Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_065


__ADS_3

Saat Awani sampai di UKS, ia melihat Agnes dan Putri yang sedang berbicara dengan seorang perawat. ia datang menghampiri mereka


"Jadi perutku kenapa?" Tanya Agnes


"Perutmu terkena benturan terlalu keras, sakitnya hanya sementara. untung saja tidak mengenai organ dalamnya. Bisa fatal kalau kena" Jelas Perawat UKS


"Fatal? Maksudnya kalau sampai kena tonjokan keras di perut, bisa gawat?" Ucap Agnes terkejut


"Iya, bisa saja itu menyebabkan cidera perut bahkan kematian. Lain kali jangan sampai perut kena benturan ya" Ucap Perawat


"Wah.. Jadi keinget.. Dari dulu kalau berantem, Vani pasti nendang perut musuhnya! Apa dia tahu hal ini ya? Kalau iya, berarti dia punya niat bunuh lawannya" Ucap Agnes


"Mana mungkin dia tahu" Ucap Putri


"Wah bener juga tuh, harus jaga jarak nih sama Vani. jangan buat dia marah" sambung Awani. Agnes dan Putri menoleh kearahnya


"Baru dateng main nyambung aja" Ucap Putri


"Hehe.. " Awani tertawa kecil. ia bergabung dengan kedua temannya, "Kenapa kalian disini? Nes, jangan bilang kamu kalah sama cewek"


"Ya nggak lah. Tadi perutku kena, trus Putri khawatir. dia paksa aku kesini" "Yaaah.. Mau gimana lagi" Ucap Agnes


"Kapan aku maksa nya? Lagian, aku ajak kamu ke rumah sakit bukan ke sini" Ucap Putri


"Sama aja.. intinya kamu khawatir kan sama aku" Ucap Agnes sambil tersenyum


"Nggak!! padahal tadi aku berharap lebih. Tapi nyatanya kamu nggak apa apa" Ucap Putri


"Berharap lebih? Kamu mau aku mati ya?" Ucap Agnes


"Plus minus" Jawab putri singkat sambil mengangguk yakin


"Dasar Lucknut" Ucap Agnes


"Jam berapa sekarang?" Tanya Putri


"Jam setengah tiga, kenapa?" Jawab Awani

__ADS_1


"Tadi pagi kita ikut berapa pelajaran?" Tanya Putri


"Dua jam pelajaran, abis itu kita bolos sampai sekarang" Jelas Awani


"Hm.. Masih ada jam terakhir" "Sebagai murid teladan, kita harus memanfaatkan jam terakhir ini" Ucap Putri


"Mau ikut pelajaran di kelas?" Tanya Awani


"Ya nggak lah.. Kalau itu namanya membuang kesempatan berharga. Maksudku, kita gunakan jam terakhir ini untuk bersantai di atap, menikmati udara segar" Jelas Putri sambil tersenyum


"Udara segar apanya? Ingat terakhir kali kita ke atap?" "Udah ke kunci, kehujanan lagi!" Ucap Awani


"Iya, lagian kita nggak sama Vani. Kalau ke kunci, bisa apa kita?" Sambung Agnes


"Ehem..." "Kalian nggak salah? Ngomongin rencana bolos kalian di depan saya?" Ucap perawat UKS. mereka berempat menoleh ke arah perawat UKS


"Eh.. Ibu perawat. Sejak kapan ibu disitu?" Tanya putri sambil tersenyum


"Put, bukannya yang pertama bicara sama perawat kamu ya?" Ucap Agnes


"Hust!" Bisik putri


"Kalian kembali ke kelas. kalau sampai ibu tahu kalian nggak di kelas, awas aja" Ancam perawat UKS


"Ahahahaa.. Kita emang mau ke kelas kok" "Yakan yakan??" Ucap Putri sambil tertawa


"Ahahhaaa.. Iya iya" "Balik kuy" Ucap Awani sambil tertawa


"Kita bertiga permisi bu" Ucap putri sambil tersenyum. Mereka bertiga berjalan keluar dari UKS


Saat sedang menyusuri lorong kelas, mereka mengobrolkan sesuatu, "Nanggung banget kalau ke kelas" Ucap Awani


"Gila apa, kita ke kelas?!" "Belok aja lah.. pas banget ada tangga ke atap" Ucap Putri


"Yakin ke atap?" Tanya Agnes


"Yakin. Lagian aku bawa handphone, kalau ke kunci tinggal telpon orang" Ucap putri sambil tersenyum. Saat mereka bertiga hendak naik ke tangga rooftop, mereka terhenti karena seseorang

__ADS_1


"Kelas kalian bukan ke situ" Ucap seseorang dari belakang mereka. dalam sekejap mereka bertiga langsung menoleh ke asal suara


"Loh, ibu perawat kenapa bisa disini?" Tanya Agnes terkejut


"Kelas kalian bukan di atas" Ucap perawat


"Ahahhaaa.. Iya juga ya, ini kan tangga atap" "Kenapa kita bisa nyasar kesini ya" Ucap Putri sambil tertawa kecil


"Wah, padahal udah pakai gps. Kenapa bisa nyasar gini, sesat nih" Sambung Awani sambil memainkan handphonenya


"Kalian lupa kelas kalian sendiri?" "Mau ibu antarkan?" Tawar perawat UKS


"Oh.. Nggak perlu bu, sepertinya ingatan saya sudah kembali" "Hum.. Kalau nggak salah, kelas kita ke arah sana deh" Ucap Putri sambil menunjuk ke arah salah satu lorong kelas


"Bagus kalau kalian ingat" Ucap perawat UKS


"Oh ya bu, uks gaada yang jaga" "Nanti kalau ada siswa sakit gimana?" "Lebih baik ibu cepat cepat kembali, kasihan mereka nunggunya" Ucap Agnes


"Masih ada siswa Ekstrakurikuler yang jaga" Jawab perawat, "Mari, ibu antar kalian sampai ke kelas dengan selamat" Ucap perawat UKS sambil tersenyum


"Ahaha.. Nggak perlu bu, kita tahu jalan ke kelas" Ucap Putri


"Nggak masalah" "Ayo bareng, ibu sekalian ada urusan sama guru di kantor" Ucap Perawat


"Ibu duluan aja" Ucap Putri


"Kalian yang duluan"


"Ahahaha.. Iya, baik bu" Jawab putri. Mereka bertiga dan seorang perawat UKS berjalan menelusuri lorong menuju ke kelas XI Mipa A


Setelah berjalan beberapa saat, mereka sampai di depan kelas XI Mipa A


"Kalian masuk saja" Ucap Perawat


"Ibu jalan duluan, nggak enak kalau siswa mendahului gurunya" Ucap Putri sambil tersenyum


"Tidak masalah, kalian masuk dulu" Ucap Perawat

__ADS_1


"Baik bu, kami masuk" Jawab putri. Mereka bertiga masuk ke dalam kelas dan alhasil mereka terpaksa harus mengikuti pelajaran terakhir sampai jam sekolah berakhir


__ADS_2