Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 188


__ADS_3

Revan dan juga Mel masih mencari di mana Restoran terdekat yang bisa mereka gunakan untuk membeli makan dan mereka juga masih mengobrol bersama di sana sekarang ini


" Mel , tanya kan kepada Shawn apa pekerjaan dia ". Kata Revan


" Lo ya selalu saja mengajari gue untuk kepo kehidupan orang padahal gue juga tidak pernah bertanya sama dia sama sekali saat bersama dengan nya ". Kata Mel


" Nah justru itu Mel bantu lah kita untuk mencari tahu apa Shawn itu musuh dalam selimut atau bukan ". Kata Revan


" Musuh dalam selimut maksud Lo apa ?". Tanya Mel tidak mengerti dan kini dia pun menatap Revan karena dia belum menjelaskan kepada nya apa maksud dari perkataan dia tadi


Plak


Mel memukul Revan karena dia masih saja belum menjawab pertanyaan nya tadi


" Sakit Mel , Lo bar-bar sekali sih dan gue juga heran kenapa cewek bar-bar seperti Lo banyak yang menyukai ". Kata Revan


" Apa Lo lupa dulu Lo juga mengejar gue bahkan mengemis cinta kepada gue ". Kata Mel


" Kapan gue mengemis cinta kepada Lo sedang kan gue sangat tampan sekali Mel , Lo ya kalau punya mulut tidak bisa di jaga sama sekali ya Mel ". Kata Revan


" Memang itu kenyataan nya jadi Lo jangan mengelak ya Revan ". kata Mel


" Susah sekali ya menang melawan es batu jadi gue harus bersabar menghadapi sikap Lo ini Mel ". Kata Revan


" Halah mana ada Lo sabar , yang ada malah ngomel Mulu gak selesai-selesai ". Kata Mel lalu tertawa dengan sangat kencang nya sekarang ini membuat Revan kesal saja


" Terus Mel tertawakan saja gue sampai Lo puas nanti nya. Senang sekali ya Lo jika gue sengsara Mel ". Kata Revan


" Iya deh iya gue gak akan tertawa lagi dan kenapa Lo lama sekali sih gak sampai-sampai sedari tadi ". kata Mel


" Sabar kali Mel dan lihat noh di depan sudah terlihat dengan jelas Restoran nya ". Kata Revan


" Ya sudah agak cepat sedikit Revan jalan nya agar cepat Sampai Karena gue sudah sangat lapar sekali ". Kata Mel


" Apa dua bodyguard Lo tidak memberi Lo makan tadi hingga Lo kelaparan Mel ?". Tanya Revan


" Mereka berdua bukan bodyguard gue tapi dua sahabat Shawn dan sahabat gue juga sih sekarang ini ". Kata Mel


" Mereka berdua itu lebih tepat nya adalah bodyguard Lo karena mereka akan menjaga Lo selama Shawn tidak ada di sini ". Kata Revan


Tanpa Shawn yang mengganggu dan menanyai nya sudah makan atau belum kini Mel merasa ada yang kurang juga dan dia baru menyadari jika selama ini Shawn selalu ada di sisi nya dan ketika dia tidak ada di samping Mel kini Mel merasa jika ada yang kurang di hari nya


" Mel ayo turun kenapa Lo malah bengong?". Tanya Revan


" Iya sabar , ini juga gue mau turun jadi sabar dulu kenapa ". Kata Mel


Dia segera turun dan kini memasuki restoran yang di pilih Revan tadi . Mel dan Revan segera duduk dan memesan beberapa makanan untuk mereka nikmati sekarang ini di sana


" Rame juga ya Revan di sini . Apa Lo sudah pernah makan di sini ?". Tanya Mel


" Belum dan ini kali pertama nya gue makan di sini " Kata Revan


" Mel ". Panggil Marvin membuat Revan dan Mel menatap nya saat ini


" Hai Marvin, Lo ada di sini juga ". Kata Mel

__ADS_1


" Iya , kebetulan gue ada urusan di sini dan ternyata melihat Lo " Kata Marvin


" Bohong sekali Lo , jelas Lo ada di sini karena selalu menguntit Mel ". Batin Revan sambil menatap Marvin Dengan datar saja dan Marvin pun masih bisa tersenyum melihat tatapan dari Revan sekarang ini kepada dirinya


" Sudah makan Lo Marvin , kalau belum gabung saja ". Kata Mel


" Masih banyak kursi yang kosong kenapa dia harus bergabung dengan kita di sini ". Kata Revan


" Jangan begitu, dia juga sahabat gue Revan jadi biarkan saja dia duduk bersama kita di sini ". Kata Mel


" Tidak Mel, Gue ada urusan jadi untuk kali ini tidak bisa bergabung dengan Lo ". Kata Marvin


" Ah sayang sekali ya , tapi ya sudahlah kalau begitu hati-hati lah di jalan Marvin ". Kata Mel


Kini Marvin segera pergi dari sana namun dia tidak benar-benar pergi sebab dia juga harus selalu menjaga Mel agar tetap aman dari siapapun juga yang ingin berbuat jahat kepada nya sekarang ini


" Gila ya , di mana-mana selalu ada dia ". Kata Revan kesal


" Wajar saja jika dia ada di mana-mana ". kata Mel dengan santai nya membuat Revan menatap nya


" Kenapa bisa wajar Mel ?". Tanya Revan


" Ya wajar karena dia memang pengangguran jadi bisa ada di manapun berada ". Kata Mel membuat Revan memukul Mel pelan karena dia kesal dan Mel hanya tertawa saja sekarang ini


" Sudah Mel , capek gue jika harus berdebat dengan Lo Mulu dan sebaik nya kita makan saja sekarang setelah itu pulang ". Kata Revan


" Gak mau ngajak gue ke mall dulu Revan , jajanin gue apa kek di mall ". Kata Mel menggoda Revan


" Semakin darah tinggi Mel gue jika harus lama dengan Lo ". kata Revan


Kini dia tidak perduli lagi dengan ocehan Mel dan dia pun segera memakan makanan nya sekarang i ini begitu pun juga dengan Mel yang kini juga makan dengan lahap nya sementara itu Marvin masih mengawasi mereka dari kejauhan, walaupun dia tidak mendengar apa yang mereka katakan namun Marvin tetap akan mengawasi Mel sebab itu adalah perintah dari bos nya dan tidak bisa di bantah sama sekali oleh siapapun juga


Dave dan Felisha berada di kolam renang sekarang dsn mereka berdua terlihat duduk manis di sana


" Siapa Jordan sayang ?". Tanya Felisha


" Dia salah satu anak buah ku yang tidak pernah di ketahui orang . Hanya Morgan dan para sahabat ku yang lain saja yang mengenal nya , selebih nya tidak ada yang tahu ". kata Dave


" Wah kamu hebat ya memiliki anak buah tersembunyi dan aku pun juga tidak mau kalah hebat dengan mu sayang ". Kata Felisha


" Kamu juga hebat dan buktikan nanti malam jika kamu benar-benar hebat swety ". kata Dave


" Tentu saja aku akan membuktikan nya , aku jadi tidak sabar menunggu nanti malam ". kata Felisha sambil menyandarkan kepala nya di bahu Dave sekarang ini


" Kita istirahat saja swety sekarang agar kamu nanti bisa Fresh ". Kata Dave


" Ayo , aku juga sudah lelah dan sebaik nya kita memang istirahat dulu agar nanti malam bisa on action nya ". kata Felisha


Dave mengiyakan nya saja dan kini mereka berjalan bersama masuk ke dalam kamar dsn sejak tadi juga Dave merangkul Felisha di pinggang nya membuat Felisha pun senang sekali saat ini karena Dave memperlakukan dia selalu dengan sangat baik sekali dan dia melakukan nya tanpa di minta sendiri oleh Felisha


" Tidur swety ". kata Dave ketika dia melihat jika Felisha masih saja belum memejam kan mata nya dan dia masih menatap Dave sekarang ini


" Aku tidak bisa tidur sayang sejak tadi ". kata Felisha


" Apa yang membuat kamu tidak bisa tidur Hem ?". Hanya Dave sambil memeluk Felisha dsn kini Felisha pun tiduran di dada kekar milik Dave

__ADS_1


" Itu karena kamu ada di sini jadi aku tidak bisa tertidur sebab ingin selalu memandang wajah tampan suamiku ini ". kata Felisha membuat Dave langsung menarik nya kedalam pelukan nya itu


" Hangat sekali sayang ". Kata Felisha


" Mau yang lebih hangat lagi swety ?". Tanya Dave sambil tersenyum menggoda Felisha sekarang ini , Felisha pun langsung memukul dada kekar sang suami karena ucapan nya tadi . Dia tahu Dave hanya menggoda nya dengan kata mesum nya itu namun Felisha juga sangat malu sekali jika di goda seperti itu


" Sudah tidur saja agar nanti malam kamu bisa menampilkan kemampuan kamu yang terbaik swety ". Kata Dave


" Ya , ayo kita tidur bersama sekarang dan kamu jangan curang ya ". Kata Felisha


Mereka berdua pun tidur dengan posisi saling memeluk satu sama lain nya . Felisha Sudah sangat terbiasa dengan pelukan Dave ketika dia tidur jadi jika Dave tidak memeluk nya kini membuat nya merasa sangat tidak nyaman sekali dan Bahkan dia bisa tidak tidur karena hal sepele seperti itu saja.


Dan di Texas kini terlihat Shawn sangat marah sekali dan kemarahan nya itu membuat dia semakin tak terkendali Sekarang ini


" Shawn kendalikan lah emosi Lo agar kita bisa segera menyelesaikan semua persoalan di sini ". kata Dean


" Kalian semua bodoh sekali dan kenapa bisa semua yang kita rencanakan kembali gagal". Kata Shawn


" Itu juga di luar dugaan Shawn dan seperti nya ada yang mencoba menggagalkan nya agar kita lama di sini ". Kata Edric


" Sudah gue bilang bukan jika Dave itu memanfaatkan cinta Lo kepada adik nya dan sekarang apa , Mel sudah memiliki kekasih dan parah nya lagi yang menjadi kekasih nya adalah asisten Dave lalu mereka semua menutupi nya dari Lo hingga saat ini ". Kata Jack


" Sudah Jack jangan membuat suasana bertambah keruh sekarang ini ". Kata Dean


" Tapi itu memang benar bukan dan bisa-bisa nya juga Marvin menutupi semua nya dari Shawn, apa dia juga di bayar oleh Dave untuk menjadi penghianat ". Kata Jack


" Jangan menyalah kan Marvin dan Lo diam saja Jack atau gue bunuh Lo saat ini juga ". Kata Shawn dengan emosi nya yang memuncak saat ini


Dia tahu bahwa Mel sudah memiliki kekasih dari Rico yang tak lain adalah sahabat nya di kampus dan dia juga tidak sengaja mendengar percakapan Mel dan Robin yang terdengar mesra sekali dan Mel pun juga memanggil nya dengan sebutan sayang . Setelah mereka mendengar kan semua nya , mereka pun langsung mengatakan hal tersebut kepada Shawn membuat nya tidak bisa fokus Sekarang ini di Texas karena memikirkan semua nya ini bahkan dia melampiaskan kemarahannya Kepada setiap orang yang dia jumpai di sana dan mereka pun harus meregang nyawa karena kemarahan dari Shawn saat ini


" Cari tahu saja apa memang benar dia memanfaatkan Lo atau tidak Shawn" kata Edric


" Mel tidak pernah memanfaatkan gue sedikit pun juga dan kalian jangan menganggap dia seperti itu , gue tidak menyukai nya ". Kata Shawn


Mereka pun terdiam dan kini tidak berani juga mengatakan apapun sebab kemarin Jack Sudah menjadi sasaran Shawn dan dia pun juga mendapat kan banyak pukulan dari nya kemarin hingga masih terdapat bekas luka di wajah nya saat ini


" Gue akan pergi dan kalian jangan mengikuti gue ". Kata Shawn yang langsung pergi dari markas menggunakan mobil nya dengan kecepatan tinggi. Dia tentu saja sangat kecewa sekali apalagi dia sudah sangat cinta dengan Mel dan kini Mel sudah menjadi kekasih orang lain, itu membuat nya sangat marah sekali saat ini dan dia tidak bisa mengontrol emosi nya itu


Dan kini malam pun tiba , di kediaman Dave terlihat banyak sahabat nya di sana dan juga beberapa anak buah yang akan dia ajak untuk menyerang kediaman Justin malam ini


" Dave , seperti nya Shawn sudah tahu jika Robin dan Mel menjalin hubungan". Kata Revan membuat Felisha pun terbatuk saat ini sebab dia tidak mengetahui hal tersebut


" Jadi Mel dan Robin sudah pacaran ?". Tanya Felisha


" Iya swety ". Kata Dave


" Bagaimana sekarang Dave , tentu dia pasti akan sangat marah sekali dan merasa di manfaatkan oleh kita ". Kata Morgan


Mel masih terdiam di sana dan dia pun juga memiliki ketakutan membayangkan bagaimana reaksi Shawn nanti nya jika dia sudah kembali ke Italia. Mel tidak ingin ada hal buruk terjadi nanti nya


" Tidak usah memikirkan hal itu sayang dan kakak akan menghadapi Shawn nanti nya jadi kamu tenang saja . Apapun yang kamu pilih , asal kamu bahagia kakak akan mendukung mu nanti nya ". Kata Dave


" Jika dia marah Biar kan Mel yang mengurus nya kak sebab ini adalah masalah Mel dan biarkan Mel yang bertindak nanti nya agar Mel bisa mempertanggung jawabkan semua nya apa yang Mel lakukan ". Kata Mel


" Tidak perlu seperti itu Mel , kita kan keluarga jadi masalah kamu masalah kita juga jadi kita akan menghadapi nya bersama nanti ok ". Kata Felisha menggenggam tangan Mel sekarang ini agar Mel bisa tenang dan Dave pun juga tersenyum menatap adik nya itu . Dia akan menghadapi Shawn nanti nya jika itu memang di perlukan bahkan Dave pun juga sudah menyiapkan semua nya jika hal ini memang terjadi.

__ADS_1


" Kita santai saja sekarang dan jangan memikirkan hal tersebut, kita lihat saja dulu apa yang akan di lakukan Shawn nanti nya ". Kata Morgan


Mel masih terdiam dan dia pun masih tidak bisa tenang sekarang ini , meskipun dia tidak pernah memanfaatkan Shawn Tapi dia takut jika Shawn akan berpikir seperti itu nanti nya


__ADS_2