
Dave yang memang memiliki banyak uang dan usaha pun akan dengan mudah jika dia ingin membangun mall untuk istri nya , apalagi kolega dia juga sangat banyak sekali jadi tidak susah juga untuk nya mewujudkan apa yang dia inginkan agar istri nya itu tidak pergi terlalu jauh dari jangkauan nya
" Kamu jangan gila ya sayang , membangun mall itu butuh uang yang banyak dan tidak sebentar juga mengerjakan nya ". Kata Felisha
" Kalau untuk aku itu bukan lah hal yang sangat susah swety dan aku bisa menyelesaikan semua nya dengan mudah sekali ". Kata Dave
" Iya aku tahu uang kamu banyak sekali dan anak buah kamu juga banyak tapi tidak sebentar juga kan jika ingin membuat mall bahkan mall itu besar loh sayang ". Kata Felisha
" Sebesar apapun jika kamu ingin maka aku akan mengambul kan nya tanpa perlu pikir panjang juga " Kata Dave
" Sultan selalu saja bebas melakukan apapun sesuka hati nya ". Kata Felisha sambil mengunyah makanan nya
" Itu jika kamu mau dan jika tidak juga mana mau aku membuat mall , usaha ku sudah sangat banyak sekali dan itu sudah cukup untuk anak cucu kita nanti nya ". Kata Dave
" Melahirkan saja belum sayang kenapa jadi anak cucu segala yang di bahas sekarang ini ". Kata Felisha
" Ya itu hanya perumpamaan saja swety , jadi kamu tidak perlu memikirkan jika nanti anak kita akan kekurangan tentu saja itu tidak akan mungkin terjadi ". Kata Dave
" Iyalah aku paham karena papa nya saja orang yang sangat hebat dan kaya sejak dulu jadi wajar lah jika mereka akan hidup enak nanti nya ". Kata Felisha
" Uangku adalah uang kamu juga jadi kamu sekarang ini juga bisa menikmati nya tanpa perlu berpikir lagi jika ingin belanja atau membeli sesuatu di manapun juga . Tinggal ambil dan langsung bayar saja ". Kata Dave sambil kini Memeluk istri nya itu karena mungkin saja dia masih mengingat kejadian dulu dia di rumah Alexander tapi sekarang semua nya sudah berubah drastis semenjak ada Dave di dalam hidup nya dan kini Felisha pun juga sudah merasa kan bagaimana kebahagiaan keluarga yang utuh saat ini
" Habiskan makanan nya setelah itu ayo kita menonton film kesukaan kamu ". Kata Dave
" Aku tidak mau menonton, sudah bosan sekali jadi aku mau nya menemani kamu bekerja saja ". Kata Felisha
" Jika menemani aku bekerja maka kamu juga akan sangat bosan sekali nanti nya karena aku tidak akan bisa memperhatikan kamu ". kata Dave
" Ya kalau begitu ayo kita keliling rumah ini saja bagaimana?". Tanya Felisha
" Boleh juga , sekalian aku akan mengecek pekerjaan para anak buah ku di sini . Apa mereka sudah melakukan tugas nya dengan baik atau tidak ". Kata Dave
Felisha mengangguk setuju dan kini dia pun segera menghabiskan makanan nya lalu mereka segera berkeliling di rumah besar milik Dave itu .
" Banyak sekali koleksi mobil kamu sayang ". Kata Felisha yang baru mengetahui isi garasi rumah Dave dan di sana banyak mobil yang harga nya sangat fantastis sekali dan itu semua juga limited edition
" Untuk koleksi saja swety ". Kata Dave
" Kalau mau koleksi kenapa gak sekalian saja buat pabrik nya kan enak bisa di jual juga dan nanti kamu akan mendapat kan penghasilan juga ". Kata Felisha
" Itu ide bagus nanti aku akan meminta Liam untuk membeli pabrik mobil nanti nya agar kamu juga bisa bebas gonta ganti mobil ". Kata Dave
Felisha memukul suami nya itu karena dia hanya bercanda saja namun suami nya menganggap hal tersebut serius jadi dia pun kesal sekali dengan Dave sekarang ini
" kenapa kamu malah memukul ku swety ?". Tanya Dave
" Kamu dari tadi beli pabrik mobil dan mau buat mall , memang nya semua itu mudah apa di lakukan". Kata Felisha
Dave hanya menatap istrinya itu dan kini dia sedang asik dengan ponsel nya saat ini lalu beberapa menit kemudian dia tersenyum sambil menatap Felisha
" Lihat ini swety , aku sudah membeli salah satu pabrik mobil sesuai dengan apa yang kamu katakan tadi ". Kata Dave menunjukkan bukti jual beli nya membuat Felisha menepuk jidatnya sekarang ini karena suami nya itu benar-benar melakukan nya dan harga nya pun juga sangat fantastis sekali
" Kenapa malah di beli sayang kan aku hanya bicara saja bukan menyuruh kamu membeli nya ". Kata Felisha mengomel
" Ucapan kamu seperti perintah untuk ku swety jadi aku tidak tahan untuk membeli nya tadi dan aku pun langsung menyuruh Jordan mengurus nya ". Kata Dave sambil tersenyum
Kini Felisha akan selalu berhati-hati jika nanti dia akan mengatakan sesuatu kepada Dave karena dia juga tidak ingin jika Dave membeli sesuatu yang tidak penting seperti tadi hanya karena ucapan nya saja . Mereka kembali berkeliling di sana hingga Bosan sekali lalu masuk kembali ke dalam kamar untuk beristirahat.
Malam pun tiba dan di kediaman Dave kini sedang makan malam bersama . Terlihat juga Felisha masih kesal dengan suami nya yang sudah membeli pabrik mobil tadi dan kini dia pun mencari cara agar Dave tidak lagi membeli sesuatu jika dia mengatakan nya
__ADS_1
" Kak kenapa dari tadi melirik kak Dave Mulu ?". Tanya Mel
" Tidak ada apa-apa Mel hanya saja suami ku ini kenapa sangat tampan sekali ya ". kata Felisha beralasan
" Dari dulu juga aku sangat tampan sekali , kenapa kamu tidak sadar sejak dulu swety ". Kata Dave
" Jika aku tidak sadar maka aku pasti akan di rumah sakit sayang ". Kata Felisha
" Obrolan garing kalian berdua ini sungguh sangat tidak menyenangkan sekali ". Kata Mel sambil menyendok makanan nya
" Namanya juga pasangan suami istri Mel ya begini lah kehidupan nya ". Kata Dave
" Ya tidak begitu juga sayang, kamu terlalu lebay sekarang ini entah kenapa kamu bisa seperti itu sekarang sayang ". Kata Felisha
" Tentu saja itu semua karena kamu kak kalau bukan karena kamu terus karena siapa lagi ". Kata Mel tersenyum menatap Felisha and Dave pun mengedip kan sebelah mata nya Menggoda Felisha sekarang ini
" Sudah lanjut kan saja makan nya sekarang dan jangan banyak bicara kalian berdua kakak beradik yang sangat kompak sekali ". kata Felisha
Mereka hanya tersenyum saja menatap Felisha sekarang ini karena mereka memang sangat kompak sekali untuk membuat Felisha kesal dengan kelakuan mereka itu . Dave suka melihat wajah kesal istri nya yang kini terlihat menggemaskan sekali itu dan dia pun mencubit pipi Felisha yang memang sudah sangat tembem sekali sekarang.
Setelah selesai makan Felisha masuk ke dalam kamar nya dan Mel pun juga sama sementara Dave kini pergi ke markas nya karena dia juga ada urusan bersama dengan para sahabat nya di sana . dia tadi juga sudah mengatakan kepada Felisha agar segera tidur karena dia pasti sangat lelah sekali sekarang ini
Dave mengendarai mobil nya sendiri saja karena Liam dia tugas kan menjaga rumah selama dia tidak ada agar tidak ada hal buruk yang terjadi nanti nya selama dia pergi dari rumah nya
Tap tap tap
Langkah kaki Dave yang tegas terdengar di sana membuat para anak buah yang ada di sana menunduk hormat kepada nya Sekarang
" Wah lihat lah Bos kita kenapa baru datang jam segini padahal kita sudah menunggu sangat lama sekali ". Kata Revan
" Aku harus memastikan jika istri ku aman dan juga sudah tidur jadi sebelum itu terjadi maka aku tidak akan berangkat dulu ". Kata Dave yang kini sudah duduk manis di kursi nya
" Aku sudah mengatakan kepada Shawn jika sebentar lagi Mel dan juga Robin akan segera bertunangan". kata Dave membuat Revan kaget mendengar nya apalagi dia juga belum tahu tentang rencana tersebut
" Apa , Mel akan bertunangan? Kenapa sangat cepat sekali ". Kata Revan
" Itu tidak lah cepat tapi memang harus segera di lakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan nanti nya ". Kata Dave
" Aku setuju jika mereka berdua bertunangan dan segera menikah tapi kenapa kau mengatakan nya kepada Shawn, apa nanti dia tidak akan mengganggu acara nya ?". Tanya Sean
" Iya Dave , apa tidak akan menjadi masalah nanti nya jika Shawn mengetahui nya . Apa dia akan membiarkan hal tersebut terjadi nanti ". kata Gerald
" Dari eksepsi wajah nya dia biasa saja dan malah merasa senang sekali tapi aku tidak percaya dengan hal itu karena aku tahu jika dia sangat ambisius sekali ". kata Dave
" Ya dia memang sangat ambisius Dave dan apapun yang dia inginkan akan selalu dia dapat kan dengan cara apapun juga ". Kata Revan
" Untuk itu aku ingin kau mencari tahu Revan apa dia benar-benar akan melepaskan Mel atau tidak karena kau yang paling dekat dengan nya jadi aku menugaskan mu akan hal tersebut ". kata Dave
" Ok tidak masalah sama sekali bagi ku untuk mencari tahu hal itu Dave dan nanti aku akan memberi tahu mu informasi nya dengan segera ". Kata Revan
" Lalu pertunangan nya kapan akan di laksanakan Dave "?. tanya Carles
" Besok aku akan menanyakan nya kepada Robin karena besok dia sudah pulang jadi aku akan diskusi dulu dengan nya bagaimana bagus nya acara itu di lakukan karena dia yang menjalani nya nanti ". Kata Dave
" Jadi pekerjaan nya sudah selesai ya , bagus lah kalau begitu karena semakin cepat pertunangan mereka akan semakin bagus nanti nya ". Kata Morgan
" Aku sama sekali tidak menyangka jika Mel akan bersama dengan Robin . Gadis kecil kita akan segera menemukan pendamping hidup nya dan mereka akan hidup bahagia nanti nya ". Kata Carles
" Aku pun juga terkejut ketika mendengar nya dan merasa tidak percaya sama sekali ". kata Revan
__ADS_1
" Dan kau berharap jika kau yang akan menikah dengan Mel , begitu kan Revan ". Kata Sean
" Jangan gila Sean , mana mungkin aku berpikiran seperti itu . Hubungan ku dengan Mel itu dulu dan sekarang kita hanya berteman saja ". Kata Revan
" Tapi tidak ada pertemanan yang murni antara lelaki dan perempuan jadi semua itu mustahil sekali Revan .Lihat saja Dave dan juga istri nya , mereka dulu berteman dan ternyata apa , kini mereka sudah menjadi suami istri ". Kata Morgan
" itu hanya berlaku untuk Dave saja tapi untuk ku tidak sama sekali ". Kata Revan
" Sombong sekali ya kau ini Revan ". kata Sean melempari Revan tadi namun Revan pun menghindari nya
" Carles bagaimana Justin ?". tanya Dave
" Dia kini sedang kebingungan Dave karena Jack sudah menarik bantuan nya sesuai dengan apa yang di katakan Shawn Kepada kita ". Kata Carles
" Tentu saja dia tidak akan membantu bahkan tadi dia sudah di hajar habis-habisan oleh Shawn di rumah nya sendiri karena sudah berani sekali melanggar perintah nya dan kalau Mel tidak datang tadi bisa mati Jack tadi ". Kata Revan
" Jadi tadi Shawn dan Mel bersama itu karena kebodohan mu Revan ". Kata Dave menatap tajam ke arah Revan
" Aku hanya meminta bantuan Nya saja Dave untuk membuat Shawn berhenti memukul Jack tadi karena jika terjadi sesuatu dengan Jack maka kita semua yang akan menjadi sasaran yang lain nya ". Kata Revan
" Itu tidak ada hubungan Revan bodoh karena belum ada yang tahu siapa Shawn yang sebenar nya ". Kata Sean
Revan hanya bisa tersenyum saja dengan kebodohan nya itu dan dia pun juga lupa jika memang masih belum ada yang tahu siapa Shawn yang sebenar nya jadi mustahil sekali jika mereka para sahabat nya akan di salahkan oleh anggota kelompok Shawn
" Itu sudah terjadi Dave jadi ya aku minta Ma'af karena tadi mengundang Mel ke rumah Jack ". Kata Revan
" Bodoh nya itu tidak pernah hilang sama sekali walau pun dia sangat tampan sekali itu akan percuma saja karena dia masih saja bodoh ". Kata Gerald
" Pintar sekali ya kau ini Gerald mengatakan jika aku bodoh . Aku hebat jika kau tidak tahu dan apa kau ingin bukti nya ?". Tanya Revan
" Tidak perlu sama sekali karena aku sudah bisa melihat bukti nya sendiri sekarang ini ". Kata Gerald
" Sudah jangan berdebat karena hal seperti itu saja dan intinya sekarang ini kita harus waspada karena tidak mungkin juga Justin dan Shawn akan berdiam diri dan bisa saja mereka akan bekerja sama tanpa kita tahu nanti nya ". Kata Dave
" Kita harus selalu siaga dan juga menjaga mata baik-baik agar tidak kecolongan sedikit pun juga ". Kata Morgan
" Sampai di sini saja pertemuan nya dan aku akan langsung pulang sekarang ". Kata Dave beranjak pergi dari sana begitu juga dengan yang lain nya yang kini juga pergi mengendarai mobil nya masing-masing.
Kini mobil sport mewah tengah masuk ke dalam halaman rumah Shawn dan para penjaga pun mempersilahkan nya dan tidak mempersulit sana sekali ketika mobil tersebut ingin masuk ke dalam
" Apa Shawn ada di rumah ?". Tanya Revan
" Bos sejak tadi ada di rumah tuan jadi anda masuk saja ". Kata anak buah Shawn yang memang sudah mengenal Revan dengan baik jadi mereka pun mempersilahkan nya saja untuk masuk ke dalam sekarang.
Dengan santai nya Revan masuk ke dalam rumah Shawn yang terlihat sangat sepi itu dan dia pun kini menaiki anak tangga menuju lantai atas
" Shawn gue main ke rumah Lo , Lo dimana ". Kata Revan berteriak
" Dasar tamu tidak sopan , datang di jam segini. Ada apa Lo datang jam segini Revan ?". Tanya Shawn
Kini mereka duduk manis di sofa yang ada di lantai dua
" Gue hanya ingin menginap saja di sini karena gue juga bosan sekali tinggal di rumah sendirian jadi gue memutuskan untuk ke rumah Lo saja ". Kata Revan
" Rumah gue bukan hotel atau penginapan jadi kenapa Lo selalu saja datang kemari Revan . Cari saja hotel untuk Lo menginap jika bosan di rumah ". Kata Shawn
" Percuma juga kan nanti di hotel gue juga hanya sendiri saja jadi tidak ada gunanya juga gue menginap di hotel ". Kata Revan
" Bawah saja beberapa wanita untuk menemani Lo seperti biasa nya yang Lo lakukan jika sedang on ". Kata Shawn membuat Revan memukul kepala nya karena dia dengan berani mengejek nya sekarang ini dan Hanya Revan saja sahabat nya yang berani melakukan hal bodoh itu , lain nya tidak ada yang berani sama sekali melakukan nya
__ADS_1
" Dasar bodoh dan otak mesum ". Kata Revan