Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 142


__ADS_3

Setelah mereka selesai makan kini mereka terlihat mengobrol bersama di rumah Alexander bahkan Morgan dan yang lain nya tampak tidak sungkan sama sekali di sana dan mereka terlihat sangat santai sekali


" Jika kau ada di sini Dave lalu bagaimana dengan Mel di rumah ?". Tanya Morgan


" Dia aman bersama Robin dan juga Liam ". Jawab Dave


" Bagaimana jadi nya jika Mel hanya dengan Robin saja pasti mereka akan seperti Tom and Jerry Yang suka sekali bertengkar jika bersama ". Kata Carles


" Bahkan mereka jarang sekali akur tapi terlihat sangat lucu sekali jika bertengkar ". Kata Gerald


" Aku merasa jika mereka berdua ada sesuatu tapi mereka berdua sama-sama tidak mengakui nya ". Kata Morgan menebak


" Jangan asal bicara bahkan Dave saja yang sudah lama dengan Robin tidak mengetahui sama sekali bagaimana perasaan nya kepada Mel ". Kata Gerald


" Dave tidak terlalu peka dengan perasaan orang dan yang dia bisa hanya membunuh saja ". kata Revan membuat Felisha kaget lalu menatap suami nya itu


" Kamu pernah membunuh orang ?". Tanya Felisha


Revan tersadar jika dia mengatakan hal yang tidak seharusnya di katakan namun bagaimana lagi dia sudah terlanjur mengatakan nya dan dia bersedia jika Dave nanti akan marah kepada nya


" Sayang kenapa kamu tidak menjawab nya ?". Tanya Felisha lagi ketika Melihat Dave masih tetap terdiam hingga sekarang


" Jika aku pernah melakukan nya bagaimana ?". Tanya Dave Kepada istri nya


" Apa kamu memang bisa melakukan nya ?". Tanya Felisha lagi


" Orang jika khilaf pasti bisa melakukan nya dengan cara tak terduga kan Fel jadi mungkin saja Dave ketika membunuh orang dia khilaf ". Kata Revan


" Itu memang benar juga sih dan pasti ada yang menyakiti Mel jadi suami ku ini melakukan nya , tapi jika kamu pernah membunuh berarti kamu pernah masuk penjara ?". Tanya Felisha


" Aku tidak pernah masuk penjara swety ". Kata Dave


" Bahkan hukum juga takut dengan suami mu ini Felisha ". Kata Carles


Felisha hanya bisa mengangguk kan Kepala nya saja saat ini bahkan dia juga Tampak tidak perduli juga jika suami nya pernah melakukan hal tersebut sebab dia merasa Dave akan melakukan hal di luar batas jika memang orang terdekat nya di sakiti itulah yang dia tahu sejak dulu dan dia yakin sampai sekarang pun dia tidak akan berubah sama sekali


"Hoam aku sudah ngantuk sekali , kalian mengobrol saja bersama dan aku tidur duluan ". Kata Felisha


" Biar aku bantu ke kamar ". Kata Dave


" Tidak perlu, aku bisa sendiri sayang jadi kami lanjutkan saja mengobrol dengan mereka sekarang ". Kata Felisha


Dia segera berdiri untuk menuju kamar nya dan bahkan dia sempat memberikan kecupan kepada sang suami saat ingin pergi meninggalkan nya bersama dengan para sahabat nya itu . Setelah kepergian Felisha Dave pun langsung menatap para sahabat nya dengan serius nya

__ADS_1


" Apa mertua mu sudah berani melakukan rencana nya Dave ?". Tanya Morgan


" Ya dia dengan berani sudah menambahkan racun ke minuman Felisha dan aku tidak akan tinggal diam untuk aksi nya tadi ". kata Dave


" Berani juga nenek lampir ya melakukan nya . Apa kau akan membalas nya hari ini Dave ?". Tanya Revan


" Besok ketika dia pergi dari rumah suruh anak buah mu untuk membawah ke markas Revan ". Kata Dave


" Siap aku akan mengatakan kepada mereka agar besok mereka membawa nenek lampir itu pergi dari sini ". kata Revan dengan seringai nya


Mereka tahu jika kali ini mungkin saja Dave akan kembali bermain-main tapi dengan mertua nya sendiri bahkan dia terlihat sangat serius sekali ingin menyakiti mertua nya itu . Bukan Dave nama nya jika dia akan membiarkan orang yang berani menyakiti orang tercinta nya bahkan mereka tidak mendapat kan hukuman sama sekali , itu tidak lah mungkin terjadi sama sekali


" Dave , apa Rafael terlihat mencurigakan ?". Tanya Sean


" Sejauh ini dia tidak melakukan apapun bahkan istri ku selalu saja membela nya ". Kata Dave


" Apa mungkin dia di guna-guna oleh Rafael hingga terus saja membela nya ". kata Revan


" Ucapan mu itu selalu saja tidak masuk akal Revan ". Kata Carles


" Aku hanya menebak saja jadi tidak masalah juga kan siapa tahu memang benar begitu adanya ". Kata Revan


" Kita hidup di mana dan di zaman apa ini kenapa kau percaya akan hal seperti itu ". Kata Carles


" Kita putus karena kesepakatan ya bukan karena hal yang tidak baik ". Kata Revan membela diri di depan Dave agar dia tidak kena pukul oleh nya


" Memang dia ini selalu saja pintar mencari muka di mana pun berada ". Kata Morgan


Dave hanya diam saja bahkan dia sama sekali tidak tertarik dengan obrolan para sahabat nya itu dan kini dia hanya memikirkan apa yang akan dia lakukan besok kepada Sheryl yang sudah Berani main-main dengan nya tadi


Sementara itu di sebuah ruangan Sheryl terlihat sangat ketakutan sekali bahkan dia merasa jika Dave sudah mengetahui rencana nya tadi hingga dia meminta Sonny untuk meminum nya tadi


" Sial sekali , ternyata dia memang sangat hebat dan sulit untuk di kelabui ". Kata Sheryl


Dia masih modar mandir di sana karena memikirkan cara bagaimana bisa lepas dari hukuman Dave nanti nya bahkan Sheryl juga tidak berani bertemu dengan Dave saat ini


Drt drt drt


handphone Sheryl berdering dan terlihat nama Matthew di sana dia pun segera mengangkat panggilan tersebut saat ini


" Iya tuan ". Kata Sheryl


" Apa kau sudah melakukan nya Sheryl ?". Tanya Matthew Dengan suara berat nya itu

__ADS_1


" Ma'af tuan saya gagal sebab Dave menyuruh suami saya untuk mencicipi semua makanan dan juga minuman sebelum istri nya itu memakan nya ". Kata Sheryl Dengan suara gemetaran nya


" Bodoh , bahkan hal sepele saja kau tidak bisa melakukan nya . apa Dave curiga kepada mu ?". Tanya Matthew yang tahu bagaimana Dave


" Seperti nya iya tuan ". Jawab Sheryl ketakutan dan itu terdengar sangat jelas sekali


" Kau tidak pernah bisa di andalkan sama sekali dan jangan keluar rumah dulu karena aku yakin sekali jika Dave akan membalas mu nanti ". kata Matthew


" Tapi jika saya tetap di dalam rumah itu tidak menjamin dia tidak akan melakukan nya bukan tuan ". kata Sheryl


" Ya tapi setidak nya kau akan aman dari nya ". Kata Matthew


Dia kemudian menutup panggilan telfon nya bahkan terlihat sekali kini Matthew tidak tenang karena Mungkin saja Dave sudah tahu jika dia bekerja sama dengan mertua nya untuk membuat nya hancur


" kenapa , apa ketahuan ?". Tanya Lucas


" Ya ". Jawab Matthew singkat


" Dia memang tidak bisa di remehkan . Lalu apa rencana mu sekarang ?". Tanya Lucas


" Kita lihat saja apa yang akan dia lakukan dengan wanita itu nanti nya ". Kata Matthew


Dia tidak bisa memulai langkah nya karena dia juga sudah lama tidak melawan Dave jadi dia harus menunggu apa yang akan Dave berikan kepada Sheryl baru setelah itu dia bisa menentukan langkah nya


Di kediaman Dave terlihat Mel sangat kesal sekali bahkan Robin melarang nya pergi karena dia tidak bisa menemani nya sebab banyak pekerjaan yang harus dia selesai kan saat ini


" Robin ayolah kita pergi sebentar saja ". Kata Mel


" tunggu dulu Mel Aku sedang mengerjakan laporan penting jadi sabar ya sebentar lagi ". Kata Robin sambil tersenyum menatap Mel


" Bahkan sudah lama sekali aku menunggu dan kau sejak tadi hanya bilang tunggu dan tunggu saja . Menyebalkan sekali ". Kata Mel


" Sabar sayang sedikit lagi akan selesai jangan marah terus nanti cantik nya hilang ". Kata Robin


" Sayang sayang , sejak kapan aku menjadi orang yang kau sayang hingga kau berani memanggil ku seperti itu ". Kata Mel


" Sejak dulu bahkan kamu sudah menjadi calon istri ku bukan ". Kata Robin


" Siapa juga yang mau dengan mu , Jagan kepedean ya jadi orang ". Kata Mel


" Percaya diri itu penting untuk mendapat kan wanita seperti Meilani Miller ". Kata Robin


" Sudah jangan banyak bicara cepat selesai kan dan setelah itu temani aku belanja ". Kata Mel

__ADS_1


Robin mengacungkan jempol nya lalu dia pun segera menyelesaikan pekerjaan nya agar bisa menemani wanita nya itu pergi belanja nanti nya bahkan Mel sejak tadi menunggu dia di ruang kerja nya sabab Mel Sangat ingin sekali pergi karena beberapa keperluan nya harus di beli hari ini juga jadi dia pun kini menunggu Robin hingga menuntas kan pekerjaan nya hari ini dan mereka pun kini harus berada di ruang yang sama sekarang


__ADS_2