
Revan tentu saja masih mengomel namun hanya sebentar saja dia melakukan nya setelah itu pun dia menatap Marvin Dengan tajam nya kini
" Kenapa tuan ?". tanya Marvin
" Apa kau tahu kenapa aku datang ke sini Marvin ?". Tanya Revan
" Tentu saja saya tidak tahu tuan sebab saya bukan lah orang yang bisa menebak pikiran orang juga jadi mana mungkin saya mengetahui nya ". Kata Marvin
" Kau biasa nya mengetahui nya bukan Marvin sebab mata mu itu sangat tajam dan juga telinga pun peka dengan semua nya ". Kata Revan
" Kenapa anda malah berbelit-belit sekali tuan . Sebenarnya apa yang ingin anda katakan kepada saya tuan "?. Tanya Marvin
" Aku hanya ingin tahu saja di mana Shawn sekarang ini Marvin dan aku tidak yakin jika kau tidak tahu di mana keberadaan nya ". Kata Revan
" Dan anda pasti tahu bukan tuan jika saya pun tidak akan memberi tahu meski pun saya mengetahui nya ". Kata Marvin
" Ya aku tau itu maka dari itu aku datang ke sini untuk menemui mu agar bisa mendapat kan jawaban yang berbeda juga nanti nya ". Kata Revan
" Itu tidak mungkin tuan karena saya memang tidak akan memberikan jawaban yang berbeda sebab saya pun juga tidak akan pernah memberi tahu di mana keberadaan bos saya sekalipun kepada anda sahabat nya bahkan anggota Geng nya pun juga tidak tahu di mana keberadaan tuan Shawn ". Kata Marvin
" Kau ini kenapa pelit sekali dengan ku Marvin padahal aku selalu baik kepada mu ". Kata Revan
" Maaf tuan karena saya memang benar-benar tidak bisa melakukan nya jadi saya harap anda mengerti tuan ". Kata Marvin
" Ya aku sangat mengerti akan dirimu dan sekarang aku ingin mengatakan jika Dave ingin bertemu dengan Shawn jadi sampaikan kepada nya jika kakak ipar nya ingin bertemu dengan nya ". Kata Revan
" Baik nanti akan saya sampaikan tuan , apa ada lagi ?". Tanya Marvin
" Sebentar aku masih memikirkan nya . Apa tidak boleh jika aku di sini lama Marvin ?". Tanya Revan
" Silahkan jika anda ingin di sini tuan dan saya juga akan melanjutkan pekerjaan saya sekarang ini sambil menunggu ingatan Anda kembali ". Kata Marvin
" Kau menyindir ku Marvin , sungguh sangat menyebalkan sekali kau ini ". Kata Revan
" Saya sama sekali tidak berniat untuk menyindir anda tuan dan tadi saya hanya bicara agar anda segera ingat saja ". Kata Marvin
" Itu tanda nya kau memang ingin mengusir ku Marvin secara perlahan saja dari kantor ini . ". Kata Revan
" Jika anda ingin di sini maka silahkan saja tuan ". kata Marvin lalu dia pun kini fokus kembali ke pekerjaan nya dan membiarkan Revan mengomel sendiri sekarang ini
Revan memang selalu saja begitu jadi wajar saja bagi Marvin sebab Shawn juga sudah mengatakan jika Dengan Revan dia harus bersabar dalam menghadapi nya sebab Revan bisa saja membuat orang keceplosan jika terus saja meladeni ucapan nya itu jadi kini dia pun hanya diam saja dan tetap mempersilahkan Revan ada di sana sekarang ini sambil dia memainkan ponsel nya dan tak lupa juga dia kembali mengerjakan tugas nya agar cepat selesai juga nanti nya . Revan masih di sana dan dia pun sejak tadi menatap ke arah Marvin yang tengah melakukan pekerjaan nya dengan serius sekali
" Apa sebegitu percaya nya Shawn kepada mu hingga dia tidak pernah datang untuk melihat bagaimana kau bekerja di perusahaan nya bahkan siapa tahu saja kau korupsi nanti nya ". Kata Revan
" Jika saya korupsi pasti tuan Shawn akan mengetahui nya dan saya pun juga akan mendapatkan hukuman nanti nya tuan ". Kata Marvin
__ADS_1
" Bagaimana dia tahu jika dia tidak datang sendiri ke kantor ini ". Kata Revan
" Tuan memiliki banyak anak buah dan mata-mata nya bukan hanya saya saja jadi tentu saja dia bisa mengetahui nya dengan baik siapa yang tidak jujur di perusahaan ini ". Kata Marvin
Revan hanya mengangguk kan kepala nya saja karena dia merasa apa yang di katakan oleh Marvin ada benar nya juga sebab dia juga tahu jika shawn bukan lah orang sembarangan juga jadi akan sangat mudah sekali untuk memata-matai perusahaan nya
Sementara itu di suatu tempat kini Shawn dan para sahabat nya tengah berkumpul bersama saat ini
" Pengantin baru, sudah lama kita tidak bertemu ". Kata Edric
" Kau diam saja Edric. Apa kau tidak melihat jika dia masih saja belum unboxing ". Kata Dean
" Oh iya juga ya kasihan sekali dong sahabat kita satu ini ". Kata Edric
" Bukan kasihan lagi malah menyiksa sekali pasti nya sebab dia setiap hari bersama jadi mana bisa menahan nya begitu lama ". Kata Dean
" Tutup mulut mu Dean atau aku akan menyumpal mulut mu itu agar tidak bisa bicara lagi ". Kata Shawn
" Kau sadis sekali bung ". Kata Edric
" Aku akan lebih sadis lagi jika kalian masih saja banyak bicara ". kata Shawn
" Ya sudah kita tidak akan membahas nya lagi Shawn . Kenapa kau mengajak kita ke sini , apa ada sesuatu ?". Tanya Dean
" Robert ada di sini , apa kalian sudah bertemu dengan nya ?". Tanya Shawn
" Kau Jack bagaimana, apa sudah bertemu dengan nya karena kau dulu pernah berkomunikasi dengan Justin jadi pasti kau juga sudah bertemu dengan Robert bukan ". Kata Shawn menatap tajam Jack sahabat nya itu yang selalu saja terkadang menyimpang dari aturan nya
" Aku tidak pernah bertemu dengan nya sama sekali Shawn dan untuk apa juga aku bertemu dengan Robert. Tidak ada urusan sama sekali dengan nya ". Kata Jack
" Jangan membohongi ku Jack dan awas saja jika kau berani melakukan nya maka aku akan membunuhmu nanti ". Kata Shawn
" Aku memang tidak menemuinya Shawn jadi untuk apa juga aku membohongi mu tentang hal itu ". Kata Jack
" Aku hanya mengingat kan kalian saja jika saat ini musuh Dave adalah musuh ku juga jadi jika kalian bekerja sama dengan musuh Dave maka secara otomatis kalian akan menjadi musuh ku juga nanti nya ". Kata Shawn dengan serius nya sekarang ini
" Ya kita tahu akan hal tersebut karena Dave sekarang menjadi kakak ipar mu bukan jadi kau akan bekerja sama dengan nya untuk membantu dia jika dia dalam masalah ". kata Dean
" Aku memang akan membantu nya jika dia meminta atau Mel yang meminta nya akan tetapi jika dia tidak meminta untuk apa aku membantu nya tapi yang jelas memang jika musuh dia adalah musuh ku juga mulai hari ini ". Kata Shawn
" Jika seperti itu maka Dave akan sangat kita sekali Shawn karena bergabung dengan mu ". kata Dean
" aku tidak memikirkan hal tersebut karena sekarang fokus ku hanya kepada istri ku saja saat ini . Aku ingin jika dia selalu saja bahagia di rumah kita ". Kata Shawn
" Jika kau ingin dia bahagia maka kau harus melepaskan nya". Kata Jack
__ADS_1
Bug
Shawn pun langsung memukul wajah Jack setelah dia mengatakan hal tersebut tadi bahkan dia terlihat sangat marah sekali saat ini karena dia tidak suka sama sekali dengan ucapan Jack tadi tentang Mel yang harus dia lepaskan
" Jack jangan berkata sembarangan karena itu akan memancing emosi Shawn saja ". Kata Edric.
" Aku hanya bicara yang sebenarnya saja jadi aku pun tidak ada maksud untuk memprovokasi mu Shawn ". Kata Jack
" Aku tidak suka ucapan mu itu jadi kau pun harus tahu bagaimana caranya berucap Jack ketika di depan ku ". Kata Shawn
" Ya aku tahu itu Shawn dan aku pun minta maaf akan hal tersebut ". Kata Jack
" Sudah lah Shawn jangan membahas nya lagi sebaik nya kita ganti topik saja saat ini agar tidak ada perdebatan lagi di antara kita ". Kata Dean
" Edric, awasi Robert karena aku tidak mau jika dia akan mengacau nanti apalagi mengganggu keluarga Dave nanti nya ". Kata Shawn
" Ya aku akan mengawasi nya jadi kau tenang saja Shawn ". Kata Edric
" Dan kau Jack, aku akan selalu mengawasi mu jadi jangan coba-coba untuk menipu ku seperti dulu karena itu tidak akan bisa terjadi sama sekali nanti nya ". kata Shawn
Setelah mengatakan nya pun dia langsung pergi dari tempat tersebut hingga kini Jack hanya menatap nya saja dengan tajam kepergian dari Shawn saat ini
" Ingat Jack jangan membuat masalah sebab Shawn tidak akan pernah main-main dengan perkataan nya itu ". kata Dean mengingat kan
" Aku tahu dan kau pun tidak perlu mengingat kan ku akan hal tersebut sebab aku juga masih mengingat dan juga mengetahui bagaimana Shawn". kata Jack yang hanya menatap ke depan saja sekarang ini
Dan di kediaman Shawn pun kini Mel tengah duduk santai saja sambil menonton film di sana . Sebenarnya dia sangat bosan sekali tapi mau bagaimana lagi dia juga tidak bisa keluar dari rumah itu jadi dia hanya bisa diam dan duduk manis saja saat ini sambil menikmati makanan nya
" Nona apa mau nambah lagi ?". Tanya Nia
" Tidak ini saja sudah banyak Nia dan aku mana bisa menghabiskan semua nya ". Kata Mel
" Baik lah kalau begitu nona dan jika Anda ingin sesuatu bisa panggil saya saja nona ". kata Nia
" Ya aku tahu itu jadi jangan mengingat kan lagi karena aku masih fokus untuk menonton film favorit ku Nia jadi diam dan duduk lah Sekarang bersama dengan ku ". Kata Mel
" Saya melihat sambil berdiri saja nona tidak apa-apa ". Kata Nia
" Kau memang tidak menurut ya Nia dengan ku menyebalkan sekali ". Kata Mel
Nia pun hanya bisa diam saja namun ketika dia menoleh dia melihat jika Shawn ada di belakang nya dan dia mengisyaratkan agar Nia menuruti apa yang di katakan Mel tadi kepada nya jadi kini dia pun menemani Mel menonton bersama saat ini
" Apa kau mau makanan nya Nia ?". Tanya Mel
" Tidak nona terima kasih ". Kata Nia
__ADS_1
" Baik lah jika kau tidak mau maka aku tidak akan memaksa mu sebab aku tidak seperti bos mu yang selalu saja memaksakan kehendaknya membuat orang Sangat benci sekali dengan nya ". Kata Mel
Jika seperti ini Shawn pun sangat senang sekali sebab Mel sudah banyak bicara sekarang ini bahkan dia pun juga terlihat sangat ceria sekali tidak seperti tadi ketika dia ada maka Mel hanya diam saja dan memasang wajah sedih nya saja dan itu pun membuat Shawn tidak tega juga sebenarnya namun dia harus bisa menahan semua nya agar Mel tetap bisa di sisinya dan Shawn juga harus memiliki stok sabar yang cukup untuk menghadapi Mel