Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 209


__ADS_3

Felisha hanya tersenyum saja melihat aksi suami nya itu dan dia sejak hamil ini pun doyan sekali makan bahkan tidak bisa menahan lapar nya walau pun hanya lima detik saja . Entah kenapa dia jadi doyan sekali makan dia pun juga tidak mengetahui nya tapi untungnya suaminya nya itu selalu mengerti diri nya jadi Dave pun selalu siap membuatkan makanan untuk istri tercinta nya itu kapan pun dia menginginkan nya . Jika di luar rumah dia adalah seorang CEO dan juga bos mafia beda lagi ketika dia sudah ada di dalam rumah , dia akan menjadi koki khusus untuk sang istri jika Felisha memang ingin makan atau apapun juga . Tidak ada maksud lain dari Felisha hanya saja dia tidak tahu juga kenapa bisa makan nya banyak sekali


" Ma'af ya sayang membuat kamu masuk ke dapur ". Kata Felisha


" Tidak masalah swety , apapun asal kamu bahagia maka aku pun akan senang sekali melakukan nya ". Kata Dave sambil tersenyum menatap istrinya dan dia pun kembali memasak lagi sekarang


" Dia tidak akan mengecewakan mu jadi dia pun mau memasak untuk mu sekarang ini Fel ". Kata Revan


" Iya , dia memang suami yang sangat perhatian sekali dan idaman juga jadi aku pun sangat senang sekali bisa memiliki nya apalagi dia selalu saja memasak untuk ku setiap waktu ". kata Felisha


" Apa bayi mu itu yang meminta papa nya untuk memasak setiap hari karena semenjak hamil kau memang suka sekali makan masakan Dave ?". tanya Gerald


" Mungkin saja begitu dan aku pun juga heran kenapa meminta hal seperti ini ". Kata Felisha


" Tapi kau menjadi sadis juga sekarang Fel dan itu kebalik sifat kalian . Dave dulu nya sadis kini menjadi tukang masak mengganti kan mu sementara kau yang lembut kini berubah menjadi sadis mengganti kan Dave ". Kata Revan


" Jangan sampai ini berlanjut hingga kau melahirkan karena itu sangat tidak lucu sekali jika terjadi terus menerus kepada Dave ". Kata Morgan


" Apa nya yang tidak lucu , justru aku sangat menikmati nya jadi tidak akan menjadi masalah sama sekali untuk ku semua nya ini ". Kata Dave sambil menyajikan makanan nya


" Aroma nya bikin ngiler Dave ". kata Revan


" Jika ingin maka bikin saja sendiri". Kata Dave


" Pelit banget kau ini . Awas nanti kuburan mu sempit loh Dave ". Kata Revan


" Aku akan membeli tanah sendiri agar tidak sempit nanti nya ". Kata Dave


" Mana bisa juga seperti itu Dave ". Kata Revan


" Ya kalau gak bisa maka akan ku bisa-bisa kan ". Kata Dave


Revan hanya menunjukkan ekspresi kesal nya saja kepada Dave karena dia tidak mau kalah sama sekali dengan diri nya dalam hal berdebat.


" Makan nya pelan saja swety agar kamu tidak tersedak nanti nya ". Kata Dave sambil mengelus rambut istri nya


" Jangan sok romantis bung Karena wajah Lo tidak cocok untuk melakukan adegan romantis ". Kata Revan


" Sirik tanda tak mampu bro jadi aku merasa jika kau tak mampu karena kau tidak memiliki pasangan Revan ". Kata Dave kembali mengejek Revan dan kembali juga berhasil membuat Revan sangat kesal sekali kali ini dan mereka hanya bisa menertawakan kekesalan Revan saja sekarang. Dave sekarang memang suka bercanda dan itu pun bisa menjadikan suasana agak cair dan tidak tegang terus .


" Sayang bagaimana setelah ini kita pergi ke mall untuk membeli perlengkapan bayi ?". Tanya Felisha


" Apa kamu tidak ingin membeli baju untuk acara Mel dan Robin ?". Tanya Dave


" Ah iya ya , aku kan belum mempersiapkan apapun juga jadi sekalian saja kita membeli perlengkapan bayi juga dan mencari gaun untuk acara Mel dan Robin di mall ". Kata Felisha


" Habiskan saja dulu nanti setelah kamu siap dan tidak sibuk kita akan berangkat belanja bersama ". Kata Dave


" Apa mall milik mu yang ada di depan sana belum selesai Dave ?". Tanya Gerald


" Tumben sekali pengerjaan nya lama ". Kata Revan


" Setelah acara pernikahan Mel baru aku akan meresmikan nya dan jika sudah jadi pun sementara itu akan menjadi tempat belanja istri ku saja tidak untuk yang lain nya ". Kata Dave


" Nah gimana cara nya kok bisa begitu, kan mereka nanti akan rugi dong jika tidak ada pemasukan. Felisha mana mungkin juga belanja setiap hari Dave ". Kata Morgan


" Iya sayang kamu jangan lebay deh ya . Jika sudah resmi di buka saja nanti aku belanja di sana jadi sementara itu aku akan belanja di mall lain nya saja dulu sambil menunggu mall yang kamu punya selesai ". Kata Felisha


" Ya sudah aku pun mengizinkan nya tapi jika mall yang aku bangun sudah selesai maka kamu harus belanja di sana saja jangan di mana-mana ". Kata Dave


Felisha mengangguk kan kepala nya dan dia pun kini melanjutkan makan nya kembali sebelum berangkat ke mall

__ADS_1


" Lahap sekali nyonya makan nya seperti tidak pernah di beri makan saja sama Dave ". Kata Revan


" Banyak bicara sekali kamu Revan membuat aku gak fokus saja karena mendengar cempreng nya suara mu itu ". Kata Felisha


" Ya aku minta maaf dan silahkan lanjutkan kembali makan nya ". Kata Revan sambil tersenyum kearah Felisha yang kini kembali makan dengan lahap nya


" Fel , apa boleh jika kita ikut belanja . Sekalian juga kita belum mempersiapkan semua nya untuk Mel dan kado pun juga belum kita beli untuk nya ". Kata Morgan


" Boleh saja asal kalian tidak merepotkan nanti nya ". Kata Felisha


Setelah dia selesai makan kini dia pun mengambil tas nya yang ada di atas lalu turun kembali untuk pergi bersama dengan Dave dan ketiga sahabat nya mencari kado dan baju untuk acara Mel nanti nya


" Mobil siapa itu ?". Tanya Gerald ketika melihat mobil yang asing bagi nya


" Mobil Shawn dan aku yang memakai nya ". Kata Revan


" Gila , kau memakan mobil milik nya Revan . apa kau sudah bangkrut hingga menggunakan mobil milik Shawn ?". Tanya Gerald


" Itu karena mobil ku ada di rumah nya dan tadi kita hanya bawah satu mobil saja ketika mengunjungi bar dan melakukan aksi tadi ". Kata Revan


" Kenapa Shawn mau membawakan mobil nya kepada mu Revan ? Apa dia tidak takut jika nanti kau akan menjual nya ?". Tanya Felisha


" Kan surat nya tidak di bawah Revan swety jadi mana bisa dua menjual nya ". Kata Dave


" Ya siapa tahu saja kan semua nya di bongkar lalu di jual secara terpisah ". Kata Felisha


" Itu tidak mungkin ku lakukan Fel karena aku tahu mobil ini sangat langkah dan mahal sekali jadi sayang kan jika di jual pisah-pisah ". Kata Revan


" Memang terlihat keren sekali mobil nya dan ternyata mahal ya . Kaya juga Shawn ". kata Felisha


" Sama kan seperti Dave hanya saja mobil Shawn tidak sebanyak milik Dave namun mobil yang dia punya rata-rata limited edition semua ". Kata Revan


" Ya sudah aku juga tidak mau tanya akan hal tersebut. Sekarang ayo kita berangkat saja ". Kata Felisha


" Sayang kita akan memberikan kado apa untuk mereka berdua nanti nya ?". Tanya Felisha


" Kamu jangan memikirkan nya karena aku sudah mempersiapkan kado nya swety ". kata Dave


" Kamu sudah mempersiapkan nya , perhatian sekali sih kamu ini . Memang suami idaman sekali ". Kata Felisha mencubit pipi Dave gemas


" Aku jadi rindu dengan papa dan keluarga yang lain nya sayang jika seperti ini ". Kata Felisha sambil bersandar di pundak Dave


" Mereka akan datang di acara Mel jadi kami bisa bertemu dengan mereka dan Jane juga sudah melahirkan jadi nanti kamu juga bisa bertemu dengan keponakan kamu ". Kata Dave


" Kalau begitu beli kado juga untuk anak Jane ya , kan anak nya cewek sayang jadi kita belikan mainan saja yang banyak ". Kata Felisha


" Terserah kamu saja mau membelikan apa , aku mengikuti nya saja swety ". kata Dave


" Aku jadi gak sabar ingin melihat baby kita sayang dan semoga saja dia akan lahir dengan selamat tidak seperti yang sebelum nya ". Kata Felisha terlihat murung sekarang ini


" Jangan sedih swety , semua nya sudah berlalu jadi kami harus tetap bahagia sekarang ya dan kita akan menyambut kelahiran anak ini nanti nya jadi kami jangan khawatir sama sekali ". Kata Dave menenangkan istri nya


Tidak lama kini mereka sampai di mall dan segera masuk ke dalam untuk mencari perlengkapan yang di butuhkan . Felisha kini mencari baju yang pas untuk nya dan juga nyaman tentu nya karena dia juga tidak mau jika menggunakan gaun mahal tapi dia nya tidak nyaman


Beberapa gaun sudah dia coba dan dia hanya tertarik dengan dua gaun saja yang berwarna lavender dan juga peach.


" Hanya itu saja swety ?". Tanya Dave


" Iya hanya ini saja dan ini sudah lebih dari cukup juga ". Kata Felisha


" Kamu bisa membeli yang lain nya juga swety , mumpung kita masih di sini jadi beli lah yang banyak ". Kata Dave

__ADS_1


" Tidak sayang , ini sudah lebih dari cukup kok jadi ayo sekarang kita membeli untuk calon anak kita saja ". Ajak Felisha


Dave pun menuruti nya dan kini mereka berdua pergi dari toko itu lalu beranjak ke tempat yang lain nya sementara Revan dan yang lain nya tadi pun juga pergi ke kafe untuk nongkrong di sana sambil mengobrol juga .


Dave dan Felisha tampak memilih baju dan perlengkapan bayi sekarang ini . Terlihat Felisha memilih warna yang cerah untuk anak nya nanti dan beberapa mainan juga untuk calon anak nya dan anak Jane juga


" Sayang kenapa kamu mengambil banyak sekali ?". Tanya Felisha melihat keranjang nya hampir penuh Karena Dave main ambil dan taruh saja


" Ini kan mainan anak-anak swety jadi aku ingin memborong nya untuk anak kita nanti ". Kata Dave


" Tapi itu terlalu banyak sekali dan buat apa juga kan jika dia hanya sendiri saja lalu bagaimana dia bisa main dengan permainan sebanyak ini ". Kata Felisha


" Ya tidak apa-apa swety , siapa tahu anak kita kembar Lima jadi kan banyak dan rame ". Kata Dave


Felisha melotot mendengar nya dan dia tidak habis pikir dengan apa yang di katakan Dave tadi . kembar Lima , bagaimana bisa dia hamil kembar Lima coba sementara dia tidak memiliki keturunan kembar sama sekali


" Kamu jangan ngaco ya kalau bicara . Kembar lima , satu saja belum malah minta lima ". Kata Felisha


" Kan sekalian swety biar kamu tidak merasa kan sakit nya berulang kali ". Kata Dave


" Ya tapi gak kembar lima juga kan , nanti seperti Pandawa lagi kembar lima ". Kata Felisha


" Apa itu Pandawa ?". Tanya Dave


" Ah sudah aku juga tidak ingin menjelaskan tentang hal tersebut. Sekarang kembalikan saja yang tidak perlu dan kamu jangan mengambil barang yang tidak perlu sayang . Nanti sayang sekali sama uang nya ". kata Felisha mengingat kan Dave


" Iya swety iya aku mengerti ". Kata Dave


Dia kini memisahkan batang yang di rasa Felisha tidak penting tapi Dave tidak mengembalikan nya melainkan mengatakan kepada penjaga di sana untuk mengirim nya ke rumah dia nanti nya jadi jika sudah di bayar mana mungkin juga Felisha mengomel nanti , itu yang Dave pikirkan


" Biar aku yang antri untuk membayar nya jadi kamu duduk manis saja di sana ". Kata Dave


" Apa tidak masalah jika kamu mengantri di sana bersama para wanita itu , nanti kamu di goda loh oleh mereka ?". Tanya Felisha


" Aku juga tidak akan pernah tergoda sedikit pun juga swety dengan mereka jadi kamu tenang saja ". Kata Dave


" Aku tahu itu tapi aku hanya takut saja jika nanti kamu emosi dan kesal kepada mereka lalu membuat gaduh di mall ini ". Kata Felisha


" Jangan khawatir, aku bisa menahan diri nanti . Percayalah ". Kata Dave


Dia kini maju untuk mengantri di kasir sementera mereka yang melihat Dave pun tampak sangat kagum sekali dan ada juga yang curi pandang terhadap Dave tadi namun Dave tidak memperdulikan nya sama sekali dan dia kini hanya bersikap dingin dan arogan saja sambil menunggu giliran nya membayar


" Tuan Dave silahkan lebih dulu ". Kata kasir di sana


Tidak ada yang protes ketika Dave maju terlebih dahulu karena mereka masih terpesona dengan ketampanan nya hingga Dave selesai membayar pun mereka masih saja menatap nya


" terima kasih tuan sudah mampir dan belanja di sini ". Kata sang kasir namun Dave hanya diam saja tidak ingin menjawab nya sama sekali ucapan dari sang kasir tadi


" Swety ayo , aku sudah selesai membayar nya ". Kata Dave


" Ayo kita pulang". Ajak Felisha


" Kita pulang , tidak membeli yang lain nya lagi . Mumpung di sini ?". Tanya Dave


" Itu sudah cukup jadi ayo pulang saja karena aku juga sudah merasa cukup belanja nya ". Kata Felisha


" Baiklah kalau begitu ayo kita pulang sekarang ". kata Dave sambil membawa semua barang belanjaan nya sekarang ini


" Yang lain nya kemana kok gak kelihatan sayang ?". Tanya Felisha sambil berjalan dan memeluk lengan Dave


" Biarkan saja mereka, mungkin masih asik berada di sini . Dan lagi , mereka kan sudah besar jadi tidak masalah juga jika mereka hilang di sini nanti juga bisa pulang bukan karena mereka tahu di mana arah jalan pulang". Kata Dave

__ADS_1


" ya kali mereka tidak tahu , lucu sekali sih kamu ini sayang ". Kata Felisha tersenyum ceria membuat Dave juga ikut tersenyum sekarang ketika dia melihat senyuman sang istri tadi . Mereka berjalan meninggalkan mall dan segera pulang kembali ke rumah. Raut wajah bahagia pun terlihat di wajah Felisha dan juga Dave sekarang


__ADS_2