Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_026


__ADS_3

Di kantin, mereka duduk berkumpul di sebuah meja. Salah satu dari mereka pergi mendatangi ibu kantin untuk memesan makanan "Buk! Beli, Chesseburger empat" Ucap Agnes


"Yaelah, cis cis apaan itu. Di kira ini restoran apa, mana ada ibu jualan yang aneh aneh begitu" Ucap ibu kantin


"Hehe, becanda bu" Ucap Agnes sambil tertawa kecil


"Buatin mie goreng aja lah, tiga ekstra pedas, satunya biasa aja" Ucap Agnes


"Oke siap. Minumnya sekalian, biar nggak keselek" Ucap ibu kantin


"Bisa aja cari uangnya" goda Agnes


"Namanya juga penjual kantin, pasti butuh uang lah. Kalau ibu kaya, nggak mungkin jadi ibu kantin kan" Jelas ibu kantin


"Nggak nanya bu" Ucap Agnes dengan muka datar


"Oh iya, minumnya apa?" Tanya Ibu kantin


("Njerr, topiknya langsung berubah") batin Agnes, "Soda kaleng aja, empat juga"


"Oke, nanti ibu anterin ke meja kamu" Ucap ibu kantin


"Btw, ibu tadi bilang, ibu ini penjual kantin?" Tanya Agnes


"Iya, saya kan emang penjual kantin"


"Jangan lah bu, kalau ntar laku. Gimana kita jajannya"


"Maksud kamu apa? Ibu nggak ngerti" Ucap ibu kantin bingung


"Ah... nggak jadi lah bu, udah hambar. Mending ibu lanjut buat mie nya" Ucap Agnes, ("Njerr, ngomong sama orang iq rendah, susah juga ya") ia kembali ke tempat duduknya


"Udah pesan?" Tanya Vani


"Yoi" Jawab Agnes sambil tersenyum


"Btw, sekarang osis masih suka keluyuran nggak?" Tanya Vani


"Keluyuran?" Tanya Awani bingung


"Patroli njerr" Ucap Agnes


"Oh, patroli ya.. Osis kemungkinan.. Mana kutahu njerr, aku kan udah di keluarin" Ucap Awani kesal


"Ikut begituan nggak guna Aw, lupakan aja" Ucap Putri

__ADS_1


"Hehe, aku cuma kesal gara gara cara ku keluar nggak terhormat, tau gitu aku undurin diri dari awal" Jelas Awani


"Oh ya, liburan semester tiga. Kita berempat liburan ke negara A lagi kuy" Ajak Vani


"Aku sih oke" Ucap Agnes menyetujui


"Aku nggak ah" Ucap Putri menolak


"Kenapa?" Tanya Awani


"Kapok aku naik pesawat" Ucap Putri sedih


"Njerr, kamu mabuk udara? Selama ini kayaknya belum pernah deh lihat kamu mabuk udara" Ucap Awani


"Bukan itu masalahnya. Masa iya, udah bayar tiket pesawat mahal, malah ngaterinnya nggak sampai rumah, kan rugi" Ucap Putri


"Yee.. Kamvret kau" Ucap Awani sambil tertawa


"Anjirrr, dapet kata kata dari mana kau" Ucap Agnes sambil tertawa


"Wkwk, lihat nih. Aku baca memenya si herp awokawok" Ucap Putri sambil menunjukkan handphonenya ke mereka bertiga


"Anjirr, malah ngiklanin si herp lagi" Ucap Agnes


"Herp panutanmu ea" Ucap Vani sambil tertawa


"Thanks makananya, ibu kantin" Ucap Vani sambil memberikan jempol pada ibu kantin


"Oke, kalau butuh apa apa bilang aja ya" Ucap ibu kantin senang, "Oh ya, kalian bolos lagi?"


"Nggak bu, kami kan lagi makan di kantin" Jawab Vani sambil memakan mienya


"Woy, laghi mahan jangyan ngomyong" Ucap putri dengan mulut penuh, "Bhakss... Uhukk..uhukk" Saat melihat putri, Agnes mendadak tersedak. Awani dengan cepat membukakan kaleng soda dan memberikannya pada Agnes


"Minum minum" Ucap Awani sambil memberikan minuman kaleng


"Glekk... glekk.. glekk..", "Ah...anjirr, gara gara putri aku jadi kesedak, atau nggak ini pasti omongan ibu kantin yang jadi kenyataan" Ucap Agnes sambil tertawa kecil. Saat itu, putri sudah menelan makanannya


"Aku? Kenapa?" Tanya Putri kebingungan


"Kamu tadi bilang ke Vani, kalau makan jangan sambil bicara. Tapi kamu sendiri mulut penuh gitu bicara" Jelas Agnes


"Apa lucunya? Dan bagian mananya yang bikin kamu kesedak?" Tanya Vani dengan muka datar


"Akh.. Lupakan, makan lagi gih.." Ucap Agnes. Mereka melanjutkan makan mereka

__ADS_1


"Oh ya, kalian belum jawab pertanyaan ibu" Ucap ibu kantin yang merasa terasingkan


"Wkwk, sampe lupa njerr. Jadi apa pertanyaan ibu?" Ucap Vani sambil menoleh ke arah ibu kantin


"Bolos itu nggak baik, lebih baik habis ini kalian kembali ke kelas kalian" Ucap Ibu kantin. ia langsung pergi kembali ke tempatnya


"Njeer bu, itu bukan pertanyaan"  seru Vani


.


.


.


Beberapa saat kemudian, mereka selesai menghabiskan makanan mereka. Mereka berhenti bicara karena kekenyangan


"Anjirr, makan mie satu mangkuk. Kenyang banget sumpah" Ucap Putri lesu. saat itu ia melihat keanehan pada Vani, "Eh?? Van! kamu pakai kalung ya?" Saat itu juga pandangan ketiga temannya tertuju pada kalung yang Vani pakai


("Anjirr, lupa ku lepas kemarin") ucap Vani terkejut, "Hehe, ini? Bukan kalung njerr. mata kamu ngaco kali"


"Sumpah deh, itu kalung. Kamu yang ngaco" Ucap Agnes dengan muka datar


"Wkwk, dari siapa tuh?" Ucap Awani menggoda


"Iya, dari siapa? Seorang Vani rela pakai kalung begituan. Pasti orang yang kasih kalung itu berharga bagi kamu ya" Ucap Putri


("serius deh aku cuma lupa lepasnya. Kemarin mau nolak, kan nggak enak") batin Vani, "Ini tuh, punya Khakim. Kemarin aku coba pakai, lupa di lepas"


"Khakim hode ya? Pakai kalung segala. Lain kali suruh pake make up trus dress sekalian. Biar jadi princess wkwk" Ucap Putri sambil tertawa


"Awokawok.. Cantik kayaknya tuh orang kalau cosplay cewek" Ucap Awani sambil tertawa


"Njerr, jangan di bayangin! Najis sumpah" Ucap Vani


"Eh.. Husstttt, kalian dengar sesuatu nggak?" Ucap Awani lirih


"Iya, aku denger kamu ngomong sesuatu" Jawab Agnes lirih


Sfx:"ahahahaaa.."


"Gaje kau" Bisik Vani


"Denger nggak?" Bisik Awani


"Iya njirr, ada kunti ketawa" Bisik Vani

__ADS_1


"Itu osis g*blok! Cepetan sembunyi!" Ucap Awani lirih. Mereka berempat berlari kecil dan bersembunyi di balik meja kantin terpojok


__ADS_2