ucap Dito
"Gue juga" tambah Rifqi
"Kita semua yang ada disini setuju aja sama lo nan. Kita yakin keputusan yang lo buat adalah yang terbaik" ucap Dino.
"Tapi masalahnya, siapa yang akan jadi Queen nya. Kalau King itu udah jelas lo?" tanya Rendi.
Keenan tersenyum lalu menunjuk ke arah Syafira. Semua anggota Lavenzi menoleh ke arah Syafira. Semuanya meledek Keenan.
"Oh jadi Queen nya bu bos nih" ucap Dito.
"Boleh banget kalau Queen nya bu bos mah" sahut Eka
"Lavenzi dapat Queen yang cantik seperti Bu bos" ucap Rifqi.
Sementara Syafira, ia terkejut karena tiba tiba saja Keenan menujuknya sebagai Queen Lavenzi. Syafira menghampiri Keenan "Om"
"Iya sayang?"
__ADS_1
Blushhh Pipi Syafira memerah mendengar Keenan memanggilnya sayang di depan semua teman temannya.
Reno berbisik ke arah teman temannya. "Sepertinya Keenan bakal jadi bucin"
Eka menjawab "Wajar lah kalau Keenan bakal jadi bucin dia kan udah punya tunangan. Emang nya lo yang sampe sekarang masih betah ngejomblo"
Eka mendapat lemparan dari semua teman temannya. Meskipun Eka yang paling tertua, tapi tak jarang ia mendapat bully an dari teman temannya.
"Gue jomblo terhormat bang" ucap Dito.
"Gue jomblo sejati" tambah Farhan.
Eka mengambil selembar kertas kemudian mengambil bolpoin juga dan memberikannya pada teman temannya.
"Nih, buat kalian yang masih jomblo silahkan di list."
"Buat apa bang?" tanya Rendi.
"Nanti gue tanyain sama anak anak gue di rumah. Siapa tau mau sama kalian" ucap Eka.
"Bukannya anak lo masih kecil bang?" ucap Farhan.
"Maksud gue anak ayam gue, bukan anak gue" ucap Eka.
"Yok kuburin bang Eka rame rame" kesal Farhan.
"Lo aja sono, gue males nguburin bang eka."
"Berdosa kalian sama gue" ucap Eka.
"BO+DO+AM+AT\= BODOAMAT BANG"
"Om, kenapa malah nunjuk aku sih buat jadi Queen nya" ucap Syafira.
Syafira menggeleng dengan cepat, ia tak mau Keenan memilih cewek lain sebagai Queen nya. Syafira menatap Keenan dengan tatapan yang menggemaskan.
"Ya allah, aku pengen makan si janda ini. Pipi nya bener bener bikin gemes"
Akhirnya karena sudah tak tahan, Keenan mengecup kedua pipi gembul Syafira. Yang semakin hari semakin gembul, disebabkan karena faktor kehamilannya.
"Woyy nan jangan mesum di markas napa" teriak Farhan.
"Tau tuh, kayak gak ada tempat lain aja" tambah Reno.
Syafira memeluk Keenan dengan erat, ia menyembunyikan wajah nya di dada bidang Keenan. Keenan menatap Reno dan Farhan dengan tajam. Karena membuat gadis nya malu.
"Hari ini kalian bisa pake kartu kredit gue, minimal satu orang habis 10 juta. Kecuali Farhan dan Reno. Namanya di black list"
Semua anggota Lavenzi bersorak kegirangan. Lain hal nya dengan Reno dan Farhan. Mereka hanya bisa menganga. Farhan dan Reno mendekati Keenan.
"Ampun Nan, jangan giniin gue" ucap Reno
"Iya nan, ampuni kita. Janji deh gak bakal ngulangi lagi." Lanjut Farhan.
"Oke, sebagai ganti nya lo berdua harus minta maaf sama Queen Lavenzi kita"
Farhan dan Reno langsung meminta maaf pada Syafira. "Neng cantik maafin aa ya? Janji deh gak ngulangin lagi"
"Queen Lavenzi, maafin Ohan yaa. Ohan khilap"
Kelakuan mereka berdua ditertawakan oleh teman teman yang lainnya. Pasca nya mereka berdua seperti anak kecil yang sedang merengek pada ibunya.
__ADS_1
Syafira menatap mereka berdua lalu berkata
"Syafira udah maafin Ohan sama Oren kok"
"Oren apa lagi?" batin Reno.
"Oren itu om reno maksudnya" bisik Farhan.
"Makasih Neng cantik, Queen lavenzi" ucap Farhan dan Reno secara bersamaan.
"Sekarang lo berdua gabung sama yang lain, gue bakal ngelanjutin pengumuman nya"
Serentak Farhan dan Reno langsung pergi bergabung dengan yang lainnya.
"Gue minta sama kalian, mulai sekarang jadi lah pelindung bagi Queen Lavenzi. Selain Queen Lavenzi dia adalah tunangan gue. Jadi gue tegaskan sama kalian apapun yang terjadi kalian harus melindunginya"
"Nan, tanpa lo minta kita bakal jagain Queen Lavenzi kita. Iya gak para monyet?" ucap Dino.
"Iyaa Nan, lo tenang aja. Selama ada kita Queen Lavenzi pasti bakal aman"
"Janda, ayo katakan sepatah dua patah kata untuk mereka"
Syafira memberanikan diri untuk menatap anggota Lavenzi secara bergantian. "Aku ingin mengucapkan terima kasih dan salam kenal buat kalian semua"
"Sama sama neng geulis, kalau ada apa apa jangan sungkan untuk minta tolong pada kita" ucap Rendi yang langsung diangguki oleh semua teman temannya.
Syafira hanya tersenyum. "Selain Queen Lavenzi kalian juga harus melindungi calon penerus Lavenzi. Yaitu anak yang di kandung tunanganku."
Semua anggota Lavenzi berdiri dan dengan kompak mengatakan. "Siap bos"
Lalu Keenan melemparkan kartu kreditnya pada mereka, yang langsung ditangkap sama Dito.
"Sekarang, kalian pergi sana. Gunakan kartu itu dengan baik, gue sama Queen tunggu disini"
"Okee bos, siap meluncur"
Semua anak anak Lavenzi meninggalkan markas untuk menggunakan kartu kredit Keenan. Mereka meninggalkan Keenan dan Syafira di markas.
Keenan mengajak Syafira duduk di kursi nya. Kemudian Keenan pun duduk di sebelahnya. Syafira memeluk Keenan dari samping sambil menikmati wajah tampannya. Syafira benar benar merasa takjub akan ketampanan dan kebaikan hati Keenan.
"Om, apa om tidak bangkrut kalau memberi mereka jatah 10 juta per orang. Sedangkan mereka jumlahnya 30 orang. Berarti totalnya 300 juta dong" ucap Syafira.
Keenan terkekeh mendengar Syafira berkata seperti itu. "Janda sayang, jangankan 300 juta. Walaupun 1 milliar pun harta ku tak akan habis" ucap Keenan.
Memang benar, Keluarga Keenan adalah keluarga terkaya nomor 1 se indonesia. Perusahaan nya ada dimana mana dan mempunyai hotel di 10 negara. Meskipun begitu Keenan tidak pernah mengandalkan kekayaan orang tua nya. Ia selalu berusaha dan bekerja keras untuk dirinya sendiri.
Keenan sebenarnya adalah seorang pemilik perusahaan yang bernama Bright Dorm. dan perusahaannya sangat berkembang dan maju dengan sangat pesat. namun karena dia ingin mencari dunia baru. Akhirnya Keenan menitipkan perusahaannya pada seseorang yang sangat ia percayai. Keenan terjun ke dunia balapan selama bertahun tahun, dan ia sudah menjadi pemimpin Lavenzi selama 5 tahun. Keenan menggantikan seniornya yang sudah vakum dari balapan motor dan Lavenzi.
Syafira menyentuh rahang kokoh Keenan dengan tangan nya. "Kenapa hmm?" ucap Keenan.
"Om sangat tampan" jujur Syafira.
"Aku tahu, kamu juga cantik" balas Keenan.
"Gombal ih"
"Lah tadi kamu juga?"
"Mana ada"
"Iya deh, kamu yang selalu benar dan aku yang selalu salah"
__ADS_1
Keenan membatin "ternyata benar ya kata pepatah, cewek selalu benar dan cowok selalu salah. Kalau cewek salah balik lagi ke opsi awal"