
Berapa kali Robin mencoba menolak Kristal tapi sedikit pun dia sama sekali tidak perduli bahkan dia semakin gencar mendekati Robin, bukan karena dia tidak laku atau tidak tahu diri karena sudah di tolak namun masih saja mendekati Robin. Kristal memang akan selalu memperjuangkan cinta nya walaupun dia tahu jika itu sangat sulit tapi dia akan berusaha karena dia sangat yakin jika dia berusaha maka akan ada hasil nya nanti
" Robin bagaimana kalau kita pergi jalan ke taman ". Ajak Kristal
" Kaki mu masih sakit jadi jangan jalan terlalu jauh ". Kata Robin
" Kan ini juga untuk melatih kaki ku Robin agar tidak kaku nanti nya ". Kata Kristal yang kini sudah mulai berdiri dan akan pergi jalan sendiri namun Robin pun langsung menopang nya sekarang ini
" Dasar bandel sekali , ya sudah ayo kita pergi sekarang karena aku tidak ingin jika terjadi sesuatu lagi dengan mu " Kata Robin
Kristal pun senang akhirnya kini dia bisa jalan bersama dengan Robin ya walaupun dia harus sakit dulu baru bisa melakukan nya saat ini
" Apa kau yang menanam tanaman di sini Kristal, tapi seperti nya tidak mungkin ya karena kau mana bisa melakukan nya ". Kata Robin
Tanpa aba-aba lagi Kristal pun langsung memukul kepala Robin namun dia hanya bercanda saja
" Kris kau kenapa bar-bar sekali ". Kata Robin
" Itu karena kau yang menghina ku lebih dahulu jadi aku melakukan nya ". Kata Kristal
" Aku hanya bercanda tadi jadi jangan lah memukul ku seperti itu Kristal karena sakit sekali ". Kata Robin
" Halah , biasa nya juga kau selalu melawan penjahat bukan jadi pukulan ku pun tidak ada apa-apa nya juga ". Kata Kristal
Robin hanya diam saja dan tidak berniat sama sekali untuk menanggapi nya lagi apa yang di katakan Kristal saat ini
Dan di tempat Dean kini Mel pun juga mendapat kan beberapa pelatihan khusus dari Shawn dan juga para sahabat nya di sana
" Lo ternyata cukup hebat juga ya Mel ". Kata Dean
" Bisa banget ya Lo kalau cari muka tapi gue sejak dulu memang hebat jadi tidak mempan pujian Lo tadi ". Kata Mel
" Gue suka gaya cewek seperti Lo Mel dan mungkin itu juga yang membuat Shawn jatuh cinta kepada Lo ". Kata Dean
" Wah awas nanti Lo juga jatuh cinta pada gue , bisa bahaya bukan ". Kata Mel bercanda
" Itu tidak akan mungkin terjadi Mel dan mama mungkin juga gue suka dengan orang yang di sukai sahabat sendiri. Prinsip kita tidak seperti itu Mel ". Kata Dean
" Ya kan siapa tahu saja . Cinta tidak bisa di tebak kemana jalan nya jadi kita pun juga tidak bisa menebak apa kita akan jatuh cinta dengan siapa nanti nya ". Kata Mel
" Dan sekarang pun Shawn kini jatuh cinta kepada Lo dan kita juga heran awal nya kenapa dia bisa suka dengan Lo tapi setelah melihat Lo ya kita bisa tahu jika Lo memang spesial Mel ". Kata Edric
" Martabak kali ya spesial ". Kata Mel sambil tersenyum
" Kenapa tadi Revan menelfon ?". Tanya Shawn
" Dia ingin mengajak ku pergi jalan dan sekarang dia sudah ada di rumah bersama kak Dave ". Kata Mel
" Apa kalian buru-buru, jika tidak bisa kita makan bersama sekarang ". Ajak Edric
" Jangan sekarang karena gue akan mengantar Mel pulang. Dia pasti sudah di cari oleh kakak nya jadi dia harus segera pulang sekarang ". Kata Shawn
" Lain kali saja kita makan bersama dan jangan mengajak shawn nanti agar kita bisa bergosip tentang nya ". Kata Mel
" Ide yang baik Mel , atur saja nanti waktu nya kapan ". Kata Edric
" Jangan coba-coba kalian ya bertemu dan mengajak nya keluar tanpa sepengetahuan gue . Mel ayo pulang ". Kata Shawn
" Padahal gue masih betah di sini tapi ya sudahlah kapan-kapan bisa kan kita kumpul lagi ". Kata Mel
" Gampang nanti ke sini saja atau bilang pada shawn pasti dia tidak akan menolak permintaan Lo sedikit pun ". Kata Edric
Mel mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun segera pergi untuk pulang sekarang ini di antar oleh Shawn dan tak lupa juga dia mengucapkan terima kasih kepada Dean dan Edric tadi yang memperbolehkan dia ikut latihan di sana
" Mereka semua menyeramkan wajah nya sama seperti Lo tapi mereka asik juga jika di ajak bicara ". Kata Mel
" Tentu saja mereka asik Mel ". Kata Shawn
" Tapi Lo menyebalkan sekali Shawn ". Kata Mel
" Tapi tampan Kan ". Kata Shawn
" Mulai narsis nya , gak cocok Lo kalau begitu Shawn ". Kata Mel
" Mau langsung pulang atau makan dulu Mel ?". Tanya Shawn
" Pulang saja karena ini juga sudah hampir malam bukan jadi gue gak enak sama kak Dave , takut dia mencari ". Kata Mel
Shawn pun mengangguk kan Kepala nya dan kini dia pun segera menambah kecepatan mobil nya sekarang agar segera sampai di rumah Dave . Tidak lama mobil Shawn kini sampai di halaman rumah Dave dan dia melihat jika banyak mobil juga di sana dan salah satu nya milik Revan sahabat nya
" Mampir dulu gak ?". Tanya Mel
" Langsung saja karena gue ada urusan Mel , sampai bertemu besok ". Kata Shawn sambil melambaikan tangan nya lalu dia pun segera pergi meninggalkan rumah Dave sekarang
Kini Mel pun masuk dengan santai nya di sana sambil bersiul kecil
" Nona Mel , anda baru pulang". Kata Liam
" Iya Liam , apa kak Dave ada tamu ?". Tanya Mel
__ADS_1
" Hanya pada sahabat nya saja ". Jawab Liam
" Mel , Lo dari pacaran ya jam segini baru pulang ". Kata Revan yang kini sudah merangkul pundak Mel di sana
" Sok asik sekali Lo ya . Kenapa masih di sini , mau nginep ". Kata Mel
" Gue mau menemani Lo yang sedang galau karena Robin sedang tugas sekarang ini ". Kata Revan
" Gaya banget Lo Revan dan tumben juga mau menemani gue . Pasti Lo ada maunya kan ". Kata Mel
" Negatif thinking sekali sih Mel Lo itu jadi orang". Kata Revan
" Muka seperti Lo mana ada baik nya sama sekali yang ada malah mencurigakan". Kata Mel
" Baru pulang sayang ?". Tanya Dave yang kini berjalan bergandengan tangan dengan Felisha
" Cie lagi pacaran ya kak , mesra sekali pakai gandengan segala ". Kata Mel
" Kenapa sih Mel . Kamu dari mana saja jam segini baru pulang, apa pergi Dengan dokter tampan itu hingga lupa pulang Mel ?". Tanya Felisha yang kini sudah duduk di sofa dan Mel pun juga sama
" Tidak kak tadi Mel bertemu dengan Shawn jadi Mel pergi dengan Shawn tadi ". Kata Mel
" Sudah pergi mandi sana , kamu bau sekali Mel ". Kata Felisha menutup hidung nya
Membuat Mel menciumi badan nya dan dia merasa tidak bau sama sekali tapi dia pun menuruti apa yang di katakan Felisha dan kini pergi ke kamar untuk membersihkan diri nya dan lagi dia juga sangat lelah sekali hari ini setelah ikut latihan dengan Shawn dan para sahabat nya tadi
" Mel Bau sekali ya sayang ". Kata Felisha sambil mendongak menatap Dave
" Bau , aku merasa tidak bau sweety Mel tadi ". Kata Dave
" Wah seperti nya Indra penciuman mu sudah sayang jadi kau tidak bisa mencium bau badan Mel tadi ". Kata Felisha
" Aku rasa malah hidung mu yang bermasalah Felisha karena kita pun juga tidak mencium apapun juga saat ini ". Kata Sean
" Kau mengatakan jika aku yang salah Sean ?". Tanya Felisha
" Bukan seperti itu dan aku hanya mengatakan seperti nya dan bukan mengatakan Kalau memang hidung mu bermasalah ". Kata Sean
" Halah sama saja kau memang berniat mengatakan jika aku yang salah bukan ". Kata Felisha
" Mana berani aku menyalah kan Bu bos ". Kata Sean
" Sudah lah diam saja Sean karena kau memang salah ". Kata Morgan
" Sudah salah gak mau ngaku lagi ". Kata Felisha
" Iya iya aku mengaku salah nyonya besar jar Ma'af kan aku ya ". Kata Sean
" Kita akan pulang dulu dan nanti malam akan kembali lagi ". Kata Revan
" Kenapa betah sekali sih kalian di sini nya ". Kata Felisha
" Apa tidak boleh jika kita ada di sini Fel ?". Tanya Carles
" Tidak apa-apa tapi ya setidak nya bawah lah makanan jika datang kemari ". Kata Felisha
" Ok nanti aku akan membawa kan makanan kesukaan mu nanti nya jadi tenang saja ". kata Gerald
" Kita pulang dulu Dave dan nanti akan kembali lagi malam nanti ". Kata Morgan
Dave dan pun kini juga menuju kamar nya untuk membersihkan diri sekarang ini sebab dia juga lelah hari ini tapi nanti dia akan mencoba untuk bertanya kepada Mel tentang Shawn siapa tahu Mel tahu sesuatu tentang dia yang Dave Memang tidak mengetahui nya
Malam kini tiba dan Dave serta Felisha dan juga Mel kini sudah duduk manis di meja makan dan terlihat sudah bersiap untuk menikmati makanan nya saat ini
" Makan nya banyak sekali kak , lapar banget ya ". Kata Mel
" Sangat lapar sekali Mel dan entah kenapa akhir-akhir ini aku jadi suka sekali makan dan dalam porsi banyak juga ". Kata Felisha
" Seperti kuli saja kak kamu makan nya dan melebihi kak Dave malahan ". Kata Mel
" Tidak apa-apa yang penting istri ku tercinta ini tetap bahagia dan sehat itu saja sudah cukup bagi ku ". Kata Dave
" Uh si bucin ya sekarang selalu saja mementingkan istri nya dari pada Adek nya ". Kata Mel
" Jangan iri Mel kan kamu juga sudah lama dengan Dave pasti kamu sudah mendapat kan kasih sayang dari nya yang sangat banyak dan sekarang giliran aku dulu ya ". Kata Felisha membuat Dave gemas lalu memeluk nya sekarang ini
Makan malam dengan canda tawa pun terjadi di kediaman Dave dan mereka pun tak jarang juga saling melontar kan sindiran dan candaan nya
" Kita duduk santai yuk di sofa sebentar sambil menunggu makanan datang ". Kata Felisha yang kini duduk dan bersandar di pundak Dave sekarang sembari dia menonton film kesukaan nya
" Memang nya kakak pesan makanan online ?". Tanya Mel
" Tidak tapi nanti para sahabat Dave akan membawa kan makanan untuk kita jadi kita tunggu saja Mel ". Kata Felisha
" Ada-ada saja ya kakak ini , selalu bisa mengerjai mereka semua agar menuruti apa yang kakak ingin kan ". Kata Mel
" Tidak mengerjai Mel hanya saja aku mengatakan yang sebenar nya jika mereka datang harus membawa makanan bukan dan tidak hanya tangan kosong saja ". Kata Felisha
" Benar juga sih kak ". Kata Mel
__ADS_1
Kini mereka pun fokus dengan film yang di tonton sekarang ini sambil menunggu para sahabat Dave datang
Sementara itu di markas Shawn menatap Jack yang sudah dia hajar tadi
" Gue sudah memperingatkan Lo Jack agar tidak melakukan apapun kepada Mel tapi seperti nya Lo memang ingin menantang gue ". Kata Shawn
" Gue tadi tidak sengaja shawn dan gue juga tidak tahu jika itu adalah Mel wanita yang Lo cintai ". Kata Jack
" Sudah jelas di sana juga ada Marvin , apa Lo buta atau mau gue butakan Lo sekarang ". Kata Shawn terlihat marah sekali
" Tuan sudah lah yang penting kan tadi nona Mel tidak kenapa-kenapa ". Kata Marvin yang juga ada di sana sekarang ini
" Iya Shawn apa yang di katakan Marvin benar sekali dan tadi ketika kita bertemu dengan Mel juga dia dalam keadaan baik sekali jadi jangan menambah masalah Shawn dengan hal sepele saja ". Kata Edric
" Kalian sudah bertemu dengan cewek itu ?". Tanya Jack
" Tadi Shawn membawa nya ke markas gue ". Kata Dean
" Tuan , apa tidak akan menjadi masalah jika nona Mel anda ajak bertemu mereka dan apa nanti dia tidak akan curiga dan tahu siapa Anda yang sebenarnya ?". Tanya Marvin
" Dia tidak akan curiga karena dia tidak terlalu dekat dan tahu tentang dunia Mafia karena yang hanya dia tahu kakak nya pemimpin geng itu saja ". Kata Shawn sambil menatap lurus kedepan sekarang ini
" Ya sudah dan sudahi saja Shawn pertikaian Lo dengan Jack karena itu hanya akan memecah belah kita saja nanti nya ". Kata Dean
" Gue akan diam jika dia tidak mencari masalah duluan ". Kata Shawn
" Gue minta Ma'af dan tidak akan melakukan hal tersebut lagi nanti nya Shawn dan gue juga akan mengenal lebih jelas wanita Lo itu ". Kata Jack
" Bagaimana tentang perdagangan kita di Mexico, apa kita sudahi saja Shawn?". Tanya Dean
" Kenapa harus kita sudahi , apa ada yang menghalangi jalan kita ?". Tanya Shawn
" Seperti nya ada yang menyelidiki soal kira Shawn dan dia juga kini merencanakan untuk menggagalkan transaksi kita di sana ". kata Dean
" Siapa dia , cari tahu tentang hal itu Jack dan lakukan lah dengan segera agar kita bisa menyelesaikan nya nanti dengan cepat ". Kata Shawn
" Gue akan menyelidiki nya nanti Shawn jadi Lo tenang saja dan serahkan saja kepada gue ". Kata Jack
Perdagangan ilegal tengah mereka lakukan di sana dan tidak sedikit senjata dan obat terlarang yang mereka jual namun memang tidak bisa ada yang menghentikan mereka dulu dan kini seperti nya ada yang mencoba menghalangi jalan mereka tapi mereka belum tahu itu ulah siapa
Di rumah Dave terlihat kini Felisha sedang bermanja dengan nya di sana dan tak jarang juga Dave menjadi bahan untuk melupakan kesalahan Felisha ketika dia menonton drama favorit nya
" Lihat lah sayang lelaki itu , istri nya sudah cantik dan baik malah di selingkuhi". Kata Felisha kesal
" Itu karena Istri nya kurang memperhatikan dia jadi dia mencari perhatian wanita lain di luar sana ". Kata Dave
Plak
Felisha memukul Dave Dengan kencang karena jawaban yang Dave berikan tadi dan itu membuat Dave terkejut lalu menatap istri nya itu
" Jadi jika aku seperti itu juga kamu tetap akan menduakan ku juga ?". Tanya Felisha
" Mana mungkin swety aku melakukan nya dan dalam mimpi pun aku tidak berniat sama sekali untuk menduakan kamu dengan siapapun juga ". kata Dave
" Jangan bohong ". Kata Felisha sambil menatap Dave
Cup
Ciuman di bibir pun di layang kan Dave untuk Felisha sekarang ini dan dia pun tersenyum sambil memegang pipi istri nya itu
" Tidak ada yang bisa mengganti kan posisi kamu baik dulu hingga sekarang swety jadi jangan berpikir jika akan ada wanita yang akan menggantikan mu di hati ku karena itu mustahil sekali ". Kata Dave
Felisha pun kini memeluk Dave dengan erat nya dan terlihat juga Dave membelai Rambut Felisha dengan sangat lembut sekali sekarang ini
" Jadi aku hanya satu di hati kamu ?". Tanya Felisha sambil mendongakkan kepala nya
" Ya kamu hanya satu dan tak tergantikan sama sekali di dalam hati ini ". Kata Dave sambil menunjuk di dada nya dan Felisha pun kembali memeluk nya dan tak lupa juga dia menghadiahkan ciuman untuk suami tercinta nya itu tadi
Film yang mereka lihat pun kini terabaikan karena kini Felisha dan Dave sedang bermesraan di sana dan mereka berdua pun terlihat seperti pasangan kekasih saja saat ini di sana
" Wah kalian romantis sekali ya padahal sudah tua ". Kata Revan membuat bantal sofa pun melayang ke muka dia
" Sadis sekali nyonya". Kata Revan
" Apa kalian datang hanya tangan kosong saja ?". Tanya Mel
" Masih ingat saja . Nih kita bawa banyak sekali makanan untuk mu dan ingat habiskan semua nya ". kata Revan
" Tanpa kau suruh pun aku juga akan menghabiskan nya nanti jadi diam saja dan duduk yang manis di sini mengobrol lah dengan suami tercinta ku ini ". Kata Felisha
Dia kini membawa makanan nya pergi dan tak lupa juga dia menyisakan untuk teman mengobrol mereka juga di sana
" Felisha sangat aneh sekali dan dia pun juga sangat menyebalkan akhir-akhir ini ". Kata Revan
" Mungkin saja mood nya sedang berantakan sekali karena dia kini juga suka mengomel tidak jelas juga ". kata Dave
" Tapi kau sangat sabar sekali Dave menghadapi nya dan kita pun salut dengan kesabaran mu itu ". kata Morgan
" Demi cinta apapun akan ku lakukan agar dia selalu bahagia dan tersenyum setiap hari nya ". Kata Dave
__ADS_1
" Dan melakukan segala hal agar jodoh pun juga tidak masalah ya Dave asal Felisha tetap senang ". Kata Revan membuat mereka tertawa bersama saat ini mengejek Dave di sana