Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_090


__ADS_3

Ketika hendak berjalan kembali ke kelasnya, Agnes tidak sengaja melihat Kaituo yang sedang makan berdua dengan Nova di salah satu meja Kantin, ia merasa sangat terkejut melihat kejadian itu


"Whatt?!" Ucapnya terkejut, ("Siapa Cewek itu? Dia bukan Vani, kenapa Kaituo makan bareng dia?") sambung batinnya


"Berita besar Nih, Aku harus cari Vani. Jangan sampai dia ke kantin, jangan sampai dia tahu juga" Ucapnya penuh keyakinan, ("Humm... Tapi, Vani suka Kaituo nggak ya. Setauku, tuh anak kayaknya belum pernah pacaran deh. Dulu aja, pas SMP. Ada cowok yang nembak dia, malah di tantang berantem ama dia. Jujur aja, nggak tahu aku apa isi pikirannya") batinnya


"Tapi berita besar juga, aku harus cerita ke Awani, Putri. wahahahaaa, ghibah time" Ucapnya senang. Ia berlari menelusuri lorong kelas menuju kelasnya. Di tengah ia berlari, ia berpapasan dengan Azka, ia perlahan menghentikan larinya dan berjalan biasa


"Ehehehe, hai Pak Azka" Sapa Agnes sambil tersenyum manis


"Iya.. kamu buat masalah lagi?" Tanya Azka serius


"Nggak pak, Saya anak baik yang mematuhi seluruh peraturan di sekolah ini dengan bijak" Jawab Agnes bangga


"Bagus kalau begitu. Balik ke kelas gih, lima menit lagi bel bunyi" Ucap Azka


"Siap pak" Ucap Agnes sambil tersenyum. Ia berjalan melewati Azka. setelah itu ia kembali berlari dengan kencang di lorong kelas. Saat mendengar suara langkah sepatu Agnes, Azka langsung berbalik dan melihat ke arahnya


"hey! Di larang berlari di lorong sekolah!" Teriak Azka


"Buru buru!" Teriak Agnes tanpa berbalik sedikitpun dan terus berlari


"Hahh... Astagaa anak itu, katanya patuh peraturan. Belum semenit dia bilang patuh, udah ngelanggar lagi" Ucap Azka sambil menghela nafasnya


Setelah berlari cukup lama, Agnes sampai di kelasnya. Ia segera masuk dan kembali berlari menghampiri kedua temannya yang sedang asik duduk sambil memainkan handphone mereka. Saat sampai di meja Putri, ia meletakkan makanannya dengan segera, "Woy.. gawat gawatt gawattt!" Ucap Agnes panik sambil menarik kursi kosong untuknya duduk, ia duduk di kursi itu. Putri mematikan handphonenya dan meletakkannya di saku bajunya

__ADS_1


"Kenapa? Heboh banget" Ucap Putri kalem


"krett" Awani menggeser kursinya dan bergabung satu meja dengan Putri dan Agnes


"Jadi gini.. Barusan aku.." Ucap Agnes terhenti, "Wihh.. Sandwich" Saut Awani sambil membuka kantong makanan yang ada di atas meja


Agnes melirik ke arah Awani dengan tatapan sinisnya, "Hiss... Nanti dulu itu" Ucapnya kesal


"Ahahaha.. Maaf. Lanjutkan" Ucap Awani sambil tertawa kecil


"Jadi barusan aku liat si Kaituo bareng sama Cewek, mayan cantik. Makan berdua mesra banget di Kantin sekolah" Jelas Agnes


"Oh iyaa.. Aku tadi ajak bolos kalian kan buat bicarain si Kaituo!!" Ucap Putri teringat


"Ohh iya juga.. Kita bolos mau bicarain sesuatu, tapi malah kena masalah" Sambung Awani


"Aku belum" Jawab Awani


"Iya Nes, tadi pagi pas aku berangkat sekolah. Aku ketemu mereka berdua di halaman depan. Ku kira cewek itu Vani, tapi malah bukan. Kaget kan aku jadinya. Cewek itu cantik lagi, lucu. Tapi tinggian Vani sih" Jelas Putri


"Kok aku nggak tau" Ucap Awani


"Iya, masa tadi Kaituo di suapin sama tuh Cewek. Nggak nyangka aku, tipe ceweknya si Kaituo yang begituan. Aku kira selama ini dia ngejar Vani" Ucap Agnes


"Woy, jangan ghibah" Ucap Awani dengan ekspresi datar

__ADS_1


"ahahahaa.. Iya iya maaf" Ucap Agnes dengan tawa kecil, "Btw Vani mana? Aku nggak liat dia dari tadi. Tasnya juga nggak ada di bangkunya" Sambungnya sambil menoleh ke arah bangku Vani yang kosong


"Kata ketua kelas, dia belum nongol dari pagi. Kayaknya dia nggak ke sekolah" Ucap Putri


"Bentar, aku coba telpon dia" Ucap Awani. Ia mengeluarkan handphonenya dan menelepon Vani


"Tutt.."


"Hallo, dengan delivery order" Ucap Awani


'Hmm... Iya, mau pesan apa?' Tanya Vani dari telepon


"Air mineral satu truck bisa?" Ucap Awani


"Woy, jangan becanda!" Ucap Putri ngegas. Awani menoleh ke arahnya, "hmm.. " Ucap Awani dengan ekspresi datar


'ahahahaa, barusan suaranya putri ya' Ucap Vani dari telepon


"Iya, tau aja kamu. Btw, kamu kenapa nggak ke sekolah? Bolos nggak bilang bilang" Ucap Awani dengan ekspresi kesal di wajahnya


'Siapa yang bolos? Aku lagi sakit nih, kemarin ujan ujanan. Emang kai nggak bilang ke kalian?' Ucap Vani


"Hufftt.. Syukurlah kalau gitu" Ucap Awani lega. Ia menutup microphone dengan jarinya dan menjauhkan handphone dari wajahnya, 'Dia lagi sakit, jadi nggak masuk. Kemungkinan besar dia nggak tau' Jelas Awani lirih pada kedua temannya. "Ya ya ya" Agnes dan Putri mengangguk paham. Awani kembali mendekatkan handphonenya di telinga


'Woy denger nggak?' Ucap Vani dari telepon

__ADS_1


"Denger apa?" Tanya Awani


'Ga ada akhlak banget kamu. Temen lagi sakit malah di syukurin' Ucap Vani kesal dari telepon


__ADS_2