
Mereka berempat memantau anggota osis yang sedang berpatroli melewati kantin, 'Hm.. Cuma dua orang, kemana yang lainnya. Ketua osis juga nggak kelihatan. Eh... Mereka dateng njirr, diem' Ucap Awani lirih
'Yang ngomong dari tadi kan kamu nyet' Bisik Putri
"Wkwk" Ucap Awani
Saat itu dua anggota osis yang sedang berpatroli mampir bersinggah ke kantin sekolah. Mereka berniat istirahat dan memesan minuman. Mereka duduk di salah satu meja kantin, 'Anjirr, mereka malah mampir kesini' Bisik Vani
'Mampir bentar mereka. Biasa, buat introgasi ibu kantin' Bisik Awani
'Wih, mantan wakil ketua osis canggih emang' Bisik Putri
"Bu, koka kolanya dua" Ucap salah satu anggota osis
"Oh, baik. Tunggu bentar ya" Ucap ibu kantin. ia mengambilkan pesanan dan mengantarkannya ke meja yang di tempati mereka berdua, "Ini" Ucapnya sambil meletakkan minumannya
"Makasih bu" Ucap salah satu anggota osis
"Oke" Jawab ibu kantin. ia berjalan kembali ketempat nya
"Eh.. Tunggu bu, ada yang mau saya tanyakan" Ucap salah satu anggota osis. ibu kantin berhenti berjalan dan menoleh ke arah mereka
'Tuh kan, apa ku bilang. Dia pasti mau tanya murid yang bolos ke kantin' Bisik Awani bangga
"Iya? Ada apa?" Tanya ibu kantin
"Itu bu, mangkuk di meja sebelah belum di beresin. Nggak enak di lihatnya" Ucap salah satu anggota osis sambil menujuk ke arah meja kantin sebelahnya. Saat ibu kantin melihat tumpukan mangkuk itu, ia merasakan sebuah keanehan. ia mengamati seluruh kantin, saat itu ia menyadari keberadaan Vani dan ketiga temannya yang bersembunyi di pojokan kantin. Tanpa sengaja, mata Agnes dan ibu kantin bertemu
"Husssttttt...." Ucap Agnes dari tempat persembunyian sambil memberikan kode pada ibu kantin. ibu kantin memberi senyuman sebagai balasan. ia kembali membereskan mangkuk mangkuk disana
'Njirrr, kata siapa dia tanya murid yang bolos ke kantin' Ucap Putri lirih
'Wkwk, mereka malah bahas mangkuk mie' Ucap Vani lirih
__ADS_1
'Hehe, namanya juga manusia, pasti bisa salah' Ucap Awani lirih
'Njirr, Sejak kapan kamu jadi manusia?!' Ucap Vani terkejut lirih
'Slow respon, reaksimu berlebihan. Sesungguhnya semua yang berlebihan itu tidak baik' Ucap Putri lirih
'Awokawok. Sok puitis njerr' Ucap Vani lirih
"Oh ya bu, satu hal lagi" Ucap anggota osis
"Apa lagi?" Tanya ibu kantin sambil tersenyum
"Ada murid yang bolos kesini nggak? Dari tadi kita patroli nggak nemuin murid bolos satupun" Ucap anggota osis murung
"Heh? Bukannya bagus nggak ada yang bolos? Kenapa malah sedih gitu?" ucap ibu kantin
"Kalau kita nggak dapet anak bolos, kita nggak bisa dapet pujian dari ketua osis" Ucap anggota osis
"Hmm... Sebenarnya ibu ini orang yang nggak suka berbohong. Jadi, Disini itu...." ibu kantin terhenti, "Hah!! Dia mau ngaku njerr" teriak Agnes terkejut. Saat itu semua pandangan orang orang disana, tertuju pada Agnes
"Hehe, Sorry" Ucap Agnes sambil tertawa kecil. Mereka bertiga juga ikut keluar dari tempat persembunyian
"hah! Wakil Awani!" Ucap anggota osis terkejut sambil berdiri dari duduknya
"Eh?" Ucap Awani linglung
"Bukan begitu wakil Awani. Kami tidak melalaikan tugas, kami hanya sedang mencari murid yang bolos di kantin ini. Kalau nggak percaya, anda bisa tanyakan pada ibu kantin" Jelas anggota osis
'Sepertinya mereka nggak tahu kalau kamu udah di keluarin' Bisik Vani pada Awani
"Hohoho, dari tadi aku disini pantau kalian. Kalian malah duduk duduk di kantin, pesan minuman juga lagi! Ini kan waktunya patroli! Bukannya jajan" Ucap Awani berlagak
"Maaf, wakil Awani. Kami hanya kesini buat minum, setelah ini kami akan melanjutkan patroli" Ucap anggota osis
__ADS_1
"Hm.. Kali ini aku maafkan, tapi kalau aku lihat kejadian ini untuk kedua kalinya, jangan harap kalian bisa lolos" Ucap Awani tegas
'Lolos apa? Mereka ikut lomba?' Bisik Putri
"asal ngomong wkwk" Bisik balik Awani
"Terimakasih Wakil Awani, kalau begitu serahkan saja tiga murid pembolos itu ke kami, akan kami proses mereka" Ucap anggota osis
"Hah?" Ucap Agnes terkejut
"Njerrr" Ucap Vani dengan muka datar
"Oh, tidak perlu. Biar aku aja yang urus ketiga orang pembolos ini" Ucap Awani
"Baiklah. Oh ya, Wakil Awani patroli sendiri? Biasanya kan berdua sama ketua osis" Ucap anggota osis
"Kita berpencar, biar cepet nemuin murid bolos" Ucap Awani tenang
"Wah. Walau sendiri, tapi Wakil Awani sudah mendapat tiga murid bolos, emang pantas deh jadi Wakil ketua osis. Lihat kita berdua, dari tadi belum ketemu satupun" Ucap anggota osis
"Hehe, itu tidak seberapa" Ucap Awani bangga
"Oh ya, tanda pengurus osis Wakil Awani kemana? Kok nggak di pakai" Tanya anggota osis
"Oh iya, lupa. Pasti di kelas nih. Kalau gitu, aku pergi ambil tanda pengurus osis trus proses mereka" Ucap Awani
"Begitu ya, baik Wakil Awani. Sampai jumpa" Ucap anggota osis
"Hm.. Kalian juga lanjut patrolinya" Ucap Awani. Mereka berempat pergi meninggalkan kantin. Namun sebelum pergi dari kantin, Vani menghampiri ibu kantin
'Bu ini' Bisik Vani sambil memberi uang bayaran
"Oh iya" Ucap ibu kantin sambil memerima uang secara diam diam. Setelah itu, Vani menyusul ketiga temannya yang sedang berjalan
__ADS_1
"Nice drama gan" puji Vani pada Awani