Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_044


__ADS_3

Sampai di daratan, mereka segera membawa mayat mayat itu ke ambulance dan mengangkutnya ke rumah sakit, ("Empat belas korban selamat. Empat korban di temukan meninggal di perairan. Dua diantaranya diduga terlilit tali parasut dan tenggelam. Duanya lagi diduga nggak bisa berenang, Sekarang tinggal dua orang terakhir yang belum ditemukan"), ("Semoga orang tuaku selamat") batin Kim, "Segera cari identitas korban tadi dan kirimkan datanya padaku" Ucap Kim


"Baik Presdir" Ucap Bawahan Kim


"Deg.. deg.. Deg..." ("Kenapa rasanya nggak tenang gini") batin Kim Cemas, ("Tenangkan dirimu Kim, Orang tuamu pasti selamat")


"Presdir Kim, sebaiknya Presdir pulang untuk beristirahat. Cuaca malam ini terlihat mendukung, tim pencari memutuskan untuk melanjutkan pencarian dua korban terakhir" Ucap bawahan Kim


"Aku ikut" Ucap Kim


"Jangan Presdir Kim. Dua hari ini anda tanpa henti terus mencari, sebaiknya anda pulang dan beristirahat. Tunggu kabar baik dari kami, orang tua Presdir pasti akan di temukan segera" Ucap bawahan Kim


"Hm.. baiklah, aku serahkan pada kalian semua. Besok pagi aku akan kembali kesini", "Siapkan mobil untukku" Ucap Kim. Ia pulang ke rumah orang tuanya di negara A untuk beristirahat


Sementara itu sebelumnya, Agnes, Awani dan Putri sedang duduk menunggu Jack dan Ray di kursi taman rumah sakit, "Hoah.. Lama banget njerr. Sampai berjamur aku nunggu" Ucap Putri bosan


"Serasa nunggu seabad. Lihat langitnya udah gelap, pasti sekarang tengah malam" Sambung Awani yang ikut bosan


"Njirrr, baru dua menit kita duduk disini", "Lagian baru jam empat, langit gelap gara gara mendung lol" Ucap Agnes kesal


"Slow aja dong responnya Nes" Ucap Putri, "Nggak bisa diajak bercanda"


"Kalian sih, bikin kesal aja" Ucap Agnes. Putri dan Awani bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan Agnes sendiri di kursi taman, "Woy woy! Mau kemana!" seru Agnes


"Dah tau langit mendung, nunggu hujan apa?" Ucap Awani tanpa menoleh sambil terus berjalan


"Iya njirr" Ucap Agnes sambil melihat ke langit yang mendung. ia berdiri dari duduknya dan berlari mengejar kedua temannya yang sedang berjalan, "Kalau kita pergi dari taman itu, Jack sama Ray nggak bisa tau keberadaan kita"


"Gila apa ntar kehujanan. Kamu aja sana" Ucap Putri


"Trus gimana?" Tanya Agnes


"Hum... Kita ke sana" Ucap Putri sambil menunjuk ke arah teras rumah sakit. Mereka bertiga pergi ke teras rumah sakit untuk berlindung dari langit mendung, "Nah.. Dari sini kita bisa pantau orang yang keluar masuk dari rumah sakit. Ntar pas Ray sama Jack masuk dari gerbang, sebelum mereka ke taman kita panggil deh biar mereka kesini" Ucap Putri

__ADS_1


"Nice idea" Ucap Agnes senang. Mereka bertiga berdiri cukup dekat dengan pintu rumah sakit tanpa berpindah sedikit pun. Saat itu, satpam yang berjaga di depan pintu mengamati gerak gerik mereka bertiga. Saat itu juga, Agnes merasakan hawa yang tidak mengenakkan mengenainya, 'Kok rasanya ada yang ngeliatin kita ya' Ucap Agnes lirih


"Dari tadi nggak ada orang lewat njirr.. Lagian ini kan rumah sakit keluarganya Vani" Ucap Awani


"Sumpah deh" Ucap Agnes. Saat ia mengamati sekitarnya, ia melihat satpam yang menatapnya dengan tatapan tajam, "Woy! Ngapain liatin kita?! kek nggak ada kerjaan aja" serunya


"Siapa Kalian?" Tanya satpam itu


"Bapak sendiri siapa? Main tanya aja. Perkenalan dulu lah" Ucap Agnes


"Oh iya, saya satpam. Siapa kalian?" Ucap Satpam


"Nggak bisa lihat apa? Kita pakai seragam, pasti pelajar lah" Ucap Agnes ngegas


"Nes lagi pms yak?" Tanya Awani


"Iya.. Emang kenapa?" Tanya balik Agnes


"Ouhh.. Pantes dari tadi emosian" Ucap Awani lirih


"Pak satpam juga mencurigakan, ngapain berdiri disitu?" Ucap Agnes


"Lah? kan tugas saya jaga disini"


"Kita cuma lagi nunggu temen" Ucap Awani


"Oh.. gitu" "Lanjutkan..." Ucap satpam itu


"Jangan liatin kita lagi!" Ucap Agnes


"Iya iya..." Ucap satpam itu. Mereka kembali berdiri menghadap ke gerbang rumah sakit


Seperempat jam kemudian, mereka bertiga merasa lelah karena terus terusan berdiri, "Njirr, kakiku capek" Ucap Putri

__ADS_1


"Banyakan berdiri nih" Sambung Awani. Saat Agnes melihat sekitarnya, ia melihat kardus yang tertumpuk di ujung teras. ia menghampiri tumpukan kardus itu, ("Kenapa ada kardus di depan teras gini?") batin Agnes bingung, ("Hehe, Lumayan tapi") ia mengambil beberapa lembar kardus dan membawanya ke tembok samping pintu. ia menata kardus kardus itu di lantai dan duduk di atas kardus itu, "Woy! Kalian berdua" Panggil Agnes. Putri dan Awani menoleh ke arahnya


"Njirr, gelandangan nyasar!" Ucap Putri terkejut


"Duduk sini, katanya capek" Ucap Agnes


"Dapet kardus dari mana kamu?" Tanya Awani


"Tuhh..." Ucap Agnes sambil menunjuk ke arah tumpukan kardus lainnya


"Punya siapa tuh, main ambil aja" Ucap Putri


"Entahlah, yang penting bisa duduk" Ucap Agnes sambil tersenyum. Putri dan Awani ikut bergabung duduk di atas kardus


"Gini amat jadi gelandangan, mau tidur aja numpang di teras orang" Ucap Putri


"Sabar gan, semoga doamu barusan terkabul" Ucap Awani


"Njiir.. Amit amitt" Ucap Putri lantang


"Wkwk.." Ucap Awani sambil tertawa


Saat itu, Agnes merasakan suasana yang pernah ia rasakan sebelumnya, ia menoleh ke arah satpam lagi. Satpam itu menatap Agnes dengan tajam, "Woy! Ngapain lihat kita lagi?" tanya Agnes


"Jangan bilang kalian bukan nunggu temen. Tapi malah mau bermalam di sini ya?" Ucap Satpam Curiga


"Anjirrr, kayak nggak punya rumah aja. Enakan tidur di kasur lah" Ucap Agnes


"Hum... Jangan jangan ini siasat gelandangan jaman sekarang. Memanipulasi dengan berdandan kayak anak SMA, trus bilangnya nunggu temen, tapi nyatanya temen itu nggak datang. Trus kalian bilangnya ketiduran sampe pagi disini gara gara nunggu" Ucap satpam itu


"Yee... Anjirrr" Ucap Putri dengan ekspresi datar


"Males ah, terserah pak Satpam aja" Sambung Awani cuek

__ADS_1


"Jadi kalian benar benar gelandangan?" Ucap Satpam terkejut. Satpam itu menghampiri mereka bertiga, "kalian pergi.. pergi.. Ini bukan tempat untuk bermalam. Cari tempat lain. Dandanan begitu kok jadi gelandangan. Sana pergi.. hushh.. hushh.. " Usir satpam sambil menarik narik tangan mereka


__ADS_2