
Dan entah apa yang akan terjadi dengan Robin kedepan nya jika dia tahu Robin sudah bersama dengan Mel sekarang menjalin hubungan. Dan tentu nanti dia tidak akan bisa lepas dari Shawn jika dia sudah mengetahui nya selain itu juga bisa saja nanti Dave juga akan mendapat kan masalah akan hal tersebut
" Shawn percintaan mu tidak ada hubungan nya dengan pekerjaan ku jadi jika aku menerima tawaran itu pun tidak ada hubungan nya kan dengan wanita mu ". Kata Jack
" Jangan macam-macam Jack . Apa kau lupa ketika Matthew menyerang bahkan Mel pun juga menjadi korban nya juga bahkan dia sampai koma selama satu bulan itu kau anggap tidak ada hubungan nya ". Kata Shawn yang sudah meninggikan suara nya membuat mereka semua terdiam sebab mereka tahu jika kali ini Shawn benar-benar marah jadi Jack pun tidak meneruskan lagi ucapan nya itu
" Sudah kita ganti pembahasan saja sekarang jangan membahas wanita lagi ". Kata Dean
" Marvin ada di sini juga Shawn, dan apa tugas dia karena aku pun melihat dia juga dekat dengan adik Dave ?". Tanya Jack
" Dia yang aku perintah kan mengawasi Mel jika keluar rumah tanpa orang hebat di samping nya agar tidak ada yang menyakiti nya nanti ". Kata Shawn
" Pekerjaan yang menyenangkan sekali dan dia pun pasti sangat senang bukan mendapat kan pekerjaan seperti itu karena itu sangat lah mudah sekali di kerjakan". Kata Edric
" Mudah bagi mu tapi belum tentu mudah bagi Marvin karena jika dia menjadi bodyguard bayangan maka jika kau nanti menyerang Dave maka kau akan berhadapan dengan nya juga ". Kata Dean
" Iya juga kenapa aku tidak memikirkan nya tadi ". Kata Jack
" Karena kali ini otak mu sama sekali tidak bisa berfungsi dengan baik dan juga kau selalu saja membuat keputusan yang bodoh ". Kata Shawn
" Pertanyaan ku Shawn, apa adik Dave mencintai mu atau mereka hanya memanfaatkan diri mu Karena cinta mu yang begitu besar itu hingga kau rela melakukan segala nya dengan adik Dave ". Kata Ricardo
" Dia memang belum mencintai ku tapi aku punya banyak cara untuk bisa mendapat kan dia nanti nya jika dia memang tidak mencintai ku ". Kata Shawn
Mereka terdiam dan tidak lagi melanjutkan obrolan ini sebab sudah cukup bagi mereka tahu jika memang adik Dave adalah wanita yang di cintai ketua Geng nya dan untuk kedepan nya tentu mereka akan waspada agar tidak melukai wanita karena kemarahan Shawn pun sungguh mengerikan sekali dan sukar untuk di lihat
Dan di lain tempat yaitu di sebuah kafe Robin dan Mel serta Revan tengah menikmati malam bertiga di sana . Tampak juga Mereka hanya mengobrol biasa saja tanpa menunjukkan kemesraan nya di depan banyak orang
" Apa kalian yang ingin menjalin hubungan privasi ?". Tanya Revan
" Yakin sekali apalagi jika melihat Shawn itu juga masih menjadi pikiran gue bagaimana cara nya agar dia bisa berhenti mengejar gue ". kata Mel
" Itu tidak akan mungkin terjadi Mel karena dia sudah mengatakan untuk mendapat kan Lo apapun yang terjadi dan gue hanya bisa mengatakan agar Robin waspada saja ". Kata Revan
" Ya aku tahu hal itu dan sekarang jangan membahas hal itu karena kita di sini untuk bersenang-senang ". Kata Robin
" Ya kita di sini untuk bersenang-senang dan gue di sini hanya jadi obat nyamuk kalian berdua saja ". kata Revan
" Cari saja wanita di sini Revan kan banyak di sini tinggal pilih saja ". Kata Robin
" Lo sombong ya mentang-mentang Mel sudah menerima cinta Lo jadi kini Lo berlagak sok banget Robin ". Kata Revan
" Aku tidak sombong Revan hanya memberikan saran saja agar kau tidak sendirian di sini ". kata Robin
" Ya terserah apa kata Lo saja dan gue tidak akan perduli sama sekali Robin ". Kata Revan yang kini tengah asik makan di sana dan tak lupa juga dia melirik kanan kiri untuk mencari mangsa nya yang akan dia ajak menemani nya bermalam nanti di ranjang panas Mereka
Dan di kediaman Dave kini dia juga sudah sampai rumah . Felisha heran kenapa rumah mereka terlihat sepi sekali seperti tidak ada penghuni nya sama sekali di sana
" Apa Mel tidak ada di rumah atau belum pulang sayang ?". Tanya Felisha
" Mungkin saja dia masih berada bersama dengan Shawn". Kata Dave
Mereka berdua menaiki tangga untuk menuju kamar nya dan terlihat Liam menghampiri dan memberikan salam kepada Dave dan Felisha
" Selamat malam tuan dan nyonya". Kata Liam
" Kemana Mel?". Tanya Dave
" Nona Mel pergi bersama dengan Robin dan juga tuan Revan tadi ". Jawab Liam
" Pergi lah istirahat Liam karena aku juga akan beristirahat sekarang". Kata Dave
Dia kembali mengajak Felisha menaiki tangga untuk segera beristirahat sekarang dan terlihat juga Dave bermanja-manja dengan istri nya ini membuat Felisha hanya tersenyum saja karena dia tahu apa yang di inginkan suami nya itu . Dan malam ini terjadilah olahraga ranjang dengan durasi waktu yang cukup lama juga di sana karena Dave sangat lah buas sekali malam ini melakukan nya
*****
Suasana pagi pun sudah tiba dan kini Dave sudah bangun sejak tadi , dia pun berada di ruangan olahraga sekarang
" Kak ". Sapa Mel yang baru masuk juga di ruangan itu
Dave melihat ada yang berbeda dengan Mel dan dia tahu jika kali ini adik nya itu terlihat sangat bahagia sekali membuat nya pun juga ikut tersenyum senang dengan kebahagiaan yang di rasakan oleh Mel saat ini
" Ada apa , kelihatan nya kamu sangat bahagia sekali sayang ". Kata Dave sambil mengusap rambut Mel penuh dengan sayang
" Kak aku ingin bicara sesuatu tapi ini rahasia jadi kakak tidak boleh mengatakan nya kepada orang lain ". Kata Mel
" Apa sayang katakan saja ". Kata Dave
" Mel menyukai Robin dan tadi malam kita sudah saling mengungkapkan rasa ". kata Mel
Tentu saja Dave sangat terkejut sekali bukan karena dia tidak suka dengan Robin tapi karena dia tahu Shawn kini dengan gigih memperjuangkan Adik nya itu dan sekarang dia sudah menjadi kekasih Robin . Dave pun berpikir jika nanti Shawn tahu pasti dia tidak akan tinggal diam sama sekali
" Mel kakak senang kamu sudah menemukan lelaki yang pas dan cocok untuk kamu ". Kata Dave memeluk adik nya dan dia akan mengurus masalah Shawn nanti jika dia mengganggu kebahagiaan dari Mel bersama dengan Robin
__ADS_1
" Tapi Mel tidak memberi tahu siapapun kak karena Mel juga tidak mau Shawn bertindak di luar dugaan nanti nya ". Kata Mel
" Tapi cepat atau lambat dia pasti akan mengetahui nya Mel dan sebelum itu tiba kakak pun juga akan melindungi kalian karena kebahagiaan mu nomer satu ". Kata Dave
Bertarung dengan Shawn dia pernah melakukan nya dan hasil nya memang lah imbang tapi kini dia pun tidak bisa meremehkan Shawn begitu saja karena jika dia bergabung dengan para musuh Dave tentu nya itu tidak lah mudah untuk menghancurkan nya nanti jadi Dave harus terus waspada
" Maaf merepotkan mu kak ". Kata Mel
" Tidak masalah dan selama kamu belum menikah kamu masih tanggung jawab kakak Mel ". Kata Dave
Mel mengangguk kan Kepala nya dan kini mereka berdua pun berolahraga bersama di sana sambil bercanda dan saling mengejek juga bahkan Tak henti nya Mel tertawa karena Dave yang selalu saja Menggoda diri nya karena hubungan nya dengan Robin
Selesai mereka berolah raga Dave dan Mel pun keluar untuk makan pagi bersama dan di sana juga sudah ada Felisha yang sudah duduk manis menunggu mereka
" Kenapa tidak di ajak juga untuk olahraga tadi ". Kata Felisha cemberut
" Kamu tadi sedang tidur pulas banget sweety jadi aku pun tidak tega membangun kan kamu ". Kata Dave
" Tadi juga gak terlalu lama kak olahraga nya jadi gak ada gunanya juga ". Kata Mel
Felisha hanya mengangguk kan kepala Saha dan kini dia pun mengambil kan makan untuk Dave setelah itu mereka makan bersama di sana
" Eh Robin sini ". Panggil Felisha yang tanpa sengaja melihat Robin tadi dan kini Robin pun segera menghampiri meja makan . Tidak terlihat sekali jika Mel dan Robin adalah pasangan kekasih sebab Robin masih sama seperti dulu jika di depan banyak orang maka dia akan cuek dan terkadang juga menyebalkan sekali
" Kenapa nona ?". Tanya Robin
" Ikut makan yuk agar makin rame ". kata Felisha
" Maaf nona tapi saya masih belum menyelesaikan pekerjaan saya ". Kata Robin
" Sudah lah nanti kan bisa di lanjut lagi jadi duduk lah dan kita makan bersama Sekang". Kata Felisha
" Istri dari bos memerintah dan kau tidak menuruti nya , keterlaluan sekali kau Robin ". Kata Mel
Robin menatap tajam Mel dan Mel pun mengejek nya dengan menjulurkan lidah nya saat ini membuat Felisha tersenyum karena mendapat kan hiburan di pagi hari ini
" Kalian itu ya memang gak pernah bisa akur sama sekali". Kata Felisha
" Jadi kakak sudah terbiasa kan melihat nya dan itu pun selalu jadi rutinitas kami berdua memang kak ". kata Mel
" Rutinitas mu saja Mel dan aku tidak ". kata Robin
" Enak saja kita berdua lah kan kita adalah couple gols ". Kata Mel
Mereka segera makan sekarang dan di meja pun terkadang Mel juga membuat Robin harus mengalah karena beberapa kali lauk yang dia ambil dan hendak di makan pun di ambil Mel dengan santai nya
Selesai makan Robin tidak Langsung berangkat kekantor sebab dia kini di ajak Dave mengobrol bersama di sofa dan Mel kebetulan juga masuk siang jadi Shawn belum datang menjemput nya sekarang ini
" Selamat pagi semua nya ". Kata Revan ketika masuk ke dalam dan melihat mereka yang baru saja duduk di sofa
" Kalian kenapa datang kemari pagi-pagi buta , apa ingin minta makan ?". Tanya Dave
" Tidak , kami hanya ingin mengobrol dengan mu Dave , apa tidak boleh ?". Tanya Gerald
" Tidak masalah dan duduk lah kalian semua aku akan mengambil kan cemilan untuk menemani kita mengobrol di sini ". kata Felisha
" Tidak perlu repot Karena kita sudah berinisiatif membawa nya jadi kita bisa langsung memakan nya sekarang ". Kata Revan yang kini sudah mengeluarkan bingkisan yang mereka bawah tadi
" Kalian memang pengertian dan tidak menyusahkan tuan rumah ya ". Kata Mel yang langsung mengambil makanan nya dan kini dia pun segera memakan nya
" Apa ada sesuatu hingga kalian datang kemari sepagi ini dan jawab yang benar juga ". Kata Dave
" Kita hanya ingin bertanya kabar Felisha saja apa dia sudah mulai ada kemajuan lagi dengan latihan nya ?". Tanya Morgan
" Kenapa kalian bertanya tentang itu , apa kalian ingin mengujiku lagi dan yang kemarin masih Kurang ". Kata Felisha sambil menatap tajam mereka satu persatu. Sungguh Dave pun baru mengetahui jika istri nya itu bisa menatap orang sedalam itu bahkan dia pun bisa menakutkan juga di depan orang
" Kita bisa melihat nya nanti jika sudah waktunya untuk latihan lagi ". Kata Dave
" Apa kakak sudah pandai memakai pistol ?". Tanya Mel
" Tentu saja dia tidak pandai Mel karena yang memiliki pistol ada Dave jadi mana mungkin Felisha pandai memakai nya . Dia hanya pandai merawat nya saja ". Kata Revan membuat mereka semua tertawa termasuk Felisha juga yang tidak sungkan sekali untuk tertawa saat ini setelah mendengar perkataan dari Revan
" Otak Lo itu ya memang sangat mesum sekali dan untung nya gue sudah putus dengan Lo ". kata Mel
" Pasti Lo juga menyesal Mel telah putus dari gue karena gue juga masih banyak yang mengejar ". kata Revan
" Wah wah wah percaya diri anda memang lah besar sekali tuan dan itu tidak ada gunanya juga menurut gue bodoh ". kata Mel sambil melempar bantal ke muka Revan
" Suka nya main lempar saja Lo . mau Lo gue lempar ke dasar laut Mel ". kata Revan
" Mana bisa Lo melempar gue karena jika Lo mau melempar gue Robin akan Dengan sigap menangkap gue . Bukan begitu tuan Robin ". Kata Mel mengedip kan sebelah mata dan itu di anggap mereka yang belum tahu hubungan Mel sebagai candaan saja sebab Mel juga sering sekali melakukan hal tersebut kepada Robin
" Kurang kerjaan sekali jika aku harus melakukan nya Mel ". Kata Robin
__ADS_1
" Kau itu calon suami ku jadi harus siaga bukan begitu kak Dave ". kata Mel membuat mereka tertawa sebab Robin melotot Kepada Mel saat ini dan melempar kan bantal sofa juga tepat ke muka nya bahkan Dave pun juga ikut tersenyum melihat pertengkaran kecil mereka yang memang lucu sekali itu
" Lihat lah kak dia berani sekali menganiaya aku ". Kata Mel
" Kau hanya bisa mengadu saja Mel ". kata Robin
" Mel kita berdua pergi ke atas saja karena di sini sangat tidak menyenangkan sekali ". Kata Felisha
" Iya kak itu benar dan lebih baik nonton Drakor saja dari pada di sini tidak jelas sama sekali ". Kata Mel
Tak lupa juga mereka membawa cemilan yang di bawa Revan untuk di makan di lantai atas dan Dave hanya menatap kepergian mereka saja saat ini
" Apa hal penting yang akan kalian sampai kan ?". Tanya Dave
"Seperti nya Justin meminta bantuan dari anggota King Black World Dave untuk melawan Mu ". Kata Morgan
Dave masih diam dan menyimak perkataan mereka satu persatu saat ini tanpa berkomentar dulu
" Dan aku pun tidak sengaja juga melihat mobil yang di tumpangi Justin pergi dari sini tadi ". Kata Sean
" Dave mau harus hati-hati sebab kita semua juga tahu bagaimana kemampuan Geng tersebut ". kata Revan
" Apa ada yang tahu dengan siapa dia bekerja sama ?". Tanya Dave
" jika memang tuan Justin bekerja sama dengan salah satu anggota King Black World maka itu pasti adalah tuan Jack Austin sebab dia selalu menyewakan bodyguard nya untuk membantu klien nya menyerang musuh ". kata Robin yang tahu apa saja keahlian dari setiap Geng tersebut
" Jack memang tidak bisa di remehkan sama sekali . Tapi aku masih penasaran siapa ketua dari Geng itu sebab hingga kini masih belum ada yang mengetahui nya ". Kata Carles
"Dia memang sangat lah misterius sekali jadi kita juga harus tetap Waspada bukan tidak mungkin ketua nya pun juga ikut turun tangan juga Dave ". kata Revan
" Setahu ku dalam Geng tersebut di larang keras untuk mencampuri urusan anggota lain nya ". Kata Sean
" Itu tidak berlaku untuk sang ketua sebab dia memiliki kekuatan lebih dari para anggota yang lain nya ". kata Dave
Jika memang benar Justin bekerja sama dengan Jack maka Dave harus meminta bantuan Shawn untuk mengatasi nya dan menambah jumlah anak buah juga untuk menjaga rumah ini dari serangan tak terduga
" Dia datang kemari tentu saja untuk membuat perhitungan Kepada mu Dave sebab sudah membunuh Matthew dengan begitu sadis nya dan tanpa ampun sama sekali ". Kata Gerald
" Aku tahu hal itu dan aku juga akan menambah orang yang berjaga di sini ". kata Dave
" Kenapa tidak meminta bantuan Rafael juga Dave , dia pun memiliki anak buah hebat juga jika kau lupa ". Kata Revan
" Anak buah Rafael akan tetap di sana menjaga keamanan di kediaman Alexander sebab bukan tidak mungkin musuh juga mengincar di sana nanti nya ". Kata Dave
" Lebih baik bicarakan saja dengan Shawn agar dia mau membantu kita supaya kekutan kita juga bertambah besar nanti nya ". kata Morgan
Dave masih memikirkan nya sebab setelah dia tahu hubungan Robin dan Mel maka dia pun berpikir untuk tidak terlalu melibat kan Shawn tapi kali ini dia memang membutuhkan nya karena lawan nya pun juga tidak bisa di anggap remeh sama sekali
" Nah itu dia orang nya nongol. Shawn cepat kemari ". Kata Revan sambil melambai kan tangan nya menyuruh Shawn agar cepat datang kemari
" Apa Mel tidak kuliah hari ini hingga sejak tadi dia tidak keluar bahkan aku sudah menunggu setengah jam di luar ". kata Shawn
Revan memukul sahabat nya itu yang di rasa sangat bodoh sekali dan kenapa juga dia harus menunggu di luar bukan nya langsung masuk saja kedalam rumah ini Karena dia juga sudah memiliki akses masuk rumah ini dengan mudah nya
" Dia mengatakan jika kuliah nya siang jadi sekarang dia sedang bersantai di lantai atas bersama dengan istri ku ". Kata Dave
" Lagian kenapa Lo bodoh sekali kan bisa masuk atau chat Mel untuk memastikan , kenapa malah menunggu di luar". Kata Revan
" Shawn duduk lah sebentar dan ikut membahas sesuatu dengan kami di sini ". Kata Morgan
Shawn pun kini duduk bersama dengan mereka dan dia merasa seperti nya kali ini memang obrolan akan serius sekali nanti
" Ada apa?". Tanya Shawn
" Tadi kita baru saja mendapat kan informasi jika Justin kakak tiri dari Matthew akan menyerang Dave dan dia pun bekerja sama dengan Jack Austin untuk melancarkan aksi nya itu ". kata Morgan yang kini menjelaskan kepada Shawn pembahasan mereka kali ini
" Ya Jack Austin yang termasuk dalam anggota King Black World dengan ketua yang masih saja misterius hingga sekarang ini ". Kata Sean
" Jack Austin ". Kata Shawn mengulangi menyebut nama Jack
" Iya Jack dan kenapa Lo malah mengulang menyebut nama nya lagi ". Kata Revan
" Apa dia ada di sini , karena gue mendengar jika dia tidak ada di sini dan ada di Meksiko ". kata Shawn
" Jika dia di ajak bekerja sama dan bayaran nya cukup menggiurkan mana mungkin kan dia menolak nya ". Kata Carles
Shawn hanya diam saja dan sebelum kemari juga dia sudah mengingat kan kembali agar Jack tidak ikut campur dengan masalah ini jika dia tidak mau berhadapan dengan nya nanti
" Apa dia bodoh ingin menyerang di sini sementara dulu Matthew saja sudah mengalami hal yang mengerikan ". Kata Shawn
" Itu tidak akan menjadi masalah sama sekali karena Justin pun lebih hebat dari Matthew". kata Gerald
Sementara itu Dave masih saja terdiam menatap Shawn yang hanya berekspresi datar sekali dan tidak menunjukkan apapun sama seperti sebelumnya dan hal itu akan berbeda jika ada Mel di sini
__ADS_1