
Entah kemana Shawn akan membawa Revan pergi sekarang ini , terlihat dia mengendarai mobil nya dengan sangat cepat sekali sekarang dan itu membuat beberapa kali Revan harus mengomeli nya karena dia terlalu bar-bar di jalan
" Lo kalau mau bunuh diri sendiri saja Shawn karena gue masih ingin menikmati hidup dan belum mau mati Shawn ". Teriak Revan
Shawn hanya tertawa saja mendengar nya dan dia malah menambah kecepatan nya membuat Revan kembali marah dan mengomeli nya sekarang ini
" Dasar gila dan bodoh sekali Lo Shawn". Maki Revan dan seperti yang tadi , Shawn hanya tersenyum saja menatap nya . Dia memang sangat suka sekali mengerjai Revan karena dia akan selalu mengomeli nya jika dia sudah tidak sabar dan kesal kepada Shawn
" Sudah lah Revan tenang saja jangan banyak bicara atau kita akan benar-benar mati hari ini ". Kata Shawn
Revan pun kini diam menatap ke arah Shawn dengan tatapan kesal nya saat ini , sedangkan yang di tatap hanya tersenyum saja sekarang ini .
Tidak lama kemudian mobil Shawn sudah sampai dan berhenti di bar , membuat Revan kini menatap heran ke arah Shawn.
" Ngapain kita ke sini Shawn ?". Tanya Revan
" Menurut Lo , kita mau apa di sini ?". Kata Shawn balik bertanya
" Susah jika bicara sama Lo ya , di tanya malah balik nanya ". Kata Revan
" Kalau begitu jangan banyak tanya , ayo masuk sekarang ". Kata Shawn
Mereka berjalan masuk ke dalam bar sekarang dan terlihat jika Revan masih kesal dan Shawn hanya tersenyum saja .
" Bos ". Sapa penjaga di sana dan Shawn hanya mengangguk kan kepala nya saja dan dia tetap berjalan masuk ke dalam
" Tuh Lo lihat Shawn , belum buka ini bar jadi tidak ada guna nya jika kita ke sini ". Kata Revan
" Siapa juga yang akan mengajak Lo nongkrong di sini . Kita akan bersenang-senang di sini Revan bukan nongkrong ". Kata Shawn
" Bersenang-senang kan Arti nya itu nongkrong , sedang kan di sini masih belum buka jadi mana bisa nongkrong di sini ". Kata Revan makin kesal kepada Shawn
Shawn hanya diam saja dan dia pun mengajak Revan masuk ke dalam sebuah ruangan yang ada di sana yang orang lain tidak mengetahui nya letak ruangan tersebut.
" Apa dia ada di dalam ?". Tanya Shawn
" Iya bos , silahkan masuk saja ". kata penjaga yang ada di depan pintu itu
Ceklek
Shawn membuka pintu nya dan masuk ke dalam , di ikuti juga oleh Revan . Ketika sudah masuk ke dalam Revan pun terkejut ketika melihat seseorang yang kini ada di hadapan nya itu dengan kondisi babak belur
" Sendy Saputra ". Kata Revan menatap Sendy
" Nah Revan , kita akan bersenang-senang dengan dia sekarang ini ". Kata Shawn
Bug Bug Bug
Dia melayangkan pukulan dan tendangan nya kepada Sendy sambil menyeringai menatap nya
" Gila Lo Shawn , apa salah gue hingga Lo memperlakukan gue seperti ini ". Kata sendy
" Itu karena gue Sangat tidak suka dengan Lo dan tidak Suka saja melihat muka jelek Lo itu ". kata Shawn dan tentu nya itu hanya candaan nya saja tadi
Bug Bug Bug
Kembali dia memukul Sendy dengan membabi buta bahkan tidak perduli juga jika Sendy sudah babak belur
" Shawn hentikan , jangan memukul nya ". Kata Revan
__ADS_1
" Kita bersenang-senang di sini Revan jadi ayo lakukan lah . Ini adalah pemanasan sebelum bersenang-senang dengan kesenangan yang sesungguh nya ". Kata Shawn
Revan hanya menggeleng kan kepala nya karena dia tidak mengerti dengan apa yang di katakan Shawn sekarang ini . Apalagi dia terus menerus menghajar Sendy .
Dor Dor Dor pyar
Terdengar kegaduhan di luar membuat Revan kaget sekali dan Sendy pun tersenyum sekarang ini karena dia tahu jika anak buah nya pasti sudah datang untuk menolong nya .
" Shawn, ada apa di luar sana ?". tanya Revan
" Itu adalah kesenangan kita berikut nya jadi Lo bersiap lah ". Kata Shawn
Dor Dor Dor
Terdengar tembakan berkali-kali hingga membuat Revan pun menatap dan menarik Shawn sekarang ini
" Lo gila ya , sudah gue bilang jika gue ingin mati sekarang karena masih mau senang-senang malah di ajak kemari . Kita tidak membawa senjata Shawn, jangan gila ". Kata Revan
" Jangan takut Revan , tanpa senjata pun kita bisa melawan mereka semua nanti, jadi tenang saja ". Kata Shawn
" Kalian mau bersembunyi dimana pun tidak akan bisa lolos dari kita Shawn ". Kata Sendy dengan teriakan nya
" Shawn, kita harus apa ?". Tanya Revan
" Lo banyak tanya ya Revan seperti perempuan saja . Ya kita harus melawan nya lah mau apa lagi coba ". Kata Shawn
" Mereka bawah senjata Shawn jadi mustahil jika kita melawan nya ". Kata Revan
" Jangan bodoh , kita juga bisa melakukan nya tanpa senjata . Jadi gunakan otak dan tenaga Lo untuk melawan mereka semua nya agar kita bisa keluar dari sini ". kata Shawn
Revan mengerti apa yang Shawn maksud dan kini mereka pun segera bergerak untuk menyerang satu persatu anak buah dari Sendy
Bug Bug Bug
"Revan awas ". Teriak Shawn
Dor Dor Dor
Shawn menembak orang yang akan memukul Revan tadi Karena Revan tidak fokus dan buyar konsentrasi nya
" Fokus lah Revan agar kita bisa menang ". Kata Shawn yang kini bersama dengan Revan . Mereka berdua bak duo penyanyi yang kini saling memunggungi untuk menyerang musuh nya
" Ini bukan nya bersenang-senang Shawn , malah tegang . Dasar gila ". Kata Revan
" Sejak dulu gue memang seperti ini ". Kata Shawn
Dor Dor Dor
Berkali-kali Shawn dan Revan menembak musuh nya dan satu persatu mereka pun tumbang karena dua orang tersebut.
" Ayo lari Revan . Dengarkan aba-aba dari ku baik-baik ". Kata Shawn
" Lo ini ya memang suka sekali membuat gue kesal Shawn". Kata Revan
Shawn pun masih menembaki mereka begitu juga dengan Revan . Banyak sekali anak buah yang di bawah oleh Sendy namun satu persatu mereka tumbang oleh Shawn dan Revan
" Revan ayo lari". Teriak Shawn yang kini juga sedang berlari dan tak lupa juga dia menembaki mereka juga . Mereka berdua masuk ke dalam mobil lalu Shawn pun melajukan nya dengan kencang sekali . Terdengar tawa nya yang begitu keras dan itu membuat Revan pun langsung refleks memukul nya
" Dasar bodoh , Lo Suka sekali ya jika gue mati muda ". Kata Revan
__ADS_1
" Dan bukti nya kita tidak mati kan , jadi tenang saja . Lo kan anggota kelompok hebat jadi mana mungkin juga bisa kalah dari para semut seperti mereka". Kata Shawn mengejek
" Terserah apa kata Lo saja lah , sekarang traktir gue karena gue sangat lapar sekali ". Kata Revan
" Baik lah sahabat baik gue yang hebat , sekarang ayo kita makan bersama dan gue akan mentraktir sepuas Lo . Pilih saja restoran dan makanan apa yang Lo suka dan gue akan mengantar Lo sekarang dan akan membayar nya juga nanti ". Kata Shawn
Revan menyebutkan restoran mana yang akan mereka tuju dan Shawn pun langsung melakukan mobil nya kembali dengan begitu kencang nya . Di dalam mobil hanya ada tawa mereka saja sekarang ini dengan kencang nya , apalagi Shawn yang sejak tadi menggoda Revan membuat Revan beberapa kali memukuli nya
" Lo memang baik dan hebat Shawn, hanya saja mungkin Mel memang bukan jodoh Lo dan gue berharap nanti Lo akan mendapat kan yang terbaik ". Batin Revan sambil menatap Shawn
Dia memang ingin sekali jika Mel dengan Shawn setelah melihat dan mendengar sendiri ketulusan sahabat nya itu , bahkan banyak hal yang Shawn korban kan hanya untuk Mel .
Di sebuah tempat , setelah menyelesaikan semua keperluan untuk rencana pertunangan nya , kini Robin dan Mel pun tengah berada di taman dan mereka tengah duduk manis di sana sambil memakan es krim yang tadi di beli
" Tidak terasa ya , kita akan segera bertunangan". kata Mel sambil tersenyum dan tak lupa juga dia memakan es krim nya
" Iya , aku juga tidak menyangka jika kita bisa berhubungan lebih dari sahabat sayang ". Kata Robin
" Aku juga sama sekali tidak menyangka akan hal tersebut. Dan kita akan segera menjadi pasangan suami istri nanti nya . Semoga saja keinginan kita akan terwujud dan kita bisa langgeng nanti nya sayang ". Kata Mel
Mel menyandar kan kepala nya di pundak Robin sekarang ini dan dia masih memikirkan apa nanti yang akan Shawn lakukan . Dia berharap juga jika Shawn tidak akan menyakiti Robin atau orang terdekat yang dia cintai karena dia tidak mendapat kan cinta nya
" Kamu jika memiliki keinginan dalam konsep pernikahan atau pertunangan kita nanti , katakan saja dan aku akan mewujud kan nya . Jangan memikirkan biaya dan lain sebagainya karena aku sudah menyiapkan semua nya ". Kata Robin
" Iya aku tahu hal itu dan pernikahan kita kan juga sekali seumur hidup jadi aku juga akan membuat nya indah dan sangat berkesan sekali nanti nya ". Kata Mel
Mereka masih bercerita dan bertukar pikiran satu dengan yang lain nya dan terasa sekali keromantisan yang terjalin antara mereka berdua sekarang ini di taman
Dan di kantor Dave kini dia juga sangat sibuk sekali dengan pekerjaan nya sementara itu Felisha pun juga kini duduk manis sambil melihat majalah yang dia pegang sekarang di tangan nya
" Swety, apa kamu bosan di sini ?". Tanya Dave
" Tidak . Jika aku bosan nanti maka aku akan jalan-jalan mengelilingi kantor ini , boleh kan sayang ?". Tanya Felisha
" Jangan pergi sendiri nanti kamu lelah . Jika bosan menonton saja di kamar , di sana ada tempat menonton sesuai dengan keinginan kamu dan film nya juga banyak yang kamu sukai tentu nya ". Kata Dave
" Iya nanti jika aku ingin menonton maka aku akan pergi ke kamar yang ada di belakang kamu itu ". Kata Felisha
Dave mengangguk sambil tersenyum dan dia pun kembali fokus pada laptop nya sekarang ini sementara Felisha kembali melihat majalah nya juga sekarang
" Wah seperti nya makanan ini sangat enak sekali ". Kata Felisha ketika melihat makanan di ponsel nya membuat Dave menatap nya dan dia pun segera berjalan menghampiri istri nya itu di sofa
" Kamu ingin makan itu swety ?". Tanya Dave
" Ini ". Tunjuk Felisha pada gambar di ponsel nya
" Iya . Apa kamu ingin memakan nya ?". tanya Dave lagi
" Itu terlihat sangat mahal sekali sayang ". kata Felisha
" Tidak masalah , aku bisa membeli nya dan aku merasa itu juga tidak terlalu mahal untuk ku karena uang ku juga sangat banyak sekali jadi kamu tenang saja swety ". Kata Dave sambil mengelus rambut istri nya
Dave kini menyuruh seseorang untuk membeli kan makanan sesuai yang di inginkan istri nya itu agar dia tidak kelaparan jika lama di kantor
" Kamu tunggu sebentar ya , makanan nya sedang di belikan ". Kata Dave
" Terima kasih banyak suami ku tersayang atas pengertian nya ". Kata Felisha sambil tersenyum kearah Dave
" Sama-sama swety . Apapun yang kamu inginkan katakan saja jangan memendam nya karena aku akan mengabulkan nya seperti aku mengambulkan keinginan kamu untuk membuat mall di dekat rumah ". Kata Dave
__ADS_1
" Kamu gila ya , menghambur kan uang hanya untuk membuat mall saja . Dasar kamu ini memang suka sekali melakukan hal tak terduga sayang ". Kata Felisha memukul pelan Dave dengan gemas nya
" Ya itulah suami kamu swety dan kamu jangan kaget jika aku melakukan nya ". Kata Dave mengecup kening dan pipi istri nya membuat Felisha pun tersenyum menatap suami nya itu sekarang ini