
Pagi hari pun tiba dan kini Mel juga sudah bersiap untuk pergi kuliah tentu nya ada Revan juga yang sudah siap untuk mengantar kan nya
"Mel jangan menutupi jika ada masalah atau kakak tidak akan membiarkan kamu pergi kuliah nanti nya ". kata Dave
"Baik Mel akan mengatakan jika memang Mel sudah tidak bisa mengatasi nya ". Kata Mel sambil tersenyum
Dan kini mereka pun segera berangkat ke kampus bahkan di rumah Dave kini juga sudah ada Felisha di sana dan dia kini sedang makan bersama dengan Dave sedang kan Mel sudah pergi dengan Revan tadi.
"Makan yang banyak sayang agar kamu terlihat gemukan nanti ". Kata Dave
"Kalau aku gemuk maka baju pengantin nya pasti tidak akan muat lagi ". Kata Felisha
"Kalau tidak muat bisa beli lagi gampang kan ". Kata Dave
"Jangan menggampangkan segala nya dan kasihan juga jika kamu mendadak menyuruh untuk membuat ulang baju pengantin nya ". kata Felisha
"Aku pun juga akan membayar nya sangat mahal sayang jadi wajar saja jika aku menyuruh mereka mendadak dan mereka juga bekerja untuk ku ". Kata Dave
Felisha merasa itu juga tidak perlu dan berat badan dia pun juga selalu stabil' Walaupun dia makan banyak atau sedikit sekali pun jadi dia Santai saja dengan hal tersebut. Kini mereka masih melanjut kan makan nya dan Robin menunggu di depan sejak tadi bahkan dia juga terlihat beberapa kali mengecek handphone nya saat ini.
"Apa kamu tidak akan pergi ke perusahaan hari ini ?". Tanya Felisha
"Ya nanti kita akan pergi berdua setelah selesai makan ". Kata Dave
"Kita pergi berdua ?". Tanya Felisha
"Iya , apa kamu keberatan ?". Tanya Dave
"Aku ada janji dengan Kristal jadi apa boleh aku bertemu dengan nya ?". Tanya Felisha
"Suruh saja dia ke kantor dan kalian bisa mengobrol di kantin kantor nanti atau di ruang meeting juga tidak apa-apa ". Kata Dave
"Kalau begitu aku tanya dia dulu apa dia mau bertemu di kantor ". Kata Felisha
Dave mengangguk kan kepala nya dan kini Felisha pun segera menghubungi sahabat nya itu untuk mengatakan pertemuan dia yang akan di lakukan di kantor Dave saja karena Dave meminta seperti itu jadi dia pun tidak berangkat menolak nya juga saat ini . Sejak tadi Dave Hanya menatap Felisha saja yang kini sedang sibuk dengan ponsel nya saat ini bahkan dia terlihat senyum sendiri membalas pesan dari Kristal
"Kata kristal apa dia boleh masuk ke perusahaan kamu, kan tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam ". Kata Felisha
"Tentu saja boleh dan aku nanti akan memberi tahu scurity di sana sayang agar dia boleh masuk ke kantor nanti ". Kata Dave
"Kristal bilang kalau kamu itu sangat menyebal kan sekali ". Kata Felisha membuat Dave pun menatap nya saat ini dan Felisha hanya tersenyum saja melihat nya bahkan tatapan Dave itu memang terlihat penuh cinta sekali saat itu menatap nya kali ini
"Dia memang selalu saja mengatakan hal tersebut bahkan aku sudah sangat hafal sekali dengan ucapan nya itu ". Kata Dave
__ADS_1
"Dan dia juga titip salam untuk Robin , apa mereka berdua saling mengenal ?". Tanya Felisha
"Mungkin saja , kamu tanya dia saja nanti . Ya sudah ayo kita berangkat sekarang sayang ". Kata Dave mengajak
King mereka pun segera pergi ke luar rumah dan di sana ada Robin yang siap debut kendaraan yang akan mereka gunakan nanti nya . Robin membuka kan pintu untuk Felisha dan kini dia pun segera masuk dan mengemudi kan mobil nya saat ini bahkan terlihat sekali sepasang calon pengantin itu bercanda bersama membuat Robin ikut tersenyum juga karena bos nya sudah menemukan orang yang di cari selama ini bahkan dia terlihat sangat baik sekali
"Robin kau dapat salam dari Kristal ". Kata Dave
"Saya tidak punya hubungan apapun tuan dengan nya ". Kata Robin
"Tidak ada yang tanya juga kan Robin jadi santai saja jangan tegang ". Kata Felisha menggoda nya
Robin hanya menggeleng kan kepala nya saja dan Merasa jika Felisha kini mirip dengan Mel yang suka sekali menggoda nya dan membuat dia marah saja bahkan kini Dave pun juga ikut tersenyum dengan apa yang di katakan Felisha tadi.
"Pernikahan kita sebentar lagi jadi kamu harus bisa menjaga diri kamu dan jangan terlalu melakukan aktivitas yang bisa membuat mu lelah ". Kata Dave
"Bahkan aku hanya bersantai saja saat ini dan tidak pernah melakukan aktivitas berat apapun bahkan di rumah juga aku jarang sekali memasak ". kata Felisha
"Itu bagus karena kamu bukan pembantu mereka jadi kamu tidak usah melakukan nya ". Kata Dave
"Jadi aku adalah pembantu kamu ya maka dari itu kamu selalu menyuruh aku untuk memasak ". Kata Felisha yang sebenar nya bercanda saja tapi Dave kini menatap nya dan melihat dia dengan tajam nya
"Itu beda sayang karena itu adalah kewajiban kamu sebagai seorang istri kepada suami ". Kata Dave
"Bagiku sama saja karena sebentar lagi juga kita akan segera menikah juga kan ". Kata Dave
"Ya ya ya terserah kamu saja lah . Suka suka kamu saja ". Kata Felisha sambil memanyunkan bibir nya membuat Dave gemas sekali kepada nya dan dia pun segera mengacak rambut Felisha
"Ih berantakan tau ". Kata Felisha
"Berantakan juga masih tetap cantik menurut ku ". Kata Dave
"Gombalan gak mempan pak bos ". Kata Felisha
Sedangkan di kampus kini Revan tengah menatap Jorge dengan tajam nya bahkan dia juga terlihat menatap Stevie sekarang.
"Apa yang kau lakukan ?". Tanya Revan kepada Jorge karena dia tadi dengan berani menampar Mel dan Untung nya Mel bisa menangkis nya juga hingga tidak sampai terkena tamparan tapi tetap saja Revan akan marah bahkan jika dave tahu dia pasti akan memotong tangan Jorge
"Ma'af kan saya tuan bahkan saya tidak tahu jika dia adalah kekasih anda karena yang saya tahu anda adalah kekasih nona Julie ". Kata Jorge
Perkataan itu pun juga sukses membuat Revan semakin naik darah bahkan dia terlihat sangat marah sekali
"Sejak kapan aku mengumumkan jika Julie adalah kekasih ku ". Kata Revan
__ADS_1
Mereka yang ada di sana hanya terdiam saja bahkan Dosen di kampus pun ikut terdiam di sana dan tidak mau ikut campur karena mereka tahu siapa Revan jadi mereka hanya akan mencari aman saja demi kehidupan nya dan juga nama baik kampus pasti nya
"Tuan Ma'af saya dan saya tidak akan melakukan nya lagi ". kata Jorge
"Putri mu itu harus bersimpuh dan meminta maaf kepada Mel dan jika Mel tidak memaafkan nya maka bersiap lah untuk merasakan kehancuran ". Kata Revan membuat Mel pun langsung menarik nya karena dia sangat kesal sekali dengan Revan. Karena kemunculan Revan yang pasti nya akan membiarkan beberapa mahasiswa di sana pasti akan segan dengan nya dan pasti ada juga yang akan memanfaatkan nya hal itu lah yang paling tidak Mel sukai sejak dulu maka dari itu dia memilih untuk sekolah di luar negeri dulu jauh dari Dave dan yang lain nya dan dia hanya mendapat kan pantauan saja dari jarak jauh oleh mereka semua
"Apa-apaan sih , kan tadi sudah gue bilang pulang saja karena gue akan mengurus nya sendiri ". kata Mel dengan kesal nya
"Mana mungkin gue membiarkan nya Mel bahkan gue sangat muak dengan mereka tadi dan ingin sekali membunuh mereka di tempat ". Kata Revan
"Sudah pergi saja sana dan jangan memperpanjang masalah ini , bisa jadi gosip nanti di kampus jika Lo masih ada di sini ". Kata Mel
"Mana mungkin ada yang berani melakukan nya bahkan mereka akan hilang jika melakukan hal itu, bergosip tentang gue ". Kata Revan
"Terserah apa kata Lo saja tapi sekarang pergi saja Revan karena gue gak butuh bantuan Lo juga ". Kata Mel
"Ayolah sayang jangan marah karena kejadian kemarin di mall ". Kata Revan membiarkan Mel pun melotot dan memukul dia berulang kali membuat Revan tertawa saja dengan kelakuan Mel saat ini dan di seberang sana Shawn dan kedua sahabat nya sejak tadi menatap Mel dan juga Revan bahkan mereka bertiga juga mendengar apa saja yang Revan dan Mel katakan di sana
"Jadi mereka berdua memang pacaran wah wanita itu hebat sekali ya ". Kata Rico
"Ya hebat sekali dia bisa membuat Shawn patah hati ". Kata Eza membuat Shawn memukul kepala nya itu lalu pergi meninggal kan tempat tersebut
Di kantor kini Felisha sedang menunggu kedatangan Kristal bahkan dia terlihat sangat santai sekali di ruangan Dave menemani Dave mengerjakan pekerjaan nya
Tok tok tok
"Masuk ". Kata Dave
"Maaf taun ada nona kristal ". Kata sekertaris Dave
Kini Kristal pun segera masuk ke dalam dan dia pun langsung memeluk Felisha saat ini penuh dengan kerinduan
"Wah gak nyangka ya kamu akan menikah dengan manusia es yang dingin itu ". Kata Kristal sambil melirik Dave
"Iya aku juga gak menyangka bisa mendapat kan lelaki yang sangat tampan sekali ". Kata Felisha membuat Dave tersenyum dan Kristal pun terlihat memanyunkan bibir nya karena dia merasa kalah dengan Dave karena Felisha memuji nya tadi setelah kristal menjatuh kan dia bahkan Felisha juga terlihat tersenyum senang sekarang ini
"Kompak sekali ya kalian berdua menjatuh kan ku, ah ayo fel kita mengobrol di kantin saja . Gak enak di sini nanti mengganggu bos besar yang sedang bekerja ". kata Kristal
"Aku pergi ke kantin dulu ya ". Kata Felisha berpamitan kepada Dave
"Iya hati-hati sayang dan jangan terlalu percaya dengan omongan dia yang kadang tidak baik itu ". kata Dave
Kristal hanya menatap Dave saja dan kini mereka berusaha pun segera pergi menuju kantin kantor Bahkan setiap kali mereka berjalan beberapa pasang mata selalu saja menatap mereka membuat Felisha juga sangat heran sekali dan dia juga tidak terbiasa dengan hal tersebut berbeda dengan Kristal yang memang mengerti karena tidak sembarang orang bisa masuk ke kantor Dave bahkan klien nya pun juga tidak bisa sembarang masuk kantor itu
__ADS_1