Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_035


__ADS_3

Mobil Polisi yang mengejar mobil Vani berhenti tidak jauh dari tempat mobil Vani Kecelakaan, "Astaga.. Sudah di peringati masih saja sok sok an" Ucap Polisi sambil turun dari mobilnya


"Cepat cek korbannya" Perintah polisi dengan tegas


"Baik pak!" Jawab polisi lain. Polisi itu segera berlari menghampiri mobil Vani. ia membuka pintu mobil Vani dengan Paksa, ("Seragamnya.. Dia murid SMA") batin polisi terkejut, "Pak, Korbannya masih SMA" Teriaknya


"Segera evakuasi, bawa ke rumah sakit" Perintah polisi lain


"Siap!" jawab polisi itu. Polisi itu mengeluarkan Vani dari dalam mobil, (" Dia kehilangan banyak darah") batinnya. ia segera mengangkat Vani dan membawanya ke mobil polisi


"Kita akan bawa korban ke rumah sakit. Sepertinya dia terluka cukup parah" Ucap salah satu polisi sambil masuk ke dalam mobil


"Tapi, bagaimana dengan tkpnya pak?" Tanya polisi lain


"Saya akan perintahkan yang lain kesini" Ucap Polisi. Setelah itu, mobil polisi melaju ke rumah sakit terdekat


Sementara itu, Ray dan Jack sedang menaiki motor dalam perjalanan ke kampus, "Cepetan Jack! Udah siang nih" Ucap Ray yang membonceng Jack


"Yang bener aja. Kau yang buat aku kesiangan!" Ucap Jack


"Sorry bro, malam aku begadang. Jadi kesiangan" Ucap Ray


"Parah parah..", "Oh ya Ray. Kau masih sering kontakan sama Vani?" Tanya Jack


"Terakhir aku ketemu dia, minggu kemarin. Kenapa?" Ucap Ray


"Dia susah dikontak, aku nggak ada temen mabar" Jawab Jack


"Bhaks.. Ahahahaaa. Kasihannya" Ucap Ray sambil tertawa


"Serius. Udah lama dia nggak online di game, Agnes juga. Aku ajakin, katanya nunggu Vani. Males main kalau nggak ada temennya" Jelas Jack


"Temen game kau kemana?" Tanya Ray


"Nggak asik ngobrol sama orang yang nggak ku kenal" Jawab Jack

__ADS_1


"aku coba telpon Vani" Ucap Ray


"Ngapain? Dia kan lagi di sekolah" Ucap Jack


"Nggak apa, sekarang lagi jam istirahat" Ucap Ray. ia mengambil handphonenya dan menelpon Vani


"Eh.. Lihat! Di depan ada kecelakaan" Ucap Jack terkejut


"Mana mana?" Tanya Ray


"Itu.. Kayaknya kecelakaan tunggal. mobilnya keren abis, tapi sia sia punya mobil keren kalau cuma buat kecelakaan" Ucap Jack


"Paling Orang kaya bar bar" ucap Ray


"Jalan disini lumayan sepi. Kita cek mobil itu, siapa tau korbannya belum di tolong" Ucap Jack


"Oke, kita menepi" Ucap Ray. Jack menepikan motornya dan berhenti di depan mobil itu. Mereka berdua turun dari motor dan menghampiri mobil


"Kosong.. Mungkin korbannya udah di tolong" Ucap Jack


"Bantuin! Malah diem disitu" Ucap Jack


"Kan kau yang minta aku telpon Vani" Ucap Ray


"Kapan aku bilangnya!" Ucap Jack kesal


"Ahahahaa... Iya iya. Aku bantu. Tapi setelah yang satu ini" Ucap Ray


"Kenapa malah iklan!" Ucap Jack


"Satu kali lagi.. Vani dari tadi nggak angkat telponnya" Ucap Ray. ia mencoba menelpon Vani kembali


"Drrrttt... Drrrrtttt.. Drtttt...." "Eh.. Ray, ada handphone disini. Bunyi lagi, gimana nih?" Ucap Jack terkejut


"Coba angkat, kali aja itu keluarganya. Jelasin aja situasi sebenarnya" Ucap Ray

__ADS_1


"Oh oke.." Jawab Jack. ia mengambil handphone itu dan melihatnya, ("Namanya Ray.. Kebetulan banget. Emang Nama Ray itu pasaran, banyak yang pake") batin Jack sambil tersenyum kecil


"Ngapain kamu senyum senyum sendiri?" Tanya Ray penasaran


"Oh.. Bukan apa apa" Jawab Jack. ia mengangkat telpon itu


("Oh! Vani angkat telponnya") Batin Ray senang, "Hallo Van" Ucap Ray, "hallo, permisi" Ucap Jack


"Hah!!" Saat itu Ray terkejut dan menoleh ke arah Jack, "Jack! Husstt.. Pelankan suaramu. Aku nggak bisa denger suara Vani. Malah suaramu yang kedengeran"


"Oh, maaf" Ucap Jack lirih


"Hallo, Van. Maaf Jack berisik" Ucap Ray. Saat mendengar suara Ray dari handphone itu, Jack terkejut hebat, "Ray!" Ucap Jack terkejut


"Degg!" "Handphone itu.." Ucap Ray terkejut


"Punya Vani" Ucap Jack. ia berjalan menghampiri Ray, "Lihat ini" Ucapnya sambil memberikan handphone itu pada Ray


"Iya.. Ini handphonenya!", "Tapi.. ini bukan mobil Vani" Ucap Ray


"Mungkin aja handphonenya jatuh disini" Ucap Jack


"Mana mungkin.. Masa jatuh di dalam mobil orang" Ucap Ray


"Cek lagi mobilnya!" Ucap Ray. ia dengan cepat menghampiri mobil itu dan mengecek seluruh bagian mobil


("Ada banyak darah disini") batin Ray cemas. ia terus mencari petunjuk. Saat itu ia menemukan kartu nama yang terselip di antara kursi mobil. ia mengambil kartu itu. saat mengetahui nama di kartu nama itu, Ray merasa sedikit lega, ("Huh..bukan punya Vani. Mungkin aja Vani nggak sengaja jatuhin handphone itu pas tolong korbannya") batin Ray lega, "Jack, lihat kemari. Aku nemu kartu nama" Ucapnya. Jack dengan cepat menghampiri Ray. Jack melihat kartu nama itu


"Hah? Kim?", "Vani kecelakaan bareng kakaknya!" ucap Jack terkejut


" Apa? Orang ini kakaknya Vani?" Ucap Ray yang ikut terkejut


"Iya .. Nggak salah lagi. Handphone dan kartu nama itu. Cocok!" Ucap Jack


Mereka berdiri disamping mobil, seseorang mendatangi mereka, "Permisi.." Ucap seseorang itu

__ADS_1


"Hah!" Ray dan Jack menoleh ke asal suara


__ADS_2