
Di kelas lain, tepatnya di kelas XII MIPA A. Kaituo baru saja selesai membereskan bukunya. Ia menggendong tasnya dan berjalan keluar dari kelas. Di depan kelas, ia merasa sedikit terkejut melihat keberadaan Nova yang sedang berdiri seorang diri di depan pintu kelas menunggunya. Ia menghampirinya
"Hai.." Sapa Kaituo dengan senyum senang di wajahnya. Nova menoleh ke arahnya dan memasang ekspresi senang, "Haiii kaituoo.." Ucapnya senang
"Kamu udah lama nunggu aku?" Tanya Kaituo
"Nggak kok, aku juga baru keluar dari kelas" Jawab Nova dengan senyuman
"Baguslah, ayo pulang" Ucap Kaituo sambil merangkul mesra Nova. Mereka berdua berjalan menelusuri lorong kelas menuju pintu keluar gedung kelas XII
Di saat yang bersamaan, Agnes baru saja keluar dari gedung kelas XI. Ia melihat Kaituo dan Nova yang baru saja keluar dari gedung kelas XII, ia merasa terkejut dan langsung menghentikan langkahnya di depan pintu gedung
"brakk" Seseorang menabraknya dari belakang, handphone orang itu terjatuh ke lantai, "Astagaa.. Jangan berhenti mendadak" Ucap orang itu sambil memungut handphonenya. Saat itu, Agnes masih berdiri diam dan memperhatikan Kaituo dan Nova yang sedang berjalan
Orang yang baru saja menabrak Agnes merasa penasaran dengan apa yang sedang Agnes lihat, ia menanyakannya pada Agnes yang sedang berdiri diam mengamati, "Apa yang kamu lihat" Tanya orang itu. Mendengarnya, Agnes tersadar dan langsung membuat jarak dengan orang itu, "Kaget bang..." Ucap Agnes terhenti, ".. Hai pak Azka" Sambungnya dengan penuh senyuman
"Lain kali jangan berhenti mendadak! Kamu lagi liatin apa sih? Sampai tercengang gitu" Ucap Azka
"Itu pak! Mereka pacaran di sekolah! Rangkul rangkulan lagi" Jelas Agnes sambil menunjuk ke arah Kaituo, Azka menoleh ke arah yang di tunjuk Agnes, "Astagaa, nggak bisa di biarkan ini!" Ucap Azka kesal
"Nice pak! Tegur mereka!" Seru Agnes senang
"Siapa namanya?" Tanya Azka tanpa menoleh ke arah Agnes
"Kaituo! Yang cewek nggak tau" Jawab Agnes. Azka berjalan meninggalkan Agnes dan mengejar Kaituo dan Nova
"Kaituo!!" Panggil Azka berteriak. Kaituo dan Nova menghentikan langkah mereka dan menoleh ke asal suara. Saat melihat Azka, ia tetap kalem dan tidak melepaskan rangkulannya
"iya pak.. " Sapa Kaituo ramah sambil melambaikan salah satu tangannya
__ADS_1
"Dilarang pacaran di sekolah! Apa lagi bermesraan!" Ucap Azka tegas
"Bapak jomblo pasti, iri yaa" Ucap Kaituo, "Yuk ... Sayang" Smbungnya ramah. Mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan. saat itu Azka hanya terdiam memaku. Agnes menghampirinya dan menepuk pundak Azka, "ahahahaa jomblo terdiam" Ejeknya senang
Azka menoleh ke arah Agnes dengan ekspresi syoknya, "Kamu sendiri? Sama kan jomblo juga.. haha" Ejek balik Azka
"Maaf yaa.. saya punya pacar. Makanya cari pacar dong pak, bukannya udah ada kakaknya putri. Kenapa nggak tembak aja sih" Ucap Agnes
"Belum siap" Ucap Azka
"Belum siap belum siap.. Ke duluan cowok lain, rasain sendiri loh" Ucap Agnes mengancam. Azka menatap Agnes dengan tajam
"Mau ku bantu atur waktu buat date?" Tawar Agnes
"Benarkah?" Tanya Azka mengharap
"Akhir pekan, dua hari lagi kan. Secepat itu?" Tanya Azka terkejut
"Keburu di ambil cowok lain lohh" Ejek Agnes
"Jangan sampai!" Seru Azka
"Oke nice.. Siapkan mental buat akhir pekan ini, fighting! Saya permisi dulu pak" Ucap Agnes kalem. Ia pergi meninggalkan Azka dan berjalan menuju gerbang sekolah. Di depan sekolah ia berdiri di trotoar dan memandang ke arah jalanan yang ramai, "Hum.." Gumamnya. Ia merogoh sakunya dan berniat mengambil sesuatu, namun saat itu sakunya kosong. Ia teringat sesuatu, "Anying.. Handphoneku, ku kasih ke orang. Mana terlanjur bilang ke supir nggak usah jemput, pesen taxinya gimana?!" Ucapnya menyesal
("Nunggu taxi biasa? Lama pasti. Naik bus? Ramai njirr. Sempit juga pasti") batinnya, 'Terpaksa' Gumamnya. Ia berdiri di pinggiran trotoar dan memandang ke arah jalanan untuk menunggu taxi datang menjemputnya
Beberapa saat kemudian, Mobil Kaituo keluar dari parkiran sekolah. Kaituo melihat Agnes yang sedang berdiri di pinggir jalan, ia menepikan mobilnya di samping Agnes. Ia membuka kaca mobil dan menyapanya, "Mau kemana?" Tanya Kaituo
"Ke rumah Vani!" Jawab Agnes cuek. Tanpa sengaja, mata Agnes bertatapan dengan Nova yang sedang duduk di samping Kaituo. Nova tersenyum dan menyapa ramah, "Haii.. " Sapa Nova. Agnes hanya diam dan tidak menanggapinya
__ADS_1
"Ayo bareng. Dari pada nunggu di sini kelamaan" Tawar Kaituo
"Nggak.. Taxi banyak" Jawab Agnes cuek
"Beneran nih?" Tanya Kaituo, "Oke deh kalau maksa!" Ucap Agnes. Ia membuka pintu mobil dan masuk ke dalam. Di dalam mobil ia memperhatikan Kaituo dan Nova yang duduk di depannya dengan tatapan sinis. Saat itu kaituo melajukan mobilnya menuju rumah Nova yang berlawanan arah dengan jalan ke rumah Vani
"Woy! Rumah Vani bukan ke arah sini!" Ucap Agnes ngegas
"Anterin Nova dulu, Nes" Jawab Kaituo kalem
"Yah! Kelamaan!" Ucap Agnes kesal
"Udah ditumpangin juga, duduk yang diem kamu" Ucap Kaituo
"Humph.. Mobil punya Vani juga!" Ucap Agnes cuek
"Ahahaha.. Kaituo.. Apa aku turun dan pulang sendiri saja ya" Ucap Nova
"Nice" Seru Agnes
"Eh.. Jangan sayang. Aku kan udah janji mau anterin kamu" Ucap Kaituo
"Whut? Sayang? Lebay amat.. hahaa" Ucap Agnes dengan tawa kencang
"Diem kamu Nes" Kaituo menoleh ke arah Nova, "Dari pada kamu yang turun, aku rela turunin dia buat anter kamu" Ucap Kaituo sambil tersenyum
"Nggak!! Aku nggak akan turun kalau belum sampai rumah Vani!" Seru Agnes ngotot
"Ahahahaha.. Becanda Nes" Ucap Kaituo
__ADS_1