
Dave memang tidak akan pernah bisa mengampuni musuh nya baik itu musuh yang
dia mendapat kan bayaran jika membunuh nya atau musuh nya sendiri. Dia selalu menyelesaikan nya hingga tuntas kecuali jika dia ingin bermain-main dengan musuh nya maka dia akan membawa nya ke markas dan menyiksa nya terlebih dahulu.
Kini Dave pergi dari sana dan dia pun langsung masuk mobil dan melaju kan nya untuk kembali ke rumah nya . Dalam perjalanan nya pun dia terlihat sangat santai sekali bahkan beberapa kali juga dia terlihat berhenti untuk hanya sekedar mengistirahatkan tubuh dan pikiran nya setelah apa yang dia lakukan tadi.
Sejenak Dave memikirkan keluarga nya apalagi meninggal nya orang tua Mel masih melekat di dalam pikiran nya dan itu juga masih menjadi tanda besar bagi dia saat ini sebab dia merasa jika kecelakaan itu bukan lah hal yang disengaja melainkan ada orang di balik nya yang menyebabkan kecelakaan hingga merenggut nyawa orang tua Mel .
"Sial, seperti nya Aku harus pergi ke Swiss untuk menemui Marko ". Kata Dave
Dave kini kembali melaju kan mobil nya dan dia kini langsung pergi ke rumah nya kembali untuk beristirahat saat ini. Setelah sampai di rumah dia langsung masuk ke dalam dan terlihat juga kini Robin sedang bersantai dengan Liam di sana
"Kalian belum tidur ?". Tanya Dave
"Tuan, iya kami masih mengobrol bersama ". Kata Robin
Dave ikut bergabung dengan mereka saat ini dan dia juga terlihat duduk sambil menatap kedepan. "Apa ada sesuatu tuan ?". Tanya Robin
"Tidak ada ". Kata Dave lalu memberikan satu amplop berisi uang kepada mereka masing-masing. Dave selalu begitu jika dia mendapat kan bayaran yang banyak dari pekerjaan nya membunuh atau membantai orang maka dia akan bagi-bagi uang kepada para pekerja yang ada di sana termasuk kepada orang kepercayaan nya juga.
"Terima Kasih Tuan ". Kata mereka berdua
"Ya. apa Mel tadi sudah pulang ?". Tanya Dave
Dia tidak terlalu menghawatirkan Mel sebab adik nya tadi keluar dengan Gerald dan dia yakin jika Gerald bisa menjaga Mel dengan baik apalagi Mel juga bisa bela diri
"Sudah tuan sekitar jam sebelas tadi Mel pulang ". Kata Robin
"Ya sudah kalau begitu aku tidur dulu dan kalian lanjut kan saja mengobrol nya ". Kata Dave kini pergi menuju kamar nya bahkan dia memang kali ini merasa sangat lelah sekali.
Dia masuk ke dalam kamar nya dan melihat Felisha masih tertidur pulas di atas ranjang. Dave kini membaringkan tubuh nya di atas ranjang lalu memeluk sang istri kemudian memejamkan mata nya .
Pagi menjelang dan tampak kini Dave masih tertidur pulas sedang kan Felisha kini masih berkutat di dapur untuk menyiapkan makanan. Dia terlihat sangat sibuk sekali bahkan dia kini memasak makanan kesukaan Dave saat ini dan tak lupa juga dia memasak makanan kesukaan Mel juga
"Sibuk banget kak ". Kata Mel
"Iya, lagi masak Mel untuk kamu dan Dave ". Kata Felisha
"Semangat ya kak , Mel bantu lihat saja ". Kata Mel sambil tersenyum
"Kamu ini ya. Gak kuliah Mel ?". Tanya Felisha
"Kuliah siang kak ". Kata Mel
"Di antar Revan ?". Tanya Felisha
"Siapa lagi kalau bukan dia yang mengantar kak . Kalau pergi sendiri juga di larang sama kak Dave ". Kata Mel
"Kenapa tidak minta jemput Shawn saja , dia juga tampan loh Mel ". Kata Felisha
"Apa sih kak . aku gak suka sama dia bahkan dia sok kecakapan sekali di kampus ". Kata Mel
Kini dia pun bercerita banyak hal Tentang nya di kampus bahkan Mel terlihat sangat antusias sekali ketika menceritakan kehidupan nya di kampus.
__ADS_1
Mel membantu Felisha untuk menyiapkan makanan di atas meja dan dia kini duduk manis menunggu Dave yang belum datang sejak tadi
"Kakak panggil Dave dulu ya , kamu tunggu sebentar ". Kata Felisha
Mel mengangguk kan kepala nya dan kini Felisha pun kembali ke kamar nya untuk memanggil Dave agar dia segera turun untuk makan bersama.
Ceklek
Pintu kamar tersebut di buka dan terlihat kini Dave masih tertidur pulas membuat Felisha menggeleng kan kepala nya . Felisha kini membuka gorden kamar nya dan sinar matahari pun kini masuk ke dalam kamar tersebut. Terlihat Dave menggeliat kali ini dan Felisha tersenyum Ketika melihat nya . Dia menghampiri Dave untuk membangun kan nya karena Mel juga sudah menunggu di bawah
"Dave sudah jam setengah tujuh ayo bangun sarapan bersama di bawah, Mel sudah menunggu ". Kata Felisha
Dave terlihat tidak perduli malahan dia menarik Felisha hingga dia terjatuh dalam pelukan nya kali ini
"Aku masih mengantuk sayang, satu jam lagi ya ". kata Dave sambil memeluk istrinya itu
"Tapi Mel sudah menunggu di bawah sayang, nanti dia telat ke kampus nya jika kamu tidak turun-turun ". Kata Felisha
Dave tidak perduli dan kini dia pun kembali mengeratkan pelukan nya dan tak lupa juga dia mencium pipi sang istri membiarkan Felisha pun mengelus rambut suami nya itu
"Bangun lah dulu , mandi lalu kerja Dave ". kata Felisha
"Baiklah baiklah nyonya Dave aku akan bangun sekarang ". Kata Dave
Dia kini duduk di atas ranjang sambil memeluk istrinya bahkan dia juga kini terlihat menatap istri nya sambil tersenyum.
"Sudah jangan senyum-senyum ayo mandi dulu kasihan Mel menunggu di bawah ". kata Felisha
"Jangan banyak bicara ya Dave ". Kata Felisha
Dave beranjak dari atas ranjang dan kini dia pun segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya . Dia memang sangat lelah sekali namun dia juga harus pergi ke kantor Alexander hari ini untuk melakukan pertemuan dengan klien di Perusahaan itu.
"Apa kak Dave sudah bangun, pasti belum kan ". Kata Mel
"Dia masih mandi Mel , kita tunggu sebentar lagi ya ". Kata Felisha
Mel dan Felisha pun menunggu di sana bahkan Mel kini sibuk dengan ponsel nya sendiri sambil menunggu Dave datang.
Di kediaman Alexander kini Sonny dan juga anak serta istri nya kini makan bersama bahkan mereka juga terlihat beberapa kali mengobrol tentang pernikahan Jane dan juga Rafael.
"Bagaimana dengan konsep pernikahan nya Jane ?". Tanya Sheryl
"Sesuai dengan apa yang aku inginkan ma bahkan Rafael membebaskan Jane memilih konsep dan tempat yang akan di gunakan ". Kata Jane yang terlihat sangat bahagia sekali
"Jangan terlalu megah Jane , setidak nya cukup ada pesta saja kan ". Kata Sonny
"Aku tidak mau jika hanya mengadakan pesta biasa saja pa, bahkan pesta ku harus lebih meriah dari Felisha ". Kata Jane
"Rafael punya banyak uang pa, jadi biarkan saja dia mengadakan pesta sesuai dengan apa yang dia inginkan ". Kata Sheryl
"Ya ma tapi tidak usah terlalu megah juga ma karena Jane juga harus memikirkan masa depan nya nanti dan jangan terlalu menghamburkan uang ". kata sonny
"Papa kenapa sih aneh sekali bahkan Jane juga pun cukup banyak uang dari hasil kerja dulu jadi tidak perlu memikirkan hal yang lain nya pa". Kata Jane yang merasa kesal dengan apa yang Sonny katakan karena dia merasa jika papa nya ini tidak suka jika dia bahagia.
__ADS_1
Di Apartemen nya Shawn terlihat kini sedang duduk manis di saja sambil menatap ke arah depan , dia tidak sendirian di apartemen melainkan dengan seseorang yang menjadi kepercayaan nya di sana .
"Apa ada informasi Haidar?". Tanya Shawn
"Masih belum ada pergerakan yang cukup dari tuan Vincent ". Kata Haidar melapor pada Shawn
"Dia kira bisa dengan mudah membawa ku kembali ke Amerika, terlalu bermimpi dia ". Kata Shawn
"Seperti nya tuan Vincent akan memperalat tuan Dave untuk membawa anda kembali dan dia juga sudah menyewa anak buah tuan Dave untuk menjaga nya selama di sini ". Kata Haidar
"Aku tahu hal tersebut. Dave bukan orang sembarangan dan tidak mudah juga di bodohi bahkan dia juga sangat peka dengan kondisi sekitar nya . Aku tahu bagaimana dia jadi aku tidak Akan mudah terkecoh oleh si bodoh itu ". Kata Shawn.
"Mengenai nona Meilani, Ma'af tuan seperti nya saya masih belum menemukan indentitas nya secara menyeluruh hanya saja saya menemukan jika dia adalah mantan kekasih sahabat anda ". Kata Haidar
"Revan sudah mengatakan nya . Untuk Meilani jangan cari tahu lagi sudah cukup. Aku tidak perduli anak siapa dia yang jelas aku sangat ingin dia menjadi milik ku apapun yang terjadi ". Kata Shawn
Jika Shawn sudah mengatakan nya kini Haidar juga harus mewujudkan apa yang bos nya itu inginkan bahkan dia kini dia juga harus memutar otak nya agar Mel bisa menyukai sang Bos nanti nya .
Di kediaman Lawrence mereka semua sudah selesai makan dan Dave kini juga sudah bersiap untuk pergi ke kantor sebab ada meeting nanti nya
"Aku berangkat dulu dan jika ingin keluar ajak lah Liam . ". Kata Dave lalu mencium istri nya itu sementara Mel kini sudah kembali ke kamar nya untuk menyelesaikan tugas kuliah nya .
Felisha kini duduk santai di halaman rumah nya dan di sana juga sudah tersedia tempat untuk bersantai dan beristirahat sambil melihat bunga-bunga indah di sana
Felisha sangat senang berada di sini bahkan dia juga sangat gembira ketika mengetahui jika Dave adalah Al nya yang dulu
"Ma'af nona , di luar ada nona Kristal yang datang kemari ". Kata Liam
"Ah iya , suruh saja dia masuk Liam ". Kata Felisha
Liam mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun pergi menghampiri Kristal untuk menyuruh nya langsung masuk ke dalam sebab Felisha juga sudah menunggu nya di sana
"Fel ". Panggil Kristal dari jauh sambil melambaikan tangan nya membuat Felisha juga tersenyum . kini Kristal pun datang menghampiri nya lalu mereka berdua berpelukan karena sudah lama juga mereka tidak bertemu setelah pernikahan
"Bahagia sekali ya sahabat ku ini ". Kata Kristal
"Aku sangat bahagia karena sudah menemukan Al ". Kata Felisha
"Jadi benar jika Dave itu Al ?". Tanya Kristal
"Iya dan aku baru tahu akan hal tersebut ". Kata Felisha yang kini tersenyum bahagia
"Syukur lah Fel kamu sudah menemukan orang yang dulu kamu cintai dan dia juga Bukan nya berjanji akan menjaga dan membahagiakan kamu ". Kata Kristal
"Ya dia memang berjanji seperti itu bahkan janji nya pun juga dia tepati dengan menikahi ku ". Kata Felisha
"Bahkan Dave bukan orang sembarangan Felisha dan aku sangat yakin sekali jika nanti kamu akan sangat bahagia dengan nya ". Kata Kristal
"Aku juga tidak menyangka jika Al bisa se sukses ini dan bahkan aku juga tidak mengenali nya sama sekali ". kata Felisha
"Itu wajar Fel karena kamu dan dia terpisah sudah belasan tahun dan kalian juga pindah tempat kan ". Kata Kristal
Takdir yang memisahkan mereka berdua dan takdir pula yang mempertemukan mereka kembali bahkan kini mereka sudah terikat dalam ikatan suci . Felisha berharap semoga rumah tangga nya dan Dave akan abadi dan tidak akan terpisah lagi nanti nya bahkan dia juga ingin bersama dengan Dave selama nya karena dia sudah mulai nyaman sekali berada di sisi Dave
__ADS_1