
Mereka masih di dalam markas dan masih berada di tempat area menembak saat ini bahkan Felisha kembali mengasah tembakan nya saat ini bahkan sejak tadi Felisha selalu menembak tepat sasaran setelah dia di ajari Shawn tadi.
"Seperti nya Shawn bisa menjadi pelatih istri mi Dave ". Kata Revan
"Tidak perlu, bahkan aku juga bisa melatih nya sendiri ". Kata Dave
"Melatih mesum kalau kau itu Dave ". Kata Morgan
"Mesum dengan istri sendiri itu sah-sah saja jika kau tidak tahu Morgan ". Kata Dave
"Ya aku memang tidak tahu dan hanya kau lah yang tahu segala nya ". Kata Morgan
Dor
Tembakan Felisha di Lesatkan namun tidak mengenai sasaran nya membuat dia kesal saat ini.
"Dave jangan bicara , lihat kau mengganggu konsentrasi ku . Meleset kan tembakan nya ". kata Felisha
"Iya iya sweety maaf , mereka yang memulai nya jadi aku hanya meladeni nya saja ". Kata Dave
"Sudah diam dulu Dave dan biarkan aku fokus untuk latihan agar bisa hebat seperti Mel ". Kata Felisha
Shawn yang mendengar nama Mel di sebut pun kini langsung menatap Felisha dan Dave pun menghalangi pandangan Shawn dengan berdiri tepat di depan nya
"Jangan berani menatap istri ku seperti itu Shawn atau kau mau mata mu itu aku congkel sekarang juga ". Kata Dave membuat Felisha menghentikan aksi nya dan kini berbalik menatap suami nya yang kini membelakangi nya itu
"Hai apa yang kamu katakan barusan , mencongkel mata orang. sembarangan sekali sih kalau bicara ". Kata Felisha
"Dia berani sekali menatap kamu tadi dan aku tidak suka hal itu sweety ". Kata Dave
"Sudah aku katakan jika aku sama sekali tidak tertarik dengan istri mu itu dan tadi aku menatap nya karena dia menyebutkan nama Mel . Apa kau kenal Mel Nona ?". Tanya Shawn
Felisha pun terdiam sejenak karena dia menyadari jika dia tadi keceplosan menyebutkan nama Mel bahkan dia tidak menyadari jika di sini ada orang asing yaitu Shawn
"Tentu saja aku mengenal nya karena dia adalah adik ku ". Kata Felisha sambil tersenyum
"Adik mu , bukan nya kau anak terakhir dari keluarga Alexander nona lalu Mel adik mu dari mana ?". Tanya Shawn
__ADS_1
Felisha maju mendekati Shawn lalu menjitak kepala nya sambil berjinjit dan dia kini menatap Shawn saat ini
"Dia memang adik ku dan aku memang anak terakhir dari keluarga Alexander dan Mel adalah adik ku yang baru aku temukan ". Kata Felisha
"Dia adik mu yang hilang nona ?". Tanya Shawn
"Bukan tapi adik ketemu gede ". Kata Felisha lalu tertawa membuat Shawn kini diam saja melihat hal bodoh yang di lakukan istri Dave bahkan tadi dia berani menjitak kelapa nya sungguh wanita ini sama seperti Mel yang berani dengan nya
"Kamu sangat cinta ya dengan Mel ?". Tanya Felisha
"Cinta tidak perlu di gembar-gembor kan nona yang penting adalah usaha dan perjuangan nya untuk meluluhkan sang pujaan hati ". Kata Shawn sambil tersenyum mengingat bagaimana Mel selalu saja menolak nya dan mengatai nya bahkan Revan juga baru kali ini melihat senyuman yang tulus dan lebar sekali itu dari sahabat nya .
"Jangan terlalu bucin Lo belum tentu Mel mau dengan Lo ". Kata Revan
"Kita tetap bersaing Revan dan gue juga tidak akan berbuat curang". Kata Shawn
"Tapi gue tidak percaya dengan ucapan Lo itu ". kata Revan sambil merangkul pundak sahabat nya itu
"Sialan Lo Revan ". Kata Shawn dan mereka tertawa bersama. hanya Revan yang memang bisa dekat dengan Shawn seperti itu karena tidak mudah mendekati orang seperti Shawn apalagi dia memiliki masa lalu yang Buruk dengan orang terdekat nya dan itu menjadikan dia sangat dingin dan tidak mudah percaya dengan orang bahkan dia juga bisa menjadi sangat sombong di depan orang jika dia memang benar-benar tidak menyukai nya .
"Sweety sudahi dulu latihan nya , ayo kita pergi cari makan siang ". Kata Dave
"Lo jual mahal sekali jadi orang ". Kata seorang lelaki yang ada di depan nya namun Mel tidak perduli dan dia tetap saja makan di sana sambil memainkan ponsel nya
Ketika satu dari mereka ingin memegang Mel tangan nya pun di cekal seseorang membuat Mel kini melihat dan benar saja sudah ada Robin yang menahan nya
"Pergi dari sini atau aku buat kalian menghilang selama nya dari dunia ini ". Kata Robin lalu duduk di kursi depan Mel
Mereka bertiga segera pergi dari sana dan Felisha serta yang lain nya pun kini menghampiri Mel dan juga Robin di sana
"Kursi banyak yang kosong , kenapa duduk di sini ". Kata Mel
"Restoran ini bukan punya mu jadi wajar saja jika aku duduk di sini ". Kata Robin yang kini mengambil makanan yang akan Mel makan membuat nya kesal dan langsung memukul kepala Robin dengan garbu yang dia pegang
"Sakit Mel ". Kata Robin
"Dan aku gak tanya kan ". Kata Mel masa bodoh dengan ucapan Robin tadi
__ADS_1
"Mel ". Panggil Felisha
Seketika Mel Langsung menoleh dan dia kini berdiri dari duduk nya dan menghampiri Felisha lalu memeluk nya
"Kak , cantik banget sih hari ini ". Kata Mel
"Bisa saja kamu , lama kita tidak mengobrol Mel karena kamu sangat sibuk sekali mengerjakan tugas kuliah ". Kata Felisha
"Iya kak , tugas nya banyak banget sih jadi sibuk deh aku. Ayo duduk ". Kata Mel dan dia baru menyadari jika Felisha tidak lah sendirian bahkan ada Dave dan yang lain nya juga dan yang paling membuat dia kaget ada Shawn bersama dengan mereka saat ini
"Lo ngapain di sini ?". Tanya Mel dengan ketus nya
"Makan lah ngapain lagi ke sini kalau bukan makan ". Kata Shawn yang kini juga ikut duduk namun tatapan nya masih tertuju kepada Mel dan sesekali juga menatap Robin
"Tuan ". Sapa Robin yang juga berdiri ketika tahu ada Dave di hadapan nya
Dave mengangguk kan kepala nya dan mereka kini duduk bersama di meja yang sama bahkan Shawn dari tadi tetap tidak melepas kan tatapan nya dari Mel sejak tadi apalagi ada Robin di restoran itu dengan Mel membuat dia semakin penasaran dengan hubungan mereka
"Jangan heran Shawn jika ada Robin di sini karena Mel banyak yang menyukai nya ". Kata Revan
"Tapi saya tidak menyukai Mel tuan ". Kata Robin
"Lalu kenapa kau selalu ada bersama dengan Mel ?". Tanya Shawn
"Sama seperti Lo , dia di sini makan jadi wajar saja kita ada di sini bersama, dasar bodoh ". Kata Mel
"Hanya Lo Mel yang bisa mengatai Shawn seenak nya bahkan dia tidak marah dan keberatan sama sekali ". Kata Revan sambil tersenyum
Felisha tersenyum senang melihat Mel banyak yang memperebutkan bahkan mereka bukan orang sembarangan dan Felisha juga merasa Mel memang pantas mendapat kan salah satu dari mereka sebab Mel adalah anak yang baik setahu dia .
"Kak jangan bengong ayo pesan makanan nanti Robin yang akan membayar nya ". Kata Mel lalu melanjut kan makan nya
"Aku tidak akan membayar nya Mel jangan asal bicara ". kata Robin
"Ya Kalau begitu Shawn, Lo yang bayar semua nya ya ". Kata Mel
"Baik lah gue akan membayar nya dan Lo bisa makan sepuas nya di sini dan bungkus juga boleh. Mel pulang bareng gue mau gak nanti ". Kata Shawn sambil tersenyum
__ADS_1
"Shawn hati-hati, kakak Mel galak seperti singa ". kata Felisha membuat Felisha dan Mel pun tertawa terbahak-bahak saat ini karena yang mereka bicarakan ada di sana dan sedang menatap mereka saat ini