Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_059


__ADS_3

Beberapa Saat kemudian, Jet yang di naiki Vani tiba di bandara Negara B. Vani dan Ray turun dan berjalan keluar dari bandara


"Ray.. mau temenin aku makan?" Tanya Vani


"Iya.. Aku kebetulan lapar juga" Ucap Ray


"Kalau begitu kita ke KCF" Ucap Vani


"Iya" Jawab Ray sambil tersenyum. Mereka berdua masuk ke dalam mobil yang terparkir di depan bandara


"Pak Supir kita ke KCF" Ucap Vani


"Maaf, kalian berdua siapa ya?" Tanya orang yang berada di dalam mobil


"Eh? ini bukan mobil suruhan Kak Zuan?" Tanya balik Vani


"Maaf, saya sedang menunggu anak saya yang baru pulang dari negara C" Ucap orang itu


"Ahahahaaa... Ray, gimana sih. Udah ku bilang bukan yang ini" Ucap Vani sambil tertawa kecil


"Yang masuk duluan kan kamu" "Maaf pak, Kita salah masuk mobil" Ucap Ray sambil tersenyum


"Iya.. Nggak masalah" Ucap orang itu


"Kalau begitu kita permisi" Ucap Ray. Vani dan Ray keluar dari mobil itu, "Kenapa kamu tadi salahin aku?"


"Hum.. maaf hehe" Jawab Vani sambil tersenyum


"Dasar" Ucap Ray. Saat itu Vani mendapat telepon dari seseorang, ia langsung mengangkat telepon itu


"Tut.."


"Ni hao?" Ucap Vani


'Little Van, saya sudah berada di bandara. Di mana Little Van berada? Apa perlu saya cari?' Tanya Zuan dari telepon


"Nggak perlu cari aku" "Mobil Kak Zuan dimana? Biar aku yang kesana" Ucap Vani


"Di tempat biasa saya jemput Little Van" Ucap Zuan dari telepon. Vani melihat ke arah sekitarnya, "Oh.. Aku tau" "Tunggu bentar aku kesana"


"Baiklah Little Van, saya akan menunggu" Ucap Zuan. Vani memutuskan teleponnya


"Ray.. Itu dia, ayo" Ajak Vani. Mereka berdua berjalan menuju tempat Zuan berada, "Kak Zuan"

__ADS_1


Zuan langsung berbalik ke arah Vani, "Little Van, bagaimana kabar anda?"


"Hehe, nggak perlu khawatir" Jawab Vani


"Baguslah" "Kalau begitu, Little Van ingin saya antar kemana?" Ucap Zuan


"Kita belum makan jadi antar kita ke KCF" Ucap Vani


"Baiklah.. Ayo masuk ke mobil" Ucap Zuan. Mereka bertiga masuk ke dalam mobil. Setelah itu, Zuan melajukan mobilnya ke KCF


Beberapa saat kemudian, mereka sampai di depan KCF


"Kak Zuan udah makan? Mau ikut gabung?" Tanya Vani


"Tidak perlu Little Van, saya akan menunggu di mobil" Jawab Zuan


"Beneran nunggu disini?" Tanya Vani


"Iya" "Kalian makan saja sekarang" Ucap Zuan


"Baiklah kalau gitu" Ucap Vani. Saat Vani hendak turun dari mobil, Zuan menghentikannya, "Tunggu Little Van" Ucap Zuan


"Ada apa?" Tanya Vani. Zuan mengambil sesuatu dari sakunya


"Oh.. Kalung?" Ucap Vani bingung sambil menerimanya, "Em... Tapi.. Ini..", ("Ohh.. Kalau nggak salah, Ini dulu Ray yang kasih") batinnya. ia menoleh ke arah Ray, "Ahahaha.. Kalung ini nggak sengaja rusak. Jadi aku minta Kak Mephi buat perbaiki"


"Tapi Mephi bilang.. dia mendapatkan kalung ini dari Sup.." Ucap Zuan terhenti, "ahhahahaa... Terimakasih udah bawain Kak Zuan. Sekarang, kita makan dulu ya" Ucap Vani menyela. ia menarik Ray turun dari mobil


"Ray.. Kamu nggak marah kan?" "Aku nggak bermaksud lupain kalung itu.. Cuma aku nggak ingat"


"Nggak masalah. itu milikmu, jadi terserah kamu mau apakan kalung itu" Ucap Ray


("Tapi ekspresimu nggak begitu") batin Vani, "em.. Aku akan pake lagi" "Ini.." Ucap Vani sambil memberikan kalung itu pada Ray


"Kamu mau balikin?" Tanya Ray


"Aku bilang, aku mau pake" "Kamu nggak lihat? Tangan kananku masih sakit" "Kamu yang pakaikan?" Ucap Vani. Ray menerima kalung itu


"kamu hadap sana" Ucap Ray. ia memakaikan kalung itu di leher Vani. Saat Ray sedang memakaikan kalung di leher Vani, seseorang memanggil Vani


"Little Van" Panggil Zuan. Vani terkejut dan langsung membuat jarak dari Ray


("Kak Zuan!") batin Vani terkejut, "Ada apa Kak Zuan?"

__ADS_1


"Maaf telah mengganggu momen berharga Little Van" Ucap Zuan


"Eh.. Bukan Kak, Ray cuma pakein aku kalung"


"Baiklah Little Van. Ada yang ingin saya sampaikan" "Maaf, sepertinya saya tidak bisa mengantar anda pulang. Di kantor ada beberapa masalah yang harus saya tangani" Jelas Zuan


"Yah.. Sayang banget" "Tapi.. nggak masalah, Kak Zuan selesaikan pekerjaan kakak dulu. Aku bisa pulang sendiri" Ucap Vani


"Apa Little Van mau menunggu supir untuk menjemput Little Van disini?" Tanya Zuan


"Nggak perlu.. Aku akan urus sendiri, Kak Zuan tenang aja" Ucap Vani


"Baiklah kalau begitu... Jika terjadi sesuatu, segera hubungi saya" Ucap Zuan


"Siyap Kak Zuan" Ucap Vani sambil tersenyum


"Siapa namamu?" Tanya Zuan


"Ray" Jawab Ray


"Ray, tolong Jaga Little Van" Ucap Zuan


"Baiklah" Jawab Ray


"Saya permisi dulu little Van" Ucap Zuan


"Iya.. Hati hati" Ucap Vani. Zuan pergi meninggalkan Vani dan Ray, "Ray.. Ayo masuk" Ajak Vani. Mereka berdua masuk ke dalam KCF untuk makan


Setelah selesai makan, mereka berdua keluar dari KCF dan menyelusuri jalanan, "Hm.. Jadi serasa jalan sama pak direktur" Ucap Vani


"Kamu sendiri kan yang minta aku pakai kemeja ini" Ucap Ray


"Hehe, daripada nggak ganti.. Hayo.." Ucap Vani


"Eh? bajuku.. masih aku gantung di ruang ganti kakakmu!" Ucap Ray terkejut


"Pantes aja kamu nggak bawa apa apa" "Tenang aja, nanti aku suruh orang buat kirim ke sini" Ucap Vani


"Baiklah terimakasih" Ucap Ray


"Van, bisakah kamu menjawab satu pertanyaanku?" Tanya Ray


"Hum.. Tergantung sih.. Kalau susah, nggak jawab. Kalau gampang, pasti jawab" Jawab Vani

__ADS_1


"Apa yang kamu pikirkan tentangku?" Tanya Ray. Saat mendengarnya, Vani menghentikan langkahnya


__ADS_2