Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_012


__ADS_3

Mereka semua terlalu asik merayakan ulang tahun Vani. Tanpa mereka sadari, waktu sudah menunjukkan pukul 23.00. Kim yang menyadarinya, langsung memberitahukannya pada yang lain


"sudah semakin larut, lebih baik kita sudahi acara ini" Ucap Kim, "Mama sama papa juga pasti belum beristirahat setelah penerbangan tadi kan"


"Iya, sepertinya Vani juga sudah mengantuk, lihat saja dia" Ucap mama Vani


"Tante, dia bukan mengantuk lagi, dia sudah tertidur" Ucap Belz


"ahaha, ya ampun dia tertidur? tante tidak menyadarinya. Liat matanya, dia terlihat seperti seseorang yang masih terjaga" Ucap mama Vani terheran


"Ahahahaa, beberapa orang memang punya kebiasaan tidur yang nggak biasa" Ucap Belz sambil tertawa kecil, ("dia nggak tahu kebiasaan anak sendiri")


"kamu benar. Ayo kita pulang, kasihan Vani" Ucap mama Vani


"Aku akan mengangkatnya" Ucap papa Vani


"Tidak perlu, aku saja" Ucap Kim


"Belz, tolong antarkan orangtuaku pulang. Biarkan mereka beristirahat, aku yang akan mengurus Vani" Ucap Kim


"oke Kim" Ucap Belz

__ADS_1


"Kamu yakin Kim?" Tanya papa Vani


"Iya pa, lebih baik kalian beristirahat. Toh besok kita masih ada acara lain" Ucap Kim


"Baik lah, jaga adikmu baik baik" Ucap papa Vani


"Serahkan padaku" Ucap Kim. Setelah itu, Belz dan kedua orang tua Vani keluar dari ruangan. Namun sebelum menutup pintu, Belz berhenti dan menoleh ke arah Kim, "Kim, Jangan melakukan hal yang kedepannya akan kamu sesali" sambungnya dengan wajah serius


Kim langsung menoleh ke arah Belz, "aku tau itu"


Belz langsung menutup pintu ruangan itu dan pergi mengantar orang tua Vani


di sisi lain, Jack yang sudah sampai di markas langsung mengembalikan kunci mobil ke dalam markas. Setelah itu, ia langsung bergegas pulang ke tempat tinggalnya. di tempat tinggalnya, Jack yang sedang berbaring di kasur tidak bisa tertidur karena terus memikirkan masalah yang baru saja ia alami


"Baiklah, sekarang aku harus tidur" Ucap Jack. ia memejamkan matanya. Setelah beberapa menit, mata Jack kembali terbuka dan ia bangun dari tidurnya, "Mana bisa aku tidur setelah kejadian tadi!" ia bangkit dari kasurnya dan duduk di depan laptop, "akh penasarannya. Aku harus cari tahu tentang Vani lebih dalam" ia langsung mencari akun sosial Vani


"Apa? dia cuma punya wasap buat chat? aku kira dia tipe orang yang bakal sering upload kehidupan sehari harinya ke sosial media. Ternyata aku salah"


ia mencoba mencari yang lainnya, namun ia tidak mendapatkan hasil sama sekali, "haaahh.. Percuma, aku tidak akan mendapat apa apa. Lebih baik aku tidur"


Di lain tempat, Kim sudah berusaha membangunkan Vani berkali kali, namun Vani tidak terbangun juga dari tidurnya

__ADS_1


"Haaah.. Dia pasti sangat lelah. Aku sudah mencoba membangunkannya berkali kali, dia tetap tidak bangun juga" Ucap Kim sambil menghela nafas. ia duduk di sofa samping Vani


"drrrttttt"


Kim mendapat sebuah notifikasi pesan di handphonenya. ia membuka pesan itu


Zuan:" presdir Kim, menurut apa yang saya temukan. Anak yang bernama Jack ini. Baru saja lulus dari SMA Venom tahun lalu dan dia sekarang Kuliah di salah satu Universitas terbaik di negara B, Universitas Ilmu Teknologi B. Dia masuk universitas dengan beasiswa yang dia terima. Dia punya bakat dalam bidang ilmu teknologi, di SMA walau dia dikatakan menjadi anak pendiam, tapi dia pernah mendapatkan beberapa penghargaan di tingkat Nasional, bahkan ada beberapa juga penghargaan internasional dalam lomba yang memuat ilmu teknologi yang sudah dia ikuti. Keluarganya berasal dari keluarga kelas menengah. Dia dan keluarganya juga tidak memiliki catatan kriminal apapun. Selain itu, menurut biodatanya saat SMA, Cita citanya adalah membuat perusahaan Game, dia sangat ingin bekerja di sebuah perusahaan Game. Terutama perusahaan Xinzi. Itu yang bisa saya dapatkan saat ini, Jika Presdir menginginkan hal yang lebih detail. Saya bisa segera mengurusnya"


Kim:"cukup, Tidak perlu"


Zuan:" Baiklah Presdir Kim. Jika ada sesuatu yang lain, presdir bisa langsung menghubungi saya"


Setelah membaca pesan dari Zuan, Kim menyimpan kembali handphonenya ke dalam saku


(" lumayan juga. tapi aku merasakan suatu firasat pada anak itu, wajahnya terasa familiar") batin Kim. Setelah itu, ia langsung berdiri dari duduknya dan menggendong Vani keluar dari ruangan. ia menggendongnya hingga sampai ke mobilnya dan segera mengantarnya pulang ke rumah


Keesokan harinya, Vani yang baru saja terbangun dari tidurnya merasa terkejut dengan keanehan yang terjadi, "Hah! Kejadian kemarin, beneran apa mimpi?!" Ucap Vani terkejut. ia langsung melihat pakaian yang ia kenakan


"Huffft... Pakaian ini kalau nggak salah, aku pakai buat ketemu kak Belz. Berarti kejadian kemarin bukan mimpi" Ucapnya lega. ia bangkit dari kasurnya dan pergi ke meja belajarnya, di sana ia melihat sebuah kalender. ia mengambil dan melihat kalender itu, "Kemarin hari Jumat, aku ulang tahun, trus sekarang hari sabtu. Akhir pekan pertamaku di kelas dua SMA, kira kira ngapain ya" Ucapnya lirih sambil meletakkan kalender yang ia pegang ke tempat semula


"Pikirin nanti lah, lebih baik aku sarapan dulu hehe. Bibi kesini nggak ya" Ucap Vani. ia keluar dari kamarnya dan turun ke bawah menuju ruang makan

__ADS_1


Saat sampai di ruang makan, ia terhenti karena terkejut dengan apa yang ia lihat, "Hah?!"


__ADS_2