Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_093


__ADS_3

"Sayang, apapun yang Agnes bilang. Jangan di dengerin. Dia emang suka ngaco orangnya" Ucap kaituo halus


"Woy! Najis!" Seru Agnes. Kaituo menoleh ke arah Agnes, "Kamu diem atau ku turunin" Ancam kaituo. Agnes diam menuruti kemauan Kaituo. Ia hanya memperhatikan Kaituo dan Nova yang sedang bermesraan di kursi depan mobil dengan tatapan sinisnya, ("Tcihh.. Kakak kelas ga ada akhlak, pacaran di depan juniornya") batinnya kesal


"Jangan marahin dia sayang, kan dia nggak salah. Aku nggak papa kok" Ucap Nova manja


"aaa.. baiknya ayang, jadi tambah sayang deh" Ucap Kaituo senang


"Woyy! Fokus nyetir! pacaran mulu! Kecelakaan tau rasa kau!" Seru Agnes ngegas, ("anying, geli aku!") batinnya


"Hmm.. " Gumam Kaituo. Ia kembali fokus menyetir mobilnya


("S*alan, panas aku disini terus!") batin Agnes kesal


Beberapa saat kemudian, mereka sampai di depan rumah Nova. Nova dan Kaituo turun dari mobil, sedangkan Agnes masih merasa kesal dan tidak bergerak sedikitpun dari duduknya sebelumnya. Agnes melihat Kaituo dan Nova dari kaca mobil. Mereka berdua berdiri berhadapan di depan gerbang rumah Nova


"Ya udah, ayang masuk gih" Ucap Kaituo dengan nada halus


"Kamu pergi dulu yang, aku liatin kamu pergi baru aku masuk" Ucap Nova manja


"Kamu duluan yang, aku pen liat kamu jalan sampai masuk pintu" Ucap Kaituo


"ih... Aku yang paling pengen liat kamu pergi dari rumahku yang" Ucap Nova manja


"Jadi? Kamu ngusir aku?" Tanya Kaituo


"Eh.. Bukan begitu sayang. Mana mungkin aku usir kamu. Aku malah pengen ngabisin banyak waktu berduaan sama kamu" Ucap Nova


"aaaa.. Jadi makin sayang, masuk gih ayang" Ucap Kaituo


"Kamu duluan sayang.." Ucap Nova


"Kamu ah.. sana masuk" Ucap Kaituo

__ADS_1


"Kalau gitu, kita barengan aja. Kamu masuk mobil, aku masuk rumah" Ucap Nova


"Astaga.. Help. Kenapa aku harus melihat ini semua. Drama macam apa ini!! Helpp!! nyerah nyerah" Ucap Agnes, "Woy!! Kaituo! Buruan! Vani nungguin g*blok! jangan ngebucin teros woy! Help.. Kagak kelar kelar ntar!" Serunya kesal


"Ya udah sayang, aku duluan ya. Macan nya udah ngamuk tu" Ucap Kaituo


"Iya sayang, hati hati" Ucap Nova sambil tersenyum


"Bye bye sayang, love you" Ucap Kaituo


"Byee sayang, love you too" Ucap Nova. Kaituo masuk ke dalam mobil dan menoleh ke arah Agnes


"Cerewet.. kamu tuh.. nggak bisa apa kasih aku waktu berduaan" Ucap Kaituo kesal


"Kagak! Buruan jalan!" Ucap Agnes cuek


"Kamu iri ya? Nggak suka aku sama cewek lain? Apa jangan jangan, kamu suka sama aku?" Tanya Kaituo sambil menatap Agnes. Agnes menoleh ke arah Kaituo dan kembali menatapnya dengan tajam, "Help ya.. Aku dah ada pacar. Aku juga nggak iri. Cuma kesel aja liatnya" Jawab Agnes


"Huhhh... Iya deh iya" Ucap Kaituo sambil menghela nafasnya. Ia menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya kembali ke rumah Vani


"brakk" pintu kamar terbuka. Ia berlari dan langsung melompat ke kasur Vani. Vani hanya diam dan menatapnya dengan ekspresi datar


"Woy!! Tidor mulu!" Seru Agnes


"Tamu ga ada akhlak" Ucap Vani datar


"ahhahahahaaa..." Agnes tertawa kencang


"Aku tau, kamu dobrak pintu depan trus langsung lari ke lantai dua trus dobrak pintu kamarku. Abis itu lari, Loncat ke kasur. kebiasaan dasar human" Jelas Vani datar


"ahahahaha.. Kamu biasanya juga gitu di rumahku" Ucap Agnes sambil tertawa


"Wkwk.. Kok kamu sendiri? Awani sama putri mana? Masih di bawah?" Tanya Vani

__ADS_1


"Mereka masih di hukum, suruh bersih bersih kelas sama guru Kimia. Ntar nyusul Ke sini" Jawab Agnes


"Emang mereka ngapain?" Tanya Vani


"Gara gara sampah di laci. Kan tadi pas kamu teleponan sama Awani, aku sama Putri makan sandwich, trus bungkusnya kasih ke Awani. Pas guru Kimia masuk, sama Awani bungkusnya di masukin laci. Jatuh.. Trus ketauan deh. Putri niat belain, eh dia nyolot. Kena juga deh" Jelas Agnes


"Kamu nggak ikut ngomong?" Tanya Vani


"Nggak, aku diem ngeliatin ahahahahaa" Jawab Agnes sambil tertawa


"Jahatnya, wkwk" Ucap Vani


"Van, udah mandi?" Tanya Agnes


"Blum" Jawab Vani. Agnes langsung bangkit dari kasur Vani dan menjauh duduk di sofa kamar Vani, "Mandi sana!" Ucap Agnes


"Yee.. Kamvret emang" Ucap Vani dengan ekspresi datar. Ia melepaskan plester demam di keningnya dan membuangnya ke tempat sampah. Setelah itu, ia pergi ke kamar mandi untuk mandi


Agnes merasa bosan hanya berdiam diri duduk di sofa, ia meletakkan tasnya dan bangkit dari duduknya. Ia berjalan keluar dari kamar Vani dan turun ke lantai bawah. Saat berjalan menuju kulkas di dapur, ia melihat bibi yang sedang asik memasak di dapur itu. Ia menghampirinya


"Hai bi" Sapa Agnes ramah. Bibi menoleh ke arah Agnes, "Eh.. Non Agnes, udah lama nggak ke sini non" Sapa balik bibi


"Loh.. Ini kan dah sore, kok bibi nggak pulang. Kan kerja bibi di sini cuma sampai jam dua belas" Ucap Agnes


"Kamu belum tau? Bibi udah kerja full time di sini, bibi juga tinggal disini" Jawab bibi tanpa menoleh ke arah Agnes, saat itu ia sedang fokus memotong sayuran


"Owh gitu ya bi. Hum.. ya udah. Kalau gitu, masak yang banyak bi. Nanti Awani sama putri juga ke sini" Ucap Agnes sambil berbalik. Ia menghampiri kulkas di dapur dan membukanya


"Wahh.. Siap non" Ucap bibi senang. Ia melanjutkan masaknya dengan senang


"Bi.. Kok isi kulkasnya cuma minuman bernutrisi sama susu gini. soda kalengannya kemana bi?" Tanya Agnes sambil membuka satu persatu pintu kulkas di sana, Namun ia tidak menemukan apa yang ia cari. Ia mengambil botol susu dan menutup kembali semua pintu kulkas yang ia buka


"Ahahaa, Tuan Kaituo tidak menyukai Non Vani minum soda kalengan setiap hari. Jadi dia menggantinya dengan susu dan minuman bernutrisi non" Jelas Bibi

__ADS_1


"Owh.. Pantes" Ucap Agnes. Ia pergi mengambil gelas dan menaruhnya di atas meja makan. setelah itu, ia menuangkan susu itu ke gelas dan meminumnya


__ADS_2