
Siang hari tepatnya pukul 13.00,
Semua orang berkumpul di pantai untuk bersenang senang. Terlihat para laki-laki yang hanya menggunakan celana pendek dan bertelanjang dada, kecuali Jack dan Zuo. Jack menggunakan kaos dan celana pendek duduk berteduh seorang diri di bawah payung pantai, ia lebih fokus memainkan handphonenya dari pada bergabung dengan yang lainnya. Sementara Zuo tetap menggunakan setelan jas formal, ia tidak bergabung bermain dengan yang lainnya untuk menjaga keprofesionalannya dalam menjalankan pekerjaan
Citra dan Nova menggunakan bikini yang cukup ketat, sehingga bentuk tubuh mereka yang lumayan sexy dan ramping terlihat dengan jelas. Disisi lain, Vani, Agnes, Awani dan Putri hanya menggunakan baju renang pendek yang mereka pilih sebelumnya di salah satu stand baju renang kapal pesiar. Para laki-laki sedang sibuk bergotong royong memasang net Voli di pantai, sedangkan para perempuan hanya berdiri berkumpul di tempat yang tidak jauh dari mereka
"Heh? Kenapa kalian cuma pakai baju renang? Bukankah banyak bikini cantik di stand baju renang tadi?" Tanya Nova dengan tawa kecil
"What?! Sorry aja ya, kita up pakai bikini" Jawab Agnes
"Heh?? Up kamu bilang? Kalian nggak berani pakai bikini. Pasti karena itumu datar kan" Ucap Nova sembari menaikkan alisnya sejenak. Agnes dan Vani refleks langsung menutupi dadanya dengan menyilangkan kedua tangannya, "Woy! apa maksud?!" Teriak Vani kesal. Mendengar teriakan Vani, para laki-laki yang sedang memasang net voli menoleh ke arahnya
"Ada apa?!" Teriak Kaituo
"Bukan apa apa! Jangan lihat kesini!" Teriak balik Agnes yang merasa sedikit malu dengan keadaannya sendiri
"Aku nggak mempermasalahkan ukuran dada kalian" Saut Jack yang duduk tidak jauh dari kerumunan laki-laki. Para perempuan menoleh ke arahnya
"Hah? Jack? Sejak kapan?" Ucap Agnes terkejut
"Ga sopan woy!!" Vani melepas sendal yang ia pakai dan melemparkannya ke arah Jack yang tetap tenang dan fokus memainkan game dihandphonenya setelah mengatakan hal yang cukup menyinggung tadi
"Wusshh.."
"Settt.." Tanpa menoleh dan meninggalkan gamenya, tangan kiri Jack menangkap sendal yang di lemparkan Vani dengan mulus. Hal itu membuat orang orang yang melihatnya sedikit terkejut dengan tindakannya
"Wah.. Keren" Ucap Citra takjub. Jack menoleh ke arah Citra sekilas, "Thanks" Ucapnya. Ia menyimpan handphonenya di saku dan menoleh ke arah Vani yang telah melemparinya sendal, "Kenapa ke pantai pake sendal?"
"Tcih... Suka suka aku lah" Jawab Vani cuek sembari mengalihkan pandangannya
"Hmm" Jack berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri Vani. Ia membungkuk dan meletakkan sendal yang ia bawa tepat di depan kaki kiri Vani, "Pakai lagi, kakimu bisa kotor kena pasir pantai yang putih dan bersih ini"
Melihat tindakan Jack, Vani merasa terkejut dan heran, "Jack? Kamu sakit? Gangguan jiwa?" Tanyanya bingung
"Maksudku, kakimu bisa ngotorin pasir pantai yang putih dan bersih ini" Jawab Jack
"Ngajak gelut ya?!" Ucap Vani kesal
"Hmm.. Dah lah males, mending lanjut main game" Ucap Jack dengan ekspresi datar. Ia kembali ke tempatnya semula untuk melanjutkan aktivitas favoritenya yaitu main game
"Yee ga asik" Ucap Vani
"Ouy.. Aku sama Awani udah memutuskan sesuatu" Ucap Putri. Agnes, Vani, Citra dan Nova menoleh ke arahnya, "Ha? Apaan? Kapan kalian mutusinnya?" Tanya Vani
"Barusan kita diskusi kecil berdua" Jawab Putri
"Trus??"
"Kita juga mau coba pakai bikini" Ucap Putri bangga. Mendengarnya, Agnes dan Vani terkejut hebat, "Heeeeee???!!!!!" Teriak mereka berdua kompak
"Serius? Bikini?" Tanya Agnes
"Pake bikini sama aja cuma pake daleman b*go!" Ucap Vani
"Beda lah, bikini sama aja pakaian renang" Ucap Agnes dengan ekspresi datar
"Iya.. kita mau buktiin kalau kita berani pakai bikini juga" Ucap Putri sembari melirik ke arah Nova, "Tcihh.." Nova memalingkan pandangannya
"Kalian berdua mau ikut juga?" Tawar Putri
"Eeeeeee... Kayaknya aku enggak deh. Males jalan ke stand kapalnya, jauh" Ucap Vani
"Ah.. Aku juga.. nggak bisa. Van ambil bola volinya yuk" Ucap Agnes bersemangat
"Oke nice" Agnes dan Vani berlari menuju Villa untuk mengambil bola Voli
"Alasan" Ucap Nova dengan ekspresi datar
"Ya udah kita berdua" Ucap Awani. Putri dan Awani pergi ke kapal pesiar untuk mengganti pakaian mereka
Di dalam Villa, Vani menghentikan langkahnya, "Nes bola Voli kan udah di bawa Jorhan tadi" Ucapnya teringat. Agnes terhenti dan menoleh ke arahnya
__ADS_1
"Emang gitu?"
"Ye Kamvret, sia sia kita kesini"
"Mending kesini kan dari pada pakai bikini?"
"Iya si, Nice idea. T*lol banget dah, ngapain pakai pakaian dalem begitu" Ucap Vani dengan ekspresi datar
"Kamu yang t*lol, dah dibilang bikini bukan pakaian dalem juga"
"Menurutku sama"
"Beda"
"Samaa"
"Beda jirr"
"Sama njer"
"Beda lah"
"Sama titik!" Ucap Agnes ngegas dengan tatapan tajamnya
"Beda Woy!!" Saut Vani yang tidak ingin mengalah, "Lah kita kebalik, aku kan yang sama"
"ahahahahahaaa..." Tatapan tajam mereka berdua terpecah dengan tawa mereka yang tidak bisa ditahan
"Anjirr.. Lagian bikini didebatin" Ucap Vani dengan tawa kecil
"Kamu yang mulai si"
"Ha? aku? Kamu.."
"Kamu!"
"Nah loh kumat" Ucap Vani dengan ekpsresi datar
"Balik ke pantai skuy"
"Kuy dah"
Mereka berdua berjalan kembali ke pantai, namun mereka tidak kembali ketempat mereka sebelumnya. Mereka bergabung dengan para laki-laki di samping net Voli, "Hai yow.. Dah selesai?" Tanya Vani
"Hmm.. Menurutmu?" Tanya balik Kaituo
"Udah" Jawab Vani dengan senyuman lebar. Kaituo mengamati pakaian yang Vani pakai dari ujung kaki sampai ujung rambut
"Kamu nggak coba pakai bikini? Dari kecil sampai sekarang, kamu selalu pakai model baju renang yang sama. Nggak mau coba?" Tanya Kaituo. Mendengarnya, Vani dan Agnes merasa sangat kesal
"Hizh.. dasar cowok!!" Ucap Vani geram, "Tau dah! mending main sama Jack!!" Sambungnya. Ia melangkah pergi dari tempat itu
"Tcih.. Lain kali ngomong di jaga dong!" Ucap Agnes kesal. Ia berbalik dan menyusul jalan Vani
"Apa yang salah sama perkataanku?" Tanya Kaituo bingung
Dengan keadaan Kesal, Vani dan Agnes berjalan menghampiri Jack dan duduk di sampingnya. Vani merebut paksa Handphone yang sedang Jack gunakan untuk main game. Jack sedikit terkejut dan menoleh kearahnya, "Eh.. Balikin. Itu push rank!!" Ucap Jack kesal sembari mencoba merebut kembali handphonenya
"Nggak!! Aku bisa!!" Vani tetap berkeras kepala melanjutkan permainan di handphone Jack. Ia hanya memainkannya selama beberapa menit
-Defeat-
"Akh.. Kalah! Salan! Musuhnya cheater! Nggak ada otak! Bikin tambah kesel aja!!" Ucap Vani kesal sembari mengembalikan handphone yang ia gunakan pada Jack. Ia hanya duduk diam menatap ke arah lautan lepas dengan ekspresi kesal yang terpasang di wajahnya, ("Tcihh*.. Segitu pentingnya apa ke pantai pake bikini?!") Batinnya kesal. Jack merasakan aura kesal dan marah pada Vani
"Sekesal itu kah?" Tanya Jack, "Lebih kesal mana sama aku yang lagi push rank! Handphonenya di rebut sama player noob?!" Sambungnya. Vani menoleh ke arah Jack dan menatapnya dengan tajam, "Tcih... Udah ku bilang mereka cheater!" Ucap Vani
"Kamu nggak bisa ngalahin mereka bukan berarti mereka cheater, kamu aja yang noob"
"Noob kamu bilang?! Pas itu mabar yang comeback in siapa coba?!"
"Udah udah.. Jangan banyak ngomong, langsung bat bet aja. Ku juga kesel tau!" Ucap Agnes dingin
__ADS_1
"Sesat!" Vani berdiri dari duduknya, "Aku mau renang biar adem!"
"Di laut? Jangan jauh jauh ombaknya kenceng" ucap Jack
"Kolam renang villa"
"Oh.. ya udah sana"
"Hmm" Vani melangkah pergi dari tempat itu dan pergi menuju kolam berenang Villa untuk berenang menenangkan diri
"Aku juga mau nenangin diri di air" Ucap Agnes. Jack menoleh kearahnya, "Mau aku temenin?"
"Nggak usah"
"Beneran?" Ucap Jack. Agnes menoleh ke arahnya, "Oke.. Hati hati, di pinggiran aja"
"Oke" Agnes berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan Jack. Ia mengambil ban renang panjang dan membawanya ke pinggir pantai. Sambil mengenakan kacamata hitam, ia berbaring di atasnya dan memejamkan matanya untuk bersantai melepas semua kekesalannya
Awani dan Putri kembali dari kapal pesiar mendatangi Citra dan Nova yang sedang berdiri berdampingan tanpa mengobrolkan apapun, "Jeng jenggg.. Gimana bikiniku, cantik kan" Ucap Putri bangga. Awani merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya, "Terbuka banget pakai ginian, ganti aja yuk" Ucap Awani
"Ya elah.. Jauh Aw, gapapa kali"
"Wah.. Kalian ganti beneran. Cantik kok, kalian pinter milihnya" Puji Citra
"Hehe.. Iya dong" Putri melirik ke arah Nova
'Tcih... Rendahan' Gumam Nova sembari mengalihkan pandangannya
"Iri kamu ya" Ucap Putri
Saat itu Kaituo datang menghampiri mereka semua, "Kalian mau ikut main Voli?"
"Aku sama Awani enggak, kalian aja" Ucap Putri
"Aku ikut" Ucap Citra
"Oke.. Gabung kesana" Ucap Kaituo. Citra pergi dari tempat itu bergabung dengan Ray dan yang lainnya, "Sayang.. Mau ikut main voli?" Tanya Kaituo
"Kamu aja sayang, cuaca ini terlalu panas untukku"
"Ya udah.. Kamu nonton aja"
"Iya sayang, semangat ya mainnya"
"Makasih sayang, aku pergi gabung sama yang lain" Ucap Kaituo dengan senyum di wajahnya. Ia pergi dari tempat itu
"Tcihh.. Sok" Gumam putri
"Haha.. iri ya?" Ucap Nova. Ia pergi meninggalkan mereka berdua dan bersantai berbaring di atas kursi pantai dengan payung di atasnya
Jorhan, Citra, Ray, Kaituo berdiri di samping Net Voli, "Cuma berempat?" Tanya Citra, "Aku ajak Jack kesini" Ia pergi menghampiri Jack
"Jack! Kamu bisa manfaatin waktu nggak sih? Udah jauh jauh kesini, masa cuma main handphone? Gabung yuk!" Ucap Citra. Jack mematikan handphonenya dan menoleh ke arah citra, "Hmm.." Ia berdiri dari duduknya
"Bagus" Ucap Citra senang. Mereka berdua bergabung dengan yang lainnya
"Sekarang berlima, nggak imbang" Ucap Jorhan
"Ya udah, aku pergi" Ucap Jack sambil berbalik. Citra meraih lengannya untuk menghentikannya, "Jangan jangan!"
"Tunggu sebentar" Ucap Kaituo. Ia pergi mendatangi Zuo, "Zuo.. Kita kekurangan pemain, mau gabung?"
"Tuan Kaituo.. Tapi saya.." Ucap Zuo terhenti, "Ikut saja, ayo!" Saut Kaituo
"Baiklah Tuan Kaituo" Ucap Zuo sopan
"Ganti dulu bajumu"
"Baik Tuan, saya akan segera menyusul"
"Oke.. Aku tunggu" Ucap Kaituo
__ADS_1
Beberapa Menit Kemudian, mereka berenam sudah terbagi menjadi dua tim. Jorhan, Citra dan Ray berada di tim yang sama. Di tim lainnya ada Jack, Kaituo dan Zuo. Mereka bermain dengan penuh tawa dan kebahagiaan