Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
eps 18


__ADS_3

" oh iya, kak evan sini gabung sama kita makan bareng " ucap nana yang tersadar masih ada evan yang berdiri di samping nya


" tidak usah nana aku sebenarnya masih harus pergi karna ada urusan yang harus aku selesai kan, mungkin lain kali kita bisa ngobrol dan makan bersama " ucap evan yang memang harus pergi karna sudah di tunggu oleh orang tua nya yang menunggu di mobil


" oh iya gak apa apa kak " ucap nana dengan senyum manis


" oke aku pamit dulu sampai jumpa bye. " ucap evan yang langsung pergi dari restauran itu


setelah makan mereka pun segera kembali ke kantor, namun saat memasuki lobi kantor nana melihat sosok wanita cantik yang seperti ia kenal


" sisil " gumam nana yang menyadari ke hadiran sahabatnya itu


sisil yang merasa nama nya di panggil pun menoleh ke arah suara dan terkejut dengan ke hadiran nana sahabat nya yang sudah lama tidak di jumpai nya


" nana " ucap sisil dengan berlari dan memeluk tubuh nana dengan erat


" sil lepasin apa kamu ingin membunuh ku " ucap nana yang merasa sesak


" maaf aku gak bermaksud, abis nya kamu jahat banget setelah menikah dengan tuan josh kamu jadi lupa sama aku " ucap sisil dengan berpura pura marah sama nana


" maaf... bukan maksud aku melupakan kamu tapi memang aku sedang ada urusan yang harus di selesaikan " ucap nana


" alasan " ucap sisil yang masih dengan membelakangi nana


" oh ya kamu ada apa kesini " ucap nana yang mengalihkan ke marahan nana dengan menanyakan tujuan sisil datang ke kantor suami nya


" oh iya hampir aja aku lupa " ucap sisil yang langsung kembali ke meja resepsionis


nana yang bingung dengan tingkah sisil pun hanya tersenyum dan menggeleng gelengkan kepala


josh yang memilih diam melihat interaksi istrinya dan sahabatnya pun hanya tersenyum tipis


saat hendak ingin mengajak nana melangkah masuk ke ruang kerja ponsel josh pun berdering, entah siapa yang menghubunginya namun nana yang melihat perubahan raut wajah josh pun tidak berani menanyakan nya


" josh apa aku boleh bertemu dengan sisil dulu " ucap nana yang melihat seperti nya josh dalam ke adaan bad mood


" iya boleh tapi ingat gak boleh keluar tanpa seizin ku, mengerti " ucap josh dengan senyum yang mengembang saat melihat nana


" iya aku gak kemana mana tanpa izinmu, dan kamu duluan saja masuk ke ruangan kamu " ucap nana

__ADS_1


josh pun melangkah memasuki lift khusus menuju ruangan nya yang terletak lantai paling atas dan meninggalkan nana yang masih di lobbi kantor


nana yang penasaran dengan sisil yang sedang berbicara dengan resepsionis pun menghampirinya


saat nana sampai di depan meja resepsionis pun, dia hanya tersenyum saat pegawai di meja itu menunduk memberi hormat saat melihat nana


sebenarnya pegawai meja resepsionis pun tidak tau syapa nana sesungguhnya namun dia melihat saat tadi pertengkaran nana dengan seseorang wanita cantik, tuan doni membungkuk memberi hormat ke pada wanita ini dan saat barusan pun wanita ini keluar dan masuk kantor berdampingan dengan direktur utama nya


" sil, ada apa kamu ke sini " ucap nana yang berada di belakang sisil


" aku sebenernya datang ingin interview panggilan kerja di sini " ucap sisil dengan menundukan kepalanya yang menyembunyikan kesedihan nya dari nana


" lalu " ucap nana yang bingung dengan raut kesedihan sisil


" karna tadi aku ada kendala saat datang kesini jadi aku terlambat dan interview nya sudah berakhir " ucap sisil makin menundukan kepalanya


" memang apa yang membuat kamu sampai terlambat, setau aku kamu orang nya selalu on time saat melakukan sesuatu yang penting " ucap nana yang semakin bingung dengan sahabatnya itu


namun sisil masih enggan menjawab pertanyaan dari nana


" atau jangan jangan kamu abis patah hati karna oppa korea kamu tidak main film lagi " ucap nana yang berusaha menggoda sisil


nana pun tertawa senang saat melihat sisil yang memanyunkan bibirnya


" lalu kenapa cerita dong " ucap nana yang berusah menenangkan sisil yang sedang bersedih


" oke tapi boleh aku berkata sesuatu " ucap sisil yang sudah mengangkat wajahnya dan menghadap ke nana


nana menautkan kedua alisnya


" shilakan " ucap nana


" aku lapar apa kamu bisa mentraktirku " ucap sisil yang menyeringai ke pada nana dengan memperlihatkan deretan gigi putihnya


" jadi kamu makan siang " ucap nana yang hanya di balas anggukan dari sisil


" ya sudah aku traktir kamu tapi sebelum kita pergi kamu harus janji akan cerita semua dengan aku " ucap nana


" iya aku janji " ucap sisil

__ADS_1


nana yang mendengar pun langsung menggandeng sisil menuju lift khusus untuk menuju ruangan josh


namun sisil yang bingung saat nana mengajaknya masuk ke lift pun menghentikan langkahnya


" kenapa sil " ucap nana yang merasa heran saat sahabatnya itu berhenti dan tidak masuk ke dalam lift


" kenapa kita malah masuk ke dalam lift, bukan nya tadi kamu mau mentraktir aku makan " ucap sisil yang masih mematung di tempat nya


" iya tapi aku harus meminta izin dulu dengan suamiku agar dia tidak marah dengan ku " ucap nana yang menjelaskan tujuan nya mengajak sisil menaiki lift


sisil hanya menjawab dengan ber oh saja tanpa bertanya lagi langsung masuk ke dalam lift mengikuti nana


ting.. pintu lift pun terbuka dan memperlihatkan sebuah kantor yang cukup luas dan indah sehingga nyaman untuk karyawan yang ada di divisi ruangan ini


nana dan sisil pun melangkah menuju ruangan josh yang terletak paling ujung, namun saat mereka melangkah banyak sepasan mata yang menatap mereka dengan tidak suka karna sesungguhnya karyawan di sana tidak ada yang tau bahwa nana adalah istri direktur utama terkecuali serketaris, asistem pribadi, dan manajer manajer perusahaan ini


saat nana sampai di depan pintu ruangan josh dia di sambut dengan serketaris josh yang langsung berdiri dan membungkuk memberi hormat kepada istri bos besarnya


tanpa mengetuk terlebih dahulu nana pun langsung membuka pintu dan memperlihatkan suami dan beberapa orang sedang berbicara cukup serius


" hai sayang " ucap josh yang berdiri dan langsung menghampiri nana


" apa aku mengganggu mu " ucap nana


" tidak, aku hanya sedang ada pertemuan dengan klien ku " ucap josh yang mengajak nana duduk di sofa dekat nya


" perkenalkan ini istri tercinta ku " ucap josh kembali yang memperkenalkan istrinya ke pada klien nya


" nana " ucap nana yang menjabat tangan para klien josh


" sungguh beruntung tuan josh memiliki istri yang cantik dan baik seperti nona nana " ucap tuan arif direktur dari perusahaan Y&A group


" memang aku sangat beruntung dapat memiliki istriku ini " ucap josh yang tersenyum ke arah nana


" josh apa aku boleh pergi ke mall dengan sisil " ucap nana yang sedikit berbisik di telinga josh


" boleh tapi dengan syarat " ucap josh yang tidak pernah luntur senyumnya saat berbicara dengan nana


" apa syaratnya " ucap nana yang entah kenapa memiliki perasaan tidak enak dengan syarat yang di ajukan josh

__ADS_1


__ADS_2