
Dave dan yang lain nya masih berada di dalam Bioskop bahkan di juga masih saja mendapat kan pukulan dan jambakan dari sang istri bahkan Felisha juga mengigit pundak nya karena dia kesal dengan adegan yang ada di film itu bahkan Felisha tidak merasa bersalah sama sekali atas apa yang dia lakukan bahkan dia hanya tersenyum saja melihat ekspresi Dave yang terlihat menahan kesal kepada nya .
"Puas nyonya sudah menganiaya suami mu yang tampan ini ?". Tanya Dave
Felisha tersenyum dan dia menyandarkan kepala nya di pundak Dave saat ini
"Ma'af ya , aku sangat terbawa dengan isi di dalam film nya ". Kata Felisha
"Tidak apa-apa sweety, asal kamu bahagia aku akan melakukan apapun untuk mu bahkan kamu gigit hingga berdarah pun aku tidak masalah ". kata Dave
Felisha memukul lengan suami nya itu dan kini dia menatap Dave sambil tersenyum
"Kan aku refleks melakukan nya ". Kata Felisha
"Iya iya nyonya aku tahu dan lakukan saja lagi jika memang kamu ingin, aku juga akan sangat menerima nya dengan senang hati ". Kata Dave
Felisha kemudian kembali fokus pada filmnya dan beberapa kali juga dia kembali membuat Dave harus menerima akibat karena berada di samping istri nya . Dia mendapat kan pukulan dan Jambakan beruntun dari Felisha namun Dave tetap menikmati nya bahkan dia tersenyum kali ini melihat bagaimana wajah istri nya yang terlihat sangat bahagia sekali sekarang
Setelah beberapa jam kini mereka pun keluar dari bioskop bahkan raut wajah bahagia Felisha sangat terlihat dengan jelas di sana
"Seru ya Mel film nya ?". Tanya Felisha
"Iya kak ". Jawab Mel singkat bahkan dia kini terlihat sangat malas sekali karena sejak tadi Shawn berada di dekat nya bahkan di dalam tadi juga dia duduk di samping Mel
"Apalagi yang kamu inginkan sweety ?". Tanya Dave
"Ah rasa nya aku sangat lapar sekali dan Ingin makan lagi". Kata Felisha
Dave mengangguk kan kepala nya dengan keinginan sang istri meskipun mereka baru saja makan tadi.
"Kak Mel pulang duluan saja ya , capek banget ". Kata Mel
"Kita makan dulu Mel setelah itu pulang ". Kata Felisha
Dan Dari tatapan Dave pun mengisyaratkan demikian juga jadi mau tidak mau Mel harus ikut juga dengan mereka untuk makan bersama. Sejak tadi Shawn memang memperhatikan Mel bahkan setiap gerak gerik nya pun juga di perhatikan hingga mereka kini duduk berdampingan di restoran
"Kenapa Lo malah duduk di samping gue , bukan nya banyak tempat duduk yang kosong ". Kata Mel
"Gue akan duduk di samping Lo karena Lo adalah calon istri gue ". Kata Shawn sambil tersenyum
"Itu hanya ada dalam mimpi Lo saja ". Kata Mel
"Dan mimpi itu akan segera menjadi nyata Meilani Miller adik dari Dave Lawrence Miller ". Kata Shawn membuat Mel menatap nya karena dia sudah mengetahui jika Dave adalah kakak nya .
"Sejak kapan Lo tahu jika Mel adik Dave ?". Tanya Revan
__ADS_1
"Interaksi dari mata mereka bertemu sudah membuktikan jika mereka itu mempunyai hubungan dekat dan gue menyimpulkan jika Mel adalah adik Dave dan ternyata semua itu benar ". Kata Shawn
"Dia memang adik ku dan aku tidak akan pernah mengizinkan sembarang orang untuk mendekati nya ". Kata Dave
"Bahkan jika kau melarang pun itu akan percuma karena Mel akan menjadi istri ku suatu saat nanti ". kata Shawn
"Sudah sudah kenapa jadi berdebat sebaik nya kita makan saja sekarang keburu dingin nanti makanan nya ". Kata Felisha menghentikan pembicaraan mereka semua. Kini mereka kembali makan dan beberapa juga hanya memesan minuman saja karena memang sudah Kenyang sejak tadi berbeda sekali dengan Felisha yang memang terlihat sangat kelaparan di sana bahkan dia sangat rakus sekali.
"Fel apa kau sedang hamil hingga porsi makan mu itu banyak sekali ?". Tanya Revan
uhk uhk uhk Felisha terbatuk mendengar penuturan Revan bahkan dia juga tidak merasa jika diri nya hamil dan tanda kehamilan pun juga tidak terlihat dalam diri nya jadi mana mungkin Felisha hamil
"Dia baru datang bulan jadi mana mungkin hamil ". Kata Dave
"Wah lihat lah bos kita , Sangat tahu sekali kapan jadwal dia berpuasa karena tidak mendapat kan jatah dari istri nya ". Kata Morgan
"Siapa tahu saja Dave dia hamil karena makan dia sangat banyak sekali ". Kata Sean
"Kalau pun benar juga tidak masalah kan Dave bahkan kau pasti nya akan sangat bahagia sekali kan ketika tahu istri mu itu hamil ". Kata Gerald
"Tentu saja aku akan sangat senang jika memang hal itu benar dan aku sangat bersyukur sekali nanti nya ". Kata Dave
Dave memang sangat berharap segera mendapat kan momongan tapi jika memang belum waktunya dia akan dengan sabar menunggu dan menanti hingga istri itu nanti hamil . Dave tidak mau membebani pikiran Felisha dengan dia memaksakan keinginan nya itu karena semua juga akan indah pada waktunya seperti pertemuan dia dengan gadis masa kecil nya dulu
flashback on
"Lisha jangan lari nanti kamu terjatuh ". Kata Dave dengan wajah sangat khawatir nya itu
"Aku tidak akan terjatuh Al. Ayo Al cepat kita nanti tidak akan bisa mencari tanaman nya jika hari sudah perang ". Kata Felisha
"Iya tapi kamu jangan lari ". Kata Dave yang kini juga berlari mengejar Felisha. Mereka terlihat sangat senang sekali bermain di sana bahkan Felisha sangat antusias sekali
Bug
Felisha terjatuh karena tersandung bahkan terlihat juga jika kaki nya kini mulai berdarah membuat Al pun berlari dan khawatir sekali
"Sudah aku bilang jangan lari , sini mana yang sakit ". Kata Al dengan khawatir nya dan dia pun merobek kaos yang dia gunakan untuk menutupi luka di kaki Felisha
Felisha senang karena Al selalu saja menjaga dan memperhatikan nya bahkan dia juga selalu ada untuk nya .
"Terima kasih ya Al sudah membantu menutupi luka ku ". Kata Lisha
"Tidak perlu berterima kasih , ayo sekarang naik biar aku gendong saja kamu ". Kata Al
"Jangan Al aku berat sekali nanti kamu gak kuat ". Kata Lisha
__ADS_1
"Aku kuat jadi kamu tenang saja ". Kata Al
Kini Felisha pun berada di punggung Al dan mereka segera pergi menuju tempat di mana ada bunga yang akan di petik oleh Felisha.
Setelah sampai pun Al langsung menurunkan Felisha dan kini dia langsung berlari lagi tanpa memperdulikan luka nya karena melihat begitu banyak sekali bunga di sana . banyak juga orang yang ada di sana dan mereka juga memilih beberapa bunga untuk di ketiak
Bug Au
Teriak Felisha karena kaget bertabrakan dengan seseorang dan membuat dia terjatuh
"Kalau jalan lihat-lihat jangan Meleng ". Kata nya
"Maaf aku gak sengaja dan yang salah kan kamu, menabrak aku duluan ". Kata Lisha membela diri nya karena dia merasa memang benar
"Sudah salah malah gak ngaku lagi ". Kata gadis itu kepada Felisha
"Aku bukan nya gak ngaku tapi kamu yang salah bahkan jelas-jelas tadi kamu yang menabrak aku ". Kata Felisha
"Ada apa ini ?". Tanya seorang lelaki yang kini sudah bersiap bersama dengan mereka bahkan dia juga mengajak beberapa teman nya di sana
"Dia kak menabrak aku tadi dan mengambil bunga milik ku ". Kata gadis itu sambil menunjuk kearah bunga yang di bawah Felisha
anak lelaki itu pun berjalan mendekati Lisha lalu merebut bunga yang dia bawah
"Itu milik ku kenapa kamu merebut nya dari ku ". Kata Lisha
Lelaki itu pun mendorong Felisha hingga terjatuh dan menertawakan nya berapa
"Apa yang kalian lakukan ". Kata Al yang kini sudah mendekati mereka
"Albert kenapa kamu ada di sini ?". Tanya gadis kecil itu
"Ini adalah tempat umum jadi wajar jika aku ada di sini . Lisha kamu tidak apa-apa kan ?". Tanya Al
Lisha pun mengangguk kan kepala nya dan kini Al pun menatap mereka semua
"Jangan Sombong Al bahkan kami berjumlah banyak jadi mana mungkin kau akan menang melawan kami ". Kata lelaki itu
Mereka pun kini bertengkar bahkan beberapa kali juga Al mendapat kan tendangan untuk melindungi Lisha nya itu hingga beberapa orang yang melihat nya pun menghentikan mereka semua
Lisha menatap Al yang kini memiliki banyak luka dan dia tampak menangis karena luka itu dia dapat untuk melindungi nya
"Jangan menangis bahkan aku akan selalu melindungi mu hingga kita dewasa nanti Lisha ". Kata Al sambil menghapus air mata Felisha dan mereka berdua pun berpelukan saat ini
flashback off
__ADS_1
Mengingat hal tersebut pun membuat Dave menatap Felisha dengan senyuman karena dia kini memang akan benar-benar melindungi nya dari siapapun juga yang ingin merusak kebahagiaan gadis kecil pemilik hati nya dulu