Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
eps 4


__ADS_3

" siapa yg menyuruh kalian " ucap josh dgn santai yg bersender di depan mobilnya


" tdk perlu kamu tau syapa yg menyuruh kami, yg harus kamu tau saat ini jga kamu akan mati, dan wanita di dalam sana akan menjdi ******* tuan kami " ucap salah satu pria kekar itu


" hahahahahahaha, saya sungguh takut " josh yg tertawa sangat keras dgn tatapan tajam ke arah mereka


Pria kekar itu kesal dgn sikap josh yg membuat nya jengkel dan menyerang josh terlebih dahulu


Namun bukan josh jika harus kalah dgn semuanya, perkelahian pun terjadi hampir 20 orang menyerang josh yg sendiri namun saat josh lengah salah satu pria kekar itu berhasil menggores lengan josh dgn pisau


Nana yg melihat luka di lengan josh pun ingin keluar namun terhenti saat mendengar tembakan berkali-kali yg membuatnya menutup telinga ketakutan


Semua pria kekar itu pun tewas namun 1 orang berhasil melarikan diri saat josh lengah


" nana,, kamu tdk apa-apa " ucap josh yg tanpa nana sadari sudah masuk kedalam mobil dgn lengan kiri yg mengeluarkan dasah cukup deras


" tuan lengan anda " nana yg tampak khawatir dgn josh


" aku tdk apa-apa, tpi maaf kamu tdk bsa kembali lgi ke rumahmu karna mereka sudah melihat mu bersama ku, jdi demi keselamatan mu tinggal lah di rumah ku " ucap josh


" tpi tuan knp aku harus ikut dgn tuan, mereka tdk mengenalku dan aku pun tdk ada hubungan dengan tuan " nana yg tampak bingung


" salah satu dari mereka sudah melarikan diri dan dia melihat kau yg bersama ku di mobil ini " josh menjelaskan


" sudah tdk usah bertanya lgi, semua nya demi keselamatan mu " titah josh yg tdk ingin di bantah


Tanpa betanya lgi nana hanya mengikuti perkataan josh yg menjalankan mobilnya kembali ke rumah milik josh


Saat sampai di dpn pintu rumah, josh hanya diam dgn wajah dingin dan meninggalkan nana yg masih terdiam di mobil tampak sibuk dgn pemikiran nya sendiri


" apa kamu tdk ingin keluar " ucap josh yg menyadari bahwa nana tdk mengikutinya keluar


Nana tersadar langsung keluar dri mobil dan mengikuti langkah josh dri belakang,

__ADS_1


Para pelayan dan penjaga pun menunduk memberi hormat kepada tuan mereka


" Tolong bawakan saya kotak P3K nya " ucap nana kepada salah satu pelayan


Nana yg duduk di sofa dekat johs pun hanya bsa diam tanpa ingin bertanya, sampai seorang pelayan datang membawakan kotak obat P3K yg tadi dia pinta


" nona ini obat nya " ucap seorang pelayan dgn meletakan kotak obat ya


" iya terima kasih ya bi " ucap nana yg memberi senyum kepada pelayan tersebut


Pelayan dan penjaga pun pergi dri ruangan itu dan kembali ke pekerjaan masing-masing


Nana yg memberanikan diri duduk dekat josh pun berniat mengobati luka nya namun josh menarik tangannya dan membuat nana menatap dgn bingung


" tuan luka anda harus di obati agar tidak infeksi " ucap nana yg mencoba lgi memegang tangan josh namun selalu di tolak oleh josh


" doni " teriak josh yg membuat nana terkejut


" iya tuan " ucap doni yg langsung menunduk di hadapan josh


" antar nana ke kamarnya, setelah itu panggil dokter roy untuk mengobati luka ku " ucap josh yg berdiri dan langsung pergi meninggalkan nana yg tampak kesal dgn sikap josh


Kenapa si aku harus bertemu dgn pria yg menyebalkan itu, ucapnya dlm hati nana


Nana pun melangkah menuju ke arah dapur karna dia merasa haus dan ingin minum air dingin dari dlm kulkas,


" nona sedang apa di sana " ucap doni yg ternyata tdi mengikuti nana dri belakang


" uhukkk....uhukk.... " nana terkejut dgn kehadiran doni yg tiba-tiba ada di sampingnya pun tersedak air yg dia minum


" nona tidak apa-apa? " ucap doni yg merasa khawatir


" ya ampun kmu itu sudah membuat aku kanget tau, kmu tu hantu atau manusia sih ko jalan tanpa bersuara " ucap nana yg tampak kesal

__ADS_1


" maafkan saya nona, ayo silakan nona saya antar ke kamar nona " ucap doni yg menunjukan jalan pda nana


Nana yg sudah merasa lelah dan masih kaget dengan kejadian di jalan tdi pun memilih masuk kamar yg sudah di sediakan dan merebahkan badan nya di kasur


******


Di sisi lain josh yg sedang di obati oleh dokter karin


" kmu kenapa sih ko bsa kaya gini, biasa nya kmu gak pernah terluka kalau berhadapan dengan tikus-tikus kecil itu, tpi sekarang liat diri kmu sampai terluka sedalam ini " ucap dokter karin sambil menjahit luka di lengan josh


Josh yg hanya diam tampak enggan menjawab pertanyaan dokter karin pun hanya menyenderkan kepala nya kebelakang di kursi kebesarannya tampak sangat lelah di wajahnya


" sudah selesai dan tolong jgn terkena air dulu lukanya " ucap dokter karin sambil merapikan peralatan yg tdi digunakan nya


" hhhmmmm " jawab josh yg msh enggan membuka matanya


" oke aku pamit dlu deh soalnya sebentar lgi aku ada jadwal operasi " ucap dokter karin sambil melangkah keluar dgn di antar doni


Saat dokter karin membuka pintu ruang kerja josh tanpa sengaja berpapasan dgn nana yg ingin mengetuk pintu karna dia tdk bisa tidur dan terus memikirkan josh yg sedang terluka


" nona ada keperluan apa ke sini, apa nona membutuhkan sesuatu " ucap doni


" tidak ada apa-apa aku hanya mengkhawatirkan tuan mu saja, apa dia tdk apa-apa, dan bagaimana lukanya apa sudah di obati " ucap nana yg nampak khawatir di raut wajahnya


" syapa nona ini " ucap dokter karin ke pda doni namun pandangannya trs menatap ke arah nana


" ini nona...."


" suruh dia masuk doni dan antarkan dokter karin keluar " ucap josh dri dlm yg memotong ucapan dri doni


" shilakan nona, tuan menyuruh nona untuk masuk "


Ucap doni yg memberi jalan ke pada nana agar bsa msk ke ruang kerja josh

__ADS_1


__ADS_2