Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_113


__ADS_3

"Ayo ke bawah" Ajak Kaituo


"Pakai dulu handuknya" Ucap Vani


"Iya iya" Jawab Kaituo. Ia memakai jubah handuk dan mengikat talinya dengan rapi, "Dah.. Ayo turun" Sambungnya sembari merangkul pundak Vani. Mereka berdua berjalan menuju lift di deck atas


"Sok sok an lepas baju, mau pamer badanmu?" Ucap Vani


"Otot perutku bagus kan? Aku rajin ngegym tiap minggu. Lain kali aku ajak kamu" Ucap Kaituo bangga


"Belum juga sixpack. Punya Khakim udah sixpack, Ray juga" Ucap Vani. Saat mendengarnya, Kaituo terkejut dan langsung menghentikan langkahnya. Ia menoleh ke arah Vani, "Ray?!" Tanya Kaituo


"Iya.. Dia juga sixpack, tapi bagusan punya Khakim si" Ucap Vani kalem


"Kamu liat dimana?!" Tanya Kaituo


"Liat? Khakim? kan sering liat di rumah, emang kenapa?" Ucap Vani


"Bukan Kim, tapi Ray!" Ucap Kaituo serius


"Hmm.. Waktu itu di rumah Ray, di kamarnya pas dia selesai dari kamar mandi" Jawab Vani sembari mencoba mengingat kejadian dulu


"Di kamar?! Kalian berdua?!" Tanya Kaituo semakin terkejut


"Iya.. pas aku ambil kunci mobilku di tasmu dulu" Jawab Vani


"hah?! Apa dia lakuin sesuatu ke kamu?!" Tanya Kaituo


"Lakuin sesuatu ya, Emm..." Ucap Vani sembari mencoba mengingat kejadian dulu. Pipinya memerah saat ia teringat kejadian first kissnya dengan Ray. Ia merasa malu mengatakannya pada Kaituo, "Kenapa kamu bisa tau kalau Ray lakuin sesuatu ke aku?" Tanya Vani malu


"Kenapa pipimu jadi merah gitu?! Jadi itu benar?!" Tanya Kaituo


"Ah.. Lupain Kai. Jangan bahas itu, malu aku ingetnya" Ucap Vani sembari mengalihkan pandangannya. Kaituo memegang erat kedua pundak Vani dan menatapnya dengan tajam, "Tatap aku.. Jangan malu, jelasin ke aku! Biar ku kasih pelajaran b*debah kurang ajar itu!!" Ucap Kaituo serius


"Eh? Kenapa harus kasih pelajaran?!" Tanya Vani bingung


"Kejadian seperti ini nggak bisa di biarin. Tcihhh.. S*alan, beraninya dia!" Ucap Kaituo penuh emosi


"Jangan Kai, aku nggak masalah kok. Walau itu pertama kalinya, aku nggak marah, beneran deh" Ucap Vani dengan senyum kecil di wajahnya


"Hah? Vani? Kamu beneran Vani yang ku kenal kan? Kenapa kamu begini?" Ucap Kaituo


"Heh? Aku kenapa?" Tanya Vani bingung

__ADS_1


"Hahhhhh.. Dasar b*doh. Kenapa kamu mau lakuin itu?! Apa dia lakuin lagi ke kamu?!" Tanya Kaituo


"Enggak, baru sekali itu doang" Jawab Vani kalem


"Tikk.." Kaituo menyentil dahi Vani dengan jarinya, "Kenapa kamu biasa biasa aja?!" Ucap Kaituo kesal


"Aww.." Tangan kanannya memegang dahinya, "Sakit tau" Ucap Vani kesal, "Lagian emangnya ku harus gimana? Kamu juga biasa lakuin sama pacarmu kan?!" Sambungnya


"Aku nggak akan lakuin hal serendah itu sebelum menikah" Ucap Kaituo serius


"Hah? Kiss harus udah nikah?" Tanya Vani bingung sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya


"Kiss? Hahhh... Kamu buat aku salah paham, kenapa nggak bilang di awal?" Ucap Kaituo lega


"Mana mungkin aku bilang ke orang lain" Ucap Vani, "Dahlah, disini makin dingin, aku mau mandi trus tidur" Ucap Vani sambil melangkah mendahului Kaituo


"Hey.. Tunggu!" Ucap Kaituo sembari mengejar jalan Vani. Mereka berdua kembali ke kabin kamar masing masing untuk membersihkan diri


Di sisi lain, Ray menyendiri di pinggiran kapal sembari menatap bulan di langit. Beberapa kali, ia menghembuskan nafas panjangnya. Di tengah malam yang tenang dan sunyi, ia larut dalam kesendiriannya. Ia sudah terlalu sering menahan rasa sakit di hatinya, ia selalu memendam kesedihannya demi membuat orang orang di sekitarnya merasa bahagia. Hingga di malam itu, tanpa terasa air mata kesedihan mengalir keluar dari kedua matanya


Pukul 21.00,


Ray memutuskan untuk kembali bergabung dengan yang lainnya di deck depan, ia lagi lagi tersenyum saat bertemu teman temannya, "Aku balik" Ucap Ray dengan senyum di wajahnya


"Dari mana? Lamaa. Gimana Vani?" Tanya Jack


"Ada apa?" Tanya Jack


"Kau pasti tau" Jawab Ray


"Hmm.. Tenang Ray, kebahagiaan akan datangin kamu dalam waktu yang dekat, aku yakin" Ucap Jack


"Thanks Jack" Ucap Ray. Di tengah mereka berdua mengobrol, Citra dan Jorhan menghampiri mereka bersamaan, "Hey.. Ada apa?" Tanya Citra sambil menyenggol lengan Ray dengan sikunya


"Nggak ada" Ucap Ray


"Bohong! Ekspresimu sekarang nggak menunjukkan kamu baik baik aja" Ucap Citra, "Pasti Vani ya?" Sambungnya


"Bukan" Ucap Ray


"Udah, ayo tidur. Kita harus siapin energi buat besok explore seluruh kapal ini" Ucap Jack penuh semangat


"Lagi happy banget Jack" Ucap Citra yang ikut bersemangat

__ADS_1


"Ya udah, ayo balik ke kabin kamar" Ajak Jorhan


"Zuo, Agnes sama yang lainnya" Panggil Ray. Orang orang yang ia panggil, menoleh ke arahnya, "Kita duluan tidur, kalian jangan tidur terlalu larut ya" Sambungnya


"Oh.. Iya, kita nyusul habis ini" Ucap Agnes


"Oke" Jawab Ray. Ia, Citra, Jorhan dan Jack pergi menuju kabin kamar untuk beristirahat melepas semua lelah mereka


Di deck depan tersisa Zuo, Agnes, Awani, Putri dan Nova. Mereka hanya terdiam dan sibuk dengan urusan masing masing


"Sebaiknya Kalian juga pergi beristirahat sekarang" Ucap Zuo


"Woo.. Nice Idea Ketua Osis, yok gaess tidur" Ucap Agnes. Mereka bertiga dengan cepat pergi dari tempat itu dan berjalan menuju kabin kamar masing masing untuk beristirahat


"Kamu? Nggak ikut?" Tanya Zuo


"Aku akan menunggu Kaituo disini" Jawab Nova


"Sudah terlalu larut. Pergi lah ke kamar anda, saya yang akan menunggu tuan Kaituo disini" Ucap Zuo ramah


"Hmm.. Baiklah kalau begitu, terima kasih" Ucap Nova sembari melempar senyuman kecil. Ia pun melangkah pergi menuju kabin kamar


Zuo duduk menunggu seorang diri cukup lama, hingga Kaituo datang ke tempat itu dan menghampirinya. Melihat kedatangan Kaituo, Zuo berdiri dari duduknya, "Tuan Kaituo" Sapa Zuo sopan


"Dimana yang lain?" Tanya Kaituo penasaran


"Mereka sudah pergi tidur dari satu jam yang lalu. Pacar Tuan Kaituo juga sudah terlihat mengantuk, saya menyuruhnya untuk pergi tidur duluan" Jelas Zuo


"Owh begitu.. Makasih ya. kamu juga pergi istirahat, kerja bagus" Ucap Kaituo. Ia berjalan pergi meninggalkan tempat itu


"Baik Tuan" Ucap Zuo sambil menundukkan sejenak badannya, "Hahhh.. Sangat melelahkan berakting seperti ini sepanjang hari. Kakakku gila apa?! Dia lakuin itu setiap hari" Ucap Zuo kesal, "Udahlah, nggak ada gunanya ngeluh, aku harus segera tidur"


Pukul 03.30,


"Tottthhh.."


Kapal sampai di pelabuhan tempat mereka berlibur. Lagi lagi suara menggelegar kapal itu menyadarkan orang orang dari alam bawah sadar mereka. Dengan keadaan yang masih mengantuk, mereka secara bersamaan keluar dari kabin kamar masing masing. Di lorong Kabin, Zuo sudah menyambut mereka, "Selamat pagi semuanya, bagaimana istirahat kalian malam ini?" Sapa Zuo sopan


"Ada apa si? Masing ngantuk" Ucap Citra


"Tahan dulu kantuk kalian, kita sudah sampai di tempat tujuan. Kalian bisa mengemasi barang barang kalian dan berpindah ke Villa" Ucap Zuo


"Heh?! Liburannya bukan di kapal ini?" Tanya Jack terkejut. Pandangan seluruh orang tertuju padanya, "Sejak kapan liburan di alat transportasi" Ucap Putri bingung

__ADS_1


"Bukan.. Kapal ini hanya mengantar kita sampai ke tempat liburan" Ucap Zuo, "Baiklah.. Segera kemasi barang bawaan kalian dan keluar dari kapal ini bersamaan"


Mereka semua kembali masuk ke dalam kamar masing masing dan mengemasi barang bawaan mereka. Setelah itu, mereka berjalan keluar dari Kapal secara bersamaan


__ADS_2