
josh mengencup, menjilat, dan menghisap hampir setiap permukaan kulit nana di bagian atas tubuhnya. hingga nana tidak bisa menahan diri lagi. desahan dan lenguhan lolos tanpa malu malu lagi dari bibirnya membuat josh semakin ganas dan liar mencumbunya
tangan josh turun kepaha nana. sambil kembali memangut bibir nana. josh mengusap paha bagian dalan, dan tak lama kemudian, nana kembali mendesah nikmat saat tangan josh mulai menyentuh bagian paling sensitifnya
senyum mengembang di wajah josh saat melihat nana yang sudah di kuasai iloh gairahnya
" sayang apa kamu siap untuk permainan yang sesungguhnya " ucap josh yang membelai wajah nana sambil menatapnya penuh hasrat
nana yang juga sedang menatap josh, menjawab dengan isyarat tubuh. di rapatkan tubuh polosnya pada josh, kemudian tanganya melingkar dan bergelayutan pada leher josh
josh tersenyum. jelas terlihat jika saat ini nana istrinya itu sudah di selimuti gairah dan minta di puaskan. tapi kemudian josh melihat bibir nana agak pucat karna kedinginan
buru buru di matiakan aliran air di shower dan memakiakan jubah handuk pada nana. setelah itu josh juga mengeringkan tubuhnya sendiri dan menggunakan jubah handuk
josh menggendong nana ala bridal style dan membawanya keluar kamar mandi. lalu di dudukkannya istrinya di pinggir tempat tidur
nana masih enggan melepaskan kedua tangannya di leher josh. kemudian tanpa josh duga. nana berinisiatif mencium bibinya josh lebih dulu
josh membalas pangutan bibir nana dan mereka pun kembali saling menjelajahi bibir satu sama lain. tapi tak lama kemudian josh melepaskan pertautan bibir mereka
" sebentar sayang. rambut kamu masih basah kalau tidak langsung di keringkan nanti kamu bisa terkena flu " josh beranjak dari pinggiran tempat tidur dan mengambil hair dryer yang terlatak di meja rias
lalu dengan lembut josh membantu mengeringkan rambut nana
" cukup josh " pinta nana tanpa malu malu lagi
nana ingin josh segera meletakan benda di tangannya itudan melanjutkan kegiatan mereka tadi. tapi josh tetap terus mengeringkan rambut nana yang masih setengah basah
" josh " lirih nana sedikit merengek, ia benar benar sudah tidak tahan lagi
__ADS_1
hasrat di dalam dirinya sudah begitu besar dan meminta untuk segera di tuntaskan
josh kembali tersenyum
" kenapa sayang, aku harus mengeringkan rambutmu dengan benar agar kau tidak menjadi sakit "
" jangan khawatir, malam masih panjang " bisik josh dengan nada sensual
josh meneruskan apa yang dia lakukan, tak lama kemudian rambut nana pun sudah kering sempurna. josh mematikan hair dryer di tangannya dan meletakan kembali benda itu ke tempat semula
kini mereka kembali saling berhadapan sambil saling menatap penuh hasrat
tok.... tok.... tok....
terdengar dari luar suara ketukan pintu yang membuat nana memanyunkan bibir karna kesal di ganggu, namun berbeda dengan josh yang tersenyum melihat tingkah istrinya yang menggemaskan saat kesal
josh pun melangkah dan membuka pintu kamar. namapak di sana ada bi lina yang sedang berdiri di depan pintu
" maaf tuan makan malam sudah siap " ucap bi lina yang menundukan wajahnya
" iya nanti kami kebawah " ucap josh yang langsung menutup pintu kembali dan berjalan mendekat ke nana
josh hanya tersenyum
" pakai bajumu dan kita makan malam dulu " ucap josh yang memegang kedua tangan nana sambil berjongkok di depan nana yang sedang duduk di pinggir tempat tidur
nana yang sedang kesal karna harus menahan hasratnya pun menarik tangan nya dan melipat di depan dada
josh yang melihat tingkah istrinya pun bangkit dan memeluk tubuh istri nya
__ADS_1
" kamu harus makan dulu sayang aku gak mau kalau kamu sampai jatuh sakit karna memulai permainan tanpa makan " josh mengelus rambut nana dengan lembut
nana hanya menjawab dengan menganggukan kepala ya, nana melepas pelukan dengan josh dan berjalan menuju lemari untuk mengambil baju tidurnya
setelah mereka selesai memakai baju. dengan bergandengan tangan mereka pun menuruni anak tangga menuju meja makan, para pelayan yang melihat kemesraan mereka pun hanya ikut tersenyum
setelah mereka selesai makan malam nana langsung masuk ke kamar namun josh harus keruang kerja terlebih dahulu karna mendapatkan telfon penting
nana pun membaringkan tubuhnya di tempat tidur karna menunggu ke datang josh yang masih di ruang kerja
tiba tiba pintu kamar pun terbuka, lalu josh masuk dan ikut merebakan tubuhnya di samping nana
kali ini nana yang lebih berinisiatif. tangannya terulur membelai rahang josh dengan lembut. kemudian bibirnya mengecupi setiap jengkal wajah dan leher josh. hingga sampai ke leher bagian belakang
josh mengerang. rupanya area bagian belakang telinga josh adalah bagian sensitif. nana pun semakin bersemangat mencium dan menjilati bagian itu sampai josh mendesah hebat di buatnya
merasa gemas nana menaiki tubuh josh, hingga saat ini nana ada di atas tubuh josh, nana tersenyum nakal sambil membuka kancing baju yang josh kenakan, setelah seluruh kancing baju josh terbuka nana menyingkap baju josh dan membuang ke sembarang arah dan tanpa rasa malu nana pun melucuti celana josh dan membuat josh kini tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun
nana menelan salivanya. sesuatu di bagian bawah josh tampak telah berdiri dengan pongahnya. meminta untuk di puaskan. tangan nana terulur membelainya sambil kembali mencium bibir josh dan memangutnya dengan penuh gairah
josh kembali menggeram di tengah ciumannya. sentuhan tangan nana pada senjata pamungkasnya benar benar membuatnya serasa melayang
nana semakin gencar mencumbu josh. mulai dari wajah, leher, hingga turun ke dada. rupanya pucuk dada pria ini juga salah satu tempat sensitifnya. terlihat saat dia kembali menggeram ketika nana menghisap dan menjilati bagian itu
giliran josh yang merasa tidak tahan. di raihnya tubuh nana dan di baringkannya di tempat tidur sembari ia bangkit, kini bergantian tubuh nana yang berada di bawah
josh melepas semua baju yang melekat di tubuh nana, kemudian di lemparnya asal hingga sekarang nana juga tidak memakan sehelai benang pun di tubuhnya
" mungkin ini akan sedikit sakit sayang " bisik josh dan nana hanya mengangguk pelan dan mencium wajah suaminya, sejujurnya iya merasa takut namun josh melakukannya dengan sangat lembut dan peelahan memasuki miliknya
__ADS_1
nana meringis saat merasakan ada sesuatu yang masuk ke tubuhnya, ia menahan rasa sakitnya, josh yang menyadarinya menghentikam sejenak membiarkan miliknya berada di dalam milik nana. josh mengecup kening nana dan menanamkan ciumannya lagi ke bibir istrinya sebelum kemudia rasa sakit berubah menjadi rasa nikmat, karna nana yang baru pertama kali melakukanya
josh yang tak langsung bergerak. dia memberi jeda sejenak untuk menghilangkan rasa sakit yang nana rasakan, kemudian setelah beberapa saat, josh mulai menggerakan tubuhnya dengan gerakan yang mulanya pelan dan lembut tapi lama kelamaan josh semakin bersemangat memompa tubuh nana