
Seperti dugaan Revan tadi kalau Mel pasti akan marah dengan nya dan kini dia di dalam mobil pun hanya diam saja sambil memalingkan wajah nya membuat Revan hanya tersenyum melihat kelakuan Mel yang seperti itu saat ini.
"Mel ". Panggil Revan namun Mel tetap diam saja
"Meilani ". Panggil Revan lagi namun respon Mel tetap sama saja
Cup
Satu kecupan di pipi Mel membuat nya kini menjambak dan memukul Revan dan Revan hanya tertawa saja saat ini
"Lo ya kurang ajar sekali ". Kata Mel
"Siapa suruh membisu ketika gue panggil " Kata Revan sambil tersenyum dan dia juga terlihat tidak menampakkan wajah bersalah nya sama sekali kali ini.
"Gue kesal sekali dengan Lo dan dengan Shawn juga ". Kata Mel
Revan pun tertawa melihat wajah Mel yang memang benar-benar sangat kesal sekali kali ini bahkan dia terlihat tidak bisa menghentikan tawa nya meskipun Mel Beberapa kali juga sudah memukul nya
"Gue pikir Lo sudah jadian sama Shawn karena tadi kalian berpelukan ". Kata Revan
"Dia gila bahkan memeluk gue tanpa izin dan pemaksa sekali ". Kata Revan
"Shawn orang yang baik Mel begitu juga dengan Robin apalagi gue ". Kata Revan membuat Mel pun menggigit lengan nya sangking gemas nya kepada Revan kali ini karena ucapan nya tadi
Di rumah nya Dave kini berbincang dengan Robin sebelum dia pergi ke suatu tempat bahkan dia juga terlihat sangat geram sekali karena Matthew
"Untuk saat ini fokus saja kepada keselamatan Felisha karena aku tidak mau terjadi sesuatu dengan nya dan juga suruh orang untuk mengawasi mama tiri nya Robin ". Kata Dave
"Baik tuan saya akan melakukan nya ". Kata Robin
Dave kini terlihat menatap lurus ke depan karena dia merasa ada yang Felisha sembunyikan dari nya dan dia tidak mau mengatakan nya walaupun dia sudah memancing nya beberapa kali namun tetap saja tidak ada hasil sama sekali.
"Apa ad sesuatu tuan ?". Tanya Robin
Dave menghembus kan nafas nya kasar sebelum dia berkata kembali kepada Robin . "Seperti nya ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Felisha dari ku Robin ". Kata Dave
"Saya akan mencari tahu hal itu tuan ". Kata Robin
__ADS_1
"Jangan mencari tahu nya karena aku ingin dia sendiri yang mengatakan nya kepada ku agar di bisa mengutarakan isi hati dan keinginan nya kepada ku Robin ". Kata Dave
Robin pun mengangguk kan kepala nya dan dia tidak akan ikut campur dengan rumah tangga bos nya itu jika memang tidak di butuh kan
Kini terlihat Mel masuk ke dalam rumah dengan wajah kesal nya dan di belakang nya di susul oleh Revan . Mel yang tidak perduli dengan ada nya sang kakak dan juga Robin pun kini Langsung naik ke atas bahkan panggilan dari Dave pun dia abaikan kali ini
"Kenapa dia Revan ?". Tanya Dave
"Di sedang bingung memilih antara aku atau Shawn ". Kata Revan sambil kini duduk di sofa bersama mereka berdua
"Jangan macam-macam Revan , aku tanya serius ". kata Robin
"Adik mu itu masih marah dengan ku Dave jadi wajar saja di seperti itu ". Kata Revan
Dave mengerti karena Mel memang seperti itu jika ada sahabat kakak nya atau orang terdekat nya yang menampak kan diri di hadapan banyak orang untuk menjemput nya maka dia akan sangat tidak suka dan kesal sekali
"Bagaimana Revan , apa ada hal yang aneh di sekeliling Mel ?". Tanya Dave
"Sejauh ini masih aman Dave ". Kata Revan
"Baguslah kalau begitu. Robin ayo kita berangkat sekarang ". Kata Dave
"Ke markas ". Jawab Dave yang kini sudah berjalan pergi meninggalkan Revan dan dia pun kini segera pergi juga karena memang sudah tidak ada lagi yang harus di bicarakan di rumah itu.
Dalam kamar terlihat sekali jika Felisha kini sibuk merapikan barang nya dan sang suami bahkan terlihat juga dia membersihkan beberapa tempat di sana.
Tring
Terdengar bunyi ponsel milik Felisha dan dia pun segera mengambil nya. Setelah melihat nya kini Felisha pun kembali melamun karena dia menerima pesan kembali tentang asmara Dave dengan kekasih masa lalu nya
"Apa dia akan meninggalkan aku jika kekasih nya kembali lagi ". Kata Felisha sambil menghembuskan nafas kasar nya
Entah kenapa dia semakin ragu dengan Dave namun dia juga tidak berani untuk bertanya kepada Dave tentang hal tersebut.
Tok tok tok
"Kak apa aku boleh masuk ?". Tanya Mel
__ADS_1
Felisha menghampiri pintu kamar tersebut lalu membuka nya kali ini. Dia tersenyum ketika melihat Mel ada di hadapan nya saat ini
"Sudah pulang Mel ?". Tanya Felisha
"Sudah dong kak, kan Mel ada di sini jadi otomatis sudah pulang. Kakak sibuk ?". Tanya Mel
"Seperti yang kamu lihat , aku hanya santai saja ". Kata Felisha
Mel pun kini duduk di sofa dan dia menatap Felisha saat ini karena dia melihat ada yang lain dengan Felisha, tidak seperti biasa nya.
"Kak ". Panggil Mel
"Iya ada apa Mel ?". Tanya Felisha
"Apa kakak sakit ?". Tanya Mel
"Tidak. Bahkan aku sangat sehat Mel ". Kata Felisha
"Lalu kenapa kakak terlihat murung sekali ". Kata Mel
Hal itu tentu nya membuat Felisha kaget karena dia heran bagaimana bisa Mel tahu jika dia kini dalam kondisi yang tidak baik-baik saja
"Aku tidak apa-apa Mel ". Kata Felisha
"Jangan membohongi ku kak. Apa kak Dave menyakiti mu , tapi itu pasti tidak mungkin karena di sangat mencintai mu ". Kata Mel dengan yakin nya namun Felisha kini malah meragukan keyakinan tersebut
"Kak jujur saja . Jika ada sesuatu yang ingin di katakan atau tanyakan jangan sungkan sama sekali ". Kata Mel
"Aku benar-benar tidak apa-apa Mel , itu hanya perasaan kamu saja ". Kata Felisha sambil tersenyum
Mel tentu saja tidak semudah itu percaya dengan apa yang di katakan Felisha dan dia kini terlihat memicingkan mata nya menatap kakak ipar nya itu karena dia tidak mau mengaku. Mel bukan Dave yang menunggu orang tersebut mengatakan yang sejujurnya, dia berbeda dan akan bertanya terus hingga menemukan Jawaban nya
"Kak , apa kamu menganggap ku sebagai adik ?". Tanya Mel
"Tentu saja iya, kan kamu sekarang memang adik ipar ku Mel ". Kata Felisha
"Kalau begitu cerita kan apa yang sedang mengganjal di hati dan pikiran mu kak. Aku tahu ada hal yang terpendam yang ingin kakak ketahui dan aku bukan kak Dave yang meskipun tahu akan hal tersebut tapi diam saja menunggu kejujuran ". kata Mel
__ADS_1
Felisha pun kaget mendengar nya , jadi Dave mengetahui nya dan dia hanya diam menunggu Felisha mengatakan nya. Apa kini dia harus jujur dengan Dave atau dengan Mel saja karena dia sama-sama perempuan nya jadi lebih enak jika bercerita