Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_009


__ADS_3

Di tengah saat mereka bertiga sedang menikmat makan malam. Kim mendapat panggilan telepon, "Drrtttt... drrttt.. drrtt"


"Bentar ya" Ucap Kim. ia menjawab telponnya, "Hallo asisten Zuan. Ada apa?"


'Presdir Kim gawat. Ada Hacker yang membobol keamanan perusahaan, saat ini Mephi sedang mencoba melawan balik' Jelas Zuan dari telepon


''Baik, saya akan segera kesana untuk memeriksanya. Perintahkan Mephi mempertahankan posisinya dan cari tau siapa hacker yang sudah berani menerobos keamanan perusahaan'' Ucap Kim


'Baik Presdir' Jawab Zuan dari telepon


''Asisten Zuan, kau pergi kerumah Vani. Disini ada Agnes, Antar dia pulang kerumahnya dengan selamat" Ucap Kim


"Baik Presdir, saya akan segera berangkat kesana" Ucap Zuan dari telepon. Kim memutuskan panggilannya dan langsung berdiri dari duduknya


"Kalian berdua lanjutkan makannya. Kakak ada urusan mendesak di kantor. Kakak sudah suruh Asisten Zuan untuk jemput Agnes disini" Ucap Kim


"Oke Kak, Hati hati" Ucap Vani. Kim bergegas pergi ke kantornya. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga ia sampai di kantornya dengan cepat. Ia langsung masuk ke kantornya dan pergi keruangan Mephi


"Presdir Kim" panggil Mephi Senang


"Bagaimana situasinya?" Tanya Kim


"Hacker ini sangat susah di usir. Setiap saya mencoba melawan, dia melawan dengan lebih kuat. Dia sudah berhasil menerobos keamanan, tapi dia hanya berhenti disana dan tidak melakukan penyalinan data perusahaan apapun" Jelas Mephi


("Sebenarnya, apa yang di inginkan hacker yang satu ini. Biasanya Mephi selalu berhasil menghadang hacker yang mencoba mengakses data perusahaan. Kenapa dia bilang hacker ini terlalu kuat, sebenarnya siapa orang ini") Batin Kim


"Apa yang harus dilakukan selanjutnya presdir Kim?" Tanya Mephi


"Serahkan pada saya" Ucap Kim. Mephi bangkit dari duduknya dan Kim duduk menggantikan posisi Mephi, ("Mari, coba lihat seberapa kuat hacker yang satu ini") Batin Kim. ia mulai  mengotak atik keyboardnya dan mencoba memberikan perlawanan pada hacker itu. Kim merasa sedikit kesulitan saat itu


"Huuh... sangat menantang. Dia bukan sembarang hacker" Ucap Kim senang sambil menghela nafas, "Tapi, coba lihat apa yang akan dia lakukan. Jika begini..."  sambungnya sembari kembali mengotak atik Komputernya. Beberapa saat kemudian, muncul sebuah logo di monitor Kim. Kim yang melihatnya merasa terkejut


"eh?" Kim menyeringai, "ternyata dia biang keroknya" Ucap Kim senang


"Presdir Kim, ada apa?" Tanya Mephi

__ADS_1


"Bukan masalah besar. Tinggalkan saya sendiri" Ucap Kim. Mephi melangkah keluar dari ruangannya. Saat itu Kim menghubungi temannya


"tutt"


"Belz" panggil Kim


'Kim, apa kabar. Kenapa menghubungiku, disini tepat tengah malam. Kau mengganggu tidur nyenyakku' Ucap Belz dari telepon


"haha, lanjutkan sandiwaramu" Ucap Kim


'Ahahahaaa, Kau masih saja hebat' Ucap Belz dengan tawa kecil


"Kau sudah di negara B? perlu tumpangan?" Tanya Kim


'Aku baru saja keluar dari bandara. Saat ini aku sedang di mobil menuju kantormu' Ucap Belz dari telepon


"Kenapa kau tadi menyerah begitu cepat, dimana kemampuanmu?" Tanya Kim


'Lain kali akan ku persulit. Tadi aku melakukannya dengan handphone, akan menyusahkan jika ku teruskan' Jelas Belz dari telepon


"kau selalu bisa mengejutkanku, kau bahkan bisa melakukannya hanya dengan Handphone" Ucap Kim


"hei, lama tidak bertemu" Ucap Kim senang saat melihat Belz memasuki ruangannya


"Iya Kim, bagaimana kabarmu" Ucap Belz senang sambil memeluk Kim. Setelah itu mereka duduk di sofa


"Seperti yang kau lihat" Jawab Kim bangga


"waahh, selalu hebat nampaknya", "Temani aku makan, aku kelaparan setelah melakukan perjalanan ini" Ucap Belz


''Apa dipesawat makanannya tidak enak?''


''enak, tapi kau tau lah bagaimana mereka menyajikannya di piring"


"baiklah, ayo jalan" Ajak Kim. Mereka berdua berjalan keluar dari kantor Kim

__ADS_1


"Bagaimana kabar Vani? aku merindukan anak itu. Kenapa tidak mengajaknya sekalian?" Ucap Belz sambil berjalan


"Hm... Dia baru saja makan, lagian ini sudah terlalu malam. Biarkan dia tidur" Ucap Kim


"Ajak dia, aku besok sudah kembali ke negara C. Tidak ada waktu untuk bertemu" Ucap Belz


"Baiklah, akan ku hubungi" Ucap Kim. Mereka berdua masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil, Kim menghubungi Vani


"tuttt.."


'Halo Khakim?' Ucap Vani dari telepon


"Kamu belum tidur?" Tanya Kim


'Mana mungkin aku tidur, tadi sore aku udah tidur lama' Ucap Vani dari telepon


"Baguslah, ayo makan malam" Ucap Kim


'Apa?? Makan? lagi? sore makan mie. trus Setengah jam yang lalu, aku baru saja selesai makan, sekarang makan lagi?' Ucap Vani terkejut, 'Nggak ah kenyang, Khakim makan aja sendiri. Aku mau tidur'


"Tapi..." ucap Kim terhenti, " Berikan padaku" Belz mengambil alih handphone Kim, "Hallo Vani, ingat suara kakak?"


'Ohh, Kak Belz kah? woahh..  kenapa bisa sama Khakim?' Ucap Vani terkejut


"mampir sebentar. kamu menolak ajakan makan malam kakak? jahatnyaa", "padahal sudah kakak bawakan kaset game terbaru dari perusahaan kakak, apa buang saja yaa" Ucap Belz


'Wuaaah... Yang benar kak? Kaset game baru? Oke Kak, Kalian dimana? Aku otw!' Ucap Vani bersemangat dari telepon


"Hm bagus... Di tempat biasa yaa" Ucap Belz dengan senyuman kecil


'Siap Kak Belz. See you' Ucap Vani. Belz memutuskan teleponnya dan mengembalikan handphonenya ke Kim


"Masalah Clear" Ucap Belz sambil tersenyum


"Tukang suap" Ucap Kim

__ADS_1


"Cara apa lagi yang bisa mempan buat Vani selain suap?" Ucap Belz


"Benar juga, ahaha" Ucap Kim. ia melajukan mobilnya pergi ke restoran tempat mereka biasa makan


__ADS_2