Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 191


__ADS_3

Mungkin saja bayi Dave itu akan sangat hebat nanti nya karena dia sekarang saja sudah menyuruh mama nya untuk melakukan mutilasi jadi nanti mungkin saja dia akan lebih hebat dari papa nya . Mel sangat menantikan kelahiran bayi itu saat ini karena yang pertama tidak bisa di selamatkan jadi Mel berharap yang ini akan lahir dengan selamat nanti nya. Mereka bertiga masih makan dengan santai nya di sana karena Mel juga masih terlalu tidak bersemangat ketika akan pergi berangkat ke kampus hari ini karena dia masih memikirkan tentang ucapan mereka semua kemarin . Mel sangat terganggu sekali dengan hal tersebut dan dia pun juga akan berusaha untuk menyelesaikan semua nya .


" Mel apa masih lama Lo makan nya ?". Tanya Revan


" Eh iya sudah selesai gue . Lo sudah ?". Tanya Mel


" Sudah , kalau begitu ayo berangkat bersama Mel sekarang keburu terlambat Lo nanti ". kata Revan


Mel pun segera berdiri dari duduk nya dan dia kini berjalan keluar dari rumah nya di ikuti oleh Liam juga sekarang di belakang nya


" Aku berangkat dulu Liam nanti tolong katakan kepada kak Dave jika aku ke kampus bersama dengan Revan ". Kata Mel


" Iya baik nona nanti akan saya sampaikan kepada tuan Dave jika anda sudah pergi ke kampus dengan tuan Revan ". kata Liam


" Ok kita berangkat Liam ". Kata Mel


Liam hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini mobil pun segera pergi meninggalkan kediaman Dave sekarang. Dalam perjalanan pun hanya hening saja di sana karena Revan juga sedikit fokus kepada ponsel nya jadi dia tidak memperhatikan jika Mel terlihat sangat pusing dan banyak pikiran sekali kali ini .


Huft


Terdengar hembusan nafas kasar Mel membuat Revan pun meletakkan ponsel nya dan kini dia pun menatap Mel yang terlihat duduk sambil menyandarkan kepala nya


" Jangan memikirkan hal tidak penting Mel . Apa Lo lupa siapa Dave , jadi Lo tenang saja semua akan baik-baik saja nanti nya ". Kata Revan


" Kak Dave selalu saja mengurus urusan gue sejak dulu hingga sekarang tapi kini dia sudah berkeluarga jadi gue merasa tidak enak jika merepotkan nya apalagi kini kak Felisha sedang hamil , gue tidak mau jika kejadian dulu akan terulang kembali lagi nanti nya . Itu sangat menyakitkan Revan ". kata Mel


" Gue tahu itu Mel dan bukan hanya Dave saja , kami pun juga merasa kehilangan karena hal itu juga ". Kata Revan


Mel hanya terdiam saja sekarang dan kini mobil pun juga sudah berada di kampus , Mel segera turun dari mobil Revan sekarang. " Terima Kasih Revan ". kata Mel


" Sama-sama , nanti gue jemput Lo jadi tunggulah jangan pergi ke manapun sebelum gue datang Mel Agar Dave tidak marah kepada gue nanti nya ". Kata Revan


" Iya baik lah gue akan menunggu Lo datang seperti kemarin Revan ". Kata Mel


Dia kini pergi berjalan masuk ke dalam kampus dengan lesu nya dan terlihat sekali memang jika kini dia masih dalam keadaan yang tidak baik-baik saja . Wajah Mel tidak bisa bohong sama sekali jika dia memang tengah banyak pikiran saat ini jadi dia sekarang sering sekali berjalan sambil melamun kerena banyak hal di luar dugaan nya kini dia alami dan dia pun juga harus bisa menyelesaikan urusan nya itu nanti nya agar tidak terlalu merepotkan Dave


" Mel ". Panggil seseorang yang suara nya tidak asing sekali bagi Mel . Dia pun langsung menatap lurus ke depan dan benar saja dia melihat ada Shawn di sana dengan tatapan seperti biasa nya penuh cinta kepada dia


" Shawn, Lo sudah kembali ?". Tanya Mel dengan suara yang terdengar sangat pelan sekali sekarang ini


" Ya gue sudah kembali , Revan yang mengantar Lo ?". Tanya Shawn


" Iya Revan yang mengantar gue karena Lo kan tidak ada di sini jadi dia yang menggantikan Lo untuk antar Jemput gue ". Kata Mel


" Lalu kemana kekasih Lo si Robin , kenapa tidak dia saja yang mengantar jemput Lo ?". Tanya Shawn


Tatapan dia masih sama seperti biasanya dan tidak berubah sama sekali kepada Mel meskipun dia sudah mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Shawn masih terlihat tetap tenang dan tidak emosi, itu membuat Mel semakin khawatir sekali sekarang ini karena Shawn yang seperti ini dan dia juga sudah mengatakan dengan jelas dan menyebut kan jika Robin adalah kekasih nya

__ADS_1


" Dia ada pekerjaan yang penting yang harus di selesaikan jadi tidak bisa mengantar gue . Lo kapan balik nya ?". Hanya Mel mencoba untuk mengalihkan pembicaraan nya sekarang ini agar tidak canggung sekali


" Tadi pagi dan setelah sampai gue langsung pergi kuliah ". Kata shawn


Mel hanya mengangguk kan kepala nya sana dan dia kini semakin bingung harus berkata apa Kepada Shawn sekarang ini


" Lo . " Kata Mel terhenti ketika dia melihat Julie kini Menghampiri Shawn


" Gue cari Lo kemana-mana Shawn dan ternyata Lo ada di sini , ada yang ingin gue katakan jadi ayo ikut gue sebentar ". Kata Julie


Shawn pun pergi meninggalkan Mel tanpa sepatah kata pun juga dan itu sangat aneh sekali bagi Mel apalagi Shawn juga tidak seperti biasa nya membuat Mel sangat lah tidak nyaman sekali kali ini


" Hem sudah lah memang ini yang terbaik agar Shawn tidak kecewa dan merasa gue permainkan juga ". Kata Mel lalu meninggalkan tempat tersebut dan dia tidak tahu jika Shawn masih ada di sana dan mendengar apa yang dia katakan tadi


" Lo adalah milik gue jadi apapun cara nya gue akan mendapat kan Lo Mel dan untuk saat ini gue tidak akan mendekati Lo dulu karena gue harus mengurus Robin si bodoh yang berani merebut Lo dari gue " Kata Shawn dengan tatapan tajam penuh amarah nya saat ini sambil dia menatap kepergian wanita yang sangat dia cintai itu dan menghilang dari pandangan nya sekarang


Dan di Macau terlihat Justin sangat marah sekali setelah dia mendengar jika rumah nya di Italia di hancur kan oleh Dave tanpa tersisa sedikit pun juga


" Dave sangat kurang ajar sekali ya dan Berani sekali dia melakukan hal tersebut kepada ku ". kata Justin


" Tapi untungnya kita sudah tidak ada di sana tuan jadi kita selamat dari kejadian buruk itu ". Kata Demian


" Itu benar juga Demian tapi aku juga tidak akan begitu saja menerima semua nya dan akan me balas nya nanti setelah kita memilih kan kembali perusahaan kita ini Demian ". Kata Justin sambil mengepalkan kedua tangan nya sekarang.


Dia sangat tidak terima sekali perusahaan nya yang dia rintis dengan susah payah di hancurkan begitu saja dan dalam hitungan detik saja jadi dia pun kini akan membalas nya juga namun sebelum nya dia harus membangun kembali usaha nya mulai dari nol lagi dan itu juga bisa nanti menunjang semua yang dia butuh kan untuk melawan Dave kedepan nya nanti . Justin akan memperkuat diri nya dulu sebelum dia datang kembali ke Italia dan dia kini juga mengirim anak buah nya untuk memata-matai Dave di sana agar dia tahu apa yang di rencanakan dan di lakukan Dave di sana sekarang ini .


" Siapa yang bisa kita ajak untuk kerja sama Demian ?". tanya Justin


" Tuan Jack , kita masih membutuhkan dia dan bilang saja kepada nya jika kerja sama nya dengan kita itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi saja agar tidak ada yang tahu juga jika dia membantu kita tuan". Kata Demian


" Itu ide yang bagus juga Demian dan aku akan mengatakan nya kepada Jack nanti agar dia mau menerima tawaran ku untuk bergabung bersama dengan ku mengalah kan Dave yang sangat sombong itu ". kata Justin


Dia tidak akan menyerah sama sekali sebelum dia bisa mengalah Dave dan membuat nya kehilangan segala nya


" Saya akan mengatur kan nya untuk anda agar tidak ada satu pun yang akan curiga nanti nya tuan ". kata Demian


" Ya lakukan lah dengan baik Demian dan aku akan memberikan bonus jika kau berhasil melakukan nya dengan baik agar Jack mau bekerja sama dengan ku nanti nya ". Kata Justin


Dia sangat membutuhkan Jack untuk melakukan penyerangan nya agar tidak gagal dan sesuai dengan rencana nya sebab dia tahu bagaimana hebat nya Jack jadi dia ingin sekali jika Jack akan membantu nya nanti .


Di kediaman Dave tepat nya di kamar kini Felisha dan Dave sedang berbaring di ranjang sambil bermesraan juga di sana . Mereka memang baru bangun tidur sekarang ini dan Dave pun memeluk dan mengusap perut istri nya penuh cinta


" Kamu tidak mau makan sayang ?". Tanya Felisha


" Kita akan makan dan aku akan membuat kan sarapan untuk mu swety ". kata Dave


" Aku ingin makan di luar saja , jadi bagaimana jika kita makan di luar saja sekarang ini ". Kata Felisha

__ADS_1


" Baik lah nyonya kita akan makan bersama di luar jadi sekarang kamu mandi kah dan bersiap setelah itu kita berangkat cari makan di luar sana ". Kata Dave


Felisha mengangguk kan Kepala nya dan kini dia pun bergegas mandi sementara Dave keluar dari kamar nya dan turun ke bawah untuk membuat susu ibu hamil untuk istri nya sekarang ini .


" Tuan ". Sapa Liam ketika dia melihat Dave


" Apa Mel sudah berangkat Liam ?". Tanya Dave


" Nona sudah berangkat di jemput oleh tuan Shawn tadi tuan ". Kata Liam


" Bagus lah kalau dia sudah berangkat bersama Revan . Apa tadi dia juga sudah makan ?". Tanya Dave


" Sudah tuan , sebelum berangkat nona sarapan terlebih dahulu ". Kata Liam


" Aku akan makan di luar Liam jadi setelah ini aku akan pergi dan kau tetap lah menjaga rumah jangan sampai ada penyusup masuk nanti nya ". kata Dave


" Iya tuan saya akan selalu waspada. Apa anda akan pergi dengan nyonya Felisha ?". Tanya Liam


Dave hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini dia segera membuat kan susu untuk Felisha sementara Liam kembali ke pekerja nya saat ini . Setelah Dave selesai membuat susu kini dia kembali naik ke atas untuk memberikan Susi tersebut kepada Felisha. Terdengar jika istri nya itu masih belum selesai mandi dan Dave pun meletakkan susu nya di atas meja lalu dia berjalan duduk di sofa sambil membuka laptop nya sekarang ini sembari menunggu Felisha selesai mandi .


Ceklek


Pintu kamar mandi terbuka dan terlihat lah Felisha yang kini sudah keluar dari kamar mandi . Dia berjalan sambil tersenyum menatap Dave


" Susu untuk ku sayang ?". Tanya Felisha


" Iya itu susu untuk kamu swety , minumlah agar kamu dan calon bayi kita sehat ". kata Dave


Felisha tersenyum dan mengangguk kan Kepala nya . Dia kini meminum susu yang di buat sendiri oleh suami Siaga nya itu . Dave selalu memperlakukan dia dengan sangat baik dan Felisha selalu menjadi seperti seorang ratu jika bersama dengan Dave sebba perlakuan dia sangat lah luar biasa sekali kepada diri nya


" Kamu mandi lah setelah itu kita pergi makan ke luar dan aku akan menyiapkan baju jamu nanti sayang ". kata Felisha


Dave meletakkan laptop nya dan dia pun berjalan masuk ke kamar mandi namun sebelum nya dia mencium pipi dan juga bibir istri nya itu .


" Bisa sekali ya sempat melakukan nya ". kata Felisha namun Dave hanya tersenyum lalu mengedipkan sebelah mata nya saja kepada Felisha. Felisha segera mempersiapkan semua nya yang di butuhkan Dave dan dia pun melakukan nya setiap hari sebab itu membuat sudah menjadi tugas nya juga sebagai istri dari Dave.


Setelah Dave selesai mandi dsn Felisha juga sudah menghabiskan susu nya kini mereka pun segera turun kebawah untuk makan di luar seperti apa yang di inginkan oleh ibu hamil ini


" Liam aku pergi dulu dan ingat pesan ku ". kata Dave


" baik lah tuan . Hati-hati di jalan ". kata Liam


Dave menggandeng tangan Felisha dan kini dia pun menuju mobil nya tak lupa juga dia membuka kan pintu untuk Felisha Setelah itu dia langsung masuk ke dalam mobil itu lalu melajukan nya dengan kecepatan sedang saja


" Mau makan di mana ?". Tanya Dave


" Di restoran mall saja sekalian belanja juga , tidak apa-apa kan sayang jika aku ingin belanja sekarang ?". Tanya Felisha

__ADS_1


" Tentu saja tidak masalah karena uang ku adalah uang kamu swety jadi kamu bebas menggunakan nya tanpa perlu khawatir dan tidak usah bertanya juga kepada ku ". Kata Dave sambil mengelus pipi istri nya itu dengan sangat gemas sekali . Felisha pun juga terlihat kini kembali bermanja dengan nya di sana seperti layak nya pasangan kekasih saja mereka berdua itu yang bermesraan di dalam mobil sambil Dave juga tetap fokus menyetir sekarang ini . Dia juga Beberapa kali membelai dan mengelus pipi istri nya penuh cinta dan tak lupa juga dia mengelus perut sang istri agar bayi mereka berdua nyaman di dalam sana


__ADS_2