Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 150


__ADS_3

Shawn tidak memperdulikan jalan yang ramai bahkan dia mengemudi kan nya dengan sangat cepat dan juga tidak beraturan membuat mereka semua kendaraan yang ada di jalan beberapa kali mengerem mendadak karena ulah Shawn . Mel dan Felisha segera dia bawah ke sebuah rumah sakit milik nya dan dia juga sudah meminta anak buah nya untuk menyiapkan nya segera dan menghubungi para dokter ahli . Sesampai nya di sana pun semua segera bergegas menolong Felisha dan Mel . Masih terlihat dengan jelas raut wajah khawatir dari Shawn saat ini bahkan sejak tadi dia tak henti menggenggam tangan Mel dan menguatkan nya agar dia tetap terjaga Hingga di masuk ke ruangan dan begitu juga dengan Felisha


" Gerland Bagaimana Felisha dan juga Mel ?". Tanya Revan yang baru saja sampai di sana juga bahkan jika tanpa bantuan anak buah Shawn mana mungkin dia bisa menyelesaikan semua Nya sebab rencana musuh Sangat lah indah bahkan anak buah Revan juga sudah merasa singkir kan terlebih dahulu sebelum melakukan penyerangan dan Revan memang tidak terlalu memperhatikan nya sebab dia juga terlalu sibuk hari ini Begitu juga dengan yang lain nya


" Mel tertembak dan Felisha juga masih dalam perawatan saat ini karena dia sempat mengalami pendarahan juga ". Kata Gerland


Revan hanya bisa diam menatap ke depan bahkan entah apa yang akan Dave lakukan jika dia mengetahui hal tersebut dan kini terlihat dari jauh Morgan dan juga Sean berlari menghampiri mereka


" Bagaimana ?". Tanya Morgan


" Mereka masih mendapatkan perawatan di dalam ". kata Gerland


Para sahabat Dave terlihat sangat kesal sekali sebab mereka tidak bisa di andalkan sama sekali untuk menjaga Anggota keluarga Dave bahkan jika bukan karena bantaun Shawn mana mungkin juga mereka akan lolos dan bisa sampai di sini sekarang


" Lalu bagaimana dengan Dave ?". Tanya Sean


" Dia sudah dalam perjalanan Begitu juga dengan Robin ". Kata Carles


" Di mana Liam kenapa aku tidak melihat nya bersama kalian ?". Tanya Morgan yang tidak melihat keberadaan asisten Dave saat ini


" Dia ada di ruang perawatan karena tadi juga mendapat kan tembakan di tangan kanan nya ". Kata Shawn


Marvin sejak tadi sudah pergi meninggalkan mereka semua agar mereka tidak bertanya juga siapa dia bahkan dia juga berharap tidak akan ada yang menyadari kehadiran nya tadi karena suasana yang begitu panik nya tadi . Di sana mereka masih saja menunggu kabar dari dokter bahkan Shawn tidak bisa tenang sama sekali dan dia sejak tadi hanya mondar mandir saja menunggu kabar tentang wanita yang dia cintai yang kini berjuang di dalam sana . Satu jam mereka menunggu dan belum juga ada kabar dari dalam sana dan kini terlihat juga Dave dan Robin berlari bersamaan di sana bahkan mereka berdua terlihat sangat panik sekali kali ini


" Bagaimana keadaan Felisha dan juga Mel ?". tanya Dave langsung


" Kau harus sabar Dave mereka masih di tangani dokter di dalam sana ". Kata Morgan


Dave hanya menatap mereka sejenak lalu kembali terdiam di tempat bahkan dia kini hanya bisa diam dan menunggu kabar dari baik tentang dua wanita yang dia cintai itu . Mereka semua menunggu dengan raut wajah yang begitu cemas sekali bahkan Dave juga terlihat menatap ke depan dengan tajam nya di sana


Terlihat dokter dari kamar rawat Felisha keluar dan dia pun menatap Shawn saat ini sambil menggelengkan kepalanya


" Ma'af tuan saya tidak bisa menyelamatkan janin nya sabab kondisi nya sangat patah sekali dan untung nya juga anda cepat membawa nya kemari kalau tidak nyawa kedua nya tidak akan tertolong dan kali ini hanya ibu nya saja yang selamat ". Kata sang dokter sambil berkeringat dingin . Para dokter tahu sedang berhadapan dengan siapa tapi mau bagaimana lagi jika tuhan sudah berkehendak maka siapapun tidak bisa mengalah kan nya bukan termasuk dokter sekalipun


Dave mendengar hal tersebut pun langsung terduduk lemas bahkan kini dia hanya bisa mengepal kan tangan nya saja dengan tatapan tajam nan mematikan nya


" Dave tenangkan diri mu karena ini rumah sakit ". kata Morgan sambil membantu Dave bangkit . Terlihat Felisha sudah keluar dari ruangan dan dia akan di pindah kan ke ruangan rawat sementara itu Dave masih belum mengikuti nya karena dia juga masih menunggu kabar tentang adik nya juga di sana


" Pergilah dan temani istri mu , untuk Mel biar aku yang menjaga nya ". Kata Shawn


" Ya tuan sebaik nya anda pergi menemani nyonya dan saya akan tetap di sini menantikan kabar Mel ". kata Robin


Dengan di dampingi Morgan dan juga Sean kini Dave pun menuju ke ruangan Felisha untuk menemani nya sedang kan yang lain nya masih menunggu kabar dari Mel saat ini .


" Tuan , nona mengalami pendarahan yang cukup hebat bahkan peluru nya juga terlalu dalam hingga membuat nya tak sadarkan diri saat ini ". Kata sang dokter


Shawn yang tidak terima atas ucapan nya itu pun langsung memegang kera sang dokter dan mengangkat nya


" Apa kalian sebodoh itu hingga tidak bisa membuat nya sadar kembali saat ini ?". Tanya Shawn


Revan mencoba untuk menenangkan sahabat nya dan dia juga tahu serta dapat merasakan bagaimana tulus nya Shawn kepada nya begitu juga dengan Robin yang melihat hal tersebut

__ADS_1


" Kalian pergi lah dan terima kasih atas bantuan nya ". Kata Robin


Bahkan Shawn tak henti nya mengumpat kesal dan dia juga bersumpah akan membalas siapapun dalang di balik penyerangan malam ini .


Dave memandang wajah sang istri yang kini tengah tertidur dengan alat yang terpasang di tubuh nya bahkan dia mengelus rambut istri nya itu penuh dengan cinta


" Kenapa ini semua terjadi bahkan aku belum sempat melihat wajah nya dan kini dia sudah tidak ada ". Kata Dave sambil memegang tangan istrinya dan mengecup nya juga bahkan dia terlihat menunduk kan Kepala nya menyesali semua yang terjadi . Andaikan saja dia tidak pergi ke luar kota maka hal itu tidak akan terjadi dan andaikan juga dia mengajak istri nya tentu hal tersebut akan berbeda itulah yang kini dia pikirkan , sejuta penyesalan ada di benak nya kini bahkan dia pun memikirkan apa yang harus dia katakan kepada sang istri nanti ketika dia membuka mata nya


" Dave sabar saja dulu dan kita berdoa semoga Felisha segera membaik dan Mel juga ". Kata Morgan


Carles datang menghampiri mereka dan dia pun membisikkan sesuatu di telinga Morgan membuat nya kini hanya bisa terdiam saja Sekarang bahkan kaki nya pun juga terasa sangat lemas sekali kali ini


" Ada apa Carles ?". Tanya Dave


" Sabar lah Dave mungkin sudah waktunya kau di uji ". Kata Morgan


" Apa yang terjadi dengan Mel Katakan dengan jelas dan jangan membuat ku bingung ". Kata Dave


Bahkan mata nya pun sudah tergenang air dan Dave tidak bisa menahan nya lagi kali ini ketika melihat Morgan dan Carles dengan ekspresi wajah yang tidak biasa sama sekali


" Mel tidak sadarkan diri bahkan dia kini masih dalam ruangan yang tadi Dave ". Kata Morgan


Dave tidak mampu lagi Berkata bahkan bibir nya terasa sangat keluh sekali dan dia juga merasa semua ini kenapa harus secara bersamaan juga dan menurut nya ini pun terlalu cepat sebab dia baru juga mendapat kan kebahagiaan bersama istri dan juga adik nya itu tapi kenapa sekarang malah mereka berdua terbaring tak berdaya sekarang membuat Dave sangat hancur sekali kali ini dan dia memang benar-benar hancur sekali


Morgan masih mencoba untuk menenangkan nya agar Dave tidak mengamuk juga di rumah sakit ini bahkan Felisha juga butuh ketenangan jadi sebisa mungkin Morgan menenangkan nya


" Kalian yang berani melakukan hal ini akan ku pastikan segera ku hukum bahkan kalian pun tidak akan bisa menahan hukuman dari ku nanti ". Kata Dave


" Anak buah Shawn sudah membawa sniper yang menembak Mel ke markas nya ". Kata Carles


" Tentu nya Shawn pun juga tidak akan tinggal diam akan hal tersebut ". Kata Sean


Dave hanya terdiam kali ini dan dia memang kini terlihat sangat berbeda sekali tidak seperti biasa nya bahkan Dave dengan tatapan tajam nan mematikan nya itu membuat mereka yang melihat tentu nya pasti akan sangat merinding sekali bahkan aura membunuh nya pun kini sudah keluar juga di sana


Di dalam rumah nya Matthew terlihat sangat puas dan bangga sekali walau pun dia tidak bisa membunuh istri Dave tapi dia sudah mendapat kan kabar jika anak Dave sudah tiada dan itu membuat nya sangat senang sekali saat ini


" Kita sudah melakukan nya dengan baik Matthew walaupun istri Dave masih hidup tapi setidaknya dia kehilangan anak nya ". Kata Lucas


" Ya dan aku sangat suka sekali kali ini Dave benar-benar akan hancur sekali ". Kata Matthew


" Iya dia bahkan kehilangan anak nya dan itu pasti menjadi pukulan yang berat sekali bagi nya ". Kata Matthew


mereka tertawa sambil bersulang untuk kemenangan nya kali ini bahkan Matthew terlihat sangat bahagia sekali sebab jika mereka mencari pun mereka akan menemukan jika Vincent lah dalang di balik semua kejadian yang terjadi malam ini . Matthew sudah menyetingnya dengan baik dan dia juga sangat yakin jika tidak akan ada yang mengetahui nya sama sekali nanti


" Tuan maaf saya mendapat kan surat ini dari seseorang tadi di luar saja ". Kata anak buah Matthew


" Bacakan isi nya ". Kata Matthew


Anak buah nya pun kini segera membaca isi surat tersebut bahkan kini dia terlihat sangat serius sekali " Tunggu saja balasan dari ku ". baca anak buah Matthew


Matthew hanya diam saja bahkan dia tidak menyangka siapa yang mengirim kan surat bodoh seperti itu untuk nya

__ADS_1


" Kau boleh pergi sekarang ". Kata Matthew


" Siapa orang bodoh yang mengirim surat murahan seperti itu , apa itu dari Dave ?". Tanya Lucas


" Mana mungkin dia melakukan nya bahkan itu sangat lah tidak masuk akal sama sekali ". Kata Matthew


Matthew memang tidak mengetahui jika Mel juga menjadi korban atas penyerangan yang terjadi sebab anak buah nya tidak mengatakan nya dan dia hanya berfokus dengan berita Felisha saja tadi tanpa memperdulikan kodisi Mel saat ini yang bisa membuat Matthew kehilangan nyawa nya dengan mudah karena dia berani sekali menyakiti Mel


Masih di rumah sakit kini terlihat Shawn masih di sana bahkan dia juga masih menunggu Mel sembari menunggu dokter spesialis yang juga sahabat nya itu .


" Aku akan pergi sebentar nanti akan kembali lagi ". Kata Shawn


Revan hanya mengangguk kan Kepala nya dan kini dia masih di tempat menunggu Mel agar kejadian buruk juga tidak sampai terluang lagi walaupun memang tidak mungkin juga jika mereka menyerang kemari karena anak buah Shawn berjaga di sini


Dave masih menunggu istri nya di sana bahkan dengan kondisi yang kurang baik itu dia ada di sana menemani sang istri . Terlihat kini Felisha membuka mata nya dan Dave pun langsung menatap nya dengan senyuman


" Dave ". Panggil Felisha


" Iya swety , kamu tenang dulu jangan banyak gerak ". Kata Dave


Felisha memegang perut nya yang kini sudah rata bahkan dia pun menatap Dave dengan bingung nya sekarang


" Anak kita ?". Tanya Felisha


" Anak kita ada di surga dan kamu harus merelakan nya ". kata Dave


Tanpa bisa di bendung kini air mata Felisha pun mengalir dengan deras nya bahkan dia pun kini berada dalam pelukan Dave sekarang


" Kenapa ini semua terjadi Dave bahkan aku belum sempat melihat nya ". Kata Felisha


" Sabar lah Fel mungkin ini memang yang terbaik untuk kalian dan ikhlas kan saja ". Kata Morgan menenangkan Felisha


Dia merasa gagal menjaga anak nya bahkan itu adalah calon anak pertama nya dan kini harus pergi karena penyerangan yang terjadi kemarin bahkan dia belum di lahirkan tapi dia sudah pergi meninggalkan nya saat ini .


Dave tidak bisa berkata apapun dan dia hanya bisa memeluk istrinya saja bahkan dia lun juga merasa terpukul sekali atas kejadian ini .


Dokter datang dan dia pun memeriksa keadaan Felisha lalu menyuruh nya untuk istirahat saja saat ini . " Sebaik nya anda tidur sekarang nona dan jangan terlalu banyak pikiran ". Kata sang dokter lalu pergi meninggalkan mereka semua di sana


" Istirahat lah dan aku akan tetap di sini ". Kata Dave


Felisha bisa melihat jika Dave kini juga dalam kondisi yang sangat hancur sekali bahkan dia juga merasa terpukul juga sama seperti diri nya saat ini . Kenyataan pahit ini memang lah tidak bisa di hindari lagi bahkan kini mereka hanya bisa pasrah menerima nya dan Dave pun kini menemani sang istri di sana dan para sahabat nya pun juga bahkan Dave sudah menyuruh nya pulang namun mereka tidak mau .


" Apa kalian sudah menemukan dalang di balik semua nya ?". Tanya Dave


" Semua mengarah kepada Vincent tapi menurut ku tidak mungkin dia melakukan nya Dave ". Kata Sean


" Jangan bodoh , apa benar itu memang ulah Vincent bahkan dia saja tidak bisa membawa Shawn Kembali ke Amerika ". Kata Revan


" Maka dari itu cari lagi bukti nya karena aku tidak akan pernah melepaskan siapapun orang yang melakukan hal itu bahkan kematian tidak lah cukup untuk menebus semua yang terjadi malam ini ". Kata Dave Dengan tatapan tajam menyala nya


Mereka semua pun juga akan membantu Dave untuk membalas atas kejadian ini bahkan mereka tidak akan tinggal diam juga sebelum berhasil membalas nya nanti

__ADS_1


__ADS_2