Cewek Berandal SMA 2

Cewek Berandal SMA 2
CBS2_032


__ADS_3

Setelah taxi itu pergi. Vani masuk ke dalam apartemen. ia menaiki lift dan pergi menuju apartemen milik Kim. Setelah sampai di depan pintu apartemen Kim, ia memasukkan pin dan masuk kedalam apartemen


"wah.. nggak ada yang berubah sama sekali" Ucap Vani sambil melihat sekelilingnya, "Kuncinya dimana yah" Ucapnya lirih. ia menelusuri seluruh ruangan untuk mencari Kunci mobil


Beberapa saat kemudian, ia menemukan kunci mobil Kim di atas meja samping kasur, "Njerr, di atas meja. Aku kira bakal di sembunyiin. Nyesel aku nyari kesana kemari" Ucap Vani. ia mengambil kunci tersebut dan berjalan keluar dari apartemen Kim, ("Untung dia sibuk, kalau nggak, Mana mungkin dia izinin aku sendiri yang ambil handphone di mobilnya. Palingan juga dia suruh Kak Zuan buat ngambilin") batin Vani senang, ("Hum... Tapi nggak biasanya dia gini, apa dia nyembunyiin sesuatu ya")


Setelah keluar dari apartemen Kim, ia pergi menuju parkiran untuk mencari mobil Kim. Setelah itu ia masuk ke dalam mobil Kim


"Woah, setelah ku amati lagi, mobil ini bagus juga, walau bagusan mobilku sih" Ucap Vani senang, "dahlah, Langsung gas aja" Ucapnya. ia melajukan mobil Kim ke sekolahnya


Beberapa saat kemudian, ia sampai di sekolah. Setelah memarkirkan mobilnya, ia masuk ke dalam sekolah, ("Hehe.. Ajak mereka bertiga bolos ah") batin Vani senang sambil berjalan. ia pergi ke kelasnya. Di dalam kelasnya, ketiga temannya sudah berada di tempat duduk masing masing. Vani pergi ke tempat duduknya


"Pagi amat kalian berangkat" Ucap Vani


"Murid teladan gitu loh" Jawab Agnes


"Wkwk, tingkatkan Nes" Ucap Vani


"Btw Van, kenapa kamu kelihatan bahagia banget" Ucap Putri penasaran


"Bukannya setiap hari aku selalu bahagia" Ucap Vani senang


"Kali ini beda, kayaknya ada hal yang menarik deh" Ucap Putri


"Hehe, jeng jeng jengg..." Ucap Vani senang sambil menunjukan kunci mobil di tangannya


"Wih.. Mobil kamu balik?" Ucap Agnes terkejut


"Kak Kim ngizinin kamu bawa mobil? Nggak mungkin" Sambung Putri terkejut


"Ini mobil punya dia" Ucap Vani


"Kamu nyuri ya? Njerr, tobat Van. Dosamu terlalu banyak" Ucap Agnes


"Iya Van, apalagi nyuri punya kakak sendiri" Sambung Awani


"Siapa yang nyuri njerr" Ucap Vani dengan ekspresi datar


"Lah itu buktinya, mana mungkin kak Kim pinjamin kamu mobil" Ucap Agnes


"Hehe, sebenarnya tuh, niatku cuma ambil handphone di mobil. Tapi pas masuk mobil. Tiba tiba kakiku nginjak Gas, jalan deh. Terpaksa bawa mobil kesekolah" Jelas Vani


"hoax kamu lah" Ucap Putri

__ADS_1


"Njerr, nginjak gas kalau mesinnya nggak di hidupin. Mana bisa jalan" Ucap Agnes


"Kan kuncinya aku taruh di lubang Kunci mobil. Kalau taruh sembarangan kan nanti bisa keselip. Nah, pas aku nunduk buat benerin tali sepatu. Nggak sengaja siku ku nyerempet kuncinya, kuncinya kepleset trus hidup deh mesinnya" Jelas Vani


"Mana mungkin njirrrr, jangan bilang trus sikumu nyerempet gigi mobil juga. trus abis benerin sepatu, kakimu nggak sengaja nginjek gasnya" Ucap Agnes


"Prekdisi yang tepat" Ucap Vani


"Cuma bocah yang percaya cerita khayal begitu" Ucap Putri


"Wkwk, kamu kan emang masih bocah" Ucap Vani sambil tertawa kecil


"Oh.. Mau ku gedik kau ya?!!" Ucap Putri ngegas. ia menghampiri Vani dengan penuh emosi


"Ampun, nyonya. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Ampyunn" pinta Vani


"Wkwk, nyonya garang" Ucap Agnes sambil tertawa


"Kamu juga hah!" Ucap Putri ngegas


"Ampunnn, saya di kompori Awani nyonya besar" Ucap Agnes sambil tertawa kecil


"Loh, kok Aku" Ucap Awani terkejut, "Put, barusan dia bilang kamu itu nyonya besar!"


"Njerr, nyonya besar yang langsing maksudnya" Ucap Agnes


"Bat bet Put.. Sikat Agnes" Ucap Vani sambil tertawa


"Aw, ambilin sikat. Mau aku buat nyikat mulut mereka berdua" Ucap Putri


"Kenapa aku juga ikut njerr" Ucap Vani


"Nggak apa Van, mulut kita di sikat biar kinclong. Pas upacara kena sinar matahari, satu SMA kesilauan lihat mulut kita" Ucap Agnes sambil tertawa kecil


"Wkwk, mata mereka jadi rusak ea, abis itu pasti kita disuruh masuk keruangan biar nggak kena matahari. Good idea, ayo kita lakukan" Ucap Vani yakin


"Nggak jadi lah, enak banget kalian berdua nggak ikut upacara" Ucap Putri


"Bhakss.. Ahahahahaa.. ga jelas banget" Vani tertawa kencang


"Guru nj*nk!" Ucap Agnes terkejut saat melihat guru masuk kedalam kelas


"Njerr, kenapa guru anj*nk" Ucap Vani lirih

__ADS_1


"Refleks gan, sorry kelepasan" Ucap Agnes


"Siapa yang ngobrol barusan?" Tanya guru lantang. Vani dan Agnes mengangkat kedua tangannya


"Kita" Ucap Vani


'Njerr, satu tangan aja woy! Kayak pencuri abis kepergok polisi aja, angkat tangan wkwk' Ucap Putri sambil tertawa Kecil


"Brakkkk" "Woy! Angkat tangan! Dorrr..dor..dor!!!" Teriak Awani sambil berdiri dari duduknya. Saat itu pandangan seluruh kelas tertuju padanya


"Njerr, ngapain kamu! Kumat yak" Ucap Putri terkejut


"Cuma praktek doang hehe" Ucap Awani sambil tertawa kecil. ia kembali duduk di kursinya


"Gaje tuh anak. Kurang obat nyamuk kayaknya" Ucap Vani


"Maklumin aja kalian semua, Awani baru keluar dari RSJ kemarin" Ucap Agnes


"Ahahahahahaaa..." Seketika murid murid di sana tertawa keras


"Diam!!" Teriak guru. Murid murid disana berhenti tertawa dan kembali diam


"Kalian berempat, berdiri di lorong selama pelajaran saya!" Ucap Guru dengan tegasnya


"Asiappp" Ucap Putri sambil tersenyum


"Njerrr, asiap matakau" Ucap Vani


"Jaga lisanmu!" Ucap Guru


"Maaf buk" Ucap Vani sambil menundukkan kepalanya sejenak


Mereka berdiri dari duduk mereka dan pergi keluar dari kelas. Mereka bersandar di tembok depan kelas mereka, "Njerr, Aw. Kenapa kamu tadi begitu? Malu maluin sumpah" Ucap Putri


"Aku tau kalau kalian bakal kena hukum, jadi aku juga mau ikut" Jelas Awani


"Wah, memang sahabat sejati" Ucap Agnes kagum


"Hehe" Ucap Awani bangga


"Eh.. Aw.. Aw.. Aw.." Ucap Vani


"Kenapa Van?" Tanya Awani

__ADS_1


"Siapa yang manggil kamu njerr, kaki ku keinjek nih" Ucap Vani. pandangan ketiga temannya tertuju pada kaki Vani. terlihat kaki Kanan Vani menginjak kaki kirinya sendiri


"Njerr, kamvrett.." Ucap Agnes sambil tertawa kecil


__ADS_2