Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 157


__ADS_3

Siapapun yang akan menjadi pendamping Mel baik itu Shawn atau Robin yang terpenting bagi Dave adalah dia bisa melindungi adik nya bahkan Dave sudah menjaga nya dengan baik ya walaupun harus kecolongan juga karena kejadian naas malam itu tapi setidak nya Mel masih bisa di selamat kan dan dia pun sangat bersyukur akan hal tersebut bahkan kini di sekeliling adik nya banyak sekali orang hebat yang menjaga dan melindungi nya sekarang ini


" Kalian sangat serius sekali ya rupa nya dan kamu Robin jika seperti ini kamu terlihat seperti lelaki hidung belang yang memiliki dua istri di samping kanan dan kiri ". kata Felisha


" Mana mau juga aku kak menjadi istri nya Robin ". Kata Mel


" Apa kau sungguh tidak mau menjadi istri ku Mel ?". Tanya Robin yang kali ini membuat Felisha dan Kristal kaget bahkan tidak pernah juga Felisha mendengar candaan Robin yang seperti itu selama ini dan jika dia di jodohkan dengan Mel pun dia selalu mengelak dan mengatakan tidak suka dengan nya tapi kali ini dia malah mengatakan hal seperti itu kepada Mel


" Kak jangan banyak bicara bahkan aku tidak bisa menikmati makanan karena kau ". Kata Mel


" Yang banyak bicara itu kau Mel bahkan sejak tadi kau makan sambil bicara ". Kata Robin


"Kalian kenapa tidak bergabung Saja dengan yang lain nya dan kenapa malah asik di sini ?". Tanya Felisha


" Aku malas kak jika harus bolak balik mengambil makanan jadi di sini saja ". Kata Mel


Terlihat kini Liam berjalan menghampiri Dave di sana dan mengatakan sesuatu kepada nya Setelah itu Dave pun mengangguk kan Kepala nya dan kini Liam pun berganti Menghampiri Mel di tempat duduk nya


" Ma'af nona apa anda memiliki teman bernama Rose ?". Tanya Liam kepada Mel


" Ya di teman kampus ku , kenapa Liam ?". Tanya Mel


" Dia datang kemari kata nya mau menjenguk anda , apa anda ingin bertemu dengan nya atau tidak nona ?". Tanya Liam


Mel kaget dari mana Rose tahu alamat rumahnya bahkan dia saja sudah meminta Revan untuk merahasiakan nya tapi kenapa sekarang malah bocor alamatnya


" Ya sudah suruh saja dia datang kemari Liam dan terima kasih atas pemberitahuan nya ". Kata Mel


" Sama-sama nona ". Kata Liam


Kini dia berjalan lagi menuju halaman luar untuk menghampiri Rose teman kuliah Mel dan segera menyuruh nya untuk masuk ke dalam . Rose memang tidak datang sendiri melainkan dengan Rico dan juga Eza sahabat Shawn di kampus dan dia mendapat kan alamat rumah Mel pun dari Shawn juga tentu nya


Mereka berjalan mengikuti Liam bahkan terlihat Eza dan juga Rico kagum dengan rumah Mel yang terlihat mewah dan mereka pun kini menghibah tentang Mel di rumah itu bahkan setiap Langkah mereka pun mereka masih membicarakan Mel di sana


" Mel ". Panggil Rose ketika sudah melihat Mel


Dan dia pun terkejut ketika melihat banyak sekali lelaki tampan di rumah Mel apalagi di sana juga ada Shawn juga


Rose berjalan menghampiri Mel yang sedang tersenyum kearah nya bahkan kini Mel pun berdiri untuk menyambut teman nya itu


" Mel syukur lah kamu sudah baik-baik saja bahkan aku sangat khawatir sekali dengan mu ". Kata Rose


" Terima Kasih sudah mengkhawatirkan gue dan tenang saja gue baik-baik saja ". Kata Mel


" Sorry Mel kita tidak membawa banyak hanya ini saja ". Kata Rico memberikan buah-buahan yang mereka bawah tadi kepada Mel dan buah tersebut juga sudah lulus check di depan tadi


" Gak usah repot-repot kali kak . Oh iya itu di sana sahabat Lo ". Kata Mel sambil menunjuk ke arah Shawn


Kini Mel sudah mengerti kenapa Rose bisa tahu alamat rumah nya bahkan dia datang bersama sahabat Shawn jadi dia bisa mengartikan jika memang mereka mendapat kan alamat rumah nya dari shawn


" Kenalin ini kakak ipar gue ". Kata Mel mengenal kan Felisha kepada mereka


Felisha dengan senyuman nya pun menyambut uluran tangan dari para teman Mel dari kampus bahkan kini Dave pun juga menghampiri mereka di sana


" Nah kalau yang ini kakak gue ". Kata Mel ketika Dave sudah ada di depan mereka semua termasuk para sahabat nya dan juga Shawn


" Kakak Lo sangat menakutkan sekali ya Mel ". Kata Eza spontan membuat Dave menatap nya dengan tajam dan Mel pun tertawa mendengar nya


" Kakak gue sangat tampan begini kenapa Lo mengatakan jika dia sangat menakut kan ". Kata Mel


" iya dia memang tampan Mel tapi sangat menakutkan bahkan tatapan nya pun membuat jantung gue rasa nya ingin berhenti berdetak saja ". kata Eza


" Kalian kenapa hanya membawa buah saja Kemari ?". Tanya Shawn


" Sorry Shawn kita hanya punya uang untuk membeli itu saja ". Kata Rico


" Tidak masalah kok dan kalian silahkan makan jangan sungkan ". Kata Mel kepada para sahabat nya


Dave sejak tadi menatap sahabat Shawn bahkan tatapan nya itu membuat mereka berdua pun menjadi sangat kaku sekali sekarang ini


" Apa mereka berdua Sahabat Lo Shawn ?". Tanya Revan


" Iya mereka berdua Sahabat gue di kampus ". Jawab Shawn


" Jadi mereka belum tahu siapa Lo ya ". Bisik Revan lalu tersenyum kepada Sahabat nya itu


Shawn hanya terdiam saja karena hal itu memang benar juga jika mereka berdua tidak mengetahui siapa Shawn


Kini Rose pun juga di suruh oleh Felisha untuk makan tanpa sungkan sebab sejak tadi dia terlihat sangat canggung sekali di sana

__ADS_1


" Rose makan yang banyak dan jangan takut seperti itu . Tenang saja kakak gue gak akan gigit Lo kok ". Kata Mel


" Kakak mu hanya itu saja Mel lalu yang lain nya siapa ?" Tanya Rose


" Mereka Sahabat kakak gue dan yang itu kakak ipar kakak gue ". kata Mel menjelaskan satu persatu sapa mereka di depan sahabat nya itu


" Lalu yang di samping mu itu pasti kekasih mu ya Mel maka dari itu kau selalu menolak kak Shawn jika dia mendekati mu ". Kata Rose membuat Mel menatap Robin lalu tertawa sekeras-kerasnya


" Dia bukan kekasih gue tapi bodyguard gue ". Kata Mel


Robin pun menjitak Kepala Mel karena mengatakan hal tersebut bahkan sejak kapan juga dia menjadi bodyguard nya


" Kak lihat Robin sudah Berani dengan Mel , dia menyakiti Mel ". Kata Mel mengadu kepada Dave


" Bahkan tidak ada darah sedikit pun Mel jadi itu tidak bisa di namakan sebagai menyakiti ". Kata Robin


" Sudah jangan bertengkar terus sebaik nya kita makan bersama sekarang ". Kata Felisha


Mereka kini makan bersama di meja bahkan para sahabat Rose dan Shawn pun juga ikut walau pun mereka masih canggung di sana


Felisha mengambil kan makan untuk suami nya begitu juga dengan Jane yang melakukan hal yang sama pada Rafael


" Dunia serasa milik berdua ya dan Yang lain hanya ngontrak saja di sini ". kata Mel


" Benar sekali Mel bahkan lihat lah kakak Lo lebay sekali ". Kata Revan menambahi


" Jika kau sirik dengan kita sebaik nya segera lah menikah Revan ". kata Rafael


" Nah benar itu jadi jangan tebar pesona kesana kemari ". Kata Mel


" Lo ya Mel selalu bisa membuat gue terpojok ". Kata Revan kesal dengan Mel


Mel hanya menjulurkan lidah nya saja mengejek Revan saat ini bahkan Mel terlihat masa bodoh ketika melihat kekesalan Revan .


Setelah selesai makan pun kini Dave meninggalkan mereka semua di sana dan dia mengajak Felisha dan para sahabat nya untuk pergi dan membiarkan Mel bersama dengan sahabat nya di sana termasuk Shawn juga tetap di sana


Dave kini masuk kedalam kamar nya bersama dengan Felisha dan Revan serta lain nya masih asik mengobrol di ruang tamu rumah Dave . Kini Dave memeluk Felisha dari belakang membuat Felisha kaget


" Kamu sudah latihan apa dengan Rafael kemarin sweety ?". Tanya Dave


" Hanya latihan menendang dan memukul saja tapi kata kak Rafael tenaga ku kurang kuat maka dari itu dia mengatai ku bodoh sayang ". kata Felisha


" Aku mau jika kita berlatih besok dan maaf ya jika nanti aku sangat susah untuk di latih nya ". Kata Felisha


" Itu tidak masalah swety bahkan stok sabar ku masih banyak sekali untuk kamu dan Tidak akan pernah habis juga ". Kata Dave mencium pipi istri nya membuat Felisha pun semakin tersipu malu sekarang


" Dave apaan sih kamu jangan gitu ah ". kata Felisha


" Kenapa sweety bahkan kita adalah suami istri jadi wajar melakukan hal ini jadi tidak usah malu ". Kata Dave


" Ya tapi kenapa kamu melakukan nya itu secara mendadak jadi aku kaget kan ". kata Felisha


" Kenapa harus kaget juga kan sejak tadi aku ada di belakang kamu swety ". Kata Dave tersenyum melihat Felisha malu-malu di depan nya


" Kenapa pipi ini sangat merah sekali ya ?". Tanya Dave kembali menggoda Felisha


" Dave kamu ya suka sekali menggoda ku ". kata Felisha sambil mencubit suami nya itu bahkan kini canda tawa mereka pun menghiasi setiap sudut ruangan di sana dan terlihat sekali Dave tertawa lepas bersama sang istri . Setelah melewati ujian kemarin akhir nya kini dia pun bisa tersenyum kembali bahkan Felisha juga sangat senang karena Dave bisa tersenyum kembali kali ini


Dan diuar tetap di tempat yang sama kini Shawn dan juga Mel bahkan terlihat masih saja berdebat. Entah kenapa Mel selalu saja suka berdebat dengan Shawn di mana pun dia berada


" Mel kenapa kamu tidak jadian saja sama bodyguard kamu tadi bahkan dia juga terlihat sangat tampan sekali ". Kata Rose


" Robin maksud Lo ?". Tanya Mel


Rose mengangguk kan Kepala nya dan kini dia pun menatap Mel yang tersenyum kepada nya sekarang . " Yang cocok dengan Mel itu Shawn bukan cowok yang tadi atau yang lain nya juga ". Kata Rico


" Iya itu benar sekali dan Lo jangan mengada-ada ya Rose atau Lo mau kita bully nanti di kampus ". Kata Eza


" Jangan kak maaf tadi aku hanya menyampaikan pendapat saja seperti yang aku lihat Karena Mel dan lelaki tadi terlihat dekat sekali ". Kata Rose


" Kalian jangan Berani ya membuly Rose dan awas saja jika melakukan nya ". Kata Mel mengancam


" Apa Lo melihat jika Mel dan Robin itu sangat dekat ?". Tanya Shawn Dengan tatapan tajam nya


" Lo jangan menatap seperti itu karena itu hanya akan membuat Rose terintimidasi nanti nya ". Kata Mel


" Gue hanya bertanya saja dan ingin tahu jawaban dari nya ". kata Shawn


" Kenapa jadi membahas gue dan Robin coba ganti topik nya bahkan kalian ke sini bukan nya untuk menjenguk gue ya tapi kenapa sekarang malah pembahasan nya lain ". Kata Mel

__ADS_1


" Ya kan kita juga ingin tahu Mel tentang percintaan Lo karena Lo selalu menolak Shawn ". Kata Eza


" gue menolak dia karena dia memang playboy sekali ". Kata Mel


" Itu dulu Meilani dan sekarang berbeda ". Kata Shawn


" Apa coba beda nya ?". Tanya Mel


" Jika Lo ingin tahu beda nya maka cobalah untuk dekat dengan gue dan jangan selalu marah dengan gue ". Kata Shawn


Mel hanya memicingkan mata nya menatap Shawn bahkan dia juga sudah tahu jika Shawn memang sudah berubah dan semua itu adalah cerita dari Revan tentunya bahkan Revan juga memberi tahu banyak hal kepada Mel tentang Shawn dan menyarankan dia mencoba untuk membuka hati nya untuk Shawn walaupun Revan Tahu jika bukan Shawn yang di cintai Mel tapi setidak nya Mel harus mencoba dulu sebelum dia memutuskan apa dia masih mencintai pria itu atau sudah pindah ke Shawn karena dia sangat gigih sekali memperjuangkan dirinya


" Malah jika gue dekat dengan Lo yang ada gue kena musibah Mulu di kampus bahkan Para mahasiswi di sana akan membully gue karena dekat dengan Lo ". Kata Mel


" Sebutkan saja siapa yang berani melakukan hal tersebut kepada Lo Mel nanti akan gue beri pelajaran dia ". Kata Shawn


" Memang nya Lo dosen apa memberi mereka pelajaran ". Kata Mel


Tawa pun terdengar ketika Mel mengeluarkan candaan nya bahkan kini Shawn pun menatap nya dengan tajam sebab dia tadi sudah serius tapi mel malah mengajak nya bercanda. itu sangat tidak menyenangkan sekali bagi nya bahkan dia hanya memasang muka datar saja sekarang melihat kelakuan Mel


" Untung gue cinta sama Lo Mel jadi apapun yang Lo lakukan yang bikin gue kesal gue tidak akan melakukan apapun untuk membalas nya dan jika itu orang lain maka gue akan merobek mulut nya langsung ". Batin Shawn menatap Mel dengan datar saya


Bahkan Mel masih saja tertawa dengan mereka semua yang ada di sana tanpa memperdulikan ekspresi yang di tunjukkan oleh Shawn saat ini . Candaan yang receh Begitu saja sudah membuat Mel senang dan Mel memang sangat gampang sekali tertawa itu juga membuat Shawn senang sekali karena tidak susah untuk membuat Mel tertawa lepas.


****


Di kota yang sama dengan Dave terlihat Justin sudah berada di sebuah rumah mewah yang memang menjadi milik nya sejak beberapa bulan yang lalu dan dia pun kini duduk dengan manis nya bersama dengan Demian di sana


" Bagaimana Demian apa kau sudah tahu di mana rumah Dave ?". tanya Justin


" Saya masih mencari nya tuan ". Kata Demian


" jangan lamban Demian karena itu akan membuang waktu ku dengan percuma ". Kata Justin


Sulit bagi nya untuk mencari alamat rumah Dave bahkan dia sudah mendatangi kantor Dave hari ini untuk bertanya alamat rumah nya namun mereka tidak memberikan informasi sedikit pun bahkan Demian juga tidak melihat tanda adanya Dave atau Robin di perusahaan tadi


" Iya tuan saya akan mengusahakan sesegera mungkin untuk mendapat kan alamat rumah tuan Dave ". kata Demian


" Apa selama berada di sini Matthew tidak bekerja sama dengan orang lain . Apa kau sudah mencari tahu di mana keberadaan Lucas atau dia juga sudah mati juga karena ulah Dave Miller ?". Tanya Justin


" Tuan Lucas sahabat tuan Matthew berhasil kabur tuan bahkan seperti nya tuan Dave lupa jika tuan Lucas juga ikut andil dalam penyerangan malam itu ". Kata Demian


" Lalu apa ada yang lain rekan Matthew selain Lucas ?". Tanya Justin


" Saya sudah mendapatkan kabar ada dua orang rekan yang bekerja sama hingga akhir tuan . Ada tuan Marko dan juga tuan Vincent ". Kata Demian melapor kan


Justin tampak terdiam kali ini bahkan dia masih mengingat nama yang tidak terlalu asing di telinga nya itu sekarang


" Vincent Carnea Reymond ?". Tanya Justin


" Benar tuan ". Jawab Demian


" Bukan nya dia adalah saudara tiri dari Shawn Adrian Reymond . Wah seperti nya ini akan sangat menarik sekali . Demian sebisa mungkin rahasiakan keberadaan ku di kota ini ". Kata Justin


Demian yang tidak mengetahui hal tersebut pun Hanya diam saja bahkan dia tidak menanggapi ucapan bos nya sama sekali


" Baik tuan saya akan mencoba untuk merahasiakan kedatangan anda di kota ini ". kata Demian


" Dan Marko siapa dia ?." Tanya Justin


" Menurut kabar yang saya tahu dulu anak dari tuan Marko adalah tunangan tuan Dave tapi mereka batal menikah tuan dan saya sendiri tidak mengetahui apa penyebab nya ". Kata Demian


" Kau boleh pergi Demian dan tetap cari tahu di mana keberadaan Dave kalau di perlukan tanya saja kepada Vincent atau Marko karena aku yakin jika mereka tahu alamat rumah Dave ". Kata Justin


Dia akan membalas atas apa yang Dave lakukan kepada adik tiri nya itu tapi dia tidak akan gegabah karena dia juga tahu jika berhadapan dengan Dave bahkan mengganggu keluarga nya maka mati adalah hadiah terindah yang akan di berikan Dave kepada musuh nya tanpa bisa mereka hindari karena Dave bisa menjadi malaikat pencabut nyawa atau dewa kematian bagi para musuh yang Berani sekali mengusik serta mengganggu ketenangan dan keamanan keluarga nya sedikit pun . Robin yang mengetahui kedatangan Justin pun segera memberitahu kan kepada Dave sekarang bahkan kini dia sudah berada di depan pintu kamar Dave saat ini


Tok Tok tok


Terdengar ketukan pintu dari luar membuat Dave menghentikan aktivitas nya bersama sang istri


" Dave buka saja dulu pintu nya siapa tahu penting ". Kata Felisha


Terdengar ******* kasar dari Dave bahkan kini dia pun terlihat sangat kesal sekali karena ada yang mengganggu waktu dia dan juga istri nya . Dave berjalan menghampiri pintu lalu dia pun Segera membuka nya . Terlihat Wajah Dave dan juga Robin Kini bertatap bahkan tatapan Dave sangat kesal sekali dengan Robin , tentu nya Robin tahu dari tatapan itu jika dia pasti sudah mengganggu Dave tadi


" Jika berita yang kau bawa tidak penting maka aku tidak akan merestui mu Robin jika kau menyukai adik ku Mel ". Kata Dave


Robin hanya Biasa saja mendengar nya " Ma'af tuan tapi ini berita yang sangat penting sekali karena saya baru mendapat kan kabar jika tuan Justin saudara tuan Matthew sudah sampai di kota ini bahkan kini dia mencari tahu di mana alamat rumah anda ". kata Robin


Dave kini terdiam mendengar hal tersebut dan dia juga tidak menyangka sama sekali jika Justin bergerak sangat cepat sekali untuk datang ke negara ini bahkan dia kini juga sudah berada di kota yang sama dengan nya sungguh di luar dugaan dari Dave karena dia tahu bagaimana tidak akur nya Justin dengan Matthew tapi ternyata dia sudah datang untuk membalas kan dendam adik nya yang sudah tiada ditangan Dave

__ADS_1


__ADS_2