Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_006


__ADS_3

"Zzzrrrssssss....." Hujan


Kim menjemput Vani ke sekolah, saat itu hujan masih sangat lebat, Vani berlari ke mobil Kim dengan cepat


"Woy! Bukain pintu!" Teriak Vani saat berlari. Kim membukakan pintu mobil untuknya. Vani masuk dan segera menutup kembali pintu mobil


"Zzzrsssssss..."


" Duarr"


"Huh! Padahal udah lari kenceng, kenapa masih basah juga" Ucap Vani kesal


"Namanya juga hujan, siapa yang suruh kamu lari kesini? Kan bisa nunggu kakak bawain payung" Ucap Kim


"Khakim punya payung? kenapa nggak bilang si" Ucap Vani


"Kamu nggak tanya" Ucap Kim sambil tersenyum


"Barusan aku kan tanya" Ucap Vani dengan muka datar


"Hum.. Salah kamu juga, kenapa langsung lari" Ucap Kim


"Ya enggak lah! Tetap salah Khakim, kenapa nggak chat dulu kalau bawa payung. Aku kan jadi kehujanan, Kalau aku sakit gimana?" Ucap Vani


"Zzzzrrrssss..."


"Iya iya, salah Kakak. udah ayo pulang, nanti kakak buatin makanan hangat" Ucap Kim


"Sama soda" Ucap Vani


"Iya" Jawab Kim


"Sip Khakim" Ucap Vani sambil tersenyum lebar. Setelah itu Kim melajukan mobilnya pulang kerumah Vani


Beberapa menit kemudian, mereka sampai di depan rumah Vani. Kim memberikan payung pada Vani dan Vani turun dari mobil Kim


"Khakim katanya mau bikinin makanan" Ucap Vani dari luar mobil


"Iya, kamu masuk duluan aja" Ucap Kim


"Jangan kabur ya! Awas kau" Ucap Vani. ia berjalan masuk ke rumahnya. Saat masuk ke rumahnya, di dalam rumah Vani semua ruangan terlihat gelap gulita, ia mencari saklar untuk menyalakan lampu


"Eh, sekarang kan listriknya mati. Tadi disekolah juga gini" Ucap Vani setelah teringat kejadian di sekolah. Saat itu, seseorang mengejutkannya dari belakang


"Dorr" Ucap Seseorang mengejutkan Vani


"Anjjii.. Khakim!" Teriak Vani saat melihat Kim di belakangnya


("Hampir aja keceplosan bilang anj*ng") batin Vani lega


"Kenapa Khakim ngagetin aku sih!"


"gelap kan identik sama yang horror" Ucap Kim


"Duar"

__ADS_1


"Zzzzrrrsss..."


"Perasaan dari tadi banyak petir deh" Ucap Vani


"Terus kenapa?" Tanya Kim


"Kalau kena gimana?" Ucap Vani


"kita di dalam rumah, mana bisa petir masuk. toh kakak udah kunci pintu depan, Jadi dia nggak bisa masuk" Ucap Kim


"ahahahaa, nggak di kunci juga. Mana bisa petir masuk lewat pintu, dikira tamu apa" Ucap Vani


"Bisa jadi.. Dor! permisi.. Aku mau nyambar kamu, wuaaa!!" goda Kim


"Khakim, aku bukan anak kecil yang bisa di ajak main begituan" Ucap Vani dengan muka datar


"Ahahaha, iya iya. Adik kakak sekarang udah besar" Ucap Kim senang sembari mengacak acak rambut Vani


"hey!" Ucap Vani sambil melepas tangan Kim dari kepalanya


"Aku mau mandi, khakim beneran buatin makanannya lo" Ucap Vani


"Iya iya" Jawab Kim


"Ctakk.."


Saat Vani berbalik dan hendak pergi ke kamarnya, ia terkejut karena saat itu tiba tiba lampu menyala


"Happy Birthday Vani!" Ucap tiga sahabat Vani yang tiba tiba berada di depan Vani


"Woahh!!" Ucap Vani terkejut


Vani tidak bisa berhenti terkejut


"Woahh!! Kalian"


"Apa yang kalian lakukan?" Tanya Vani yang masih terkejut


"Bukan apa apa Van, ini kan hari spesial buat kamu. Happy Birthdayyyyyy!!" Ucap Putri Senang


"Bukan itu maksudku. tapi apa yang kalian lakukan, kok bisa listriknya nyala lagi" Ucap Vani penasaran


"Listrik?" Tanya Awani bingung


"Iya, tadi listrik di sekolah mati, trus disini juga tadi mati. Kok sekarang nyala" Ucap Vani penasaran


"Sambungan listrik di sekolah sama rumah kamu beda woy. Lagian dari tadi disini belum pernah mati listrik" Jelas Agnes


"Oh, gitu ya" Ucap Vani Puas


"Woy! Sekarang kamu ultah, nggak terkesan gitu? Sama yang kita lakukan?" Ucap Putri


"Iya woy, harusnya kasih ekspresi terkejut dong karena surprise nya, bukan karena listrik" Ucap Agnes


"Hoho baiklah, mari kita ulangi" Ucap Vani sambil tersenyum

__ADS_1


"Awani, Ready. lampu matiin" Ucap Agnes. Awani mematikan lampu ruangan itu


"Kak kim, tolong rekam kita" Ucap Agnes


"Oke" Kim mengeluarkan handphonenya dan merekam kejadian itu


"Three.. Two.. One... Action!" Ucap Kim


"Ctak..."


"Happy birthday Vani" Ucap Kompak ketiga sahabat Vani. Vani kembali terkejut


"Wah, aku ulang tahun ya. Hore, yeyy yeyy yeeyy!! yeahh!! Ultah ultah.. Yeyy!" Ucap Vani sambil tertawa


"Bhakss...Ahahhahahaaa, reaksi macam apa itu" Ucap Agnes sambil tertawa kencang


"Ahahahahaaa..." Awani dan Putri ikut tertawa melihat Vani


"Lah apa salahku?" Tanya Vani bingung


"Puftt... Ahahahaa" Kim ikut tertawa


"Lagian! Mana ada orang kaget reaksinya gitu" Ucap Agnes yang masih tertawa


"Udah udah.. Kalian berempat ke meja makan sana, nanti kakak buatin makanan" Ucap Kim sambil tersenyum


"Yey! Udah lama nggak makan masakan Kak Kim" ucap Agnes senang


"Yuhuu..." Ucap Putri. ia memberikan kue yang dia bawa pada Vani


"Nih.. Bawa. Btw Sorry Van, tadi lilinnya mati. Nanti nyalain lagi ya" Ucap Putri. Ketiga sahabat Vani dan Kim pergi ke ruang makan


"Lah, aku yang ulang tahun. Masa aku yang bawa juga" Ucap Vani. ia menyusul mereka ke ruang makan


Di ruang makan, Vani meletakkan kue yang ia bawa di atas meja. Setelah itu ia ikut duduk di samping ketiga sahabatnya


"Koreknya dimana?" Tanya Vani


"Buat apa?" Tanya Putri


"Bakar rumah" Jawab Vani dengan muka datar


"Njerr, greget" Ucap Putri


"Btw, kue kok kecil gini. Nggak mampu ya?" Ucap Vani


"Mau yang besar? Bawa sendiri, ogah kita bawa yang berat berat" Ucap Awani


"Segitu beratnya kah?" Tanya Vani


"Iya lah, orang kita angkat kue sekalian sama tokonya, gimana nggak berat coba" Ucap Agnes bercanda


"Njerrr.." Ucap Vani dengan muka datar. ia bangun dari duduknya


"Aku mau ke kamar bentar, kalian jangan makan dulu sebelum aku balik ya" Ucap Vani

__ADS_1


"Mau ngapain?" Tanya Agnes


"Dari pertama duduk, ada yang janggal. Ternyata dari tadi pakaianku basah, makanya nggak enak di pakai. Aku mau mandi bentar" Jelas Vani. ia langsung bergegas pergi ke kamarnya


__ADS_2