Cinta Bos Mafia

Cinta Bos Mafia
Part 195


__ADS_3

Dave hanya menyaksikan perdebatan antara istri nya dengan para sahabat nya saja dan dia sangat menikmati hal tersebut sebab Felisha sang istri tercinta itu bisa membuat para sahabat nya kesal sekali dan juga mereka pasti nya juga terlihat lelah menghadapi Felisha


" Untung nya kau adalah istri Dave jika tidak maka aku akan melakukan sesuatu kepada mu Felisha sebab kau selalu saja membuat ku kesal dengan ucapan mu itu ". Kata Sean


" Bukan hanya kau saja Sean yang di buat kesal oleh nya tapi kita semua pun juga merasakan hal yang sama juga ". Kata Morgan


" Aku sama sekali tidak ada niatan untuk membuat kalian kesal dan jika memang kalian kesal itu karena kalian terlalu suka emosi jadi mulai sekarang belajar lah untuk mengendalikan diri dan jangan mudah terpancing emosi ". Kata Felisha dengan enteng nya


" Baru juga di bilang sudah membuat kesal kembali ". Kata Sean


" Aku hanya memberikan saran saja Sean dan kenapa kau malah kesal , aneh sekali kau ini ya Sean ". kata Felisha


" Mana ada yang bisa mengalah kan nyonya Dave apalagi dia sekarang sedang hamil dan seperti nya kecerdasan nya semakin bertambah ketika dia hamil ". Kata Carles


" Aku sependapat dengan mu Carles dan seperti nya kehebatan Felisha juga semakin meningkat karena dia hamil jadi semua nya terlihat sangat bagus sekali ". Kata Gerald


" Aku semakin hebat karena sering latihan ya jadi kalian jangan sembarang berbicara". Kata Felisha


" Iya iya kita tahu itu juga salah satu nya Fel namun kita merasa jika Kau memang sangat hebat semenjak hamil ini ". Kata Morgan


" Sudah lah jangan banyak bicara lagi dan sekarang ayo kita pulang saja sebab pasti di rumah Mel tengah menunggu kita swety ". kata Dave


Mereka segera meninggalkan tempat yang di gunakan untuk makan sekarang ini dan kini bergegas pergi ke rumah Dave dan di sepanjang perjalanan terlihat jika Felisha kini terlelap dalam tidurnya . Mobil Dave dan para sahabat nya kini sudah masuk ke dalam halaman rumah dan kini Dave menggendong Felisha untuk segera ke kamar nya karena dia tahu jika istri nya ini sangat lelah sekali setelah latihan tadi


Setelah Dave menaruh istri nya di kamar , kini dia kembali turun menemui para sahabat nya di ruang tamu sekarang


" Liam". Panggil Dave


Liam pun bergegas mendatangi Dave ketika dia mendengar jika Dave memanggil nya . " Iya tuan ada apa ?". Tanya Liam


" Apa Mel belum pulang ?". Tanya Dave


" Maaf tuan , nona Mel belum pulang sejak tadi saya di sini belum melihat nya sama sekali " Jawab Liam


" ya sudah kalau begitu kembali saja bekerja Liam sekarang". Kata Dave


Liam mengangguk kan kepala nya dan dia pun kini kembali kerja lagi untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang dia tinggal kan tadi ketika dia mendengar panggilan Dave


" Di ajak kemana Mel oleh Revan , gila ya dia gak bilang jika mengajak Mel jalan ". Kata Gerald

__ADS_1


" Mungkin saja mereka sedang pergi jalan-jalan Dave karena Mel sedang di tinggal Robin jadi dia pasti butuh refreshing sekarang ini ". Kata Morgan


Dave hanya diam saja , entah apa yang dia pikir kan sekarang ini tapi dia tidak yakin jika Mel saat ini sedang jalan bersama dengan Revan .


Di markas Shawn mereka semua duduk manis di sana dan masih saling menatap satu dengan yang lain nya . Revan tidak percaya jika kini Shawn memang benar-benar membawa nya ke markas


" Apa yang Lo pikir kan Revan ?". Tanya Shawn


" Tentu saja dia kini menganalisis tempat ini karena dia pasti akan melakukan penyerangan ke sini bersama dengan para sahabat nya ". Kata Jack


" Gue bukan Lo yang suka menjadi musuh dalam selimut ". Kata Revan


" Oh ya , kita memiliki kelompok berbeda dan sama-sama merajai di kalangan mafia bukan dan kelompok kita pun juga sering bersaing jadi tidak mungkin Lo tidak akan menyerang nanti nya ". Kata Jack masih saja memprovokasi


" Jika Lo memulai nya maka kak Dave juga tidak akan tinggal diam dan itu sama bukan dengan Shawn ". Kata Mel yang juga angkat bicara sekarang ini karena dia tidak suka sama sekali dengan ucapan Jack tadi yang seolah menyudut kan kelompok kakak nya


" Dan Lo sudah memprovokasi Shawn untuk menyerang karena Lo memanfaatkan dia dengan cinta nya itu ". Kata Jack membuat Shawn menatap nya sekarang ini karena Jack di anggap kelewatan dalam berbicara


" Mulut busuk Lo itu memang tetap sama dari dulu hingga sekarang Jack dan gue ingin sekali merobek mulut Lo itu ". Kata Revan yang sudah terlihat sekali jika dia sedang marah sekarang ini namun Mel berusaha menenangkan nya


" Jika kalian beranggapan seperti itu maka tidak masalah juga dan jika Lo memang yakin gue hanya memanfaatkan Lo Shawn tidak ada yang bisa gue lakukan untuk menjelaskan nya karena penjelasan pun juga tidak ada guna nya bukan ". Kata Mel


" Gue percaya jika Lo dan Revan tidak pernah ada niatan untuk memanfaatkan gue sama sekali Dan gue menjaga Lo pun juga mendapat kan bayaran dari Dave sejak dulu ". Kata Shawn


"Jack jangan mengatakan hal yang memprovokasi karena Revan sekarang adalah tamu di sini , dia adalah sahabat dari Shawn ketua kita jadi hargai dia ". kata Edric


Jack hanya menatap malas saja ke arah Edric sekarang ini dan dia sama sekali tidak berniat untuk menghargai Revan sama sekali di sini , namun dia juga tidak bisa melakukan apapun sebab Shawn melarang nya untuk bertindak


" Lama kita tidak bertemu Mel dan gue juga terkejut ketika mendengar jika Lo adalah kekasih Robin , orang hebat yang selalu berada di samping Dave Lawrence Miller". Kata Dean


" Dia memang hebat dan gue menyukai nya sajak dulu ". Kata Mel


" Kalian berdua cocok memang dan gue juga mengakui kehebatan dari Robin yang salaku bisa di andalkan oleh kakak Lo itu ". kata Dean


" Terima kasih atas pujian nya Dean ". Kata Mel sambil tersenyum


" Edric siapkan makanan untuk mereka berdua sekarang ini atau kita makan bersama saja di luar ". Kata Shawn


" Jangan bodoh Shawn bahkan tidak ada yang tahu jika Lo adalah bagian dari kita jadi Lo ta memesan makanan saja dari luar dan tidak perlu makan bersama di luar ". kata Edric

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu pesan kan saja makanan nya dan gue tinggal sebentar, ingat jangan melakukan apapun kepada mereka berdua jika kalian bertiga masih ingin hidup ". kata Shawn


Dia kini pergi entah kemana namun Revan masih saja menatap Shawn yang beranjak pergi dari mereka semua sekarang ini .


" Lo beruntung Revan bisa mengenal Shawn dan dia sudah menganggap Lo seperti saudara nya sendiri sebab gue pernah melihat Lo menginap di rumah nya waktu itu ". Kata Dean


" Apa , dia pernah menginap di rumah Shawn ?". Tanya Jack tidak percaya


" Ya dia memang pernah menginap di sana dan gue melihat nya sendiri waktu itu ". Kata Dean


" Gila Shawn, kita saja di larang oleh nya dan kenapa dia bisa menginap di sana dengan mudah nya ". Kata Jack merasa tidak percaya jika Shawn membedakan Antara dia dan juga Revan padahal yang menjadi anggota kelompok nya adalah mereka bukan Revan


" Jangan iri dengan nya Jack kan sudah Dean bilang jika Shawn sudah menganggap nya seperti keluarga sendiri". Kata Edric


Revan hanya diam dan menyimak saja , dia juga tidak percaya jika mereka tidak pernah menginap di rumah shawn yang bahkan Revan sendiri sering menginap di sana SE enak nya sendiri.


" Dean ". Panggil Mel membuat Dean kembali menatap Mel sekarang ini dan yang lain nya pun juga sama kini menatap ke arah Mel


" Kenapa Mel , apa Lo ingin bertanya sesuatu kepada gue ?". Tanya Dean


" Apa kalian akan menghabisi Robin nanti nya ?". Tanya Mel langsung kepada mereka semua


" Jika Shawn memberikan instruksi nya maka kita akan melakukan nya tapi waktu di Texas dia mengatakan untuk kita tidak ikut campur urusan pribadi nya dan dia akan menyelesaikan nya sendiri nanti ". Jawab Dean


" Berarti ada kemungkinan jika Shawn nanti akan menyerang Robin ". kata Revan


" Ya itu mungkin saja bisa terjadi nanti nya , kita tidak tahu juga apa rencana dari shawn karena dia tidak mengatakan nya ". Kata Dean


Mel kini terlihat cemas sekali dan dia tidak bisa membiarkan jika memang hal tersebut akan terjadi tentu dia akan merasa sangat bersalah sekali jika sampai Robin terluka karena nya . Mel rela menderita jika itu bisa membuat Robin tidak dalam bahaya lagi dan dia juga bersedia melepaskan cinta nya agar Robin tetap aman begitu juga dengan Dave dan istri nya


" Jangan terlalu memikirkan hal itu Karena Shawn tidak seburuk itu Mel ". Kata Dean


" Gue hanya ingin jika memang dia marah maka lampiaskan saja kepada gue jangan Kepada orang lain ". kata Mel


" menyakiti Lo tidak mungkin dia lakukan Mel karena cinta nya lebih besar dari amarah nya kepada Lo ". Kata Edric


Ya , Revan tahu akan hal tersebut dan dia kini memang hanya menghawatirkan bagaimana nasib Robin saja nanti karena dia tahu bagaimana Shawn jadi dia tidak terlalu memikirkan Mel dan hanya fokus dengan keselamatan Robin saja yang entah apa yang akan dia dapatkan nanti dari Shawn.


" Tuan , ini makanan yang anda pesan sudah datang ". Kata anak buah Shawn yang membawa beberapa kantong makanan sekarang ini . Edric memberikan beberapa lembar uang kepada nya lalu dia pun segera pergi dari sana

__ADS_1


" Makan lah selagi hangat dan ini tidak ada racunnya sama sekali". Kata Edric


Mereka semua kini makan bersama dan tidak menunggu Shawn yang sedang berada di ruang kerja nya sekarang ini , entah apa yang dia lakukan di sana mereka tidak ada yang ingin mengganggu nya sekarang dan lebih memilih makan terlebih dahulu saja


__ADS_2